
Ren Yuan masih berdiri tak percaya di tempatnya, entah kenapa dia merasa sedih. Dulu dia memang senang sekali menjatuhkan orang-orang yang lebih rendah derajatnya, namun hari ini baru saja dirinya tahu perbuatan itu masih berbekas di hati Xin Fai.
Entah Xin Fai masih menyimpan rasa benci sampai saat ini, atau kesan dirinya terlalu buruk hingga pemuda itu enggan menerima kehadirannya.
Zhuan Ang mengintip dan merasakan kesedihan sama dengan yang Ren Yuan rasakan, pada akhirnya dia tetap tidak tega membiarkan nona kesayangannya bersedih, dia mencoba menghibur sebisa mungkin walaupun Ren Yuan tidak menggubris niat baiknya.
Malam hari mereka telah tiba di kediaman Walikota, penyambutan hangat datang menghampiri mereka. Bukan hanya itu, nama Aliansi Pedang Suci semakin melangit karena belakangan terus melakukan penyerangan keras pada pihak aliran hitam. Kebanyakan masyarakat mulai menggantungkan harapan setinggi mungkin pada Xin Fai, pimpinan mereka.
Jamuan makan dan beberapa penyambutan lainnya menyusul, anggota yang sedang berbahagia menikmati acara tiba-tiba saja didatangi Zhu Yue, pria itu mengatakan bahwa Xin Fai memanggil semuanya untuk membuka diskusi.
Tentu saja panggilan tiba-tiba itu membuat seluruh anggota kebingungan, mereka segera meninggalkan acara dan memilih mengikuti Zhu Yue ke sebuah ruangan kemudian masuk berbondong-bondong menemui Ketua Xin yang sedang duduk di hadapan.
"Ada apa Ketua Xin memanggil kita?"
"Mungkin tentang Shen Xuemei itu?"
"Aih, mana ada hubungannya dengan dia. Mungkin Ketua akan membicarakan misi baru yang lebih menantang!"
Keributan samar-samar terdengar di deretan pendekar, sedangkan Zhu Yue sudah duduk di posisinya yaitu di samping Ketua. Dia memerhatikan sisa anggota yang sibuk mencari tempat duduk, lalu ketika semuanya sudah bersiap baru mulutnya berbicara.
"Kalian tahu untuk apa kita semua duduk di sini?"
Semuanya menggelengkan kepala serius.
"Nah, makanya itu, aku juga tidak tahu." Zhu Yue bergumam datar, dia sendiri tidak mengerti kenapa Xin Fai tiba-tiba menggelar pertemuan ini. "Kalau begitu mari kita dengarkan Ketua Xin yang berbicara."
Terjadi jeda selama beberapa saat sebelum Xin Fai menggerakkan tangannya dan seketika itu juga keluar tumpukan emas yang begitu menggiurkan.
__ADS_1
"Wooh!! Luar biasa!"
"Ini... Ketua Xin tidak berbohong tentang hadiah itu!"
Kegirangan para anggota diiringi sahut menyahut yang begitu terkejut akan jumlah emas tersebut, mereka tak habis pikir hingga akhirnya suasana mulai stabil baru Xin Fai melanjutkan ucapan.
"Begini, dari pertarungan-pertarungan sebelumnya yang kulihat tidak ada satupun dari kalian yang bisa mencapai 50 bunuhan dalam satu pertempuran."
Semuanya mengangguk, memang apa yang dikatakannya benar sekali karena beberapa dari mereka masih belum peduli akan hadiah itu.
"Mulai hari ini tajamkan pedang kalian, kita akan menebas lebih banyak iblis-iblis kotor di luar sana. Hadiah ini akan kalian dapatkan setiap satu bulan sekali. Zhu Yue yang akan melihat jumlah bunuhan kalian dalam satu pertarungan. Jika ada yang berbohong, teman-teman yang melihat bisa menjadi saksi dan jika terbukti benar bersalah maka orang itu tidak akan mendapatkan hadiah apa-apa dalam kurun waktu enam bulan."
Salah satu menyahut. "Walaupun dia membunuh ratusan orang sekalipun?"
"Ya, maka dari itu kejujuran adalah yang nomor satu di sini. Anggota bisa saja aku keluarkan jika kesalahan yang diperbuat sudah tidak bisa termaafkan lagi."
"Dan ada hal lain yang ingin aku diskusikan, ini mengenai orang yang bernama Ho Xiuhan."
