Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 301 Pertemuan kembali kedua saudara bagian 2


__ADS_3

Naga besuki yang mana adalah salah satu dari naga awalan kesulitan menghadapi Roy Black yang mana berjumlah ribuan tersebut, dia tahu kalau waktunya didunia manusia hanya tinggal sedikit lagi dan dia tidak bisa membatalkan kontrak yang telah dia buat, dan kalau dia gagal melaksanakan kontraknya maka bayaran yang ia terima akan dikembalikan dengan bunga yang lebih besar. Karena masa hidup naga itu sangatlah panjang dan hampir bisa dikatakan abadi, dan Naga Besuki sama sekali tidak memperdulikan masalah umurnya yang dia perdulikan adalah harga dirinya yang mana akan jatuh jika tidak dapat melaksanakan perjanjian yang dia buat.


“Matilah kalian semua serangga” kata Naga Besuki.


Karena kesal dengan kumpulan Roy Black yang mana menyerang kearah dirinya, Naga Besuki menjadi mengamuk, dia berulang kali mengeluarkan aura nama miliknya dan berusaha untuk menjatuhkan Roy Black. Akan tetapi dengan jumlah mereka yang banyak, para Roy Black tersebut saling membantu satu sama lainnya dan menggunakan energy sihir milik mereka untuk menekan aura naga dari Naga Besuki.


“Hahah… kau tidak akan bisa, benar kau akan kalah ditangan kami” kata para Roy Black tersebut.


“Bumssh… Bumssh… Bumssh…” mereka menggunakan tubuh mereka untuk menghantam pelindung debu emas milik Naga Besuki, dan “Trrassk…” menggunakan energy sihir hitam untuk menghancurkan pelindung emas tersebut, lalu disaat pelindung debu emas Naga Besuki telah menipis, tiga Roy Black telah bersiap dihadapan wajah Naga Besuki. “Wuushkk… Wuushkk… Wuushkk…” ketiganya langsung mencoba untuk menghadapi Naga Besuki secara langsung, dengan pedang energy gelap yang mereka ciptakan “Srranggs… Srranggs…” ketiganya berusaha untuk menyerang Naga Besuki tersebut.


“Percuma saja, kalian tidak akan bisa menembus pertahanan sisiku” kata Naga Besuki.


“Benarkah…” kata salah satu dari Roy Black yang ternyata telah bersiap diatas Naga Besuki tersebut.


“Trrasskktt...” dengan mengumpulkan energy hitam ditangan kanannya, dia membuat sebuah tinju yang mana mengandung element kegelapan yang kuat, tinju itu juga menggunakan darah miliknya untuk memperkuat serangannya tersebut. “Wuushhkk…” lalu dengan cepat dia melesat kearah Naga Besuki untuk menyerangnya, mengetahui serangan kuat itu mengarah kearahnya “Grrr…” Naga Besuki lalu mengumpulkan energy sihirnya disekitar tenggorokannya dan “Roaarr… Fushkk…” dia menembakkan sebuah nafas naga kearah Roy Black yang menyerangnya dari atas tersebut.


“Hahahah… majulah…” kata Roy Black yang menyerang dari atas tersebut.

__ADS_1


Dia tidak memperdulikan serangan dari nafas naga Naga Besuki dan tetap menyerang kearah dirinya, sementara itu “Srranggs… Srranggs… Srranggs…” para Roy Black yang lainnya tetap berusaha untuk menyerang Naga Besuki yang mana sedang fokus dengan seorang diri mereka yang ada diatasnya. Sementara itu Rio yang mana melihat hal tersebut hanya melihat dari kejauhan dan sama sekali tidak membantu Naga Besuki, dia terlihat sedang mempersiapkan sesuatu dengan memainkan smartphone miliknya.


“Boommsh…” dan ketika Roy Black tersebut terkena serangan dari Naga Besuki itu, “Wuushkk…” dia tetap maju walaupun tubuhnya telah hancur lebur karena nafas naga tersebut, tangan kirinya telah hancur dan kedua kakinya telah habis terbakar oleh nafas naga tersebut, dan dia hanya memiliki satu penglihatan yang tersisa untuk mengarahkan dirinya kearah Naga Besuki tersebut.


“Masih bisa bergerak kau serangga” kata Naga Besuki.


Disaat itu dia telah bersiap untuk melemparkan nafas naga yang kedua kearah Roy Black yang ada diatasnya, akan tetapi “Bumsh… Bumsh… Bumsh…” para Roy Black yang lainnya menghancurkan debu emas yang melindungi tubuhnya dan mulai menembakkinya di sekitar area matanya. Merasa terganggu karena hal tersebut, “Crranggs…” Naga Besuki lalu melapisi kukunya dengan energy sihir dan membuat debu emas tersebut menajamkan kukunya itu.


