AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 340 Dikunci Diluar


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Sosok bayangan itu kelihatannya sangat kesepian, di malam hari, menggenggam bahunya yang mengenakan baju olahraga, berjalan dengan pelan, seperti anak tunawisma, begitu meyedihkan.


Xing Jiabai mengira dia salah melihat orang! Tidak terpikir adalah Song Yin.


Hello! Im an artic!


Dia menghentikan mobilnya, menurunkan jendela mobilnya, memanggil dengan rendah : “Song Yin?”


Mungkin mendengar ada yang memanggil dirinya, Song Yin menolehkan kepalanya, melihat ferarri di sampingnya, ada wajah Xing Jiabai dibawah cahaya yang redup, namun bisa dipastikan bahwa itu adalah Xing Jiabai.


“Song Yin, benar adalah kamu!” Xing Jiabai membuka pintu mobil, turun mobil, berjalan kedepan Song Yin, berhadapan padanya, Song Yin bergegas memalingkan wajahnya, sedikit bingung. “Kamu menangis?”


Song Yin menundukkan kepalanya, menggelengkan kepala, namun suaranya tercekat. “Kebetulan sekali, Xing Jiabai, tengah malam begini kamu tidak tidur, buat apa di tengah jalan?”


Hello! Im an artic!


Song Yin sengaja tersenyum dengan santai, sengaja membuat suaranya lebih ringan, namun tetap saja masih tercekat.


Xing Jiabai mengerutkan alisnya, menarik tangannya, menariknya ke mobil. “Ayok, tidak ada yang menerima lagi? Tidak ada tempat untuk pergi, bisa pergi ke tempat Kakak, kenapa kamu begitu segan! Kenapa tidak meneleponku?”


Air mata, mengalir turun!


Song Yin menggigit bibirnya, tidak ingin kelembutan seperti ini dan menjatuhkan air matanya, namun tetap saja ia terharu!


Membiarkan Xing Jiabai membawanya kedalam mobil, Xing Jiabai menarik selembar tisu untuknya. “Angin lumayan besar, begitu meniup membuat orang menjatuhkan air mata, tidak apa, Kakak juga sering begitu! Lain kali kita bisa memakai kacamata untuk menahan anginnya, agar tidak begitu menyedihkan!”


Xing Jiabai sedang memberikannya kesempatan untuk turun, Song Yin sangat berterima kasih, menyeka air matanya. “Terima kasih, boleh antar aku ke Li Yuan? Juga sekalian tolong aku untuk mendobrak pintunya, aku lupa membawa kunci!”


“Heh!” Xing Jiabai mengerutkan alisnya. “Mendobrak pintu tengah malam, kamu juga tidak bisa tidur? Juga tidak ada tukang kunci, begini saja, pulang saja bersamaku, kamu tidak perlu khawatir, kali ini Kakak membawamu ke tempat lain, tidak tinggal di apartemen Hai Jing, tidak membiarkan orang memotretmu, tidak membuat Kakak Yu salah paham bahwa kamu selingkuh!”


Song Yin mendengar kata-katanya, berkata. “Maaf, maaf sekali, merepotkanmu!”


Yu Jinglan tau gosipan kemarin, tertawa dan berkata : “Termasuk masalah apa itu, hanya mengganti nama wanita, tenang saja, Kakak sering muncul di gosipan, malah aneh jika tidak muncul! Ayok!”


Wajah tampan Xing Jiabai memantulkan cahaya yang hangat, Song Yin menganggukkan kepala dengan pelan, berkata : “Kamu adalah orang baik, orang baik akan mendapat balasan yang baik!”


“Hahaha…Kakak adalah orang baik?” Xing Jiabai tersenyum, seolah-olah mendengar sebuah candaan.


Song Yin tidak tau dia sedang tertawa apa, namun kelihatannya dia sangat senang, Song Yin juga tertawa, menghisap hidupnya, suasana hatinya terasa lebih baik, masih ada teman, baik sekali.


Xing Jiabai membawa Song Yin ke sebuah apartemen yang tidak terlalu jauh dari Hong Jing, disini juga sangat dekat dengan Yu Grup, apartemen kelas atas.


Namun hanya ada satu kamar, Xing Jiabai membawa selimutnya keluar, berkata pada Song Yin : “Malam ini kamu tidur dalam, Kakak tidur sofa, jika kamu tidak jijik, aku ada satu baju tidur yang tidak pernah dipakai, di lemari rak ketiga dari bawah, kamu bisa menggantinya!”


“Tidak! Aku duduk di sofa selama semalaman saja, menunggu tukang kunci mulai bekerja besok, aku akan kembali untuk membuka pintu!”


“Boleh juga, tidak tidur semalaman juga tidak apa, namun aku ada satu kebiasaan tidur, aku mungkin saja bisa mimpi berjalan, bisa jadi aku berjalan keluar dan tidak memakai baju, kamu akan sangat canggung bukan?” Kata Xing Jiabai sambal tertawa.


