AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 327 Tak Ingin Mempergunakanmu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Kita baikkan saja!” Beberapa saat kemudian, Yu Jinglan berbicara. Hanya saja suaranya menjadi sedikit serak, karena Song Yin, baru saja ia berbicara kalimat singkat itu, merasa tenggorokkannya sedikit gatal.


Apa?!


Hello! Im an artic!


Song Yin terbengong.


“Kita baikkan saja!” Yu Jinglan terus mengulanginya.


Song Yin terbengong, tiba-tiba tidak bereaksi.


Intonasinya terdengar sangat tulus, terdengar sangat halus. “Aku benar sangat lelah!”


Hello! Im an artic!


Hati Song Yin menegang, hingga sudah mau meledak. Hatinya seperti mau melompat keluar, ini adalah kali pertamanya, ia mendengar intonasi begini keluar dari mulut Yu Jinglan , Song Yin benar-benar bingung.


“Tidak mau berantem lagi!” Kata Yu Jinglan .


“Kamu yang berbuat onar, aku tidak!” Kata Song Yin dengan rendah, berkata dengan sulit : “Aku hanya tidak ingin menjadi catur orang lain, aku juga sangat lelah.”


“….” Yu Jinglan membuka mulutnya, tidak berbicara.


Dengan pelan Song Yin berkata lagi : “Ketika remaja, aku pernah membayangkan kehidupan pernikahan yang indah, seperti yang dinyanyikan dalam lagu, aku bisa membayangkan hal yang paling romantis, yaitu perlahan-lahan menjadi tua bersamamu, hingga kita tua dan tidak dapat kemanapun, kamu masih tetap menganggapku sebagai harta dalam hatimu. Namun, semua ini tidak begitu, pernikahan seperti ini, tidak pantas dipertahankan, hanya bisa melukai satu sama lain, apalagi ibumu yang mengatakannya, cepat lambat kita juga akan bercerai, jika begitu, lebih baik kita mempercepatkan saja, melepaskan satu sama lain, bukankah itu baik?”


“Sejak pertama kali aku menikah denganmu, kehidupanmu sudah kacau, sudah ditakdirkan tidak akan mendapatkan kebahagiaan seumur hidup ini, aku juga tak berharap banyak, sejak awal aku sudah tidak mengharap lebih dengan kehidupanku. Aku tidak ingin rasa hormat padamu akan menjadi rasa dendam padamu akhirnya, aku tidak ingin ribut denganmu, tidak ingin menyakitimu dengan kata-kata, karena aku masih berharap kamu menjadi Kakak Yu yang dulu, yang bisa tertawa dengan sangat lepas, tidak ada dendam sama sekali, tidak ada tujuan apapun, kamu adalah kamu, walaupun kita bercerai, aku masih bisa dengan santai memanggilmu Kakak Yu!”


“Namun, aku tidak tau apakah aku masih ada keberanian untuk memanggilmu, karena luka yang kita berikan untuk satu sama lain sudah sangat dalam! Tiba-tiba kamu berdiri didepanku, aku beritahu kamu, aku sangat lelah, aku hanya mau bilang 1 kalimat, orang yang dikelilingi dendam, mana mungkin tidak lelah? Pasti setiap hari hatimu juga merasa lelah? Jika aku tidak salah menebak, menikahiku hanya karena kamu mau membalas dendam pada keluarga Song? Namun kenapa saat ini kamu malah mengekspresikan raut wajah yang sangat sedih dan sakit?”


Song Yin menatapnya dengan hati-hati, melihat kesedihan dalam matanya, melihat kantung matanya yang gelap, seperti tidak tidur semalaman, melihat darah luka di kain kasa, seketika hati Song Yin sakit, menarik tangan Yu Jinglan , membantunya merapikan kain kasa.


Tangan keduanya tersentuh, Yu Jinglan merasa seperti ada aliran listrik yang mengalir ditubuhnya.


Song Yin berkata : “Aku benar sudah tak ingin terus menderita, Kakak Yu, aku sangat sedih! Sungguh!”


Song Yin mengerutkan alis menatapnya, tatapan Yu Jinglan semakin lembut, seperti sudah mau mengeluarkan air. Baru saja Song Yin mau melepaskannya, namun malah dipeluk erat olehnya.


“Yin Yin, bagaimana jika kamu bukan lagi sebuah catur?” Bahunya yang lebar sedikit gemetar, intonasinya sangat kacau dan berbelit.


Song Yin merasa sedikit tidak wajar, merasa Yu Jinglan sedikit terpukul, apakah ini adalah emosi yang seharusnya ia perlihatkan?


“Mungkinkah? Kamu dan ibumu jelas sekali sangat membenciku, walaupun aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi sehingga membuat kamu begitu membenci ayahku, namun aku tau kamu akan membencinya tanpa alasan, hal ini aku tidak dapat mengubahmu, dan juga tidak ingin mengikut campur.”


