
Bisik-bisik terdengar di bangku penonton yang berasal dari sekte menengah tempat Li Yong duduk saat ini. Hal itu disebabkan oleh kehadiran lima perwakilan keluarga bangsawan yang kali ini muncul bersamaan. Dikabarkan hubungan antar keluarga bangsawan ini mulai memburuk akibat pertikaian politik dalam memperebutkan kekuasaan.
Dalam turnamen ini para perwakilan keluarga bangsawan dianggap sebagai tamu istimewa, mereka ditempat dudukkan pada podium dengan letak yang jauh dari kata sesak. Di tengah-tengahnya duduk seseorang yang paling dihormati oleh seluruh penduduk Kekaisaran Shang, yaitu Qin Gaozu seorang Kaisar Shang.
Semua orang sangat menghormatinya dikarenakan sifat serta pembawaannya yang tegas, dia selalu berlaku adil pada rakyatnya dan tak pilih kasih ketika anggota keluarganya terlibat kasus. Dengan sifat keras dan disiplinnya itu, dia menjadi salah satu Kaisar Shang yang amat disegani sepanjang masa.
Kaisar Shang sebenarnya sudah menanti pertandingan ini dari seminggu yang lalu demi melihat Pilar Kekaisaran selanjutnya, wajahnya terlihat antusias menyambut jalannya pertandingan.
Di sebelahnya beberapa perwakilan keluarga bangsawan lain menonton tanpa minat, mereka hanya datang untuk formalitas mengingat yang mengikuti pertandingan ini hanya murid-murid dari sekte lain dan anggota keluarga mereka pun hanya beberapa yang bisa mengikutinya.
Rasa tidak antusias itu sedikit mengganggu Qin Gaozu, pria itu tak menyangka saat dirinya menanti calon jagoan selanjutnya Kekaisaran Shang mereka malah menanggapi dengan wajah datar.
Sedangkan tempat duduk yang memiliki posisi istimewa lainnya diisi oleh orang penting seperti Yong Tao dan beberapa Pilar Kekaisaran lainnya. Di belakang mereka sendiri adalah tempat duduk para perwakilan dari sekte-sekte besar, kursi tersebut kini telah penuh.
Semua orang telah bersiap menunggu kata-kata sambutan dari seorang wanita dengan garis wajah tegas yang berdiri di atas panggung. Wanita itu dengan jelas bisa melihat para penonton yang membludak sejak pagi tadi, seluruh pendekar dari berbagai sekte datang dan berkumpul di satu tempat, jumlahnya pun hampir mencapai puluhan ribu orang.
Pemandangan tersebut memang menakjubkan, apalagi hanya bisa disaksikan 10 tahun sekali. Saat kursi penonton telah penuh, wanita itu tersenyum formal sambil berbicara. Dengan mengandalkan tenaga dalam ketika berbicara, suaranya bisa terdengar jelas oleh para penonton.
Wanita yang menjadi pembawa acara sekaligus wasit ini bukan orang sembarangan, dia adalah salah satu Pilar Kekaisaran Shang yang memiliki ilmu bela diri tingkat tinggi, bukan hanya itu, dalam memerangi aliran hitam dirinya juga berguna sebagai medis.
Wanita bernama Yang Guifei ini sering disebut sebagai Dewi Penyembuh. Berkat sepak terjangnya selama beberapa tahun berada di garis depan pertempuran, dirinya diangkat menjadi salah satu Pilar Kekaisaran yang menduduki posisi ke-8.
__ADS_1
Di dalam Pilar Kekaisaran sendiri kursi satu, dua dan tiga hanya diduduki oleh pemenang Turnamen Pendekar Muda, hal itulah yang membuat semua orang antusias sekali dalam mengikuti kompetisi bergengsi ini. Sedangkan 7 orang lainnya dipilih berdasarkan prestasi serta kehebatan mereka dalam dunia persilatan.
Kedudukan para Pilar Kekaisaran dapat berubah sewaktu-waktu jika salah satunya mulai tidak aktif lagi bertarung bahkan ada yang sampai dilungsurkan dari posisi terhormat itu karena terjerat kasus. Apalagi yang menjadi Kaisar Shang kini adalah Qin Gaozu sang Kaisar bertangan besi serta memiliki mata tajam layaknya elang.
Kembali lagi ke pertandingan, kini Yang Guifei memutar pandangannya ke seluruh penjuru mengamati para penonton yang sangat antusias. Dia menyilang kedua tangan di belakang dengan sikap tegas.
"Di pagi ini kita telah berkumpul untuk menyaksikan turnamen yang paling ditunggu-tunggu, kami sekte Lembah Kabut Putih selaku tuan rumah dalam ajang bergengsi ini dengan seluruh rasa hormat mengatakan, selamat datang di Turnamen Pendekar Muda."
Gemuruh di bangku penonton terdengar ribut, Yang Guifei membiarkan para penonton heboh sebentar. Riuh rendah di sekitarnya mulai berhenti, Yang Guifei memberi kata-kata sambutan lagi.
