
"Sudah beberapa bulan ini Lagna kuperintahkan menyusup ke negeri manusia. Tapi belum ada berita tentang kehancuran negeri itu," ucap Raja Eden kepada para bawahannya.
Raja Eden akhir akhir ini memerintahkan untuk menghancurkan negeri para manusia tinggal. Ia masih marah karena rencananya gagal 19 tahun yang lalu.
Jika diingat lagi, kekalahan para naga karena penghalang yang tiba tiba muncul. Dan sampai sekarang, penghalang itu masih belum bisa ditembus oleh para naga.
Walaupun para naga bisa berubah bentuk menjadi manusia, tapi penghalang itu tetap tidak bisa dilewati. Penghalang itu hanya bisa dilewati oleh manusia murni.
Raja Eden memerintahkan Lagna, salah satu dari naga lagit.
Ada beberapa jenis naga yang ada di wilayah broga.
Naga badai adalah naga yang bisa mengeluarkan petir dahsyat, mengendalikan air dan juga angin. Dan di wilayah broga hanya ada 2 naga badai. Yaitu Raja Eden dan putranya Akashi.
Naga Kegelapan adalah naga yang mampu melihat waktu dimasa lalu atau masa depan. Salah satunya adalah Elin putri dari Raja Eden.
Naga Elemental adalah naga yang bisa mengendalikan elemen didunia, yaitu petir, air, tanah, api, udara. Tetapi tidak seperti naga badai yang bisa mengendalikan lebih dari 2 elemen.
Naga pelindung adalah naga yang tidak mampu mengendalikan elemen tetapi pertahanan yang mereka miliki lebih hebat dari naga naga lainnya. Seekor naga pelindung yang masih remaja bisa menahan serangan seekor naga element. Tetapi naga pelindung tidak menyukai peperangan.
Naga langit adalah naga yang bisa mempelajari suatu hal dalam waktu singkat. Mereka ahli dalam strategi. Naga langit memiliki kelebihan berfikir lebih cepat dari naga naga lainnya.
Para naga memiliki kelasnya sendiri sendiri, tergantung kekuatan yang mereka miliki.
kelas kelas mereka dimulai dari kelas bawah, kelas menengah, kelas atas, kelas lord, kelas raja, kelas legend, dan kelas dewa.
Setelah kekalahan para naga dalam infasi 19 tahun yang lalu. Negeri para naga disibukan dengan latihan latihan yang sangat berat termasuk latihan tanding yang membuat para naga saling membunuh.
Perintah Raja Eden yang sangat konyol itu tidak pernah dilawan oleh para naga. Para naga sangat percaya dengan Raja Eden karena mereka ingin menguasai dunia walaupun mengorbankan rasnya.
Disuatu tempat di negeri naga. Glador, naga api yang nyaris mendekati kelas dewa. Glador adalah naga pengembara yang menyandang gelar naga legendaris. Ia sudah hidup selama 1000 tahun lebih dan memilih menyendiri serta berlatih meningkatkan kekuatannya.
Glador tidak pernah bertemu dengan naga lainnya. Alasan yang paling masuk akal karena naga yang bertemu dengannya akan langsung ia bunuh seketika. Para naga yang merasakan kehadirannya akan lari meninggalkan wilayah itu.
Meskipun Glador hanya sebatas naga api. Tapi api yang dikeluarkan oleh Glador adalah api neraka yang membakar apapun sampai menjadi abu.
__ADS_1
Glador pernah bertarung dengan raja naga dimasa lalu yaitu Feng kakek dari Raja Eden.
Pertarungan itu bermula dari infasi Raja naga Feng yang ingin menjadi dewa naga.
Pasukan Raja Feng menyerbu Glador dengan semburan semburan yang tidak masuk akal. kekuatan semburan pasukan Raja Feng membumi hanguskan wilayah gunung Greya tempat tinggal Glador.
Glador yang mengetahui tempat tinggalnya telah diserang. membalas dengan cakaran api serta taring nya.
Dengan hanya menggunakan cakar serta taring. Glador memusnahkan seluruh pasukan Raja Feng. Bawahan Raja Feng membalas dengan semburan semburan yang sangat mengerikan tapi Glador tidak merasakan apa apa, malah pasukannya langsung tercabik dan mati.
Saat berhadapan dengan Glador. Raja Feng mencakar tubuh Glador. Glador membalas dengan menggigit lengan Raja Feng hingga putus.
