AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 28 Kamu Mau Digenggam Oleh Siapa


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Perkiraan budget awal adalah 5 juta dolar, tapi fashion show yang dilakukan di luar ruangan bisa menampung 50.000 penonton, tempat VIP sekitar 4.000 orang, di antaranya 2.000 orang adalah penjual dari semua area besar, dan 2.000 lainnya akan disiapkan untuk media, dan perkiraan dari fashion show kali ini bisa mendatangkan 100 juta dollar bagi perusahaan kita…..”


“Sekretaris Mu, kamu yakin bisa membawa keuntungan sebanyak itu buat perusahaan kita?” Ada yang mulai bertanya.


Hello! Im an artic!


“Berdasarkan perhitungan yang dulu, Qin Grup sudah menghabiskan 80 Miliyar rupiah di iklan televisa dan semua media yang utama, dan semua juga tahu hasil yang didapatkan! Itu hanya beberapa televisi dan media utama saja, dan kali ini, kita mengundang banyak media televisi nasional yang terkenal dan juga majalah yang mempunyai pengaruh, terlebih majalah tentang fashion, aku pikir dengan nama Qin Grup ini kita tidak perlu undang pun, mereka yang mendengar rumor pasti akan datang sendiri, tidak perlu mengeluarkan biaya lain, semua orang akan berusaha mendaftar untuk acara ini, dengan 2.000 orang, masuk ratusan televisi dan majalah, keuntungan yang didapat, sepertinya tidak perlu dihitunga lagi?” Mu Xue berkata dengan percaya diri.


Dia yang percaya diri tersenyum melihat semua orang, menunggu pertanyaan selanjutnya.


Dan ketika sampai di wajah Qin Yinuo yang dingin itu, dia juga tidak menghindar, seperti sedang bertanya kepadanya ada pertanyaan atau tidak.


Kemudian dia melihat Qin Yinuo yang menatap ke Ceng Li, tatapan mereka saling bertukar dan terlihat Ceng Li mengangguk.


Hello! Im an artic!


Qin Yinuo tiba-tiba bertanya: “Sekretaris Mu, sekarang sudah masuk musim gugur yang dingin, fashion show di malam hari, apakah kamu pernah memikirkan cara menghangatkan tubuh para modelnya?”


Mu Xue dengan percaya diri berkata: “CEO, di proposalnya tertulis, kita akan membangun tenda sementara di belakang panggung, sekitar 300 meter persegi, air conditioner sudah didiskusikan dengan suppliernya, mereka akan memberikan kita secara gratis, tapi ada syarat, mulai sekarang semua air conditioner Qin Grup harus memakai supplier ini!”


Ceng Li mengangguk dengan puas, iya, sebagai orang baru, dia sudah hebat!


Sekretaris Gao juga merasa Mu Xue memang hebat!


Setelah pembicaraan yang panjang, meeting pun berakhir.


Semua orang pergi dari ruang meeting, Ceng Li lalu berjalan ke depan Mu Xue, dan memujinya, “Xiao Xue, kamu jago sekali!”


Dia tidak menduga dalam waktu sesingkat ini, dia bisa melakukannya dengan baik, pantesan Wu Jingxuan yang sombong itu juga sangat salut dengannya dan mentraktir dia makan!


Sepertinya, dia memang memiliki kemampuan.


Mu Xue tersenyum, “Untung ada bimbingan dari manajer Ceng!”


Baru saja ingin keluar dari ruang meeting, Qin Yinuo tiba-tiba berhenti, dan menatap ke arah Mu Xue yang berada di depan projektor itu, Mu Xue tiba-tiba merasa tegang.


“Nuo, kamu ada yang ingin dibicarakan!” Ceng Li bertanya.


Qin Yinuo merapatkan bibirnya, tatapannya terlihat tidak jelas, lalu setelah beberapa saat dia berkata, kalau profit pakaian musim dingin kali ini ada 100 juta dolar, bonus yang kamu dapatkan adalah 50 kali lipat gaji kamu!


“Wah! Nuo, kamu dermawan sekali!” Ceng Li berkata.


Mu Xue tercengan, dia tersenyum malu, beneran sudah sampai hari ini kah? Semua dia itu membuat kedua pria ini juga tertegun.


“Xiao Xue, bagus sekali!” Belum sampai mejanya, He Jing sudah mendekat dan memeluk Mu Xue. “Sekretaris Gao bilang kamu sangat hebat!”


“Enggak kok!” Mu Xue menggelengkan kepalanya, dia tidak terbiasa dengan He Jing yang mesra ini, “CEO datang!”


