AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 252 Karma


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Apa?” Song Yin terkejut. “Kak, kapan itu terjadi?”


“Barusan!” Song Sitong berteriak, “Song Yin, bukankah kamu mengatakan akan membantuku mendapatkannya kembali? Mengapa kamu menyinggungnya? Dia meneleponku dan mengatakan jika kamu yang menyinggungnya!”


Hello! Im an artic!


“Aku akan pergi melihatnya!” Song Yin segera membuka komputernya, “Kak, kamu beritahu aku linknya dan aku akan melihatnya!”


“Lihat apanya! Kamu kejam sekali!” Dia marah tapi tetap memberitahukan linknya. “Tidak memperlihatkan wajahku tapi aku tahu jika ini adalah sebuah peringatan, apakah kamu telah menyinggungnya?”


“Aku…..” Song Yin membuka komputernya lalu dia masuk ke link itu dan melihat videonya, wajah kedua orang itu dibuat mozaik dan videonya telah diedit dan dia tahu jika dia sudah marah, apakah itu karena dia naik ke mobil Luo Weihan tadi?


Song Yin langsung berjalan ke arah ruang kerja setelah dia menutup teleponnya. “Yu Jinglan , apa yang kamu mau sebenarnya?”


Hello! Im an artic!


Song Yin bertanya dengan kencang setelah dia mendorong pintunya, dia biasanya memanggilnya Kakak besar Yu tapi dia langsung menyebut nama komplitnya sekarang karena dia benar-benar marah dan apa yang sebenarnya dia inginkan?!


“Hanya bermain-main saja!” Song Yin melihat bibir tipisnya tersenyum dan terlihat seolah-olah sangat senang dan dia berkata lagi dengan sombong dan dingin, “Bagaimana akibat ketika kamu membuatku marah, apakah kamu senangYinyin?”


Ekpresinya membuat amarahnya meledak tapi dia menahannya. “Aku mohon kamu jangan menyiksanya lagi?”


“Bagaimana cara kamu memohonku?” Dia mengerutkan keningnya.


Dia sudah pernah berlutut juga sudah menikah, apa lagi yang dia mau?


Air matanya jatuh dan tidak tahu mengapa dia merasa sangat ingin menangis, mengapa dia begitu kejam? Dia menunduk dan air matanya jatuh, dia menggigit bibirnya dan dia menyeka air matanya sambil berkata dengan tegas, “Kamu katakan saja!”


“Yinyin, kamu harus mengerti karena kamu tidak pantas untuk menantangku!” Yu Jinglan melipat tangannya dan menatapnya dengan mencibir wajah kecilnya yang pucat dan kasihan, benar-benar membuat hati orang merasa sakit.


“Aku tidak menantangmu!” Dia berkata dengaan pelan.


“Bagus jika seperti itu!” Akhirnya Yu Jinglan yang dingin tersenyum tapi senyum itu sangat mengerikan. “Jangan terlalu dekat dengan Luo Weihan kelak!”


“Kami hanya teman!” Dia menjelaskan.


“Tidak ada persahabatan murni antara pria dan wanita!” Dia berkata.


“Tidak semua orang sepertimu yang punya begitu banyak teman tidur!” Dia masih tetap tidak bisa membuat dirinya mendengarnya dengan patuh sehingga dia melawannya sekali lagi.


“Apakah kamu mau membuatku marah?” Suara yang tiba-tiba meninggi membuat Song Yin kaget dan dia tidak berani berkata apa-apa lagi sambil menelan kembali semua kata-katanya.


Pada saat ini, Yu Jinglan sudah berdiri sambil menatap Song Yin dan mengangkat alis hitamnya, “Kamu lebih baik mengingatnya jika permainannya akan lebih menarik jika dimainkan secara perlahan-lahan, apakah kamu ingin tahu bagaimana aku melanjutkan permainan selanjutnya?”


“Apa yang mau kamu lakukan?” Song Yin merasa takut.


“Hanya bermain-main saja!” Yu Jinglan menatap keluar jendela sambil menyalakan sebatang rokok dan suaranya yang mengerikan terdengar sekali lagi, “Apakah kamu menantikannya?”


Tangan kecil Song Yin telah dikepalnya sambil mengertakkan giginya karena pria di depannya adalah monster!


“Keluar!” Dia merokok lalu menghembuskan asapnya dan berkata dengan suara berat.


Badan Song Yin membeku dan dia berjalan keluar karena dia tahu jika dia tidak bisa mengatakan apa-apa.


Song Yin tidak tahu bagaimana dia bisa kembali ke kamarnya dan dia membenamkan kepalanya dalam bantal sambil menangis.