“Matilah kalian semua, serangga pengganggu” kata Naga Besuki.


“Srrasttss… Srrasttss… Srrasttss…” dengan mengalirkan energy sihir kearah debu emas yang ada dikukunya, dia dapat membuat debu emas tersebut bergerak sendiri dan dengan kecepatan yang mana melebihi kecepatan suara tersebut, ratusan Roy Black yang mana ada didekat Naga Besuki tersebut langsung musnah tercincang-cincang dalam hitungan detik. “Srringgs…” lalu debu emas yang ditajamkan tersebut “Fusshkk…” langsung melesat kearah Roy Black yang mana terbang diatas Naga Besuki tersebut, “Buushkk…” kedua serangan mereka lalu saling berbenturan satu sama lainnya dan “Trranggs…” kuku emas yang dibuat oleh Naga Besuki hancur dengan serangan tinju dari Roy Black. Terkejut karena hal itu Naga Besuki lalu langsung memutuskan untuk menghadapi Roy Black yang ada diatasnya secara langsung, “Wrrusshkk…” dia terbang keatas dan “Roaarr…” menggunakan aumannya untuk menghentikan pergerakan dari Roy Black tersebut.


“Busskk…” dengan serangan ditangan kananya dia memukul kepala dari Naga Besuki tersebut, “Krrask…” serangan dari Roy Black tersebut membuat sisik emas milik Naga Besuki langsung retak dan “Trranggskk…” hancur karena serangan tinjunya tersebut.


“Gaaahkk… sialan…” kata Naga Besuki yang mana untuk pertama kalinya berhasil dilukai oleh sosok siluman yang mana dia rendahkan.


“Aku berhasil… sisanya aku serahkan pada kalian diriku yang lain… semuanya demi tuan kita…” kata Roy Black yang melukai Naga Besuki tersebut.

__ADS_1


Tubuhnya lalu menghilang bersama dengan asap hitam yang ada didalam tubuhnya, dan setelah hampir lebih dari setengah Roy Black tersebut telah terbunuh, mereka langsung mempersiapkan sebuah lingkaran sihir raksasa “Trranggs…” dan lingkaran sihir tersebut dibuat dengan membuat Naga Besuki ada ditengah-tengahnya. “Crranggs… Srranggs…” sebuah rantai yang mana terbuat dari darah lalu muncul, “Srranggs… Krranggs…” dan rantai merah tersebut langsung mengekang Naga Besuki tersebut.


“Gaahkk… serangga sialan, kalian menggunakan darahku untuk mengekangku” kata Naga Besuki.


Saat setetes darah dari Naga Besuki jatuh karena serangan tinju dari Roy Black, para Roy Black yang lainnya langsung mulai bergerak, mereka menyiapkan sebuah lingkaran sihir besar dan bersiap saat darah dari Naga Besuki tersebut jatuh kebawah lingkaran sihir tersebut. “Trringgs…” dan saat setetes darah tersebut terjatuh energy naga yang luar biasa kuatnya langsung mengalir, dan bahkan membuat lingakaran sihir yang mereka siapkan menjadi lebih kuat lagi.


“Grrrr… tampaknya aku sudah tidak bisa bergerak lagi” pikir Naga Besuki.


“Trranggmm…” lalu lingkaran sihir kedua mulai diaktifkan “Srranggs…” dan lewat rantai merah darah yang mengekangnya, energy dari Naga Besuki kemudian diserap oleh mereka dan membuat Naga Besuki langsung lemas karena energy miliknya diserap.


“Hahahha… bagus-bagus… kau akan menjadi pelengkap dari kristal darah ini” kata Roy Black.


Salah satu dari mereka memegang kristal darah yang mana dibuat dari darah para manusia dan juga siluman yang mana mati didalam kota tersebut, dan dengan cepat energy sihir dari Naga Besuki langsung mengalir kearah kristal itu. Tidak dapat menggerakan tubuhnya Naga Besuki tidak memiliki pilihan lain selain mengandalkan Rio untuk menolongnya.


“Ooii… manusia yang ada disana, kenapa kau hanya diam saja, kalau seperti ini terus aku akan kembali kealamku dan kau tidak akan pernah bisa mengalahkan siluman licik ini” kata Naga Besuki.


“Hmm… lalu memangnya kenapa, jangan kira kalau hanya kau saja yang memiliki kekuatan untuk mengalahkannya, aku juga punya teman yang tepat untuk bisa mengalahkan siluman ini” kata Rio.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2