
Dimensi pribadi adalah tempat dari para entitas kuat yang mana berkuasa akan sebuah dimensi tersebut, biasanya mereka adalah para dewa dan raja iblis yang mana menguasai alam mereka, namun semenjak kemunculan DS Game para pengguna aplikasi yang mana sudah mencapai fase ke 2 sekarang ini dapat setara dengan para penguasa dimensi tersebut. Tetapi karena mereka memiliki dimensi sendiri sekarang ini para pengguna aplikasi tersebut sekarang ini telah menjadi mangsa empuk bagi para dewa dan raja iblis, mereka akan mengincar para pengguna aplikasi yang lemah dan menyerang dimensi milik mereka demi meningkatkan wilayah milik mereka.
Lalu sekarang ini Rio sedang mengalami masalah yang sama karena saat ini ada seorang mahluk kuat yang mencoba untuk menembus dimensi miliknya, mahluk itu mengeluarkan aura iblis dari dirina dan dari auranya yang melimpah tersebut dapat dilihat kalau dia adalah iblis tingkat tinggi.
“Cih… padahal aku berencana untuk istirahat selama beberapa hari, tapi siapa sangka ada raja iblis gila yang akan mengincarku” kata Rio yang mana sudah bersiap untuk bertarung.
“Hahahha… kau tenang saja, karena sekarang ini aku sudah ada dipihakmu jadi kau bisa tenang sedikit” kata Angga yang menyombongkan dirinya.
“Dia sombong sekali, tetapi itu lebih baik dari pada seorang yang pengecut” pikir Rio.
“Krraasttkk… Trraanggsskk…” dan ketika retakan dimensi tersebut sudah terbuka dengan lebar, “Wuusshh…” dengan cepat iblis tersebut langsung menerjang kearah Rio. Melihat hal itu Rio merasa heran karena dirinya sama sekali tidak merasakan aura permusuhan dari sosok tersebut, malahan dia merasa sedikit familiar dengan aura dari sosok iblis tersebut.
“RIOOO…” kata Jill yang mana adalah sosok yang menembus masuk dimensi milik Rio tersebut.
“Oi-oi-oi…. Ketuaku ini luar biasa juga, dia bisa menggait perempuan cantik dan seksi seperti itu” kata Angga yang melihat perawakan Jill.
“Kau kenapa bisa ada disini, dan lagi bagaimana caranya kau bisa masuk kemari” kata Rio yang mana merasa penasaran kenapa Jill bisa menembus masuk kedalam dimensi miliknya.
“Heheheh…. Aku minta bantuan ayahku, dan dia lalu memberikan aku sebuah pecahan dimensi untuk masuk kedalam sini” kata Jill.
“Sialan kau raja iblis, satu pecahan dimensi saja sudah cukup untuk membuat dua atau lebih serikat berperang satu sama lainnya, tetapi kau dengan santainya memberikan benda itu pada putrimu, kau terlalu memanjakan anakmu” pikir Rio.
“Ehemm-eheem… bukannya sudah waktunya kau memperkenalkan dia padaku” kata Angga yang mana ingin berkenalan dengan Jill.
“Kau ini kenapa, memangnya harus yah memperkenalkan dia” kata Rio, lalu secara tiba-tiba Rio merasakan hawa dingin yang luar biasa dari belakang dirinya.
“Heheheh… memangnya kenapa kau tidak mau mengenalkannya, apa kalian memiliki hubungan khusus jadi kau harus merahasiakannya dari kami semua” kata Luna yang mana tiba-tiba saja muncul dibelakang Rio, dia mengeluarkan aura haus darah yang kuat kearah Rio.
__ADS_1
“Aaaah… sialan, aku rasa mungkin aku akan mati saat ini juga” pikir Rio yang mengetahui kalau akan menjadi bencana jika kedua wanita ini bertemu.
Beberapa saat kemudian Rio membawa Jill keruangan tamu mereka dan menawarkan dirinya secangkir teh hangat yang mana sangat menenangkan, Rio berharap dengan teh tersebut dia bisa menyingkirkan aura permusuhan dari kedua wanita yang duduk saling berhadapan itu. Jill mengeluarkan aura hitam keunguan yang kuat saat tahu kalau Luna adalah bagian dari serikat Rio, sementara itu Luna mengeluarkan aura merah kehitaman ketika dia melihat Jill memeluk Rio dengan mesranya.
“Wanita ini sedikit lumayan, tetapi aku lebih cantik darinya” pikir Jill yang melihat Luna sambil tersenyum.
“Hmm… wanita yang berpakaian terbuka sepertinya ini sama sekali tidak baik, dia bukan kriteria wanita yang akan dilihat oleh Rio, aku bisa dengan mudah mengalahkannya” pikir Luna yang mana membalas senyuman Jill.