Raut wajah Yu Jinglan menjadi serius.

__ADS_1


Song Yin mendorongnya dan mengingatkannya : “Aku tidak ingin dirumah kalian dan membuat ibumu tidak senang, juga tidak ingin melihat kamu begitu melawan ayahku.”


Yu Jinglan terdiam, mengerutkan alisnya. Ia terdiam sejenak, seolah-olah waktu berhenti dalam saat ini, seluruh jiwanya terdiam, melamun.


Tiba-tiba, satu tangannya menopang bahu Song Yin, satu tangannya lagi memegang wajah Song Yin. Seketika wajah Song Yin terasa panas, dan perasaan hangat perlahan naik, mengalir kedalam tubuhnya.


Namun akal sehatnya membuat ia menolehkan kepalanya, tangan Yu Jinglan langsung terhempas disamping, tatapannya terlihat sangat terluka. “Namun aku tidak ingin cerai, bagaimana?”


Apa maksudnya?


Tiba-tiba merasa semua perkataannya tidak berdaya, sampai saat ini, perkataan apa lagi yang bisa ia bicarakan didepan pria ini, apa harus menjelaskannya lagi?


“Aku juga tak mau terus begini, bagaimana?” Song Yin menyembunyikan semua sikap pura-pura tegarnya, hanya bisa mengatakan satu kalimat ini.


“Yin Yin!” Intonasinya sangat rendah, sepasang mata menatapnya dengan dalam, dan tetap membuat hatinya merasa hangat.


Namun…


Yu Jinglan orang yang begitu sombong, saat ini tiba-tiba menjadi begitu lemah, membuatnya merasa sedih, Song Yin ingin bertanya padanya : pernahkah kamu menyukaiku?


Namun baru saja ia mau mengatakan itu, ia bergegas menelan kembali kata-kata itu lagi.


Mana mungkin Yu Jinglan menyukainya?


Wanita cantik disisinya, yang hanya dilihat dia saja bahkan tidak hanya satu, jika ia bertanya, itu hanya akan memalukan dirinya sendiri.


Tatapannya menghadap jendela mobil, seperti sedang menahan penderitaan yang berat, berkata dengan pelan : “Karena kematian ayahku ada hubungan dengannya, jika bukan karena dia, mungkin saja ayahku tidak akan mati!”


“Kenapa?” Song Yin bingung, “Bukankah ayahmu bunuh diri?”


“Bunuh diri!”


“Jika karena bunuh diri, lalu kenapa ada hubungannya dengan ayahku?” Song Yin tidak mengerti.


“Karena kelailaian tugas!” Saat ini Yu Jinglan merasa sangat menderita, “Orang yang begitu sombong, tiga puluh lima tahun menjabat sebagai walikota Kota Fengcheng, tetapi karena penundaan penerbitan dokumen, 120 penambang hilang tanpa jejak selama hujan deras di bulan Juli. ”


Song Yin terdiam, menahan nafas dan mendengar ia mengatakannya.


“Saat itu, 543 orang mendaftar untuk turun ke sumur. Saat bahaya terjadi, 423 orang naik ke sumur dengan selamat, 120 orang hilang. Saat itu, pemerintah provinsi mengeluarkan satu dokumen, tiga perintah, dan lima aplikasi untuk masalah keselamatan. Namun dokumen itu ada didalam laci ayahku, tidak diperiksa sampai bawah, pada saat itu, pemimpin tim inspeksi disiplin kebetulan adalah ayahmu. Dia menulis surat dengan nama aslinya untuk melaporkan kelalaian ayah saya ke pihak komisi inspeksi disiplin. Ayahku adalah orang yang sangat perfeksionis, karena tidak dapat menerima kelailaian ini, ia bunuh diri!”


“Bunuh diri karena ini? Dan karena ini kamu membenci ayahku?” Song Yin bingung, “Namun ini adalah tanggung jawab pekerjaannya, memang harus dilaporkan! Nyawa 120 pekerja, seharusnya ayahku tidak salah?”


Yu Jinglan tertawa pelan. “Diluarnya kelihatan tidak bersalah!”


“Apa maksudnya?”


“Setelah kejadian, aku mendapat informasi, ada orang yang sengaja menyimpan material, tidak ada yang memberitahu ayahku ada kejadian itu, jadi masalah ini, ayahku sudah difitnah.”

__ADS_1


“Apa maksudnya?”


“Sengaja mengurangi bahan, tidak melakukan perintah atasan, sehingga terjadi kecelakaan, setelah kejadian kami menemukan, ada yang sedang mencelakai ayahku! Karena dia hampir tidak ada kekurangan dalam pekerjaannya, satu-satu cara untuk memenangkannya adalah kecelakaan kerja, dan bahaya kecelakaan kerja ini, adalah hal yang paling serius. Begitu terjadi kecelakaan kerja, semua pemimpin akan tertimpa masalah, ini adalah salah satu cara yang bisa membuat ayahku mundur” Yu Jinglan menyalakan sebatang rokok, “Menurutmu, apakah aku pantas membenci orang dibalik itu semua?”


