Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 231 Dragonoid bagian 3


__ADS_3

Rio yang mana dibawa terbang oleh Garuda dipundaknya menempuh perjalanan dengan kecepatan 2.000 Km perjam diatas udara, dengan hitungan detik Garuda telah membawa Rio kesebuah kota yang mana terdapat udara negatif dari para iblis, dan udara negatif tersebut berasal dari para pemuja raja iblis Satans. Melihat ada banyak aura iblis disana Rio langsung menggunakan matanya untuk melihat kearah kota tersebut, dari pandangan matanya Rio dapat melihat sangat jelas dari ketinggiam 300 meter diatas udara, dia melihat para warga yang ada disana dalam kondisi yang mengkhawatirkan.


“Uugghkk… Huuuh…” para warga disana terlihat linglung dan kekuatan hidup mereka terlihat seperti ditarik kedalam sebuah bangunan besar dikota tersebut, melihat hal itu Rio merasa sedikit senang. Dia tersenyum bukan karena melihat kondisi warga kota yang ada disana, akan tetapi dia sangat senang karena dia bisa mengamuk didalam gedung besar tersebut sambil menggunakan kekuatan yang baru dia dapatkan.


“Garuda terbanglah keatas bangunan itu, yah cukup disini saja” kata Rio yang mana ada diatas langit bangunan tersebut.


“Tuanku apa tidak seharusnya kita lebih dekat lagi” kata Garuda, dia saat ini telah berada di 300 meter diatas bangunan tersebut.


“Jangan… apa kau tidak bisa melihat pelindung yang menghalangi bangunan itu, kita bisa langsung ketahuan kalau mendekat kesana, lebih baik kau diam disini dan habisi semua pengikut iblis yang keluar, sisanya akan kutangani sendiri” kata Rio.


“Wuussh…” dia langsung melompat dari atas bahu Garuda dan dengan santainya dia tetap diam sambil menunggu dirinya mendarat dibangunan tersebut, “BUMMSHH…” lalu dengan santainya Rio mendarat dibangunan berlantai 25 itu, “Bummshhkk…” dia bahkan sampai jatuh kelantai30 karena kekuatan tubuhnya dan ketinggian dia jatuh. Karena hal tersebut para pegawai yang ada disana langsung kebingungan dan mulai berlarian, melihat hal tersebut Rio langsung keluar dari debu asap itu dan dia langsung melihat beberapa orang pemuja raja iblis satans yang sedang menyamar menjadi pegawai disana.


“Mari mulai pemanasannya” kata Rio.


“Dia pengguna aplikasi, serang dia” kata para pengikut Satans yang ada disana.


“Crraassk… Krraskk… Trraskk…” tubuh mereka berubah menjadi sedikit menghitam, lalu tubuh mereka membesar begitu juga dengan kuku mereka yang menajam. Melihat hal itu Rio langsung mengeluarkan sihir racun miliknya, dengan tangan kirinya dia mengumpulkan racun diujung jarinya “Glluppss…” melihat sihir racun milik Rio, “Roaarr…” para pengikut raja iblis Satans tersebut langsung mengamuk dan menyerang Rio secara beramai-ramai.

__ADS_1


Tetapi disaat mereka baru maju beberapa langkah kedekat Rio, gumpalan air kecil ditelunjuknya langsung melesat “Durstt… Durstt… Durstt…” karena kekuatan dari air beracun tersebut beberapa dari pengikut Satans tersebut langsung terhempas.


“Uugghkk… Gaahhkk… Kaahhggk…” para pengikut Satans tersebut mati keracunan karena serangan dari sihir racun milik Rio, melihat hal itu Rio merasakan kekuatan sihirnya sudah jauh dibandingkan yang dulu. “Taaks… Taaks… Taaks…” Rio lalu langsung berjalan kearah atas gedung tersebut, dan disaat dia melihat lif yang mana telah terbuka “Traak… trrakss…” puluhan orang yang mana adalah pengikut raja iblis Satans langsung keluar dari sana.


“Ini memang sarang besarnyakah, tidak kusangka akan sebanyak ini” kata Rio.


