AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 619 Sangat Menyakitkan Saat Ini


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Feng Baiyi menghela napas karena dia berpikir pasti karena dia sedang merajuk karena dia pergi selama lima hari! Dia memang sangat sibuk! Dia memasukkan kakinya terlebih dulu lalu memasukkan lengannya dan memeluk pinggangnya dengan menggunakan tenaga yang sangat kuat baru bisa memeluknya.


Su Yan kaget, dia meronta untuk melepaskan diri.


Hello! Im an artic!


“Tidurlah! Wawa, aku sudah beberapa hari tidak tidur nyenyak!”


“Apakah kamu sangat lelah?” Dia bertanya dengan maksud tertentu.


“Ya! Sangat sibuk! Maka sangat lelah!”


Sibuk main di atas tempat tidur dengan Chen Huilun? Su Yan mendengus dingin. Dia bahkan pura-pura seolah-olah tidak terjadi apa-apa, Su Yan merasa kesal dan merasa hampir kehabisan napas, dia segera bangun sambil memeluk selimutnya.


Hello! Im an artic!


“Wawa, ada apa?” Feng Baiyi kaget.


Su Yan memelototinya dan bertanya lagi, “Feng Baiyi, apakah kamu tidak ingin mengatakan apa-apa denganku?”


“Apa sebenarnya yang ingin kamu katakan?” Dia melihat tampangnya seperti ini dan dia tahu jika dia pasti ingin mengatakan sesuatu.


“Aku tanya sekali lagi, apakah kamu sendiri yang keluar dinas?”


“Iya!” Dia mengangguk kemudian berkata lagi, “Tapi Huilunpada akhirnya ikut datang!”


Ketika mengungkit Chen Huilun dan mengingat adegan dalam video itu, dia langsung meledak! “Ternyata kalian bersama?”


“Dia yang datang mencariku!” Dia berkata, “Tapi Huilun tidak akan kembali lagi! Dia pergi ke Perancis dan katanya tidak akan kembali lagi! Dia khusus pergi mengucapkan selamat tinggal kepadaku!”


“Tidak akan kembali lagi? Kamu mau mengatakan jika dia ke Amerika karena dia mau mengucapkan selamat tinggal kepadamu? Karena harus berpisah maka kalian merasa tidak tega maka kalian tidak bisa menahan diri? Kamu ingin mengatakan jika kamu telah digoda?” Su Yan melampiaskan semua kemarahannya.


“Wawa…..” Feng Baiyi kaget, “Mengapa kamu tahu jika Huilunbersamaku?”


“Feng Baiyi! Kamu brengsek!” Su Yan melemparkan USB dalam sakunya ke atas tempat tidur, “Kamu lihat apa ini!”


“Apa?


“Feng Baiyi kaget kemudian dia mengambil USB itu ke ruang kerja dan membukanya, dia juga membeku. Dia teringat kata-kata jika dia tiba-tiba menerima telepon Chen Huilun sewaktu berada di New York…..


“Chi, aku sedang berada di bawah hotelmu!” Chen Huilun berkata seperti itu di telepon.


“Mengapa kamu bisa datang?” Feng Baiyi merasa kaget tapi dia tetap berkata, “Naiklah!”


Chen Huilun naik ke atas dan bertemu dengannya lalu dia memeluknya.


Feng Baiyi segera melepaskannya tapi dia malah berkata sambil tersenyum, “Kamu tenang saja karena aku tidak akan memakanmu! Chi, aku sudah mau ke Perancis, aku tahu kamu tidak menyukai dan tidak nencintaiku maka aku hanya bisa meninggalkanmu dengan sedih!”


“Apa maksudnya?”


“Aku tidak ingin menjadi sekretarismu lagi dan juga tidak akan bertemu denganmu lagi, aku akan pergi selamanya!” Dia berkata, “Untuk memulai hidup baru!”

__ADS_1


Feng Baiyi terdiam untuk waktu yang lama lalu Chen Huilun tersenyum sambil berjalan maju, “Pelukan terakhir! Kamu tidak akan sepelit itu bukan?”


Lalu dia memeluk leher Feng Baiyi, Feng Baiyi berpikir jika mereka adalah teman lama dan karena dia akan pergi maka dia hanya bisa memberikan sebuah pelukan kepadanya, dia balik memeluknya, “Chen Huilun, jaga dirimu!”


