Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 119 Bangunnya sang raksasa iblis tampa nama


__ADS_3

Setelah mereka menyelesaikan semua urusan mereka kelompok Rio dan juga Jill langsung keluar dari ruangan tersebut, didepan pintu keluat mereka bertemu dengan sesosok Jin yang melihat mereka masuk kedalam gua tersembunyi tersebut.


“Hei… kalian sedang berbuat apa disini” kata Jin tersebut yang heran tentang bagaimana mereka bisa masuk kedalam gua tersebut.


“Hmm… bukan urusanmu” kata Jill, dia memperlihatkan mata iblis miliknya dan dalam sekejap mata Jin tersebut langsung terbang mundur.


“K-Kau… kenapa bisa manusia mempunyai mata itu, hanya iblis kelas atas yang kekuatannya hampir menyamai raja iblislah yang memiliki mata itu, tapi manusia biasa seperti dirimu bagaimana bisa” kata Jin tersebut yang agak takut melihat tatapan dari Jill.


“Sudah kubilangkan tadi, BUKAN URUSANMU” kata Jill, dia mengalirkan energy sihir kematanya dan membuat sebuah pandangan ilusi kepada Jin tersebut.


“Taaakks…” Jin itu lalu langsung sadar setelah menampar dirinya sendiri, “Wuusssh…” dengan cepat dia langsung terbang menjauh dari tempat itu.


“Memangnya tidak apa-apa membiarkan dia tahu” kata Rio.


“Aku adalah anak dari raja iblis, memangnya apa yang harus aku tutupi, kalau ada yang berani macam-macam maka aku hanya perlu maju menghadapinya” kata Jill dengan senyumannya yang cantik.


“Hahah…. Kau memang benar-benar perempuan yang aneh” kata Rio yang merasa sedikit terpukau dengan kata-kata dari Jill.


“Brruuukkksss….” Lalu secara tiba-tiba sebuah getaran gempa mulai muncul dan getaran tersebut berasal dari tempat sang iblis raksasa tampa nama tertidur, melihat situasi yang ada Rio langsung memberikan bulu-bulu Garuda pada seluruh rekannya dan bahkan dia juga memberikan pada Jill juga. “Wrruusskk…” dengan mantra sayap Garuda dengan cepat “Fuussshh…” Rio langsung terbang kearah iblis raksasa tampa nama tersebut berada.


“Hihihi… kelihatannya dia sudah membuka harinya sedikit untukku” kata Jill yang melihat Rio memberikan mantra sayap Garuda pada dirinya.


“Wuuussh….” Dengan cepat Rio terbang diikuti dengan rekan-rekannya dibelakannya, mereka terbang dengan lancar dibelakangnya kecuali Gio yang baru pertama kalai menggunakan mantra sayap Garuda tersebut.


“Oi-oi-oi…. Bisa tidak kita pelan-pelan sedikit, aku baru pertama kali ini terbang” kata Gio yang agak kesulitan mengatur keseimbangan tubuhnya.

__ADS_1


Namun Rio tidak menanggapi semua hal itu dan tetap terbang dengan sangat cepat kearah gunung tempat iblis raksasa tersebut berada, “Srriinggss… Srriinggss… Srriinggss…” sebuah cahaya ungu kehitaman lalu muncul dari arah gunung tersebut dan dari cahaya itu Rio dapat merasakan sebuah firasat buruk. “Wuussh…” dengan cepat dia menambah kecepatan terbangnya lagi, lalu disana dia melihat beberapa orang-orang aneh dengan memakai jubah sedang melakukan sebuah ritual disana, “Crrasstt… Srraanggss… Trrasstkk…” mereka membantai para partisipan yang ada disana dan menggunakan darah mereka sebagai inti ritual mereka.


“Semuanya bersiap untuk bertarung, pastikan mereka mati dan sisakan satu untuk di introgasi” kata Rio, “Wuussh…” dengan kecepatan yang tinggi Gio secara tiba-tiba meluncur kebawah sana.


“Sebenatar lagi… sebantar lagi akan selesai, setelah ritual ini berakhir maka semua akan selesai” pikir salah seorang yang melaksanakan ritual disana, “Buusskk…” lalu dia tiba-tiba dikejutkan dengan jatuhnya sesuatu yang mirib manusia dari atas langit.


“Apa itu…, kayaknya manusia…, mana mungkin ada orang yang bisa jatuh dari langit” kata para orang-orang yang menjalankan ritual disana.


“Aduh-aduh… dasar bos sialan, padahal sudah kubilang aku tidak bisa terbang” kata Gio yang memegang kepalanya, dia mendapatkan beberapa luka kecil walaupun jatuh dari ketinggian beberapa meter diatas tanah.


“Srringgss… Srringgss… Srringgss…” para orang-orang yang melakukan ritual tersebut lalu mengeluarkan senjata mereka yang terlihat seperti belati lidah ular.


“Hmm…. Kalian sedang apa disini, tampaknya bukan sesuatu yang bagus bukan” kata Gio, “Srraaanggss…” dia lalu mengeluarkan pedang miliknya dan bersiap untuk menyerang.


