
Hello! Im an artic!
Satu per satu kata-kata pria itu masuk dalam telinganya dengan jelas pada saat dia menunduk, “Menghapus video terasa menyenangkan bukan? Apakah lebih menyenangkan daripada orgasme?!”
“Lepaskanlah dia!” Song Yin memberanikan diri untuk mengangkat kepalanya dan berkata dengan pelan.
Hello! Im an artic!
“Sini!” Dia berkata.
Dia menarik napas dalam-dalam, berdiri dan perlahan-lahan berjalan ke arahnya.
“Apakah kamu merasa kaget?” Dia mengangkat dagunya dan dia ingin melepaskannya tapi tenaganya sangat kuat sehingga Song Yin hanya bisa menatapnya, “Aku memakai kata sandi tanggal ulang tahunmu!”
“Kaget!” Dia mengangguk dengan jujur dan juga merasa kaget, wajahnya terasa panas tapi tidak bisa menebak hatinya dan dia hanya tahu jika pada detik ini jantungnya tidak bisa berdetak dengan normal.
Hello! Im an artic!
Dia merangkul pinggangnya dan berkata pelan, “Apakah menyenangkan?”
Jantung bergetar lalu dia mengangkat kepala dan melihatnya tersenyum dan dia ingin tahu tujuannya sehingga dia tidak bisa menahan dirinya, “Kakak besar Yu, kenapa?”
“Karena sangat menyenangkan!” Suaranya menjadi rendah sambil menatap bibir bengkak yang dia gigit tadi. “Kamu adalah istri tersayangku dan orang terdekatku maka tentu saja akan menggunakan tanggal ulang tahunmu sebagai kata sandinya! Benar bukan?”
“Apakah sesederhana itu? Hanya karena menyenangkan saja? Apakah benar orang terdekat?” Kata-kata ini penuh emosi dan suaranya pelan serta tidak berani melihatnya.
“Tentu saja orang terdekat, bukankah kita sudah saling menempel?” Yu Jinglan berkata dengan nada yang jahat.
Song Yin kaget dan berkata pelan, “Tapi Kakak besar Yu, tidak peduli bagaimana tapi terima kasih ya!”
Tidak peduli bagaimana, dia bisa merasa tenang karena dia telah menghapus videonya maka dia bisa bernapas lega! Dia percaya seluruh keluarganya juga bisa bernapas lega. Hanya saja hatinya tidak bisa tenang setelah dia menemukan hal ini setelah menghapus videonya.
“Terima kasih apa?” Suaranya rendah tapi tetap tidak ada kelembutan, “Apakah keluarga Song sangat penting bagimu? Song Qingquan membuatmu harus hidup sebagai anak luar nikah selama belasan tahun, apakah kamu sedikit pun tidak membencinya? Apakah kamu tidak merasa ibumu diperlakukan tidak adil? Dia menjadi wanita simpanan begitu lama dan apakah kamu sudah melupakan penderitaan kalian?”
“Dia adalah ayahku dan aku tidak bisa mengurus dendam mereka juga tidak ingin mengurusnya.” Hati Song Yin merasa sedih karena ibunya mencintai ayah maka dia tidak bisa membencinya karena selama beberapa tahun ini dia bisa merasakan penderitaan ibu!
“Ha! Kamu baik sekali, Yinyin, kebaikan adalah barang yang tidak boleh ada di dunia ini, mengerti?” Dia tiba-tiba mengatakan ini sehingga membuat hati Song Yin bergetar.
Dia mengangkat kepalanya dan di matanya ada sinar yang tidak bisa diabaikan.
Pada saat ini dia merasa ada sesuatu yang bergerak di hatinya.
Dia menunduk dan mencium keningnya yang membuatnya merasa hangat. Dia hanya menunduk dan berkata, “Kakak besar Yu! Aku mohon, jangan permainkan aku, aku tidak sanggup bermain!”
Ciuman jatuh di sana lalu menurun ke matanya sehingga dia merasa tidak berdaya sambil menutup matanya dan kehangatan itu berada di sana untuk waktu yang lama dan terdengar suaranya, “Kamu sangat pintar!”
Wajahnya semakin panas dan Song Yin merasa mabuk tapi dia tidak minum!