“Hah. ”


“Makanya, agar kamu dan aku tidak canggung, kamu pergi saja ke kamarku, tutup pintunya, dengan begitu walaupun aku mimpi berjalan, kamu juga akan aman bukan?”


“Kalau begitu, maaf ya! Aku masuk dulu, selamat malam!” Song Yin bergegas berlari ke dalam kamar.

__ADS_1


Xing Jiabai tidak dapat menahan dan tertawa, benar-benar anak gadis yang mudah ditipu, tapi bukankah pergi liburan? Kenapa bisa muncul disini? Dimana Yu Jinglan ?


Xing Jiabai mengambil ponselnya, menelepon Yu Jinglan , menjeda sejenak baru mengangkatnya, suara Yu Jinglan terdengar sedikit lelah, “Hallo! Kenapa? Tengah malam begini? Katakan!”


“Bukankah kamu sedang liburan? Bagaimana?” Xing Jiabai mendengar suara Yu Jinglan yang sedikit kesal, merasa mungkin berantem dengan Song Yin, kedengarannya dia sangat lelah. “Kenapa intonasimu begitu? Berantem dengan Song Yin?”


“Song Yin? He! Tidak omong kosong denganmu! Aku ada hal mendesak!” Yu Jinglan mematikan panggilannya.


Xing Jiabai tidak tau apa yang terjadi, dia bingung, terbaring di sofa.


Song Yin pergi ke kamar, namun tidak tidur, hanya duduk di lantai, menyandarkan kepalanya di kasur, berpikir untuk bersandar semalaman, ponselnya berdering, panggilan dari Yu Jinglan .


Hati Song Yin berkedut sejenak, akhirnya terpikir dirinya?


Menggenggam ponselnya, menggerakkan bibirnya : “Kakak Yu!”


“Dimana kamu?”


“Aku sangat baik, bagaimana dengan Mu Xue?”


“Dimana kamu?” Masih kalimat yang sama.


Song Yin bertanya balik dengan lembut : “Apakah penting tau aku dimana? Kakak Yu baru terpikir denganku sekarang? Tidak perlu tau aku dimana, aku sangat baik, segini saja dulu! Ohya, sebentar lagi sudah mau sidang, tolong jangan ganggu aku, aku mau berusaha keras untuk wisuda!”


Selesai bicara, menutup panggilannya, mematikan ponselnya!


Jam 6 pagi, Song Yin membuka pintu kamar, melihat Xing Jiabai terbaring di sofa, ada selimut sutra di pinggangnya, tubuhnya masih mengenakan baju yang semalam, tidak menggantinya.


Dia yang begitu tinggi, berbaring di sofa yang kecil, tubuhnya terlihat kecil. Xing Jiabai pasti merasa sangat tidak nyaman, Song Yin sangat berterima kasih pada Xing Jiabai, membantunya mengenakan selimut, siap-siap untuk pergi diam-diam.


Song Yin tertegun, membalikkan tubuhnya. “Kamu sudah bangun?”


“Hm!” Xing Jiabai merenggangkan pinggangnya. “Aku mengantarmu!”


“Tidak perlu!”


“Kamu berencana jalan kaki pulang?” Xing Jiabai mengerutkan alisnya.


“Bukan, aku mau pergi naik taksi!”


“Tidak ada uang bagaimana naik taksi?”


“Kamu?” Song Yin bingung, bagaimana bisa dia tau bahwa Song Yin tidak ada uang?


“Kamu tidak membawa tas, seharusnya tidak membawa uang?” Kata Xing Jiabai.


Song Yin sedikit bingung. “Bagaimana kamu tau?”


“Jika kamu ada uang, apa mungkin semalam kamu di jalanan? Sudahlah, tunggu aku siap mandi, aku mengganti baju, dan aku mengantarmu pergi, kamu kembali sekarang, tukang kunci juga belum bekerja, juga harus menunggu jam 8 baru bekerja, jadi kamu lebih baik menurut! Jangan panik, duduklah dengan baik, bagaimana?”


“Tapi ini sangat merepotkanmu!” Song Yin merasa tidak nyaman.


“Jangan segan denganku, aku paling tidak suka dengan kalimat segan seperti ini, kamu tunggu saja!” Xing Jiabai berdiri dan berjalan kedalam kamar, baru menyadari, dia bahkan tidak menyentuh kasurnya, itu bukan seperti kasur yang baru dirapikan pagi hari, itu tidak disentuh sama sekali, Song Yin mungkin tidak ingin merepotkannya, bocah bodoh!


Xing Jiabai tidak mengatakan apa-apa, mandi dan mengganti baju, diperjalanan kembali ke Li Yuan, membawanya untuk sarapan, setelah itu membawanya ke Li Yuan, Xing Jiabai menelepon perusahaan tukang kunci, “Siapkan seorang tukang kunci, benar, sekarang, di Li Yuan . . . . ”

__ADS_1


“Aku bisa mencari sendiri!” Kata Song Yin dengan suara kecil.


