AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 351 Jangan Mengurusi Urusan Orang Lain


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Mereka adalah kakak adik?”


“Betul, Lan hanya lebih kecil 10 hari dari Mu Xue.”


Hello! Im an artic!


“Niannian bukan anak dari Yu Jinglan ? Lantas dia anak dari Gongben ? ” Song Yin terkejut, ia kembali teringat Yu Jinglan berkata bahwa anaknya itu bukanlah anak kandungnya, bukan anak kandung namun melebihi anak kandung, ternyata dirinya tidak dibohongi.


“Ya!” Xing Jiabai mengangguk.


“Yinyin, mengenai persoalan keluarga Yudan keluarga Song , sedikitnya aku juga telah mendengar beberapa kabar aku hanya ingin memberitahumu, janganlah menyusahkan dirimu sendiri, ikutilah kata hatimu! Apa yang hatimu hendak utarakan,katakanlah, barulah ia dapat mengerti, apabila kamu tidak mengatakannya, selamanya dia tidak tahu, lagipula orang seperti Lan , tidak dapat dengan mudah mengutarakan apa yang ada di dasar hatinya itu, terkecuali dengan orang yang sangat akrab dengannya, barulah ia dapat sedikit mengutarakannya. Baiklah,aku tidak akan menjadi wanita cerewet lagi,sekarang aku akan mengantarmu pulang.”


Mu Xue adalah kakak tiri Yu Jinglan ? Pandangan mata Song Yin tertuju pada aula tersebut, melalui jendela kaca yang transparan, ia melihat Mu Xue dengan lemah bersandar dalam pelukan Yu Jinglan , terlihat seperti tidak siap untuk menemui Gongben , namun Yu Jinglan terlihat melindungi Mu Xue dalam pelukannya.


Hello! Im an artic!


Song Yin menjadi terperangah, perempuan itu adalah kakak laki-laki itu,laki-laki itu adalah adik perempuan itu, ketergantungan kakaknya terhadapnya itu sangat kuat ! Namun, dirinya tidak pernah mengerti laki-laki itu,setelah mengenalnya selama beberapa tahun, ia tidak tahu bahwa laki-laki itu mempunyai seorang ibu, bahkan tidak tahu bahwa ibunya sudah menikah lagi, tidak tahu bahwa dirinya mempunyai seorang kakak, dunianya itu terpaut sangat jauh darinya!


” Aku ingin pulang!” Song Yin berkata datar, ia tidak lagi melihat ke arah aula itu.


Jarak antara dirinya dan Yu Jinglan , seperti terpisahkan oleh bimasakti,mereka seperti dua bintang yang tersebar di kedua tepian bimasakti, selamanya tidak dapat melampaui jarak ini, ia, merasa sangat lelah, sangat lelah.


Di aula restoran, Mu Xue yang berlindung di pelukkan Yu Jinglan , dengan terisak berkata, ” Yinan,tolong lepaskan aku, kumohon!”


Gongben Yinan tertawa kecil, ia seperti telah mendengar gurauan lucu.


“Gongben , sebenarnya apa maumu? Yu Jinglan menaikkan alisnya.


“Antara dia ikut dengankau atau dia mati!” Suara yang dingin dan menusuk itu terdengar di aula. Tatapan mata Gongben yang dingin dan haus darah menatap tajam wanita yang berada dalam pelukan Yu Jinglan itu.


“Kau pikir kau siapa?”Amarah Yu Jinglan menyala-nyala.


“Wanita yang mengkhianatiku tentu harus merasakan akibat dari mengkhianatiku!” Gongben seperti mengeluarkan aura dingin seperti neraka yang mencekam, seperti iblis yang berjaga-jaga di perbatasan antara neraka dan dunia manusia, sungguh aura yang amat jahat dan kuat.


Mata yang mempunyai lipatan tunggak itu memincing tajam, mata yang tajam bagai burung elang itu menatap langsung Mu Xue dengan tatapan yang galak dan dalam.


“Xue, kemari !”


“Tidak!” Mu Xue seketika menjadi genetar. “Tidak, aku tidak mau! Lepaskan aku!”


Meskipun di antara mereka ada jarak, namun Mu Xue merasakan sekujur tubuh lelaki itu mengeluarkan aura dingin yang membuat orang lain sulit untuk mendekatinya, sekalipun ia berada dalam pelukan Yu Jinglan , dan dengan erat mengenggam bajunya, namun ia masih tetap takut, kedua tangannya gemetar, ia sangat ketakutan.

