
Li Yong mulai kehabisan tenaga dalam setelah setengah jam berhadapan dengan monster iblis, kekuatan monster itu sangatlah mengerikan dan di luar nalar manusia. Dia bahkan tak yakin Pilar Kekaisaran akan sanggup bertarung imbang melawan monster itu.
Sedangkan Lang mengalami cukup banyak pendarahan yang mengakibatkan kekuatannya menurun secara bertahap, cahaya emas dari tubuhnya mulai memudar setelah itu. Sedangkan monster iblis tetap menyerang mereka tanpa ampun, kekuatan besar yang dilepaskannya sangat mengerikan dan sama sekali tidak berkurang walaupun sudah melepaskan banyak jurus.
"Sial! Bagaimana ini?!" Lang mulai panik ketika monster tersebut kembali mengeluarkan jurus antah berantah yang sama sekali tidak pernah dipakai oleh manusia, pastinya jurus tersebut sangat mematikan. Hutan di sekitar mereka yang telah hancur karena iblis itu sudah menjawab betapa dahsyatnya kekuatan iblis ini.
"Terus serang dia, kita harus mengeluarkan batu permata iblis darinya!" seru Li Yong mengangkat tongkatnya, dia maju dengan sisa tenaga yang dimilikinya. Mengingat kebangkitan iblis itu merupakan ancaman besar bagi seluruh manusia, dia harus berusaha sebisa mungkin untuk menghentikannya.
Bola cahaya emas berkumpul di mulut Lang ketika dia membuka mulut, bola tersebut meluncur ke arah monster dengan kecepatan tinggi.
"Hancurlah." Tangan milik Xin Fai mengepal seakan menangkap bola tersebut dari kejauhan. Kemudian Lang dibuat kaget, bola dalam kekuatan besar itu mengikis di udara perlahan-lahan, dan kemudian menghilang tanpa sisa.
"Apa-apaan kekuatannya ini?! Kita berdua takkan sanggup melawannya!"
Tentu saja hal sama juga dirasakan Li Yong, justru dia lebih mengerti situasinya sejak awal. Dirinya ingin mengulur waktu sampai bala bantuan tiba, seharusnya beberapa saat lagi pendeta dari Kuil Teratai bisa datang ke tempat ini.
Dan benar saja, baru saja memikirkan bala bantuan terlihat seorang pria sepuh datang dengan tongkat besi di tangannya dan disusul puluhan pendeta lain. Pria itu adalah Tao Wei, Maha Guru yang saat ini menjadi Pendeta paling senior di sektenya. Tentu kekuatannya jauh lebih tinggi dari pada yang lain.
Sedangkan itu datang juga beberapa pendeta senior terbaik lainnya dari Kuil Teratai, kabar yang diberikan Li Yong sungguh membuat mereka terkejut dan langsung mengerahkan bala bantuan tanpa berpikir dua kali.
"Yang benar saja... Iblis ini benar-benar telah terlahir kembali..." Tao Wei terpana dengan keadaan sekitarnya, semua telah luluh lantak.
"Cepat pasang formasi segel iblis! Kita tak punya waktu lagi!"
Kesembilan pendeta dengan kekuatan paling tinggi berpencar di sembilan titik berbeda dalam jarak seratus meter dan menjadikan tubuh Xin Fai sebagai titik tengah dalam formasi tersebut. Li Yong menarik diri untuk mundur bersama Lang yang juga terluka parah. Untuk sementara mereka harus memulihkan diri terlebih dahulu.
"Ingin menyegelku? Tak semudah itu!" Xin Fai yang mengambang di udara kembali menggerakkan tangannya, seketika ratusan lebih pisau angin mengincar seluruh pendeta di sembilan titik formasi.
Pendeta lainnya melindungi para pendeta yang berada dalam formasi, ritual penyegelan iblis ini tak boleh diganggu. Jika gagal, maka harus diulang dari awal.
__ADS_1
"Panggilkan bala bantuan yang lebih banyak! Saat ini kita menghadapi masalah yang sangat serius!" Tao Wei yang biasanya selalu tenang dalam segala situasipun tak bisa menyembunyikan kepanikannya. Salah seorang pendeta berlari kembali ke Kuil Teratai untuk mendapatkan bala bantuan yang lebih banyak.
Namun sayang belum berlari terlalu jauh, sebuah api hitam menyambar pendeta itu. Dia sempat menghindar dengan cepat dan tetap saja menyambar lengannya.
