
“Gaaaahhkkss…” teriak Zoa yang mana saat itu tertusuk sebuah golok yang entah datang dari mana.
Sementara itu Mormo yang melihat golok tersebut merasa terheran karena dia sangat mengetahui senjata tersebut, lalu saat dia meliha kelangit “Krraakks…” dia melihat sebuah retakan dimensi dan didalam retakan tersebut terlihat sepasang mata yang sedang memandang rendah Mormo dan pasukannya tersebut.
“Hei… Batara Kala kau tahu aku merasa mengenal aura yang ada digolok itu” kata Rio yang mana melihat aura golok tersebut.
“Ooohh…. Itu aku mengambilnya saat melawan Bahamut tempo hari, dia meletakkan senjatanya secara asal-asalan saat dia berubah menjadi naga makanya aku ambil saja saat ada kesempatan” kata Batara Kala yang mana memberikan pada Rio senjata milik Bahamut.
“Mmmm… apa kau yakin dia tidak akan memintanya kembali” kata Rio, “Wuush…” dia lalu langsung melompat keatas tubuh Zoa dan memegang gagang dari golok tersebut.
“Hahahah… memangnya kenapa kalau dia memintanya lagi, aku juga sudah mengubah beberapa bentuknya dan menambahkan darahku kedalam golok itu, sekarang itu bukan miliknya lagi, sekarang itu adalah golok naga waktu” kata Batara Kala.
“Hahahha…. lucu juga, golok naga waktu aku rasa itu nama yang sedikit panjang, mari kita pikirkan nama yang sedikit lebih pendek dan keren” kata Rio, “Crrasst…” dia lalu menarik goloknya diatas kepala Zoa.
“Grraaahh….” Zoa yang marah langsung berusaha untuk menyerang Rio tetapi, “Crraak… Trraak…” dengan cepat Rio langsung menggunakan kemampuan untuk menghentikan waktu miliknya. “Srrasst… Srrasst… Srrasst… Srrasst…” dengan gerakan cepat dia menebas Zoa sebanyak berkali-kali dalam hitungan kurang dari 2 detik, “Trranggss…” lalu saat dia mengembalikan waktu seperti semula Rio sudah menghilang dari hadapan Zoa namun satuhal yang dapat dirasakan oleh Zoa, “Crrasstt….” Kalau tubuhnya telah tertebas beberapa kali dan dia sama sekali tidak sadar kapan dirinya ditebas.
Semua yang melihat hal tersebut terkejut melihat kekuatan dari Rio yang sangat luar biasa, itu karena sebagian besar dari mereka tidak mengerti kekuatan apa yang dia gunakan. Disana hanya Mormo yang mana dapat melihat apa yang terjadi, karena dirinya adalah sesosok raja iblis dia dapat melihat menembus waktu dan juga Mormo tidak akan dengan mudah terpengaruh oleh kekuatan Rio yang masih lemah baginya.
“Mata yang memandangku dengan rendah pada waktu itu dan juga kekuatan waktu, tidak salah lagi itu pasti sang raksasa gila itu, Batara Kala jadi kau juga akan ikut campur dengan masalahku” pikir raja iblis Mormo yang mana mengetahui kalau Batara Kala adalah dewa yang berada dibelakang Rio.
“Grrrr…. Shhhsssh…” Zoa yang mana saat itu sedang meregenerasikan dirinya melihat Rio dengan tatapan matanya, dia sangatlah fokus pada Rio yang ada didepannya karena dia tahu kalau Rio bukan manusia biasa tetapi sebuah ancaman besar.
__ADS_1
“Hei… kenapa kau melihatku seperti itu, jangan bilang kalau kau takut denganku” kata Rio.
Mendengar profokasi dari Rio membuat Zoa semakin marah besar, “Rooaarr…” dia lalu langsung ingin mengigit Rio menggunakan taringnya tersebut, dihadapan dengan taring beracun yang mana sangat tajam tersebut Rio hanya tersenyum kecil karena melihat kalau Zoa termakan umpannya, “Srriinggss….” Rio lalu mengalirkan energy sihirnya kearah bilah golok tersebut dan saat Rio ingin menyerang menggunakan golok itu. “Crraanggss… Crraanggss… Crraanggss… Crraanggss…” sebuah rantai-rantai hitam yang mana terbentuk dari daging dan darah lalu muncul dan membelit tubuh dari Zoa, “Sraasskk…” dengan kuatnya rantai tersebut menarik mundur Zoa kembali kedalam gerbang dimensi yang dibuat oleh Mormo.