“Hehe!” He Jing segera kembali ke tempatnya, dia seperti seekor tikus bersembunyi dari Qin Yinuo, dia berjalan kembali dengan Ceng Li, mereka seperti sedang membicarakan sesuatu, dan masuk ke dalam ruangannya.


An Qian keluar dari ruangan sekretaris, dia menatap ke arah Mu Xue, kemudian berjalan ke arah pantri.

__ADS_1


Siang hari di kantin perusahaan, Mu Xue dan He Jing sedang makan, An Qian tiba-tiba lewat sampingnya, dan seperti membawa sup yang sangat panas.


Tidak tahu kenapa, tiba-tiba dia menumpahkan semuanya!


“Ahhhh!” An Qian berteriak, “Maaf, Xiao Xue, aku tidak sengaja!”


“Panas sekali!” Mu Xue berteriak.


“Ah, terbakar kulitnya!” He Jing sepertinya melihat semua sup itu tertumpah ke tangan Mu Xue, “Xiao Xue, sakit kah?”


Semua orang yang sedang makan juga memandang ke arah sini, ada yang kasihan, ada yang merasa senang, tapi tidak ada satupun yang berbicara, karena semua orang tahu kalau An Qian adalah burung emasnya Qin Yinuo.


“Xiao Xue, maaf, aku beneran tidak sengaja!” An Qian terlihat sangat merasa bersalah.


Mu Xue mengelengkan kepalanya, dia menggigit bibirnya, sangat sakit, tangannya terasa terbakar, “Tidak apa-apa, aku tahu kamu tidak sengaja!”


Mu Xue berkata dengan tenang, He Jing yang disamping malah terlihat kesal : “Sekretaris An, jalan yang luas ini, kamu juga bisa terjatuh, beneran hebat banget!”


“Apa maksudmu?” Suara An Qian terdengar tajam, “Maksud kamu aku sengaja?”


He Jing berkata, “Sengaja atau tidak kamu mengerti sendiri, sup sepanas ini, kamu beneran menuangkan semuanya ke tangan Xiao Xue, lihat tangannya, sudah melepuh semua!”


“He Jing!” Mu Xue menariknya dan menghentikan ucapannya, dia sangat senang He Jing membantunya, tapi An Qian sudah bilang tidak sengaja, buat apa dia berdebat dengannya!


Ceng Li yang sejak tadi berada di kantin langsung berubah ekspresinya, dia melihat semua kejadiannya, matanya terlihat berbahaya, ekspresi Ceng Li terlihat seperti setan dari neraka, dia tidak bisa menahan diri dan langsung berjalan ke sana.


“Ya! Manajer Ceng datang!” Ada yang berteriak


Ceng Li berjalan ke samping mereka, dan melihat tangan Mu Xue, beneran sudah terbakar kulitnya.


“Manajer Ceng!” Mu Xue yang ingin menarik kembali tangannya, tapi karena terlalu kuat, dia terpaksa ikut Ceng Li pergi.


Ketika melewati An Qian, tatapan Ceng Li yang tajam itu langsung tertuju padanya, baru berjalan keluar.


Semua orang tercengan, dan mulai berpikir apa hubungan manajer Ceng dengan Mu Xue?


He Jing juga bengong, Xiao Xue beneran sangat hebat, bisa mendapatkan perhatian Manajer Ceng dan CEo, tapi melihat An Qian yang kaget itu dia juga sangat senang.


Ketika keluar dari kantin, Ceng LI menariknya ke arah lift.


“Manajer Ceng, aku tidak apa-apa, kamu lepaskan aku!”


“Apanya yang tidak apa-apa, kita pergi ke rumah sakit!”


Qin Yinuo melihat mereka berdua, melihat mereka saling bergenggam tangan, wajah Qin Yinuo langsung menjadi dingin, “Apa yang kalian lakukan?”


Mereka menoleh ke belakang dan melihat wajah Qin Yinuo yang kesal berdiri di belakang mereka.


Mu Xue langsung menarik tangannya kembali, Ceng Li tetap tidak mau melepaskannya, dia melihat ke Qin Yinuo dan menjelaskan, “Tangan Xiao Xue dilukai An Qian, aku mau membawanya ke rumah sakit, Nuo, terjadi hal seperti ini di perusahaan kita, boss seperti kamu sepertinya harus lebih perhatian dengan bawahanya. Dan juga, aku menyarankan kamu pergi lihat CCTV, biar lebih jelas!”


Qin Yinuo menatap tangan mereka yang saling bergenggam itu, lalu melihat ke tangan satunya lagi, dia tidak berbicara, dan langsung mendekat, kemudian menarik tangan Mu Xue dan Ceng Li, “Dia adalah sekretaris aku, mulai sekarang, dia akan menjadi sekretaris pribadi aku, tangan dia, biar aku yang bawa ke dokter!”