"Turnamen Pendekar Muda adalah satu-satunya ajang resmi yang diselenggarakan untuk memilih calon Pilar Kekaisaran berikutnya, posisi Pilar Kekaisaran adalah posisi terhormat yang bergerak langsung di bawah Kekaisaran Shang. Maka dari itu pastikan bahwa perwakilan kalian akan menjadi Pilar Kekaisaran selanjutnya."
Kata-kata tersebut semakin memancing kegaduhan di seluruh penjuru mata angin, semua suara bersatu sampai tak ada yang bisa memahami satu katapun. Antusiasme penonton ditanggapi Yang Guifei dengan senyum singkat.
Dalam turnamen ini dijelaskan bahwa para peserta tidak dibenarkan untuk membunuh lawannya, menggunakan senjata rahasia ataupun racun. Pertandingan harus berjalan sportif tanpa adanya tipu muslihat, jika kedapatan maka peserta tersebut akan digugurkan serta sekte yang bersangkutan dikenakan hukumannya. Hukuman bisa berat bisa kecil tergantung pada fatal tidaknya kesalahan yang diperbuat.
Selanjutnya Yang Guifei menjelaskan bahwa peserta akan dianggap kalah ketika tak sadarkan diri atau keluar dari arena pertandingan yang disiapkan serta pertandingan akan langsung dihentikan apabila peserta mengalami luka serius yang mengancam nyawa, dan satu lagi jika peserta sendiri yang mengatakan menyerah.
"Dalam pertandingan ini tidak ada yang saling membunuh atau dengan sengaja membuat lawannya cacat, apalagi sampai menghilangkan ilmu lawan. Untuk syarat dan ketentuan sudah selesai saya jelaskan. Kini saatnya kita akan membahas tentang hadiah utama yang sepenuhnya diberikan oleh Kaisar Qin."
Serentak tepuk tangan bergemuruh saat Kaisar Qin maju dengan aura wibawa, semua mata memandang takjub padanya. Tepuk tangan berlangsung beberapa menit hingga akhirnya Kaisar Qin berdehem pelan.
__ADS_1
Hanya dengan suara tenggorokannya saja semua orang berangsur tertib, para murid yang daritadi gagal menenangkan penonton dibuat heran dan hanya bisa menggaruk-garuk kepalanya. Mereka dibuat kerepotan oleh penonton yang sangat bersemangat ini.
Qin Gaozu berbicara tegas dengan kedua tangan di belakangnya, dia memandang seluruh penjuru membuat orang menunggu.
"Tampaknya turnamen ini akan menjadi turnamen yang lebih besar daripada sebelumnya, aku sangat senang bisa berdiri di sini untuk menyambut kalian semua. Dengan ini, selamat menyaksikan pertandingan persahabatan antar para calon Pilar Kekaisaran Shang yang selanjutnya. Mari berikan tepuk tangan pada para peserta..."
Sontak saja tepuk tangan terdengar lebih meriah dari sebelumnya, bahkan ada yang sampai meneriakkan nama Qin di tengah kursi penonton. Hal itu semakin memperjelas bahwa pria gagah itu sangat dicintai rakyatnya.
"Untuk juara pertama Kekaisaran Shang akan menghadiahkan tiga puluh ribu keping emas dan juga kedudukan sebagai Pilar Kekaisaran nomor satu. Gelar Pilar Kekaisaran sendiri didapatkan ketika mereka telah berusia 25 tahun nanti."
Riuh rendah di bangku penonton sangatlah wajar mengingat hadiah yang diberikan begitu besar. Kekaisaran Shang yang makmur memiliki jutaan keping emas sebagai tabungan negara, jadi jumlah hadiah tersebut tak terlalu membebankan anggaran menurutnya.
Selanjutnya, Qin Gaozu kembali menerangkan.
"Untuk juara kedua kami akan menghadiahkan sebanyak dua puluh ribu keping emas, dengan posisi kedua Pilar Kekaisaran. Sedangkan Juara ketiga mendapatkan sepuluh ribu keping emas dengan posisi ketiga Pilar Kekaisaran di masa depan."
Qin Gaozu menjelaskan lagi.
"Apabila salah satu juara turnamen ini meninggal sebelum diangkat menjadi Pilar Kekaisaran, maka Kekaisaran Shang akan menggantinya dengan pendekar berbakat yang lain, selain itu sekte bersangkutan akan mendapatkan beberapa kompensasi dari kami."
Li Yong yang sedang fokus mendengar penuturan tersebut mendadak kaget ketika aura pembunuh yang begitu kuat membuat tubuhnya tertekan. Dia menoleh ke belakang yang penuh sesak oleh pada penonton, Li Yong tak bisa memastikan aura tersebut berasal dari mana namun dirinya kini menjadi lebih waspada dari sebelumnya.
__ADS_1
***