“Kita kembali Zoa, kita sudah kalah kali ini” kata Mormo, “Srraahhkkstt…” raja iblis Mormo yang mana saat itu sudah menyatakan kekalahannya langsung menggunakan kekauatan sihir miliknya untuk membuat sisa-sisa pasukan yang dia punya untuk mundur kembali.
“Hahahha…. kita menang, HAHAHAHA…. KITA MENANGG…” kata Adam yang mana langsung berteriak kesenangan karena sudah memenangkan peperangan yang ada.
“Manusia kali ini kalian menang, tetapi berikutnya aku akan menyerang lagi dan memastikan bahwa aku akan menghabisi kalian semua” kata raja iblis Mormo yang mana langsung mundur membawa para anak buahnya.
“Sialan padahal aku ngin mengetes lagi senjata baruku” kata Rio yang masih belum puas menebas tubuh Zoa.
“Yah… kau ada benarnya juga, lagi pula kita juga mendapatkan beberapa keuntungan dari perang ini” kata Rio.
Setelah peperangan tersebut Rio, Luna dan Lita langsung kembali bersama para anggota serikat pencari kebanaran tersebut, mereka lalu beristirahat semalaman didalam gedung mereka. Kemudian besoknya Rio bersama Luna dan Lita langsung kembali kedunia manusia, Rio merasa khawatir karena meninggalkan markas mereka pada dua orang yang dia rasa tidak bisa dipercaya ( satunya masih amatiran dan satunya tukang tipu ), Rio bersama dengan rekan-rekannya tersebut pergi bersama dengan armor yang diberikan pada serikat pencari kebenaran tersebut.
“Armor iblis putihkah, namanya sedikit menarik tetapi dengan armor ini aku yakin pertahananku akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya” pikir Rio yang mana telah mendapatkan armor dan senjata Golok dari Batara Kala.
Lalu setelah mereka kembali kedunia manusia Rio melihat gedung miliknya memiliki aura iblis yang mana cukup kuat, dan setelah Rio masuk kedalam dia melihat sesosok orang asing telah duduk dengan santainya diruang tamu milik mereka. Orang itu adalah Alex yang mana merupakan bawahan dari raja iblis darah Teppes, melihat aura iblis yang kuat dari sosok manusia biasa Rio langsung tahu kalau pria tersebut adalah bawahan dari raja iblis.
“Yoo… kelihatannya tuan rumah sudah kembali” kata Alex yang mana sedang duduk santai dan minum teh yang diseduhkan oleh Gio.
__ADS_1
Rio yang melihat hal itu langsung berjalan dengan cepat menghampiri Gio dan Aji, dia lalu melihat mereka sambil mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat.
“Heei…. Kalian berdua, kenapa membiarkan orang asing yang mana memiliki aura iblis kuat untuk masuk kemari” kata Rio yang bertanya pada kedua orang tersebut.
“Maafkan aku, aku memiliki hutang padanya jadi aku saat dia bertanya tentang seseorang kuat yang muncul akhir-akhir ini aku langsung terpikirkan tentang boss, jadi aku mengajaknya kemari” kata Gio yang mana meminta maaf atas kesalahannya.
“Heheheheheh…. Kau yang punya hutang, tetapi aku yang kau suruh bayar hutannya” kata Rio.
“Hei-hei… sudah jangan salahkan dia, walaupun dia tidak membawaku kemari aku pasti akan mengikutinya masuk kedalam tempat ini” kata Alex yang mana melihat Rio dengan senyuman hangat.
Melihat Alex duduk dengan santainya itu Rio juga langsung ikut duduk bersama dengan dirinya, “Rooarr… Rooarr… Rooarr…” lalu saat Rio sudah berusaha untuk memasang suasana serius anak-anak siluman singa datang menghampiri Rio dan mengajak dirinya untuk bermain bersama, namun dengan cepat Lita menangkap ketiga anak siluman singa tersebut dan membawa mereka dipelukannya.
“Maaf soal tadi, jadi kalau tidak salah kau pasti Alex bukan, orang gila dari luar negeri yang datang dan memporak-porandakan wilayah dari raja iblis Bahamut” kata Rio.
“Hahhaha…. Kau memujiku, aku merasa sedikit tersanjung” kata Alex yang mana melihat kearah Rio, matanya langsung berubah menjadi merah darah dengan aura gelap khas dari ras iblis disekitarnya.
“Baiklah kalau begitu, mau apa kau datang kemari…??” tanya Rio.
“Aku ingin menyewa jasa kalian sebagai tentara bayaran dan bantu aku untuk menyerang wilayah raja iblis Bahamut” kata Alex.
Bersambung…..
__ADS_1