Ceng Li tertegun sebentar baru mengangguk, dia terlihat sedikit kesal, tapi setelah itu dia menepuk bahu Qin Yinuo dan berkata, “Baik, ini baru boss yang baik! Kalian pergi saja!”

__ADS_1


Qin Yinuo menggenggam tangannya dan berjalan ke arah lift pribadinya.


An Qian yang berjalan keluar dari lift kaget melihat mereka berdiri, wajah yang menggoda itu terlihat dengki.


Mereka beneran memperlakukan Mu Xue dengan berbeda, Mu Xue, apa sebenarnya hebatnya kamu, bisa membuat Qin Yinuo yang dingin itu begitu baik padamu?


Mu Xua yang baru sadar dirinya berada di lift, dia melihat Qin Yinuo dengan tercengang, tapi dia baru sadar kalau orang ini beneran sangat ganteng!


Tangannya sangat besar, cukup menggenggam seluruh tangan kecilnya, tapi tidak bisa, dia berusaha menarik tangannya, tapi tidak bisa, sama seperti Ceng Li, tidak, dia lebih sombong dari Ceng Li.


Mu Xue berkata, “CEO, kamu sudah boleh lepaskan aku! Tidak perlu ke rumah sakit!”


Qin Yinuo tidak melepaskannya, dia mengangkat tangannya yang terluka, kulit putihnya sudah memerah, dan sedikit melepuh, “Jangan gerak!”


“Aku bilang tidak perlu ke rumah sakit!” Hanya terluka gini saja.


“Diam!” Dia tiba-tiba meneriakinya.


“Kenapa sih?” Dia dilukai oleh wanitanya, sekarang dia malah meneriakinya lagi.


“Ke rumah sakit beli salep!” Dia tidak marah.


Mu Xue melihat dia menggenggam kedua tangannya, dia mengerutkan keningnya dan berakta: “Ke rumah sakit juga tidak perlu menggenggam tanganku terus?”


“Tidak mau digenggam aku, jadi mau digenggam Ceng Li?” dia bertanya dengan aneh.


“Apa?” Dia tercengang, dan kemudian menatap Qin Yinuo dengan dingin, dan dengan pelan dia berkata: “Kamu gila ya?”


Sambil berkata, dia menarik kembali tangannya, “Aku tidak perlu perhatian dari CEO, aku bisa pergi sendiri!”


Karena marah, wajahnya terlihat memerah, kenapa dengan hari ini? Menyinggung An Qing, dan bertemu dengan CEO aneh ini, dia beneran sangat sial.


Dan tatapan Qin Yinuo yang dingin itu melihat wajah merahnya, tiba-tiba dia juga ikut memanas.


Lift butuh waktu untuk sampai lantai satu. Mu Xue menatapnya dengan tenang, tatapan Qin Yinuo membuat dia merasa sedikit takut.


“Ikut aku ke rumah sakit dengan baik-baik!” Dia tiba-tiba berkata sambil melototinya.


Tidak tahu kenapa, Mu Xue tiba-tiba merasa tatapannya begitu menusuk, seperti ada sebuah perasaan yang masuk ke dalam hatinya dan membuat hatinya sedikit mati rasa.


Dia terpaksa memalingkan wajahnya, dan melihat pakaiannya, hari ini dia memakai kemeja warna silver, dan dasinya warna terang, dadanya terlihat begitu kekar, sepertinya dia memiliki tubuh yang bagus, dari tubuhnya bisa terasa aura yang begitu menggoda.


Sialan! Kenapa sekarang dia mulai meneliti tubuh CEOnya?


Mu Xue lalu berkata: “CEO, terima kasih perhatian kamu, tapi beneran tidak perlu ke rumah sakit!”


Dia mengerutkan keningnya melihat Mu Xue yang sengaja berpura-pura tenang, “Ini perintah!”


Dia terpaksa diam.


Tapi juga terlihat cemberut dan tidak senang.


Kenapa perhatian dia terasa begitu sombong, pria ini beneran terlalu angkuh! Tapi karena dia memedulikannya, dia juga tidak berdebat lagi dengannya.

__ADS_1


Tapi, kenapa dia terus menatapnya tanpa berkata apapun, dan seperti sedang mengerutkan keningnya, apakah dirinya begitu direndahkan!?


“Kenapa dengan tangamu?” Dia akhirnya bertanya alasanya, dan suara pria ini seketika membuat dia tergoda, seperti suara gong zaman kuno, menggetarkan jiwanya, suara ini beneran terdengar akrab!


__ADS_2