“Kakak besar Yu!” Suaranya bergetar dan tangannya memegang bajunya tapi perlahan-lahan dia bahkan tidak punya tenaga untuk memegang bajunya karena seluruh badannya lemas.
Perasaan seperti ini tidak pernah ada sebelumnya dan pikirannya juga kosong.
Sampai bibirnya mencium bibirnya dan dia mendesah ringan, tangannya memegang pinggang Song Yin sehingga pikirannya melayang dan mulai berpikir sembarangan tapi dia ingin membuat tidak fokus pada ciumannya.
__ADS_1
Apakah seperti ini bisa membuat dirinya jatuh dalam dirinya?
Apakah seperti ini bisa tidak membuat hatinya tidak bergetar?
Sedangkan dia seperti tahu dengan pikirannya, ciumannya dalam dan dia kalah melawan keterampilannya yang bahkan mulai mabuk dengan ciuman.
Jantungnya berdetak kencang, dia menggendongnya masuk ke dalam kamar tidur.
Ciumannya memiliki kekuatan magis yang begitu terampil pasti itu karena dia telah melakukan dengan banyak wanita sehingga hatinya merasa cemburu yang perlahan-lahan menyebar dan hatinya mulai tamak karena dia tidak suka berbagi dengan orang lain.
Dia mematikan lampunya dan dia membuka bajunya dalam kegelapan, ciumannya tanpa meninggalkan celah dan tubuh mereka saling bergesekan…..
Dia tidak bisa melihat ekspresinya dalam kegelapan tapi dia merasakan jika malam ini dia sangat panas dan gerakannya liar tapi tidak membuatnya merasa tidak nyaman…..
“Kakak besar Yu, aku takut…..”
“Jangan bergerak!” Suara rendahYu Jinglan seperti mantra di telinga Song Yin dan dia mengendalikan dia di bawah tubuhnya…..
Yu Jinglan mencium dahinya lalu perlahan-lahan turun mencium bulu matanya yang panjang, pipinya yang kemerahan juga bibirnya juga tidak lepas dari serangannya.
Dia bergerak turun dan sebelum dia tahu harus bagaimana meresponnya, dia mengangkat kakinya…..
Perasaan seperti ini benar-benar membuatnya takut.
“Kakak besar Yu!”
“Jangan takut!” Dalam kegelapan suaranya seperti memanggil tapi terdengar seperti belaian penuh kasih…..
“Berikan kepadaku!” Dia bergumam yang perlahan-lahan menghilangkan rasa takutnya.
“Kakak besar Yu kamu jangan permainkan aku, aku tidak bisa menghadapinya!” Dia meneriakan ketakutannya sekali lagi.
Dia menghentikan gerakannya dan dalam kegelapan dia bisa merasakan ada kelembutan di matanya.
Matanya sangat menggoda dan terlihat ada keraguan, dia menatap Song Yin dan Song Yin berusaha melihat ekspresinya tapi dia tidak bisa melihatnya.
Dia tidak mengatakan apa-apa dan hanya menunduk sambil mencium bibir Song Yin dengan perlahan, dia berhati-hati seperti mencium pacar pertamanya, ciumannya sangat pelan seperti sangat menyayanginya.
“Yinyin……” Dia memanggil nama Song Yin sambil menciumnya dan merasakan dia perlahan-lahan jatuh.
Merasakan kelembutan Song Yin, satu tangannya memegang wajah Song Yin seolah-olah memegang sebuah keramik yang mudah pecah.
Jika dia selembut ini sejak awal maka dia tidak akan mengeluh tapi pada awalnya…..
Song Yin tidak mau berpikir lagi dan membiarkan dirinya tenggelam dan bergerak bersama tubuhnya.
“Kamu memberikan perawanmu kepada siapa?” Dia berkata dengan ragu dalam kegelapan sehingga badan Song Yin menegang.
“Siapa pria itu?” Terdengar suaranya lagi. “Siapa orangnya sehingga kamu tidak takut dengan ancamanku dan memberikan dirimu kepadanya? Katakan!”
Hati Song Yin tiba-tiba merasa pahit yang membuat air matanya mengalir.
Dia mengangkat tangan dan memukulnya dan semua kelembutan langsung hilang. “Kakak besar Yu, apakah kamu ingin menjebakku?”
