Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 147 Pesta raja iblis bagian 2


__ADS_3

Setelah mengatakan sesuatu yang mana sangat mengejutkan para tamu yang ada dipesta tersebut beramai-ramai berusaha untuk berkenalan dengan Rio dan Luna, mereka berpikir untuk mendapatkan kesempatan untuk membangun koneksi dengan Rio dan Luna, sementara itu Incubus yang melihat hal itu hanya tersenyum dengan lebar melihat keadaan Rio saat ini.


“Kerja bagus ayah” kata Jill yang mendatangi ayahnya.


“Hehehe… apapun untuk putri kesayanganku, terlebih lagi aku tidak mungkin melepaskan mahluk langkah seperti itu” kata Incubus.


“Aku tahu ayah pasti akan tertarik dengan dirinya” kata Jill dengan senyumanya yang cantik, para pria yang melihat senyuman itu langsung meleleh melihatnya.


“Putriku kau tidak mengendalikan kekuatanmu dengan benar, lihat karena aura milikmu keluar ada beberapa tamu kita yang tidak tahan dengan auramu itu” kata Incubus yang melihat aura pemikat milik Jill keluar dari tubuhnya dengan sendirinya.


“Hihihi…. Maafkan aku ayah, aku merasa sedikit bersemangat dengan apa yang terjadi saat ini” kata Jill.


Jill lalu pergi untuk menghampiri Rio dan Luna yang ada disana, sementara itu Rio yang sedang sibuk bersalaman dan berkenalan dengan beberapa tamu undangan yang ada disana tidak menyadari kalau Jill sudah ada disamping dirinya.


“Hei pasangan suami istri yang ada disana” kata Jill yang mana sudah ada disebelah Rio.


“Hmm… oh bukannya ini nona Jill, ada yang bisa aku dan suamiku bantu” kata Luna yang mana sangat jelas mengeluarkan aura permusuhan pada Jill.


“Hohoho… aku hanya ingin bertemu saja sekaligus membahas tentang masa depanku dengan Rio, hanya itu saja kok…” kata Jill yang mana mengatakan hal tersebut.


Melihat kedua perempuan tersebut beberapa orang yang ada disana mulai ketakutan karena aura yang keluar dari mereka, Rio sendiri yang melihat hal tersebut juga tidak tahu harus berbuat apa dengan mereka berdua. Sementara itu para tamu yang ada disana langsung tahu kalau mereka berdua saling bertentangan satu sama lainnya, beberapa dari para tamu tersebut yang melihat hal itu merasakan kalau itu adalah hal yang sangat menarik, tetapi ada juga yang merasa kalau hal itu terlalu berlebihan untuk dipesta raja iblis dan meminta Incubus untuk menghentikan mereka.

__ADS_1


“Tuan Incubus apa tidak apa-apa membiarkan mereka berdua seperti itu” kata salah satu tamu yang ada disana.


“Heheheh… apa maksudmu itu, ini semua akan jadi jauh lebih menarik dari yang aku pikirkan, aku tidak pernah melihat anak perempuanku seperti itu” kata Incubus.


Melihat hal tersebut sesosok iblis yang mana juga salah satu tamu yang ada disana tiba-tiba saja datang menjumpai Rio dan yang lainnya, “Taak-taak-taak…” dengan tingginya yang lebih dari 3 meter dan memakai jas putih bersih iblis tersebut langsung menghampiri Rio dengan tatapan yang sombong.


“Hmm… tidak kusangka manusia rendahan sepertimu itu bisa masuk kedalam pesta khusus ini” kata iblis tersebut, dia berasal dari ras setan merah yang terkenal akan kebuasan dan emosinya yang tak terkendali.


“Wajah merah dengan dua buah tanduk kecil dikepalanya itu, kelihatannya aku berhadapan dengan ras setan merah, aku rasa dia dapat berguna” pikir Rio.


“Hoi-hoi… apa kau mendengarkan ku sialan” kata iblis tersebut, dia lalu ingin menyentuh kepala Rio dengan tangan kanannya.


“Taakkss…” tetapi Rio secara refleks memegang tangannya tersebut, melihat hal itu iblis itu mulai melawan balik dengan berusaha untuk menekan tangan Rio, tetapi Rio sama sekali tak bergeming sedikitpun “Crrakkss…” dan bahkan dengan kekuatannya Rio membuat tangan kanan iblis itu menjadi retak.