“Jika kamu mau buka sendiri, begini saja, aku masih harus bekerja, kamu menunggu disini!” Xing Jiabai mengeluarkan beberapa lembar uang dari dalam dompet, meletakkanya ke tangan Song Ying : “Kamu ambil dulu!”


“Aku tidak mau!” Song Yin menggelengkan kepala.


“Kamu bisa mengembalikannya ke aku, ambil saja dulu sekarang!” Selesai bicara, memberikanya lagi. “Pergi lah, 10 menit kemudian, tukang kunci akan datang!”


“Terima kasih!” Song Yin sangat berterima kasih, suaranya hampir tersedak.


“Bocah kecil, aku pergi dulu!” Xing Jiabai tersenyum dan melambaikan tangannya, kemudian berkata dengan serius : “Yin, jika Lan mengganggumu, telepon beritahu aku, aku akan menghabiskannya!”


Selesai berbicara, Xing Jiabai tersenyum, menyetir mobilnya pergi!


Song Yin berdiri disana, menggenggam beberapa lembar uang ditangannya, matanya sedikit merah.


Beberapa saat kemudian, Song Yin membalikkan tubuhnya, bersiap untuk naik, sebuah Buggati datang, Yu Jinglan tidak melihat Ferrari yang baru saja pergi, mobilnya dihentikan, ia melihat didepan gedung ada Song Yin.


Membanting pintunya, melangkah cepat kedepan. “Yin Yin…”


Sepertinya mendengar suara Yu Jinglan , Song Yin membalikkan tubuhnya, melihat sosok bayangan yang tinggi, Song Yin sedikit bingung, namun terpikir adegan semalam, dia mengunci dirinya diluar, seperti lupa dengan keberadaannya, seketika Song Yin merasa menyedihkan, berkata dengan kesal : “Buat apa kamu datang?”


Yu Jinglan mengerutkan alisnya, berkata dengan tidak senang, “Pergi kemana kamu semalam? Tengah malam kamu kemana?”


Tiba-tiba merasa sedikit tidak masuk akal, Song Yin benar tidak mengerti, apakah dia sedang bertanya balik padanya? Dia yang mengunci dirinya diluar, dan panik mau menghibur orang lain, hari ini datang bertanya dia kemana semalam? Tertawa dingin, merasa sangat lucu.


“Kamu tertawa apa?” Yu Jinglan mengerutkan alisnya.


Song Yin tidak berbicara, membalikkan tubuhnya mau naik.


Yu Jinglan mengikutinya, melihat dia sudah tiba di depan pintu namun tidak membuka pintunya, Yu Jinglan menarik tangannya dengan tidak senang, mengeluarkan kuncinya, kemudian membanting pintu dengan kuat.


“Kamu membuatku sakit!” Song Yin kesal, mengelus tangannya. Dia terlalu kasar!


“Kenapa kamu semalam?” Yu Jinglan tidak meminta maaf, malah berbicara dengan tidak senang, “Bilang, kenapa mematikan ponsel?”


“Yu Jinglan , kamu tidak malu bertanya kenapa padaku?” Song Yin kesal, Tidak bisakah dia mengintropeksi diri? Kenapa? Benar sangat lucu, dia bertanya pada dirinya kenapa?


“Apa maksudmu?” Yu Jinglan tidak mengerti. “Siapa yang mengizinkanmu pergi?”


Semalam Song Yin pergi secara diam-diam, dia benar-benar sangat marah, walaupun Yu Jinglan tidak tau dia pergi ketika jam berapa, namun semalam Mu Xue menangis dengan begitu menyedihkan, dia benar tidak dapat tidak menghibur Mu Xue!


“Apa maksudku?” Intonasi Song Yin datar, tertawa dingin : “Seharusnya aku yang bertanya padamu, semalam kamu yang mengunciku diluar, kamu panik untuk menghibur orang lain, sudah lupa dengan keberadaan diriku bukan? Aku tidak pergi, apakah aku harus terus menunggu? Aku pantas menunggu? Menunggu kamu menyadari keberadaanku?”


Yu Jinglan terkejut dengan pertanyannya.


“Kamu bilang aku menguncimu diluar?” Yu Jinglan sangat bingung, dia berusaha mengingat kejadian semalam, setelah masuk, ia terus menghibur Mu Xue, mana memerhatikan Song Yin? Apakah dirinya benar menguncinya diluar?


Melihatnya tidak berbicara, Song Yin berkata lagi : “Sebentar lagi aku sudah mau sidang, tidak ingin ada orang yang merusak suasana hatiku, menggangguku, jadi beberapa hari ini, aku tidak ingin bertemu denganmu, Kakak Yu, kamu silakan pergi!”


Intonasinya datar, tidak ingin berantem.


Yu Jinglan mengecap bibirnya, diam sejenak, “Benarkah aku menguncimu diluar?”


“Kamu pikirkan saja sendiri! Juga bisa menganggapku berbohong, silakan keluar!” Intonasi Song Yin tidak tinggi tidak rendah, bersikap dingin.

__ADS_1


__ADS_2