
Hello! Im an artic!
Pei Lingfeng dan Han Lie terkejut melihat gerakan Du Jing yang berbeda dari biasa itu, mereka tidak menyangka pria yang sedingin Du Jing ini akan melakukan gerakan yang begitu lembut.
Wajah Mu Xue memerah, “Terima kasih, asisten Du!”
Hello! Im an artic!
Dia sudah hamil, tidak boleh minum minuman berwarna.
Sama sekali tidak memperhatikan pandanga kedua orang lain itu, Mu Xue menunduk dan minum air, setelah sibuk seharian, dia masih belum minum air, minum air hangat rasanya sangat bagus!
Pandangan Pei Lingfeng melirik Du Jing dengan iseng, Du Jing segera sadar, dan sedikit malu, kemudian menjelaskan : “Ayah angkat, bukan seperti yang Anda pikirkan!”
“Kalau begitu akan seperti yang mana yang aku pikirkan?” Pei Lingfeng tertawa, tidak menyangka putra yang diadopsinya begitu memperhatikan sekretarisnya, menarik, jangan-jangan anak ini akhirnya tergoda?
Hello! Im an artic!
Melihat Xiao Xue yang begitu murni, meskipun sudah memiliki putra, tetapi masih kelihatan begitu muda, tergoda juga bukan tidak mungkin! Apalagi Xiao Xue juga serius dalam melaksanakan tugas, jika Du Jing benar-benar tergoda, dia pasti akan menjadi orang pertama yang mendukungnya! “Du Jing, tidak peduli apa yang ingin kamu lakukan, ayah angkat akan selalu mendukungmu!”
“Ayah angkat……” Du Jing semakin malu, tidak berkata lagi.
Han Lie menarik-narik sudut bibirnya, dan mengarahkan pandangannya ke Mu Xue, dia sedikit terkejut melihatnya yang masih tetap tidak ada reaksi, dan hanya minum air dengan tenang, tidka mencampuri pembicaraan mereka, wanita ini sangat diam!
Dan saat ini, di Lift yang terbuka, datang sekeluarga dengan tiga orang, hanya melihat seorang wanita yang berpakaian modern berkata pada pelayan : “Beri tahu Bos Mi kalian, bahwa Gong Tian’er sudah datang, suruh dia keluar!”
Mu Xue yang awalnya sedang minum air dengan tenang, tiba-tiba langsung mengangkat kepala begitu mendengar Gong Tian’er, dan melihat orang yang paling tidak ingin ditemuinya—— Mei Xiyun.
“Uhuk uhuk uhuk…….” Kemudian, dia tersedak oleh air yang belum tertelan, dan mulai batuk.
“Mengapa begitu tidak berhati-hati!” Pei Lingfeng mengambil tisu dan memberikannya kepada Mu Xue.
Han Lie malah mengangkat kepala, pandangannya memandang ke arah yang dilihat Mu Xue tadi.
Begitu tiga orang sekeluarga Gong datang, mereka dibawa oleh pelayan ke tempat yang berjarak tiga meja dari mereka, dan Mi Lei dipanggil oleh pelayan. Gong Tian’er langsung berteriak kegirangan saat melihat Mi Lei : “Kak Mi, aku akan mengajak ayah dan bibiku untuk mengunjungi restoranmu!”
Mi Lei tersenyum. “Baik!”
Kemudian menyapa dengan Gong Peixin dan Mei Xiyun. “Paman, Tante!”
Mei Xiyun mengangguk sambil tersenyum. “Tuan Mi, Tian’er kami sering menyebutkanmu, kalian anak-anak muda berjalan-jalanlah keluar jika ada waktu, jangan sibuk menjalankan bisnis saja dan lupa untuk beristirahat, terutama kamu, bagaimana kalau Tian’er menemanimu pergi berkuda di akhir pekan ini, kebetulan di arena pacuan kuda kami baru saja datang sekumpulan kuda buas baru!”