__ADS_1
Dia kaget dan menatapnya dengan tidak percaya dalam kegelapan kemudian berteriak, “Song Yin, kamu wanita ******, wanita yang tidak bersih, menurutmu apa yang aku lakukan? Katakan siapa pria itu?”
Yu Jinglan terlihat penuh amarah sambil membuka lampunya dan Song Yin menatap matanya yang marah, dia terlihat seperti serigala yang sedang mengamuk sedangkan dia adalah hewan buruan.
Badannya masih berada di tubuhnya hanya saja tidak lembut lagi hanya tertinggal badai yang mengamuk.
“Jika kamu hebat maka periksalah karena aku tidak akan memberitahumu!” Dia mengalihkan pandangannya dan dia tidak menyangka jika dia bisa memukulnya sewaktu emosi.
“Wanita ******!” Dia berteriak lagi.
“Benar! Aku adalah wanita ****** tapi kamu lebih buruk dariku, aku tidak bersih dan kamu sangat kotor!” Song Yin tidak menyangka jika hubungannya langsung rusak menjadi seperti ini.
Mungkin dia tidak perlu menamparnya tapi dia sudah melakukannya sehingga tidak bisa menyesal lagi. Song Yin menangis karena merasa dirinya tidak ada kehormatan di depannya.
“Heng! Kamu benar-benar bisa membuatku marah!” Yu Jinglan berteriak dan mempercepat penjarahannya.
Kesadaran Song Yin perlahan-lahan menghilang dan membiarkan dirinya diciumnya dan tubuh Song Yin segera tenggelam dalam godaannya, bagaimana dia bisa melawan keterampilannya?
Meskipun dia memejamkan matanya tapi dia bisa merasakan berapa banyak wanita yang pernah dia miliki sedangkan mengapa hatinya melunak dan menukarkan hati sesungguhnya dengan sebuah kata sandi, sedangkan bagaimana hati sebenarnya?
Apakah selaput itu benar-benar penting?
Dia tidak berhenti menangis sedangkan dia bergerak lebih liar lagi.
Dia menahan dirinya supaya tidak terlihat begitu lemah.
Kukunya menusuk di bahunya, dia menggigit telinga dan bibirnya. Dia tidak bisa melawannya dan pada akhirnya dia mendesah di bawah tubuhnya.
Waktu berlalu dan dia tidak melepaskannya sepanjang malam.
Fajar menyonsong setelah nafsu yang tidak terhitung jumlahnya dan Yu Jinglan berbaring telentang lalu memiringkan tubuh untuk memeluknya, dia sudah kelelahan sampai otaknya tidak bisa berpikir lagi.
Song Yin sudah terbiasa bangun jam enam maka dia sudah bangun meskipun baru tidur.
Sedangkan dia sangat diam.
Song Yin hampir tertidur dan mencium aroma khusus pria, dia menutup matanya dan pipinya terlihat merah serta banyak bekas ciuman merah di tubuhnya yang putih.
Lengan Yu Jinglan memeluk pinggangnya meskipun tertidur tapi sikap arogannya tidak membiarkan dia lepas dari pelukannya, Song Yin menghela napas dan dia tidak berani menggerakkan pria yang ada di tempat tidur dan menggeser tangannya ke samping, dia mengambil baju yang ada di bawah tempat tidur lalu masuk ke dapur untuk menelepon Song Sitong. “Kak, aku telah menghapus video itu, kamu tidak perlu khawatir lagi!”
Yu Jinglan yang mengikuti Song Yin mendengar suara yang sengaja dipelankan dan dia tersenyum jahat sambil mengedipkan matanya serta bersandar di pintu dapur.
Song Yin berbalik setelah menelepon dan langsung melihatnya yang hampir membuat ponselnya jatuh, hatinya kaget sambil menunduk dan tidak berani menatapnya.
Kesan terhadap dirinya jatuh lagi setelah apa yang terjadi semalam.
“Aku sudah lapar dan mau makan!” Dia berkata.
“Ah…..” dia tertegun karena tidak menyangka dia akan berkata seperti itu.
“Cepat masak!” Suara Yu Jinglan berubah jadi dingin.
Song Yin mengerutkan keningnya tapi dia berkata dengan pelan, “Aku akan segera masak!”
__ADS_1