__ADS_1


Jika Yu Jinglan benar-benar ingin menghancurkan kakak maka dia merasa bersalah terhadap bibinya? Ayah dan ibu telah bersalah terhadap bibi dan bibi meninggal karena menyelamatkan dirinya dan dia pernah bersumpah untuk melindungi kakaknya menggantikan bibinya tapi sekarang dia bahkan tidak bisa mendapatkan sebuah video kembali sehingga dia merasa dirinya benar-benar tidak berguna!


“Yu Jinglan , keluar!” Dalam kesunyian, Song Yin mendengar suara Song Sitong dari bawah.


“Kakak…..” Song Yin tidak menduga jika Song Sitong akan datang semalam ini maka dia segera turun dan melihat Song Sitong berdiri di aula lantai satu sambil berteriak.


“Yu Jinglan , kamu adalah orang yang licik, keluar kamu!”


“Kakak, kamu cepat pergi!” Song Yin berlari ke bawah sambil memegang lengan Song Sitong dan berbisik, “Jangan menyinggungnya karena dia akan melakukan hal yang lebih menakutkan lagi, kak, aku mohon kepadamu, pulanglah!”


“Song Yin kamu juga pergi, semuanya gara-gara kamu, kamu orang yang tidak tahu diri dan kamu sangat ingin melihatku malu bukan?” Song Sitong juga marah kepada Song Yin.


“Tidak, aku tidak!” Song Yin menggelengkan kepalanya karena dia bersumpah tidak pernah ingin membuat Song Sitong malu.


“Aduh! Kamu bukannya tidur semalam ini, buat apa datang ke rumahku?” Terdengar suara Yu Jinglan dari lantai atas.


Dua kakak adik itu menengok pada saat bersamaan dan melihat pria itu berdiri di lantai dua sambil memasukkan tangannya dalam saku celananya sambil melihat mereka dengan arogan dan suara penuh hinaan. “Kenapa, apakah kamu ingin melihat versi lengkapnya? Apakah kamu ingin melihat wajah cantiknya?”


“Yu Jinglan , kamu sangat licik!” Amarah Song Sitong segera meledak dan dia menunjuk Yu Jinglan sambil mengumpat. “Kamu orang jahat!”


“Song Sitong, kamu jangan tidak tahu diri karena ini tidak ada untung bagimu.” Ada peringatan dalam suaranya.


“Yu Jinglan , paling-paling aku terekspos dan kamu jangan berpikir jika aku takut kepadamu dan aku beritahu kamu jika aku tidak takut!” Song Sitong melawan dengan keras.


“Kak, jangan…..” Song Yin menghentikannya karena dia tidak berani membayangkan bagaimana kakaknya melewati sisa hidupnya jika Yu Jinglan menyebarkan semua videonya?


“Pergi kamu!” Song Sitong mendorong Song Yin dan dia terjatuh karena tidak berdiri stabil.


“Yu Jinglan , apa sebenarnya yang kamu inginkan?” Song Sitong berteriak.


“Yu Jinglan , kamu jangan seperti ini, tidak peduli apa yang terjadi tapi setidaknya kalian dulu saling mencintai! Kakak bersalah kepadamu tapi apakah kamu tidak bisa melepaskannya mengingat semua itu?” Wajah kecil Song Yin menjadi pucat karena marah dan lelah tapi matanya yang beningnya menatapnya dengan marah, dia tidak percaya jika dia sekejam itu dan dia memiliki harapan di dalam hatinya.


Tapi Yu Jinglan hanya tersenyum dingin lalu berkata, “Siapa bilang kami pernah saling mencintai?”


Setelah itu dia mengangkat bahunya dan tetap menatap kakak adik itu dengan sombong.


Song Yin kaget dan dia merasa tidak berdaya sekarang.


Song Sitong tertegun dan tiba-tiba diam sambil mencibir, “Ternyata kamu tidak pernah mencintaiku…..”


“Kak…..” Song Yin memanggilnya dengan pelan karena dia melihat tampang Song Sitong yang tidak berdaya sekarang dan dia juga sama, Yu Jinglan sangat menakutkan.


Song Sitong tersenyum sambil perlahan-lahan menutup matanya dan air matanya jatuh. “Yu Jinglan , aku tidak bisa melawanmu dan sebarkan saja jika kamu ingin, jika kamu merasa senang membuatku mati maka lakukan sesukamu!”


“Kakak!” Song Yin memegang tangannya tapi dia menghempaskannya. “Pergi kamu, aku tidak mau melihatmu juga!”


Dia keluar setelah selesai mengatakannya.