“Kau kelihatannya mengetahui kalau tempat ini adalah kuil pemujaan raja iblis Satans, kalau kau tahu segera serahkan dirimu maka kami akan memberikan kau kematian yang tenang” kata salah satu pemuja raja iblis Satans tersebut.


“Haaah… seharusnya aku tidak menahan diri tadi, harusnya kubakar saja seleruh tempat ini” kata Rio.


Dan ketika bola api tersebut terjatuh kelantai “BOOMMSSHHKK…” sebuah ledakan besar lalu tercipta, dan ledakan tersebut membuat hampir seluruh gedung tersebut terbakar hebat. Ruangan boss yang mana memimpin tempat tersebut langsung terbakar, dan karena serangan itu sang boss yang mana memimpin tempat itu langsung terbang keluar “Wuushk…” dia lalu melihat kearah gedungnya yang terbakar tersebut dengan tatapan heran.


“Apa yang terjadi…?? Kenapa bisa bangunan yang susah payah aku buat, kenapa bisa terbakar seperti itu…??” kata boss pimpinan gedung tersebut.


“Hmm… tampaknya kau adalah pimpinan dari bangunan itu” kata Garuda yang mana secara tiba-tiba ada dibelakang boss dari bangunan tersebut.


Boss dari bunganan tersebut langsung merasa terheran, karena mahluk sebesar Garuda bisa bergerak dengan sangat cepat kearah belakang dirinya tampa dia ketahui.

__ADS_1


“K-kau siapa… kenapa kalian melakukan hal ini” kata boss dari bangunan tersebut.


“Tidak ada gunanya aku memberitahu manusia yang sudah mati sepertimu, kau sebaiknya tetap tenang karena aku akan segera mengakhiri hidupmu yang menyedihkan itu” kata Garuda.


Dengan tangannya dia mencengkram tubuh dari boss bangunan tersebut, dan karena kekuatan Garuda yang sangat kuat tubuh dari boss bangunan itu langsung tidak dapat bergerak. “Crrastt…” dan dirinya langsung mati terbunuh tampa dapat melakukan apapun, sementara itu Rio yang mana sedang berada dibangunan yang terbakar tersebut “Krrasskk… Trraskk…” dia dapat melihat ada banyak pengikut iblis yang mana mayatnya telah hangus terbakar, dan bahkan diantara mereka beberapa telah menjadi abu dengan mudahnya.


“Sekarang mari kita lihat apa yang dia punya” kata Rio.


Rio berjalan keatas bangunan itu dan setelah menggunakan mata kematian miliknya, Rio bertanya pada roh-roh yang telah mati disana dan mereka lalu membimbing Rio ketempat penyimpanan rahasia pimpinan gedung tersebut, disana Rio menemukan banyak emas batangan dan juga ada sebuah artefak rusak yang mana adalah peninggalan yang tertinggal didunia manusia. Melihat hal tersebut Rio langsung mengambil semua benda berharga yang ada disana, setelah itu dia kembali turun dari gedung tersebut.


Rio dengan santainya turun sampai lantai satu gedung tersebut, didalam perjalanannya ada beberapa pemuja iblis bodoh yang berusaha menantang dirinya, akan tetapi mereka semua berakhir dengan cara yang sama. Para pemuja iblis itu berakhir dengan serangan racun atau serangan sihir api Rio, dan disaat Rio sedang bosa dia menggunakan tangan kosong untuk melawan para pemuja iblis tersebut, dan dia terkejut dengan kekuatan tubuhnya yang mana dapat menangkis serangan dari senjata sihir, “Trringgs…”  seorang pemuja iblis yang mana menggunakan senjata sihir berupa pisau berusaha untuk menyerangnya, akan tetapi dia dikejutkan karena Rio hanya menggunakan telapak tanganny untuk menahan serangan tusukan dari senjata sihirnya.


“K-kau monster…” kata pemuja iblis tersebut.


“Yaah kau tidak salah tetapi juga tidak benar” kata Rio, “Tassk…” dia memegang kepala pemuja iblis tersebut dengan tangan kanannya dan “Buurrnn…” membakar dirinya sampai menjadi abu.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2