“Aaaahh…. Maafkan aku, kelihatannya aku menggunakan tenaga terlalu kuat dan membuat tanganmu kesakitan” kata Rio.


“Singkirkan tanganmu” kata iblis tersebut yang menarik tangannya itu.


Melihat hal itu para tamu yang ada disana tertawa karena melihat iblis tersebut mempermalukan dirinya sendiri, bahkan Luna dan Jill merasa lucu melihat Rio mempermalukan iblis itu.


“Dasar manusia sialan, kau berani sekali membuatku malu didepan nona Jill, akan aku bunuh kau disini sekarang juga” kata iblis tersebut, energy sihir yang mana merah seperti api keluar dan iblis itu lalu berusaha untuk memukul Rio.

__ADS_1


Sementara itu Rio yang melihat serangan tersebu langsung mengeluarkan bola hitam sebesar klereng, tetapi “Buusskk…” sebelum Rio mulai bertindak sang raja iblis Incubus dengan cepat langsung menghentikan iblis dari ras setan merah tersebut.


“Heheheh… ini bukanlah tempa yang tepat bagi kau bertindak, kalau kalian ingin bertarung maka ikutlah denganku” kata Incubus, dia mengeluarkan aura raja iblis miliknya dan membuat iblis dari ras setan merah tersebut ketakutan dibuatnya.


Rio dan iblis itu lalu mengikuti sang raja iblis Incubus pergi ke sebuah yang mana terlihat seperti sebuah arena, di arena tersebut terlihat banyak bercak darah yang sudah mengering dan lagi ada beberapa arwah penasaran yang terlihat dimata kematian milik Rio, setelah mereka semua sampai disana “Wuussh…” Incubus lalu langsung pergi meninggalkan tempat tersebut. “Wruusshkk… Wruusshkk… Wruusshkk…” dan dalam seketika tirai-tirai merah yang ada disana terbuka lalu terlihatlah para tamu undangan sedang duduk melihat mereka berdua, sementara itu Incubus yang mana adalah sang tuan rumah terlihat sedang duduk sendirian disebuah singgasana khusus miliknya.


“Para tamuku sekarang ini kita memiliki dua kandidat yang mana akan bertarung untuk kita, mari kita berikan mereka selamat untuk keberanian mereka, dan untuk memeriahkan pertarungan ini aku berjanji akan mengabulkan permintaan mereka yang memenangkan pertarungan ini” kata Incubus.


“Heheheh…. Bagus-bagus sekali, jika aku memenangkan pertarungan ini akan kubuat nona Jill menjadi istriku, dan untukmu manusia akan kubunuh kau karena telah berani membuatku malu” kata iblis tersebut.


“Haah… jangan banyak omong kalau kau ingin bertarung, maju sini akan kubuatkan mati babak belur” kata Rio.


“Grrrr…. Manusia sialan, akan kutunjukan kekuatan sesungguhnya dari ras setan merah” kata iblis tersebut, “Buurrnn…” tubuhnya terbakar oleh api yang tercipta dari kekuatan sihir miliknya, “Trranggss… Crraakksstt…” sebuah armor yang mana tercipta dari sisik dan tulang mulai muncul menutupi tubuh iblis tersebut.


“Buummsshh…” lalu dari kantung miliknya dia mengeluarkan sebuah senjata sihir yang mana terlihat seperti palu dua tangan, dari palu tersebut terpancar kekuatan api yang memanas dan bahkan membuat tanah disekitarnya meleleh. Sementara itu Rio yang mendapatkan daya tahan panas dari Banaspati tidak merasakan apapun dari palu iblis itu, “Trriinggss…” kemudian Rio mengambil smartphone miliknya dan dia memanggil Garuda datang untuk bertarung melawan iblis tersebut.


“Sudah cukup lama juga tuan tidak memanggilku” kata Garuda.


“Hahaha… maafkan aku, tetapi sekarang ini aku ingin kau menghancurkan daging gosong yang ada didepanmu itu” kata Rio yang memerintahkan Garuda.


“Dimengerti tuanku” kata Garuda “Wrruusskk…” Garuda lalu mengembangkan sayap miliknya dan memancarkan energy sihir yang sangat besar dari sayap emas miliknya.

__ADS_1


Bersambung….


__ADS_2