“Ya, Kak Mi, pergi arena pacuan kuda kami saja!” Gong Tian’er riang seperti seorang putri istana,
Mi Lei hanya tersenyum saja.
Mu Xue menundukkan kepala, kesedihan melintas di matanya.
Du Jing dan Han Lie pun menyadari keanehan Mu Xue, “Xiao Xue, apakah kamu tidak apa-apa?”
“Tidak apa-apa, tidak sengaja terseda!” Wajah Mu Xue sedikit memerah karena batuk. “Maaf sudah mengganggu kalian makan!”
Dan pada saat ini, tatapan Gong Tian’er berputar, kebetulan melihat Mu Xue, dan segera memanggil : “Ah! Kak Mi, Xiao Xue juga ada di sini yah, terakhir kali kami pergi bernyanyi karaoke, dia dibawa pergi oleh Qin Yinuo sejak awal, sudah lama tidak berjumpa dengannya! Xiao Xue! Xiao Xue!”
__ADS_1
Sambil berkata, Gong Tian’er berjalan ke arah mereka.
Mu Xue tidak menyangka Gong Tian’er bisa mengenalinya hanya dengan melihat bayang punggungnya, dia ingin lanjut menunduk, tetapi Gong Tian’er sudah datang.
“Halo!” Dia menyapa ke tiga pria itu, kemudian menatap Mu Xue : “Kak Xiao Xue, lama tidak jumpa!”
Mu Xue terpaksa berdiri dan berkata dengan santai : “Halo!”
Sedangkan wajah Mei Xiyun yang di samping langsung memucat dalam seketika, dia menundukkan kepalanya, berpura-pura tidak melihat ke sana, hanya saja pandangan miring menghadap ke sana, senantiasa memperhatikan apa yang mereka bicarakan.
“Kak Xiao Xue, kita pergi bernyanyi lagi yah di lain hari, kamu jangan lari setengah jalan lagi! Aku masih ingin mendengar kamu menyanyikan lagu 《Bunga Laut》itu lagi!”
“?” Mata Pei Lingfeng tiba-tiba tegak, tangannya juga ikut gemetar sejenak, kemudian mengangkat kepala melihat Mu Xue yang berdiri di samping, tatapannya menjadi rumit.
Mu Xue sama sekali tidak menyangka lagu ini akan sangat mengejutkan Pei Lingfeng.
Dia sama sekali tidak tahu, dan hanya meminta maaf ke ketiga orang itu dan berkata : “Maaf, Presiden, Tuan Han, Asisten Du, kalian makan saja dulu, aku pergi bicara dengan temanku sebentar!”
“Tian’er, cepat kemari, ini adalah restoran barat, sebaiknya jangan membuat keributan besar!” Gong Peixin juga berjalan kemari, melirik Mu Xue, dan mengangguk.
Mu Xue juga mengangguk. “Nona Gong, kamu pergi makanlah, Kak Mi masih menunggumu!”
“Lalu kapan kita akan pergi bernyanyi?” Tanya Gong Tian’er lagi.
“Lain hari saja!” Mu Xue tidak bisa menolak, hanya bisa mengundurnya.
“Baiklah kalau begitu! Kak Xiao Xue, kamu jangan lupa yah!” Setelah selesai mengingatkan, barulah Gong Tian’er pergi.
Pandangan Mu Xue berputar, melihat Mei Xiyun yang masih tetap menundukkan kepala, dia hanya merasa hatinya hampa, lalu menarik napas yang dalam, dan berjalan ke arah toilet.
Tak lama kemudian, terdengar bunyi langkah kaki, dia berbalik, melihat Mei Xiyun yang berdiri di
Dia tahu dia akan datang, dia juga sudah menduganya.
“Kamu jangan dekati Tian’er, dia adalah anak yang polos!” Kata yang dikatakan Mei Xiyun membuat Mu Xue semakin ingin tertawa, ternyata, dia datang untuk mengatakan ini!
“Aku tahu kamu menyalahkanku, tetapi aku juga tidak bisa apa-apa, sudah seperti ini sekarang, Xiao Xue, mohon kamu ngertiin aku!”
