Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 268 Masa lalu Luna bagian 4


__ADS_3

Didalam dimensi yang mana ditutupi oleh hutan dan juga rawa-rawa tersebut, Luna mulai berjuang sendiria menggunakan senjata sihir yang dia beli, “Srrings…” disaat ada mahluk gaib terlihat didepan matanya “Srrastt…” dia akan langsung menyerang mahluk gaib tersebut. Dengan pisau belati ditangan kanannya Luna telah mengalahkan cukup banyak mahluk gaib seorang diri, dan saat itulah misi diberikan pada pengguna aplikasi yang sedang melaksanakan ujian tersebut.


“Jadi ini misi ujiannya, sepertinya aku bisa bertahan” kata Luna.


Misi yang diberikan aplikasi DS Game adalah untuk bertahan hidup pada para pengguna baru aplikasi DS Game, sedangkan para pengguna yang telah berpengalaman diwajibkan memburu lebih dari satu mahluk hidup untuk menjadi tumbal bagi dimensi tersebut, melihat hal itu Luna menjad curiga dan dia lalu mulai berlari ketempat yang mana sulit untuk dijangkau oleh orang-orang. “Buushh… Wushhk… Wushhk…” Luna dengan cepat menaiki sebuah pohon yang mana ada didekat rawa-rawa, pohon itu sangat tinggi dan juga memiliki banyak ranting dedaunan yang menutupi atasnya.


“Dengan begini aku dapat istirahat sebentar” kata Luna.


Dia lalu langsung tertidur diatas pepohonan tersebut dan mengistirahatkan tubuhnya, dua jam kemudian Luna lalu mulai terbangun, dia tidak biasa tertidur diatas pohon dan membuat beberapa bagian tubuhnya kesakitan. “Wusshk… Trrukk…” dan saat dia mulai turun “Ping-ping…” Luna melihat kembali aplikasi DS Game dan menemukan kalau para pengguna baru hanya tersisa 20 orang dari 130 orang yang bergabung, melihat hal tersebut Luna sudah dapat menembak kalau ada para pengguna aplikasi berpengalaman yang mana membunuh para pengguna aplikasi baru.


“Wusshhk…” mengetahui hal itu Luna langsung berlari dengan hati-hati, dia tidak mau membuat banyak suara terdengar dan dia juga tidak mau menarik perhatian banyak orang, “Srrakk…” dan saat dia melihat seorang pengguna aplikasi yang mana terluka parah, Luna secara tiba-tiba mengingat kembali kejadian saat dirinya bertemu dengan Viktor. Dia lalu memutuskan untuk melihat dari jarak yang aman, lalu munculah dua laki-laki yang mana adalah pengguna aplikasi yang baru, mereka sok baik dan menolong perempuan yang terluka tersebut.


“Hei-hei kau tidak apa-apa…??” kata salah satu dari laki-laki tersebut.


“Semuanya aman… cepat pindahkan dia ketempat yang lebih aman” kata salah satu pria yang mana ada disana.

__ADS_1


“Te-terimakasih… aku tidak menyangka kalau masih ada orang sebaik kalian, terimakasih karena sudah datang dan mengorbankan nyawa kalian” kata perempuan tersebut.


“Trringgs…” dari belakang dirinya Buta Ijo muncul dan menggunakan pedang besar ditangannya “Srrastt…” Buta Ijo tersebut menghabisi kedua pria tersebut, perempuan yang mana terlihat terluka itu lalu berdiri dengan sehatnya dan “Taaskk…” dia mengambil dua alat DS Game milik kedua pria tersebut.


“Hahaha… aku ambil semua asetmu yah, dadah” kata perempuan itu yang mana pergi kedalam hutan bersama dengan Buta Ijo dibelakangnya.


“Haah-haah-haah… itu tadi berbahaya sekali, hampir saja aku terjebak dan mati” kata Luna.


