Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 386 Pertarungan antara monster


__ADS_3

Disaat itu didalam dimensi serikat ksatria kegelapan “Trringgs... Trranggs...” disana sedang diadakan pembuatan senjata sihir besar-besaran, dan hal itu menarik perhatian para pedagang dari berbagai kubuh untuk mencoba mengambil keuntungan dari produksi senjata besar-besaran tersebut. Akan tetapi disaat itu Luna dan juga Lita telah menyebarkan para mahluk yang mana membuat kontrak dengan mereka untuk mengawasi proses pembuatan senjata tersebut, dan benar saja ada sesosok iblis klan bunglon yang mana dapat menjadi tidak terlihat dengan kekuatan tehnik klannya.


“Hehehe... tidak kusangka aku akan dengan sangat mudah masuk kemari, Wow... lihat semua senjata sihir itu” kata iblis klan bunglon tersebut.


“Srraakt...” dia mengeluarkan sebuah kain yang mana adalah alat sihir, kemudian “Trranggs...” dia langsung mengambil puluhan senjata sihir dan dia bawa menggunakan kaint tersebut, dengan mengalirkan energy sihirnya pada kaint itu dia dapat membuat beban dari seluruh senjata sihir itu berkurang sebanyak 99% dari aslinya dan membuat kain itu menjadi tidak kasat mata sama dengan dirinya.


“Ok sekarang aku tinggal keluar dari sini, setelah itu aku akan menjadi sosok bangsawan kaya raya dengan menjual seluruh alat sihir ini pada pihak pedagang, Hehehe...” pikir iblis klan bunglon tersebut.


Akan tetapi disaat itu juga “Srrahhkk...” Hantu Pagebluk yang mana telah berdiri dibelakangnya dapat dengan mudah melihat jiwa dari iblis klan bunglon tersebut, dan disaat ibli klan bunglon itu merasakan hawa dingin dibelakang lehernya, dia kemudian berusaha untuk melihat kearah belakangnya, akan tetapi “Crrast...” sebelum dia dapat melihat kearah belakangnya Hantu Pagebluk langsung menusukkan sabit miliknya kearah jantung dari iblis bunglon tersebut.


“Aaaah... kau bunuh dia, pada hal udah Lita suruh untuk jangan dibunuh tapi hajar sampai sekarat” kata Lita yang mana baru datang, dia terlihat sedang marah-marah pada hantu Pagebluk tersebut.


Akan tetapi hantu Pagebluk yang kebingungan tersebut merasa aneh dengan tuannya, “Srrahkk...” hantu Pagebluk itu kemudian memutuskan untuk pergi dari sana dan menghilang bersama dengan angin.


“Heii... jangan kabur kau... Heemm...” Lita yang mana sedang kesal itu kemudian ngambek dengan imutnya.


“Hahaha... jangan ngambek anakku, mungkin saja dia tidak terlalu mengerti dengan perintah yang kau maksudkan itu” kata Lili, dia mengusap kepala anak tersebut agar dia tidak ngambek lagi.


Ditempat itu juga mereka berdua kemudian langsung meletakkan hasil curian dari iblis bunglon tersebut, sementara itu “Srrastt... Crrasst...” ditempat lainnya, terlihat sekelompok orang berpakaian hitam yang mana tidak bisa bergerak, mereka merasakan rasa sakit yang luar biasa kuatnya pada kaki mereka dan membuat mereka tidak dapat bergerak dari tempat mereka berdiri.


“Hei... kalian tahu tidak kalau mencuri itu harus pilih-pilih siapa orang yang ingin kalian curi barangnya” kata Luna, dia menggunakan sihir Vudoo miliknya dan menusukkan dua buah paku ketangan kirinya dan membuat sekumpulan orang tersebut terluka pada kedua kaki mereka.


“Wanita gila, sihir sesat apa yang kau gunakan” kata seorang dari kelompok tersebut yang mana ketakutan melihat Luna.

__ADS_1


“Hmm... Hahaha... kalian para pencuri tetapi berani sekali mengatai orang lain, kalau begitu ayo kalian semua para ibli kecil waktunya makan” kata Luna.


“Kiik-kikk... Kiik-kikk... Kiik-kikk...” para iblis kecil yang berterbangan kemudian mematuhi perkataan dari Luna, “Crasst... Krruast...” mereka kemudian langsung memangsa sekumpulan orang tersebut dan melahap seluruh daging, darah dan tulang mereka sampai bersih.


“Kejam seperti biasanya” kata Merlin yang mana muncul dari belakang Luna.


“Aku harus kejam, karena kalau tidak maka kita akan diremehkan oleh para musuh kita” kata Luna.