__ADS_1


“Apakah kau tidak lihat, ia sangat takut kepadamu?”


“Benarkah??” Gongben tertawa dingin, tidak mempercayainya.


“Xue,kau harus tahu, jika aku menghitung sampai tiga dan kau belum kemari, jangan harap kau dapat menemui Niannian lagi!”


“Tidak –” Mu Xue sontak mendongakkan kepalanya, ia menghadapkan wajahnya dan menatap Gongben ,wajahnya pucat bak kertas, sepasang bola mata hitam nan cantik dibelalakkan besar-besar, ia dengan panik menatap sepasang mata yang haus darah milik Gongben ,semilir angin yang amat dingin dalam sekejap mengalir keluar dari bawah kakinya, menjalar ke sekujur tubuhnya.


“Jika kau tetap ingin berada dalam pelukan lelaki lain, maka teruslah demikian, jangan berharap kau bisa bertemu kembali dengan anakmu!”


Senyumnya yang amat sangat muram, tatapan matanya yang sinis dan kejam membuat Mu Xue tidak berkutik seketika.


“Xue, jangan takut!” Yu Jinglan menopang Mu Xue , membuatnya berlindung di belakangnya, ia langsung menatap Gongben .


“Apa gunanya mengancam?”


“Hah?!” Gongben tertawa menohok serta menaikkan alisnya. “Cara mengancam ini saya pelajari dari Presdir Yu, bukankah anda sering melakukan ancaman ini terhadap istri anda? Saya hanya mencoba menggunakannya kepada wanita saya, apakah presdir Yu mempunyai saran?”


“Kau –” Sekujur tubuh Yu Jinglan menjadi kaku, memang betul, ia sering mengancam Song Yin seperti ini, ternyata begini rasanya diancam orang lain, Yu Jinglan mengernyitkan alisnya, wajahnya muram, menfokuskan perhatiannya pada Gongben, dengan suara berat berkata,” Sepertinya Pak Gongben ini sangat perhatian terhadap kehidupan pribadi orang seperti saya ini, saya sungguh merasa amat terhormat!”


“Kenapa? Kenapa kau tak mau melepaskanku?” Mata indah Mu Xue mulai berair, kedua belah bibirnya tidak berhenti gemetar, ia dengan getir dan kalut menatap Gongben , air matanya bagaikan mutiara yang jatuh sebutir demi sebutir, “Kumohon padamu, lepaskan aku…Yinan,kumohon lepaskan aku!”


“Kau ingin aku melepasmu?” Gongben Yinanberdiri dan melangkah maju, wajah tampan yang sedingin es itu hampir berubah dan tersenyum dingin,”Kecuali… aku mati! Atau… kau yang mati!”


“Xue,mengapa kau cepat sekali melupakan kebahagianmu denganku, hubungan kita belum berakhir, namun kau sudah haus dan mencari lelaki lain? Masakan kau tidak tahu bahwa hanya aku yang sangat mengenal tubuhmu itu? Selain aku, lelaki mana lagi yang dapat memuaskan kehausanmu yang bagai binatang buas itu? Yu Jinglan ? Adik tirimu itu? Apakah dia dapat memuaskanmu?”


“Gongben Yinan—” Mu Xue yang gemetar menyerukan namanya dengan suara yang rendah.


Ujung bibir Gongben Yinan yang tipis terangkat naik, sepasang bola mata yang keji, dingin dan sarat akan kehangatan apapun menatap dengan intens tubuh Mu Xue yang tertunduk dan tidak berhenti gemetar.


“Gongben , omong kosong apa ini?” suara Yu Jinglan yang rendah menggelegar,suaranya yang kelam itu bagaikan hari terdingin di musim dingin.


” Apakah perkataanku salah? Xue,bukankah kau yang mengatakannya dengan mulutmu sendiri bahwa kau mencintai adik tirimu itu? Bukankah kau katakan bahwa Niannian adalah anaknya? Bagaimana? Kau tidak berani mengaku di depan selingkuhanmu? Mari kita membicarakannya, Niannian sebenarnya anak siapa!”


Amat tersentak kaget, Yu Jinglan pun mengarahkan pandangannya ke arah Mu Xue.