Pendeta itu tak peduli lagi dengan dirinya, dia memotong lengannya tanpa takut. Dia tak peduli dengan lengannya sendiri dan yang terpenting melaksanakan tugas dari Maha Gurunya.
"Oh. Ternyata generasi kalian saat ini sama seperti sebelumnya. Kuakui itu," sang monster hanya bisa tersenyum miring. Dia sangat teringat, sekte paling tua di dunia ini dibentuk karena kehadiran Iblis sepertinya dulu.
Sementara sisa pendeta yang lain mencoba mengecohkan dirinya agar tak menyerang pendeta yang berada dalam formasi, Iblis itu mencoba menepis serangan mereka tanpa kesulitan yang berarti.
Beberapa saat cahaya putih keemasan muncul di tanah membentuk segi sembilan dengan huruf China kuno yang bergerak memutari formasi mereka. Ilmu Penyegelan Iblis telah dimulai namun sang monster tak membiarkan hal itu terjadi.
Dengan kekuatan setara dewa milik monster tersebut, sudah pasti banyak nyawa yang melayang karenanya. Tao Wei padahal telah membawa tiga puluh pendeta terbaik dari Kuil Teratai, dan kekuatan mereka setara dengan Li Yong, namun tak ada satupun di antara mereka yang berhasil menyentuh monster iblis barang sejengkalpun.
Formasi penyegelan terus dirusak oleh monster iblis membuat mereka harus memulai ulang dari awal beberapa kali. Hal itu membuat Tao Wei, salah satu Pilar Kekaisaran Shang untuk yang pertama kalinya merasakan putus asa.
"Aku ingin melihat wajah putus asamu lagi setelah melihat ini," ledek sang monster kembali melepaskan pisau angin, namun kali ini pisau angin bercampur Api Neraka Iblis.
"Hidup atau mati kita harus mengalahkan iblis ini!" Tao Wei berteriak berani, dia tak bisa menyalahkan keadaan atas semua yang terjadi. Bagaimanapun suatu saat Monster Iblis akan bangkit kembali, dan dia tak menyangka kelahirannya akan datang ketika usianya sudah senja.
Mendengar perintah itu para juniornya menangkis semua serangan yang datang dengan cepat.
"Mengalahkanku? Menyentuhku saja tak bisa, jangan bermimpi!"
***
Bunyi gemaan seperti berada di dasar laut membuat Xin Fai terbangun, dia memegang kepalanya yang sangat sakit. Agaknya dibutuhkan waktu beberapa detik sampai dia mengingat kembali semua hal yang terjadi.
Xin Fai menatapi monster iblis di hadapannya yang tengah memejamkan mata, dia merapatkan gigi dengan geram.
__ADS_1
"Kembalikan tubuhku!" sontak Xin Fai berteriak kencang, monster besar di hadapannya membuka satu dari tiga mata perlahan.
"Kau bisa mendapatkannya kembali asal kau pergi meninggalkan Kuil Teratai ini."
"Jangan bercanda! Aku sudah menempuh perjalanan jauh serta pertarungan mati-matian untuk sampai ke tempat ini!"
"Kau sungguh tak sopan padaku. Biar kuberi tahu, aku bisa saja membunuh semua orang-orang terdekatmu jika kau membangkang."
Gigi Xin Fai bergemerutuk keras, dia menyadari Li Yong dan Lang pasti sedang dalam bahaya. Tubuhnya pasti sedang diambil alih dan jelas saja dengan tubuh tersebut sang monster bisa mencelakai mereka.
Firasat buruk kembali menyergapnya, Xin Fai tahu hal buruk telah terjadi di luar sana melihat sang monster iblis berusaha mempertahankan konsentrasinya ketika berbicara.
"Kembalikan tubuhku, monster gila!"
Xin Fai mengeluarkan cahaya emas yang bergerak cepat di sekelilingnya, dengan Langkah Cahaya dia berlari berniat menyerang sang monster iblis.
Karena sama sekali tak memiliki pedang Xin Fai hanya bisa melakukan serangan yang bertumpu pada fisik.
"Tendangan Bulan Sabit!"
Sang monster menangkis dengan mudah menggunakan tangan, dia terlihat terganggu dengan perbuatan Xin Fai.
"Kau sungguh ingin mati."
"Jangan menguji kesabaranku, kembalikan tubuhku atau aku–"
"Memang manusia lemah sepertimu bisa apa?"
Lontaran kata-kata pedas itu membuat dada Xin Fai seakan dibakar api, dia menatap nyalang ke iblis tersebut.
__ADS_1
***