Tapi selanjutnya dia merasa lehernya sakit kemudian Chen Huilun berkata di telinganya, “Chi, untuk terakhir kalinya, aku akan memberikan sebuah hadiah untukmu! Semoga kamu menyukainya! Maaf karena aku terlalu mencintaimu!”


Kepalanya langsung merasa sakit dan Feng Baiyi tahu jika itu adalah obat bius khusus, kepalanya pusing dan setelah itu dia tidak tahu apa-apa lagi!


Setelah bangun, dia mendapati jika dia telanjang bulat dan berbaring di sofa sedangkan bagian intimnya seperti telah dipakai dan ada jejak wanita di atasnya, dia tidak tahu apa yang terjadi dan Chen Huilun benar-benar telah hilang! Dan sekarang dia melihat video ini maka hatinya merasa marah, memang benar jika orang di dalam itu dirinya!


Apakah dia benar-benar telah diperkosa oleh Chen Huilun? Feng Baiyi bahkan sama kagetnya dengan Su Yan.


Su Yan bersandar di pintu ruang kerja sambil melihat tampang kagetnya dengan tidak berdaya, “Kamu masih ingin mengatakan apa lagi?”


“Aku…..” Feng Baiyi bengong, “Ini…..”


“Apakah kamu ingin mengatakan jika itu bukan dirimu?”


“Bukan! Itu adalah aku!” Dia berkata.


Matanya terasa gelap dan dadanya bernapas terengah-engah.


“Wawa, ini salah paham, bukan aku yang berinisiatif melakukannya!” Dia segera berkata tapi dia tidak tahu harus bagaimana menjelaskannya, “Karena aku tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya! Aku tidak menduganya!”


Su Yan mendengus dingin sambil melihatnya dengan mata yang tajam, “Tapi semuanya telah terjadi!”


“Wawa, semua ini tidak seperti yang kamu pikirkan!” Feng Baiyi tidak bisa membantahnya.


“Jika begitu apa? Kamu juga mengatakan jika pria di dalam itu adalah kamu bukan? Jika itu kamu maka harus mengatakan apa lagi? Aku mau pergi tidur, selamat malam!” Dia tidak ingin mengatakan apa-apa lagi, dia hanya merasa sangat lelah.


Dia tidak tidur semalaman.


Mereka berdua berada di ruang yang berbeda, Su Yan tidak tidur semalaman, Feng Baiyi juga sama. Mereka berdua bertemu di ruang tamu pada pagi hari dan saling bertatapan, Su Yan segera memalingkan wajahnya supaya tidak bertatapan dengannya, Feng Baiyi merasa hatinya sakit melihat sikap Su Yan.


Tidak menyalahkan, tidak bertanya! Seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


Su Yan pergi ke kampus, Feng Baiyi ingin mengatakan sesuatu ketika dia pergi tapi akhirnya dia tidak mengatakan apa-apa.


Di dalam kantor presiden Grup Rong, surat kabar terletak di atas meja, sebuah sosok tinggi bersandar di kursi yang terlihat sangat arogan hanya saja tidak ada yang bisa melihat matanya yang rumit, tangannya yang panjang menekan hidungnya yang mancung dan sedang berpikir…..


Tiba-tiba terdengar suara ribut sepuluh menit kemudian.


“Chi!” Wajah Song Baikuan terlihat pucat dan masuk ke dalam kantor, “Kamu, apa yang kamu lakukan?”


Wajah di depan meja terlihat suram dan berkata, “Menghancurkan Grup Rong!”


“Mengapa?” Mata Song Baikuan melotot, ternyata dia benar-benar ingin menghancurkan Grup Rong.


“Aku rasa kamu lebih jelas dariku!” Rong Hanchi sedikit menyipitkan matanya sambil melihat ayahnya dan matanya sama sekali tidak merasa bersalah, “Kamu yang memaksaku! Grup Rong hanya sebuah rangka kosong sekarang karena aku telah memindahkan semua uangnya, sisa aset yang tidak bisa dipindahkan sudah tidak bisa mengoperasikan perusahaan! Ayah, kamu telah menghancurkan hidupku maka aku menghancurkan hasil jerih payahmu, kita tidak saling berhutang lagi!”


“Tapi Chi, aku melakukannya demi kebaikanmu!” Song Baikuan berkata.


“Demi kebaikanku maka kamu menjebakku dan memisahkanku dari Su Yan?” Mata Rong Hanchi terlihat dingin, dia sudah bosan mendengar alasan seperti ini.

__ADS_1


“Kamu memindahkan asetnya ke mana?” Song Baikuan mengabaikan pertanyaan Rong Hanchi tapi dia menanyakan masalah asetnya.