Seketika, udara pun terasa hampa, Mu Xue menatapnya dengan tipis, ekspresinya sangat tidak senang. Maksudnya itu adalah dirinya mengenal Gong Tian’er karena ada tujuan?
“Apakah kamu mengira semua orang licik sama sepertimu? Simpan pikiran kotormu itu, jangan berpikir bahwa semua orang membawa tujuan yang sama sepertimu! Aku tidak mengenalmu, mulai sekarang, kita tidak akan bertemu lagi, kamu juga jangan temui aku lagi!”
“Xiao Xue, bagaimanapun, aku adalah orang yang melahirkanmu, apakah kamu akan senang dengan membenciku?!” Ekspresi Mei Xiyun tertegun, dan sedikit terengah-engah saat berbicara.
“Kamu salah, aku tidak ada cinta dan benci padamu, kita adalah orang asing!” Mu Xue tersenyum dingin. “Aku juga mengatakan dengan jelas, ibuku sudah meninggal, aku tidak mempunyai ibu, jika bisa terulang kembali, aku lebih memilih untuk menjadi seekor binatang daripada menjadi anak dari seorang wanita yang serakah atas kekayaan! Perkataanku sudah selesai, kamu sudah boleh pergi!”
“Kamu berjanji padaku, jangan dekati Tian’er! Jangan mengatakan hubungan kita, maka aku akan pergi!” Ekspresi Mei Xiyun lebih putih daripada kertas, dan hanya memohon.
Setelah tersenyum dingin, Mu Xue mengangkat alis. “Aku mendekatinya? Mata mana yang kamu gunakan untuk melihat bahwa aku mendekatinya?”
“Aku…… Intinya kamu jangan mengakui hubungan kita, itu saja!” Mei Xiyun sepertinya menghela napas, tetapi masih tidak tenang.
Mendengar perkataannya, tubuh Mu Xue gemetar. “Aku malu mengenal denganmu, kita adalah orang asing! Kamu jangan datang mencariku lagi, jika tidak, aku tidak akan menjamin apa yang akan dikatakan mulutku! Kamu yang seharusnya hilang dari hadapanku!”
__ADS_1
Mei Xiyun tercengang, ekspresinya semakin pucat, suasana seketika menjadi sedikit suram, kedua orang tidak lagi berbicara, Mu Xue tidak melihatnya, hanya merasa sangat sedih, mengapa dia memiliki ibu yang seperti ini?
Sedangkan Mei Xiyun masih berkata : “Bagaimanapun, kamu sudah merebut Qin Yinuo, jika tidak ada kamu, mungkin kencan buta itu sudah berhasil…… Sekarang Tian’er sudah ada sedikit kemajuan dengan Mi Lei, walaupun kamu membenciku, juga mohon jangan mengganggunya!”
Saat ini, ponsel Mu Xue berdering, bukan pesan, tetapi panggilan telepon.
Dia melirik Mei Xiyun. “Pikiranmu benar-benar masih sangat kotor, apakah kamu mengira aku sama sepertimu, tidak bisa meninggalkan pria seumur hidup?”
Mei Xiyun melihat ponselnya masih berdering, dan berkata dengan tipis : “Kamu jaga diri baik-baik saja, aku tahu bahwa kamu sudah memiliki anak, aku bukan seorang ibu yang baik, aku harap kamu bisa menjadi seorang ibu yang baik!”
Kemudian, Mei Xiyun tersenyum tipis, dan pergi!
Mu Xue memejamkan mata, melihat panggilan itu dari Qin Yinuo, seketika dia sedikit ingin menangis, dia sadar bahwa saat ini dia sangat merindukannya.
“Qin Yinuo……”
“Kenapa?” Begitu Qin Yinuo mendengar suaranya yang sedikit murung, hatinya pun menjadi cemas. “Xiao Xue, kenapa? Mengapa suaramu terdengar murung?”