“Kakak tunggu!” Song Yin melihat ke arah Yu Jinglan . “Kakak besar Yu, aku mohon, bisa tidak jangan menyiksanya lagi?”


Yu Jinglan tersenyum dan berkata dengan kejam, “Tidak!”


“kamu benar-benar kejam!” Song Yin mengejarnya dan Song Sitong telah menyalakan mobilnya dan pergi.


“Kak! Kak…..” Song Yin ingin menghiburnya tapi Song Sitong telah pergi.


Pada saat ini Song Yin merasa sangat putus asa dan takut yang secara perlahan-lahan masuk dalam tubuhnya…..

__ADS_1


“Susah menjadi orang baik dan kebaikanmu sama sekali tidak dihargai, buat apa?” Dia berbalik lalu menabrak dada Yu Jinglan , Song Yin mengangkat kepalanya sambil memelototinya.


“Apakah kamu sudah puas? Apakah kamu sudah puas jika memaksanya sampai mati?” Dia berteriak pelan dan matanya terlihat menyalahkan dirinya.


“Aku tidak terlalu puas, jika seperti ini sudah puas maka bukankah sangat tidak menarik?” Dia mendekatinya sambil berbisik di telinganya dan terasa napasnya yang hangat, ada bau rokok dan napas khusus pria.


“Apa yang ingin kamu lakukan sebenarnya?” Dia mengangkat kepalanya untuk menatap matanya secara langsung yang terlihat berbahaya seperti seekor serigala yang sedang menatap mangsanya sehingga Song Yin merasa kaget.


Dia hanya menatapnya dan detik berikutnya dia memegang pundaknya dan bibirnya menempel di bibirnya, dia tidak menciumnya tapi menggigitnya dengan keras sehingga dia mengerutkan keningnya dan darah segera mengalir ke dalam mulutnya, matanya terlihat gelap ada kebencian dalam matanya.


“Aku paling benci orang baik!” Yu Jinglan mendengus dingin sambil menjilat darah di bibirnya sambil tersenyum jahat. “Jika kamu memberikan keperawananmu kepadaku maka mungkin saja kamu masih ada kesempatan untuk mendapatkan videonya, tapi…..”


Mata Song Yin kosong dan jelas jika dia kaget dan sakit, dia menatapnya penuh kebencian dan wajahnya lebih pucat lagi.


Sedih.


Putus asa.


Dia mengenggam tangannya.


Dia merasakan sakit, apakah seperti ini rasa sakit hati ditusuk?


Hatinya semakin tenggelam ternyata Kakak besar Yu yang dia hormati dulu benar-benar seorang monster!


Tengah malam.


Song Yin pergi ke ruang kerja Yu Jinglan setelah dia tidur.


Dia akan mencarinya sendiri karena dia tidak memberikan video kepadanya.


Dia membuka komputernya dan melihat layar depannya dan menemukan jika filenya ada kata sandinya.


Apakah di simpan di sini?


Apa kata sandinya?


Song Yin tahu tanggal ulang tahun Yu Jinglan dan dia mencobanya dulu tapi salah dan dia mencoba tanggal ulang tahun kakak tapi salah juga.


Apa itu?


Dia menutup matanya sambil menarik napas dalam-dalam dan sangat panik karena dia menekan tanggal ulang tahunnya, dia tidak pernah mengharapkannya tapi dia harus mencobanya pada saat ini!


Tapi, ternyata dia bisa masuk setelah menekannya!


Song Yin kaget dia bahkan menggunakan tanggal ulang tahunnya untuk kata sandinya!


Jantungnya berdetak kencang, mengapa dia memakai tanggal ulang tahunnya sebagai kata sandi?


Pada saat ini dia menemukan jika dia tidak bisa menahan kagetnya dan tidak bisa mengabaikannya sehingga jantungnya berdegup kencang dan ternyata di dalam file itu berisi video kakaknya, dia tidak sempat untuk berpikir dan dia langsung menggerakkan mouse untuk menghapusnya, langsung menghapusnya bahkan dia juga menghapus file di recycle bin!


Hanya saja hatinya sangat tegang sewaktu dia menghapus file itu.


“Apakah sudah di hapus?” Tiba-tiba terdengar suara serak dari arah pintu.


Song Yin langsung mengangkat kepalanya dan melihat Yu Jinglan berdiri di depan pintu sambil bersandar dengan mata tajam juga rumit.


Dia menemukan jika dia tidak bisa menatapnya langsung setelah dia tahu dia menggunakan tanggal ulang tahunnya sebagai kata sandi filenya.

__ADS_1


__ADS_2