“Siapa yang menyembunyikan dokumennya?” Hati Song Yin merasa tidak nyaman.


“Setelah ayahku meninggal 3 tahun kemudian, orang itu menduduki posisi walikota hingga saat ini!”


“Tidak mungkin!” Song Yin tidak percaya. “Kamu bilang ayahku ada pelakunya? Apa kamu ada bukti?”


Yu Jinglan berkata dengan dingin, “Tahun lalu di kantor seorang pemimpin tua, ia memberitahuku sebelum ia meninggal, ia mencari orang untuk menemui diriku, memberitahukannya sendiri padaku balik dari kejadian tahun itu! Ayahmu mengambil dokumen bukti korupsi dan suapnya, mau menuntutnya, jadi pemimpin tua tidak dapat tidak mengikuti perintah ayahmu, sengaja menyembunyikan beberapa dokumen keselamatan kerja, akhirnya mendapat kesempatan…. ia hanya ingin memaksa ayahku turun jabatan, namun tidak diduga ayahku malah bunuh diri… ”


“Siapa pemimpin tua itu?”Song Yin tidak berani memercayainya.


“Ia sudah meninggal! Zhang Dongchen! orang dari Luozhuang, Pinggiran Selatan Fengcheng!” Yu Jinglan menolehkan pandangannya, memandang Song Yin, bertanya dengan pelan : “Apa aku tidak seharusnya membalas ayahmu?”


“Membalas apa?”


“Memaksanya turun jabatan!” Yu Jinglan langsung menjawab. “Ini tidak kelewatan bukan?”


“Song Yin tidak berbicara.


“Menikahimu, karena ingin mempermalukanmu, jika cerai, yang akan dipermalukan hanyalah orang keluarga Song, apa kamu masih mau cerai?”


Song Yin terdiam, “Kamu benar yakin orang yang melawan ayahmu dulu adalah ayahku? Hanya perkataan seorang Zhang Dongchen sudah membuatmu percaya? Dia sudah mati, tidak ada bukti, bagaimana aku memercayaimu?”


“Menurutmu aku tidak ada pekerjaan, sehingga sengaja mencari masalah dengan walikota Song? Jangan lupa kedudukan dia sangatlah besar saat ini, sudah menjadi walikota selama 12 tahun, seberapa dalam dan luas kekuatannya, kamu tau?”


“Namun jika ayahmu mau melawanmu, itu adalah hal yang sangat mudah, bisnis besarmu, tidak mungkin satu masalah pun tidak ada, jika pihak perpajakan datang menyamperin kalian pasti akan menemukan masalah, namun ayahku tidak berbuat begitu. Aku merasa sangat aneh, padahal sudah tau jelas kamu mau membalas dendam padanya, namun dia masih menikahkan aku denganmu, bukankah ini memasukkan aku kedalam mulut harimau? Aku curiga kenapa ayahku melakukan ini semua?”


“Dia menggunakan kamu untuk menukarkan satu bukti ditanganku!” Kata Yu Jinglan lagi.


“Apa?”


“Rekaman suara Zhang Dongchen, ini adalah situasi yang sebenarnya, dia menukarkan kamu dengan rekaman dialog aku dengan Zhang Dongchen!”


“Lalu kenapa kamu memberikannya?”


“Karena mana mungkin hanya karena sebuah rekaman bisa menjatuhkannya? Namun menikahimu, kemudian mempermalukanmu, itu adalah tujuanku! Melukai semua orang terdekatnya, membuatnya menderita! Semua derita yang kurasa, aku akan berlipat ganda mengembalikannya!”


“Lalu sekarang?” Song Yin membesarkan matanya menatapnya, “Jika cerai adalah satu-satunya cara untuk mempermalukanku, kenapa kamu tidak menceraikanku?”


“Karena tiba-tiba aku merasa kamu tidak bersalah!” Tatapan Yu Jinglan bersinar, menatap Song Yin. “Tiba-tiba merasa tidak ingin mempergunakan dirimu!”


Tidak ingin mempergunakan dirinya?! Hati Song Yin gemetar, sangat banyak pertanyaan yang seketika membuatnya tak dapat berpikir.


“Aku tidak percaya, kejadiannya sangat tidak masuk akal, kamu dan ibumu begitu memercayai Zhang Dongchen?” Song Yin benar-benar masih tak dapat percaya, dia merasa semuanya aneh. “Kemudian kamu dengan kakakku, kamu mendekati kakakku juga karena membalas dendam?”

__ADS_1


__ADS_2