Luna yang mana melihat perempuan tersebut terluka dan terlihat meminta pertolongan, berusaha untuk menyelamatkan perempuan itu namun dia mengingat kembali kejadian dia bertemu dengan Viktor yang membuat dia merasa curiga, dan setelah Luna merasa kalau keadaan sudah aman dia lalu langsung keluar dan berlari mengikuti perempuan tersebut dari belakang. “Wusshkk… Wusshkk…” Luna bergerak dengan hati-hati dan mengikuti perempuan tersebut, dia tahu kalau dia mengikuti perempuan itu maka dia akan sedikit aman karena perempuan itu akan membuat jalan aman untuknya selama dia bersama mahluk gaib yang dia kontrakan.


“Manusia…” kata serigala besar tersebut.


Mendengarkan hal itu Luna tiba-tiba langsung terkejut dan “Trrak…” secara tidak sengaja menginjak sebuah ranting pepohonan, mendengarkan hal itu serigala besar dan gerombolan serigala yang lain langsung mengalihkan pandangan matanya “Ping-ping… Trringgs…” dan disaat itu juga perempuan itu langsug membeli sesuatu didalam toko DS Game.


“Hahah… kalian para siluman menjijikan, hari ini akan kubuat kalian merasakan pembalasan atas kematian keluargaku” kata perempuan tersebut.

__ADS_1


“Srritt…” dia membuka gulungan sihir yang mana terdapat sihir petir didalamnya, “Trranggs…” dan begitu sihir tersebut diaktifkan “Bomsshh… Trrassskktt…” ledakan bola listrik lalu muncul dan menyerang para siluman serigala tersebut, dan bahkan siluman serigala yang mana berusia ratusan tahun itu juga terkena ledakan itu dan membuatnya tewas ditempat. Luna yang mana berada agak jauh dari situ juga ikut terkena ledakan gulungan sihir petir tersebut, dan saat dia sadar dia melihat kalau perempuan tersebut telah mati bersama dengan para siluman serigala yang mengepung dirinya.


“Ugghkk… apa yang terjadi, kenapa semuanya bisa hancur seperti ini” kata Luna yang mana memengang tangan kanannya yang terluka.


Disaat itu Luna melihat tempat perempuan itu berada telah hancur dan hangus karena ledakan bola petir tersebut, dan saat Luna berjalan mendekati tempat itu “Taakks…” dia menemukan alat DS Game milik perempuan tersebut.


“Inikan milik perempuan itu, tunggu sebentar” kata Luna.


Dia mengingat kembali apa yang dilakukan oleh perempuan tersebut terhadap kedua pria yang dia tipu, dan lalu “Ping-ping-ping… Trringgs…” Luna dapat mengakses aku DS Game milik perempuan tersebut dan dengan sendirinya akun itu meneransfer semua benda dan juga semua gold point yang perempuan itu punya pada akun milik Luna.


“Bagus dengan begini aku bisa bertahan hidup” kata Luna.


Dia lalu mengaptifkan gulungan sihir pembuat kontrak level 5, “Srritts…” dan saat dia membukanya hantu Kuntil anak datang dan membuat kontrak dengan dirinya, Luna yang mana telah melihat hal yang lebih menakutkan tidak ketakutan dihadapan hantu Kuntil anak tersebut. Luna lalu berhasil selamat dari ujian pertama miliknya dan berhasil kembali kerumahnya lagi, disana dia melihat kalau mayat orang tuanya telah diambil dan juga tidak ada siapapun disekitar rumahnya “Burrnn….” Dan dengan berani Luna membakar seluruh rumahnya itu, dia membakar masalalunya yang lemah dan naif lalu memutuskan akan mencari Viktor dan membuat dia membayar semua yang telah dia alami.


Dan selama 50 tahun lebih Luna terus menerus mengikuti ujian DS Game, walaupun dia terluka para dan juga kelelahan dia tidak menolak ujai tersebut dan terus berjuang, dan saat dia masuk kejajaran 10 besar dalam ujian DS Game, manajemen game memberikan dirinya tubuh muda dan juga lebih kuat agar dia dapat bertahan di ujian berikutnya, melihat kalau dirinya telah kembali muda Luna memutuskan untuk menggunakan tubuhnya itu untuk menjadi lebih kuat lagi dan mengumpulkan berbagai informasi, “Trringgs…” dan saat dia dipindahkan keujian selanjutnya dia bertemu dengan Rio.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2