Mu Xue berjalan ke samping jendela kecil toilet restoran, dan berdiri di depan jendela, suaranya masih tetap murung. “Tidak apa-apa, Qin Yinuo, aku sangat baik! Bagaimana dengan Nona Mo?”
“Xiao Xue, kamu aneh! Kamu sedang dimana? Aku pergi menemuimu sekarang!” Qin Yinuo semakin khawatir.
“Jangan!” Dia menolak dengan cepat. “Kamu jaga Nona Mo saja!”
“Dia sudah tertidur! Aku sudah menyewa seorang pengasuh, dan sekarang sepertinya dia sudah tidak begitu menolak pada pengasuh, WeiEr berkata bahwa dia masih bisa diselamatkan! Xiao Xue, aku menelponmu untuk memberi tahumu kabar ini, semakin cepat dia sembuh, maka semakin cepat kita sudah akan bisa bersama!”
Hati Mu Xue juga timbul sedikit harapan, tetapi juga semakin sedih, apakah benar-benar akan sembuh? Jika sudah sembuh, apakah Mo Yilan akan bisa meninggalkan Qin Yinuo?
“Xiao Xue, apakah kamu mendengarku? Kamu sedang di mana? Aku pergi mencarimu!” Qin Yinuo merasa waktu berlalu dengan sangat lama, dia tidak ingin meninggalkannya sedetikpun, begitu berpisah selama satu hari satu malam dua puluh jam ini, hatinya selalu merasa tersiksa, menunggu sambil menghitung waktu.
“Aku masih harus bekerja pada sore hari, jika kamu ada waktu, istirahatlah atau pergi kunjungi ayahmu saja !” Katanya, dia tidak memberi tahunya kejadian mengenai Tian Yu, dia mengira Tuan besar Qin seharusnya sudah memberi tahunya!
“Tidak, aku pergi mencarimu pada sore hari, kita kembali ke villa nomor 15 malam ini, kamu tunggu aku di perusahaan, aku akan pergi menjemputmu pulang kerja! Hari ini hujan!”
“Tidak perlu, aku naik bus sendiri saja! Aku matikan dulu yah, semua orang masih menungguku untuk makan!” Mu Xue merasa setelah berbicara dengan Qin Yinuo, dirinya langsung menjadi bertenaga kembali.
“Tidak! Kamu janji padaku, biarkan aku pergi menjemputmu setelah pulang kerja, maka aku akan mematikan telepon, jika tidak, aku akan mencarimu ke perusahaan sekarang juga!” Dia berkata dengan sangat yakin.
Dia terpaksa mengangguk. “Baik! Baiklah, jemput aku ketika pulang kerja!”
“Bagus sekali!” Qin Yinuo yang di ujung telepon segera bersorak, kemudian tiba-tiba berkata dengan suara yang rendah dan ambigu : “Sayang, kamu jangan terlalu capek, tunggu aku ya! Jika kamu kecapean, aku akan sakit hati!”
Dia terkejut, wajahnya segera memerah. “Qin Yinuo, apakah ini adalah Qin Yinuo yang aku kenal? Menjijikkan sekali!”
Mengatakan kata-kata yang begitu geli, meskipun mulutnya berkata begitu, tetapi hatinya juga ikut terasa manis, seketika banyak ketidaksenangan yang hilang. “Sudah matikan ya!”
Ketika kembali ke restoran lagi, dia terkejut!
Karena dia menyadari Pei Lingfeng dan Mei Xiyun sedang berdiri di restoran, keduanya sepertinya sangat terkejut.
Sedangkan wajah Gong Peixin membiru, wajah Gong Tian’er terkejut, dan Du Jing dan Han Lie sepertinya juga terkejut, tidak tahu apa yang terjadi.
“Yun Er…… Apakah ini kamu?” Suara Pei Lingfeng gemetar.
__ADS_1
Mei Xiyun menunduk, mengatup bibir, wajahnya pucat, dan tubuhnya juga gemetar. “Tuan, maaf, Anda mengenal salah orang!”