“Kelihatannya akan terjadi sebuah peperangan” kata Aji yang melihat dari jauh.
“Hmm… aku bingung mau mendukung yang mana” kata Gio yang menikmati suasana disitu.
“Hmm… apa gak sebaiknya kita pisahkan mereka, nantik mereka bisa bertengkar” kata Lita.
“Jangan adek Lita, ini adalah sesuatu yang mana kita orang luar tidak boleh ikut campur” kata Angga yang kelihatan sedang bersenang-senang.
“Sok bijak kau, bilang aja kau lagi senang melihat Rio kesusahan bukan” kata Dion yang mana juga melihat dari sana bersama yang lainnya.
“Maaf aku gak bis apa-apa kalau soal hubungan dengan perempuan” kata Dion.
“Aku juga gak bisa bos” kata Aji.
“Aku masih ada kerjaan dibawah” kata Gio yang mana langsung kabur dari sana.
“Heheheh… abang Lita mau main dulu diluar sama tiga anak siluman singanya, dadah…” kata Lita yang mana juga ikut pergi.
“Haah… tampaknya aku cuman bisa pasrah” kata Rio.
__ADS_1
“Oi-oi-oi… kau melupakanku atau apa” kata Angga yang penasaran kenapa dia tidak dimintai bantuan sama Rio.
“Hmm… kau itu bukannya membantu tetapi akan memperburuk situasi yang ada” kata Rio.
Mendengarkan perkataan Rio tadi Angga langsung turun dan keluar dari tempat itu, dan sekarang ini mereka semua telah pergi meninggalkan Rio sendirian bersama dengan kedua wanita tersebut. Keduanya lalu menatap Rio dengan mata mereka yang terlihat seperti bercahaya dan juga mengeluarkan aura yang mengerikan, merasakan hawa tersebut Rio seakan tahu kalau mereka berdua ingin Rio untuk menemani mereka.
“Baiklah sekarang, aku harus duduk dimana” pikir Rio yang mana melihat keduanya menyiapkan sisi disamping mereka agar Rio duduk disana.
“Rio kenapa kau berdiri disana terus, kalau kau tidak duduk kita tidak bisa berbicara dengan tenang” kata Luna, kata-katanya mengatakan kalau Rio harus duduk disampingnya.
“Heheheh… benar itu, kalau kau berdiri terus nanti akan canggung kalau kita bicara nantinya, mending kau duduk aja” kata Jill, kata-katanya mengisyaratkan kalau Rio wajib untuk duduk disebelahnya.
“Sebenarnya aku tahu kalau kedua perempuan ini menyukaiku, tetapi tujuanku sekarang ini adalah untuk mencari pamanku agar bisa balas dendam, karena itulah untuk memecahkan masalah saat ini hanya itu satu-satunya jalan” pikir Rio, “Pip-pip-pip…” dia membuka penyimpanan didalam aplikasi DS Game miliknya dan mengeluarkan sebuah kursi lipat dari sana, dia lalu duduk ditengah-tengah kedua wanita tersebut.
“Cihh….” Kata kedua Luna dan Jill yang melihat kalau Rio tidak memilih salah satu dari mereka berdua.
“Fuiihh… aku berhasil selamat” pikir Rio yang mana melihat aura kedua wanita tersebut sudah agak tenang.
“Baiklah kalau begitu Rio, mari kita bicara serius sekarang” kata Luna.
“Hmm… ooh… aku hampir lupa, kau sebenarnya kesini ada urusan apa…??” kata Rio.
“Aku kesini membawakan sesuatu yang bagus untukmu” kata Jill, “Trraakk…” dia meletakkan sebuah surat berwarna hitam pekat dimeja dan dari sepucuk surat tersebut terpancar energy dari sosok raja iblis.
“Kau membawa sesuatu yang kelihatan sangat luar biasa, tetapi apa ini sebenarnya…??” tanya Rio.
“Sebuah undangan untukmu, Rio aku mewakili ayahku sang penguasa mimpi dan nafsu raja iblis Incubus, mengundang dirimu untuk datang keacara miliknya” kata Jill yang rupanya datang atas perintah ayahnya.
__ADS_1
Penjelasan : Azazel salah satu dari ke 72 iblis raja Solomon yang patuh pada dirinya, dia digambarkan menjadi sosok iblis dengan sayap hitam pekat miliknya yang seperti burung gagak, Azazel dikatakan sebagai iblis terkuat raja Solomon karena kekuatannya yang dapat mengendalikan ruang dengan kedua sayapnya tersebut.
Bersambung….