"Hanya ini kemampuan Raja naga saat ini?" jelas Glador dengan mata yang sangat tajam.
Raja Feng yang memiliki jurus semburan petir langsung membalas hingga Glador tersungkur. Sebelum Raja Feng menembakan serangannya. Glador memercikan api neraka miliknya ke kaki Raja Feng.
Senyum bangga dan bahagia terlihat di wajah Raja Feng,"hahaha... Glador yang menjadi naga legendaris hanya dengan serangan sedikit langsung tumbang. Hahahaha..."
Tidak berapa lama Seluruh tubuh Raja Feng terbakar.
Glador berdiri kembali dan menyemburkan apinya kemayat mayat pasukan Raja Feng.
"Naga legendaris hanya dengan serangan sedikit langsung tumbang ha?" gerutu Glador dan terus menyemburkan apinya keseluruh gunung Greya.
Pertarungan itu menjadi legenda diseluruh negeri hingga sampai saat ini tidak ada yang berani mendekati gunung Greya tempat tinggal Glador.
Raja Eden yang mengingat legenda itu terus berfikir agar Glador menyerang para manusia.
"Bagaimana caranya agar aku bisa memanfaatkan Glador? Dan bagaimana mungkin aku bertemu agar sedangkan aku tidak akan selamat sebelum aku berbicara," batin Raja eden yang melihat penghalang di negeri manusia.
Raja Eden segera terbang menuju gunung Greya tempat Glador tinggal.
Saat sampai di Gunung Greya, Raja Eden segera menerikan, "ampuni hamba naga api legendaris"
"Siapa?" Balas Glador membuka mata secara perlahan.
__ADS_1
Mata Glador sangat tajam hingga Raja Eden langsung lemas dibuatnya.
"Ada apa kau mengganggu pertapaanku? Dan dari kekuatan yang kau pancarkan, kau adalah Raja naga saat ini," tebak Glafor yang saat ini mulai bangkit dari pertapaannya.
Dengan terus merasa ketakutan Raja Eden menjelaskan kepada Glador, "para manusia akan menyerang wilayah para naga. Salah satu dari mereka adalah anak yang ingin menguasai dunia." Jelas Raja Eden.
"Lalu apa urusannya denganku?" balas Glador mendekati Raja Eden dan mencengkram leher dari Raja Eden.
Raja Eden yang terus dicengkram semakin kuat menjelaskan, "aku mendengar dari mata mataku jika gunung Greya akan diserang terlebih dahulu oleh para manusia."
"Tidak mungkin manusia akan menyerang wilayahku bodoh!!!" Glador yang marah mencengram leher Raja Eden semkin kuat hingga darah bercucuran keluar dari lehernya.
"Tapi memang benar jika manusia akan menyerang wilayahmu!!!" Jawab Raja Eden yang semakin kesakitan dan suara serak akibat cengkraman Glador.
Mendengar penjelasan Raja Eden, Glador melemparnya hingga membentur tebing di Gunung Greya.
"Aku tidak percaya kata katamu, tapi sebelum mereka menyerang aku akan menyerang mereka dan memaksa mereka bicara," ucap Glador melihat kearah negeri manusia.
Glador langsung mengepakan sayap hingga angin yang ditimbulkan menumbangkan pepohonan yang ada disekitarnya.
"Hahahaha... Rencanaku berhasil," batin Raja Eden dengan senyum jahat terukir diwajahnya.
Glador terbang sangat cepat meninggalkan Raja Eden. Dari kejauhan Glador melihat penghalang yang selama ini melindungi negeri Braga tempat tinggal para manusia.
Dengan mudah Glador terbang menghancurkan penghalang itu. Tidak lama penghalang itu kembali utuh sesaat setelah Glador melewatinya.
Sampai di ibu kota Braga. Glador langsung berteriak sangat keras, "adakah dari kalian yang bisa menghancurkan gunung Greya?"
Yang awalnya para penduduk dan penjaga di ibu kota Braga melakukan aktifitasnya langsung melihat ke udara.
Melihat seekor naga, para penduduk ketakutan dan berlarian pergi meninggalkan aktifitasnya masing masing. Wajah keputusasaan terlihat diseluruh penjuru ibu kota.
JANGAN LUPA LIKE KALAU SUKA!!!
LIKE MEMBERI PENULIS SEMANGAT DAN IDE BARU.
__ADS_1
KOMEN JUGA BISA, AGAR PENULIS BISA BELAJAR DAN MENGEMBANGKAN JALAN CERITA!!!