“Melakukan amal! Semua uang itu untuk melakukan perbuatan amal yang mungkin bisa menyelamatkan banyak orang!” Rong Hanchi berkata dengan datar.


“Kamu…..” Song Baikuan kaget, “Chi, apakah tidak bisa mengubahnya lagi?”


“Waktu itu kamu juga tidak memberiku kesempatan untuk berubah!”


“Baik! Tidak salah lagi jika kamu putraku!” Song Baikuan tertawa dingin, “Kamu sama sepertiku karena seorang wanita rela melakukan apa saja! Kamu memang anak Song Baikuan!”


Rong Hanchi berdiri dan mengabaikannya karena dia akan pergi bersama Feng Linger setelah Grup Rong menyatakan bangkrut! Dia bangun sambil mengambil jasnya untuk berjalan keluar!


“Chi…..” Song Baikuan menariknya, “Kamu tidak bisa menghancurkan Grup Rong yang aku bangun!”, “Sudah terlambat!” Rong Hanchi pergi setelah berkata seperti itu.


Dia melihat langit biru setelah berjalan keluar dari gedung Grup Rong, akhirnya dia akan pergi, dia tidak bisa bertemu Yanyan lagi, ada sebuah perasaan aneh di hatinya yang membuat wajah Rong Hanchi sangat dingin.


Akhirnya Grup Rong menyatakan bangkrut!


Su Yan bengong ketika melihat berita ini di dalam bus.


Dia melihat Rong Hanchi menyatakan kebangkrutan di depan media, dia bisa merasakan cinta dalamnya kepada dirinya, Kakak Chi! Di dunia ini tidak akan ada pria yang mencintaiku sepertimu! Tapi, aku malah mencintai Feng Baiyi maka Tuhan menghukumku, menghukumku telah mengkhianati cinta sendiri! Maka membuatku sangat sedih saat ini!


Dia menarik napas dalam-dalam lalu turun dari bus berjalan ke arah kampus yang besar dan tidak bisa tersenyum lagi. Sebenarnya tidak ada kelas sekarang tapi dia tidak bisa kemana-mana, malam hari baru ada kelas tapi dia datang ke kampus duluan.


Dia baru berjalan masuk ke kampus dan menerima telepon dari Rong Hanchi, dia mendengar suara yang familier yang membuat hidungnya merasa sakit, “Kakak Chi…..”


“Yanyan, apakah kamu ada waktu?” Rong Hanchi bertanya.


Dia tertegun dan mengangguk, “Ada!”


“Mari kita makan bersama!” Dia berkata.


“Baik!”


Maka dia mengarahkan mobil ke kampus untuk menjemputnya pergi makan.


Rong Hanchi memilih sebuah restoran yang tenang dan memesan makanan kesukaan Su Yan. Makanan disajikan, Su Yan menunduk dan tidak tahu ingin mengatakan apa.


“Yanyan, aku sudah mau pergi!” Rong Hanchi berkata dengan pelan, “Ini adalah makan terakhir kita!”


Dia tidak akan muncul di depannya lagi, dia takut dirinya tidak bisa melepaskannya jika dia masih tidak pergi!


“Kakak Chi!” Hati Su Yan merasa sedih, “Kamu mau pergi? Kamu mau pergi ke mana?”


“Ya! Aku akan membawa Feng Linger meninggalkan tempat ini untuk tinggal di Swiss!” Dia berkata, “Untuk memulai hidup baru!”


“Baik! Kalian harus bahagia!” Dia tiba-tiba mengangkat kepalanya sambil tersenyum tapi dia tidak bisa menahan air matanya jatuh dan dia segera menunduk, “Aku akan mendoakan Kakak Chi, aku akan mendoakanKakak Chidan Feng Linger akan sehat dan bahagia selamanya!”


“Kamu menangis?” Tangannya bergetar dan melihat air mata Su Yan jatuh di dalam sup yang ada di depannya.


“Tidak!” Dia menggelengkan kepala untuk menyangkalnya.


“Yanyan, kamu sudah dewasa! Kamu sudah tahu apa yang kamu inginkan, kamu harus bahagia bersama Feng Baiyi, jika tidak kakak tidak akan merasa tenang!”

__ADS_1


“Aku akan bahagia!” Su Yan berkata dengan serius, “Apakah hari ini pesta perpisahan? Aku ingin makan banyak, mari kita mulai!”


__ADS_2