“Sialan siapa kau, jangan harap kau bisa mengalahkan kami semua” kata salah satu orang yang ada disana, “Trraakkss…” mereka lalu menghancurkan sebuah kapsul hitam kemerahan didalam mulutnya. “Srraaahh…. Krraasskk… Trraasstt…” tubuh mereka lalu sedikit demi sedikit berubah menjadi berwarna gelap pucat, dan bahkan sebuah tanduk tubuh disalah satu kepala mereka.


“Beeeek… ada apa kau memanggilku kawan” kata sesosok mahluk yang mana terlihat seperti manusia setengah kambing, dia memiliki tanduk kambing diatas kepalanya dan memiliki dua kaki kambing.


“Hantu kambe maju dan bunuh mereka untukku” kata Gio, “Trriinggss…” dia lalu mengeluarkan sebuah pedang dan satu koint emas dari penyimpanannya.


“Beeek-beek… hahah… kalau begini aku dapat bertarung dengan semangat” kata Hantu kambe, “Trraakkss…” setelah mengambil pedang dan koint emas tersebut Hantu kambe lalu bersiap-siap dengan ancang-ancang yang unik.


Dia menerapkan energy sihir miliknya didalam kedua kakinya dan lalu “BUUMMHH…” dengan kuat dan cepatnya Hantu kambe langsung menendang tanah dan langsung melesat kearah orang-orang yang ada disana, “Srraasstt… Srraasstt… Srraasstt…” dengan satu tebasan pedang yang sangat cepat Hantu kambe membunuh setengah dari orang-orang yang ada disana.


“Grrrr… Roaaarr… dasar sialan… akan kubunuh kalian” kata salah seorang yang melakukan ritual disana, “Buurrnn…” pedangnya lalu mengeluarkan aura hitam yang mana terlihat keluar dan menyelimuti pedangnya bagaikan api, melihat hal itu Hantu kambe langsung mengambil langkah mundur untuk menjaga jarak dari orang-orang tersebut.

__ADS_1


“Tuan ini gawat, mereka memiliki sihir iblis” kata Hantu kambe yang berbicara pada Gio lewat telepati.


“Apa kau bilang, itu tidak mungkin jelas-jelas mereka adalah manusia” kata Gio yang membalas telepati Hantu kambe.


Sementara itu Rio yang mana masih ada diatas udara sedang melihat situasa yang ada dari atas sana, dengan kekuatan mata miliknya dia dapat melihat banyak orang-orang yang mati karena ritual itu dan dari roh mereka Rio dapat mengetahui informasi tentang ritual yang dilakukan orang-orang tersebut, mengetahui ritual apa yang sedang terjadi Rio lalu merasa gelisah dan sedikit takut.


“Ketua ada apa, kau sepertinya sedang memikirkan sesuatu” kata Aji.


“Aji segera turun dan banti Gio, pastikan kau bunuh mereka semua, Lita ikuti aku kita akan pergi keatas kepala raksasa tersebut” kata Rio yang mana langsung pergi dari tempat itu.


“Melihat ekspresi ketua yang seperti itu, sepertinya akan ada hal yang gawat akan terjadi” kata Aji, dia lalu langsung turun dari atas sana.


“Akhirnya kau turun juga, kemana bos aku tidak melihatnya” kata Gio yang mencari keberadaan Rio.


“Dia pergi keatas kepala raksasa iblis itu, tampaknya akan ada hal gawat yang terjadi” kata Aji.


“Hal gawat apa, apa itu lebih gawat dari situasi sekarang ini” kata Gio yang marah-marah pada Aji.


“Kau tidak perlu khawatir karena sekarang aku ada disini, maka tidak ada yang perlu kau khawatirkan” kata Aji, dia menggunakan sihir otot miliknya dan mengalirkan energy sihirnya kedalam tinju tangan kananya “Buusskk…” dan dengan kuat dia memukul tanah dibawahnya, “Trraakss… Krraasskk…” dengan satu kali pukulan tanah dibawah dan disekitarnya hancur dan bahkan rusak parah.


Hal tersebut membuat orang-orang yang mana telah berubah menjadi iblis itu menjadi kesulitan menjaga keseimbangan mereka dan hampir jatuh, “Buussh…” dengan cepat Aji langsug mengambil kesempatan tersebut, “Buussk… Buussk… Buussk…” lalu dalam sekejap dia memukul kepala tiga orang sampai hancur tak bersisa.


“Hahahha…. siapa selanjutnya” kata Aji yang mengeluarkan aura kuat seperti api yang besar.


“Sialan mereka semua ini memang monster” kata Gio yang merasa kelompok Rio dipenuhi oleh orang-orang kuat yang tak normal.

__ADS_1


Penjelasan : Incubus adalah sesosok iblis laki-laki yang mana sering sekali menggoda wanita, dia bahkan memiliki kemampuan untuk masuk kedalam mimpi orang-orang yang dia incar, lalu mereka yang menjadi incarannya akan jatuh kedalam dosa atas godaannya.


Bersambung…..


__ADS_2