“Yah... aku tidak bilang kalau itu buruksih, Oooh... iya aku hampir lupa, aku mendapatkan pesan dari ketua katanya mereka akan segera kembali dari Olimpus setelah berkeliling kealam lainnya dan besok mereka akan kemari” kata Merlin.


“Sebenarnya mereka kemana, kenapa cuman membahas perjanjian saja membutuhkan waktu lebih dari satu minggu” kata Luna.


“Entalah mungkin kita akan tahu nanti setelah bertemu dengan mereka” kata Merlin.


Dan esoknya mereka menyambut Rio dan yang lainnya, akan tetapi “Traakst... Tussk...” mereka kembali dengan tidak dengan tangan kosong, Rio dan yang lainnya membawa dua ekor kuda api milik Ares.


Melihat hal itu Lita dengan cepat langsung berlari kearah Rio, itu karena dia merasa sangat penasaran dengan kuda api yang mana ditunggangi oleh Rio dan Angga saat itu.


“Abang-abang itu kuda apa, kok bisa dia berapi kayak gitu” tanya Lita yang mana sangat tertarik dengan tunggangan baru milik Rio.


“Hmm... ooh ini... bisa dibilang ini adalah oleh-oleh tuan rumah yang tidak sopan” kata Rio.


Pada saat itu Rio telah memanggil beberapa iblis solomon datang dengan menggunakan artefak Lemegeton, dan disaat itulah para dewa dari kubu Olimpus juga telah bersiap untuk berperang melawan Rio, namun Zeus yang mana berhadapan langsung dengan Rio dapat menyadari kalau dirinya sama sekali tidak dapat mengukur kekuatan dari Rio.

__ADS_1


“Cih.... akan sangat gawat kalau kami berperang sekarang, walaupun kami diuntungkan karena berada didalam wilayah kami, akan tetapi aku tidak boleh meremehkan sosok raja manusia yang dapat mengendalikan para iblis itu, bisa-bisa kami kalah di wilayah kami” pikir Zeus.


Disaat itu Rio telah dapat menebak pikir dari Zeus yang mana terlihat kesulitan dan juga ketakutan, dan disaat itulah Rio mulai berbicara.


“Heeei... Zeus bagaimana kalau kau bayar saja kompensasi pada kami, maka itu semua akan aku anggap impas” kata Rio.


“Apa...??” kata Zeus yang mana terlihat terkejut dan juga sedikit senang dengan perkataan dari Rio barusan.


“Tidak apa-apa, hanya saja aku sedang tidak ingin berperang melawan dewa belakangan ini, kau tahukan kalau alam kita sedang diserang oleh para monster alam bawah” kata Rio.


“Ehem... baiklah kalau begitu, selama yang kau minta adalah hal yang wajar maka akan aku berikan” kata Zeus.


“Heheh... bagus kalau begitu” kata Rio.


Dan begitulah cara Rio untuk mendapatkan kedua kuda api milik Ares tersebut, mereka berdua adalah Konabos ( Kekacauan ), dan Fabos ( Terror ) keduanya bukan hanya menjadi tunggangan bagi Rio akan tetapi keduanya dapat menjadi lambang kalau sekarang ini Rio telah memiliki hubungan yang erat dengan Olimpus dan membuat para serikat iblis dan dewa yang lainnya menjadi waspada pada dirinya.


“Hihihi... bagus sekali ketua, dengan kedua kuda ini mungkin kita bisa membuat sebuah kreta kuda perang untukmu, dan itu akan sangat berguna dialam bawah yang mana memiliki energy tidak beraturan didalamnya” kata Merlin.


“Yah.... sebentar lagi kita akan pergi kealam bawah, dan mengakhiri semuanya” kata Rio.


Sementara itu didalam alam bawah, Gilang yang mana menggunakan tubuh raksasa miliknya sedang berjalan-jalan kearah sebuah tempat terbakar dialam bawah tersebut, dan disana terlihat jelas kalau para monster alam bawah yang lainnya kalah mati terbunuh hanya karena berada didekat api tersebut.


“Jadi seperti ini bagian terbawah dari alam bawah, tidak kusangka kau ternyata ada mahluk yang tinggal ditempat suram semacam ini, hei kau wahai roh api gila Banaspati” kata Gilang.

__ADS_1


“Khahahaha... tidak kusangka kau akan datang kemari, tampaknya Rio tidak akan dapat membalaskan dendamnya padamu, karena kau akan mati terbakar oleh apiku dan menjadi santapan makan malamku untuk hari ini” kata Banaspati, dia terlihat seperti sosok raksasa yang mana tubuhnya yang terbuat dari api merah pekat yang membara.


Bersambung.....


__ADS_2