Zhu Yue mengernyitkan kening saat satu pemikiran singgah di kepalanya, dia mencoba memikirkan banyak hal. Sesaat kemudian Xin Fai kembali mengeluarkan suara.
"Ho Xiuhan mungkin akan menjadi penunjuk arah untuk menemukan sosok Manusia Iblis buatan, kita harus segera menemukan gadis itu jika tidak ingin pertempuran besar selanjutnya terulang kembali."
"Apa Ketua ingin mengatakan kalau Ho Xiuhan akan menjadi bagian dari kita?"
"Benar sekali. Apa kalian setuju atau tidak? Aku akan menerima saran-saran kalian."
"Tidak setuju, Ketua! Aku jujur sangat tidak setuju. Iblis tetaplah iblis, kita tidak bisa membiarkan musuh bergabung atau jika tidak kelompok ini akan mengalami kehancuran suatu saat nanti karena ulahnya."
__ADS_1
Xin Fai menarik pandangan ke sekeliling. "Yang lain? Ada yang satu suara dengannya atau memiliki pendapat lain?"
"Saya, Ketua."
"Silahkan."
Pendekar yang umurnya hanya 3 tahun lebih tua darinya berkata pelan. "Menurutku apa yang dikatakan Ketua Xin benar, Manusia Iblis buatan adalah pedang musuh, kita harus menghentikannya sebelum pedang itu selesai ditempa! Apapun caranya harus kita lakukan, sebelum Kekaisaran mengalami kehancuran."
Anggota lain yang tadi satu suara dengan pria sebelumnya kini beralih ke pemuda itu, kata-katanya masuk di akal. Namun tetap saja membiarkan Ho Xiuhan yang nyatanya adalah musuh masuk dalam bagian mereka begitu sulit diterima.
Setelah mempertimbangkan lebih jauh Xin Fai akhirnya mengerti, keputusan ini memiliki dampak baik dan buruk. Sulit untuk mengambil tindakan selain dengan diskusi, jika suatu saat keputusan yang diambil salah maka ini murni kesalahan semua pihak.
"Dari sini ada yang mau memberikan pendapat lagi?"
Tidak ada yang menjawab, mereka saling melihat namun tidak ada yang mempunyai lebih banyak saran lagi.
"Kalau begitu bisa kita ambil kesimpulan seperti ini, jika kita menerima dia masuk ada kemungkinan letak Manusia Iblis buatan bisa terlacak, namun permasalahannya adalah dia bisa saja berkhianat dan menimbulkan masalah besar ke depan."
Zhu Yue mengangkat tangan. "Ketua Xin, jika seandainya kita menghadapi masalah karena dia itu artinya kita semua harus menanggungnya tanpa saling menyalahkan! Lagipula tujuan utama kita adalah untuk memerangi Manusia Darah Iblis, maka dari itu kita harus menyerang dari akarnya lebih dulu!"
Xin Fai tersenyum kecil, nada bersemangat inilah yang dibutuhkan untuk meyakinkan para anggota. Zhu Yue memang sangat bisa diandalkan, andai saja Yong Tao menunjuk orang seperti Zhuan Ang untuk bekerja sama dengannya Xin Fai tidak yakin suasana dalam kelompok akan berjalan sebaik ini.
Semua orang menyetujui ucapan Zhu Yue dan mereka sampai satu keputusan, mulai besok Ho Xiuhan akan direkrut sebagai anggota Aliansi Pedang Suci. Dengan begitu anggota bertambah menjadi 88 orang. Sedangkan Zhu Yue telah beralih untuk mempersiapkan kuda yang akan digunakan Ho Xiuhan, Xin Fai membubarkan anggota dan segera beranjak menuju kamar Ho Xiuhan.
Ketukan pintu terdengar beberapa kali di kamar Ho Xiuhan, tampaknya lelaki itu tidak mendengar atau bisa jadi sudah tertidur lebih dulu. Xin Fai menjadi gelisah, dia ingin segera mengatakan perihal perekrutan dirinya ke dalam Aliansi Pedang Suci ini. Jika seandainya dia menolak, masalah akan menjadi semakin panjang.
Namun pada akhirnya karena tidak mendapatkan jawaban apapun Xin Fai segera pergi dari tempat tersebut sebelum pendengarannya menangkap sebuah keanehan dari dalam kamar.
__ADS_1