“Aku—” air mata Mu Xue mengalir kian deras, mungkin karena ia telah dipaksa sampai frustasi atau mungkin karena ia telah ditekan sedemikian rupa, sehingga Mu Xue kehilangan akal sehatnya dan berteriak dengan nyaring,” Mengapa kau begitu sadis? Betul, Yinan!Aku mencintai Lan ,karena aku mencintai Lan ,maka Niannian adalah anaknya! Aku tidak pernah mencintaimu! Tidak pernah! Lepaskan aku! Kau sudah menghancurkan hidupku, apa lagi yang kau mau? Aku dan dirimu sudah tidak ada hubungan lagi, sedari dulu sudah tidak ada!”


Lelaki yang pemaksa itu membuatnya menjadi sesak, namun, kedatangannya kali ini, ia merasa bahwa tubuh dan pikiran lelaki mempunyai aura keji dan mengancam, ia seperti datang langsung dari neraka, dan lagi,sepasang matanya yang haus darah itu sama sekali tidak manusiawi. Suaranya yang begitu dingin, pandangan matanya yang begitu keji, selamanya akan menjadi mimpi buruk yang tidak akan pernah dapat disingkirkannya. Akibat teriakan histerik Mu Xue, Yu Jinglan pun terdiam, sejak kapan ia telah menjadi ayah dari Niannian?


Ia yang tercengang itu akhirnya tersadar dan paham bahwa yang saat ini dikatakan Mu Xue adalah kebohongan belaka, ia tidak pernah tidur dengan Mu Xue, gurauan-gurauan yang lalu, gurauannya mengenai ingin menikahinya juga hanya perkataan kosong saja, mana mungkin wanita itu mencintai dirinya?


“Gongben sepertinya kau salah paham, aku mengerti, kau begitu memperhatikan urusan Mu Xue, berarti kau sangat mempedulikannya, karena kau mempedulikannya, mengapa kau tidak memperlakukannya baik-baik?”

__ADS_1


“Apa dia pantas?” Melihat wajah mungilnya yang pucat pasi, bibir Gongben malah menunjukan ekspresi dingin dan haus darah.


“Kemarilah, kukatakan sekali lagi, Yu Jinglan tidak dapat menolongmu!”


” Tidak—” Sekujur tubuh Mu Xue bergidik, secara tidak sadar ia melangkah mundur, sepasang lengan yang sangat ramping itu memeluk dirinya sendiri erat-erat. “Aku tidak mau pergi, tidak mau!”


Melihatnya yang dengan ketakutan terus melangkah mundur, tatapan dingin mata Gongben terlihat menghina dan mencemoohnya, ia memutarkan tubuhnya dengan elegan, dan melangkah menuju pintu dengan tatapan yang yakin, ketika ia melambaikan tangannya, 4 orang bodyguard melangkah masuk dengan cepat. Dari atas sampai bawah, busama bodyguard itu hitam legam dan memakai kacamata hitam, masing-masing tinggi dan kekar, dan lebih tinggi dari Yu Jinglan keempat orang itu langsung datang dan hendak menangkap seseorang.


“Tunggu!” Yu Jinglan berkata dengan suara rendah.


Dari luar pintu itu, Gongben perlahan memutar tubuhnya,”Yu Jinglan , aku tahu bahwa kau adalah seorang ahli taekwondo, namun kau tak dapat mengalahkan mereka, level mereka berempat jauh melampauimu!”


“Untuk apa kau memperlakukan seorang wanita seperti ini?”


“Lantas, kau dan ibumu mengapa memperlakukan Song Yin seperti itu?”


“Kau benar-benar menyelidikiku!” Yu Jinglan sungguh tidak menyangka ia bahkan mengetahui nama Song Yin, sepertinya ia memang menyelidiki dirinya.


“Kuperingati kau untuk tidak mencampuri urusan orang lain, jika sampai wanita lain mencium kebusukkan ini, tentu ia tidak akan memaafkanmu, bukankan orang Tiongkok sering berkata, orang bijak akan mengerti dan berserah pada keadaan. Aku berharap kau mengerti perkataanku! Malam ini, ia harus pulang denganku, aku ingin wanita ini menghangatkan ranjangku!”


“Tutup mulutmu!” Dampratnya dengan dingin, tatapan Yu Jinglan dengan sengit melototi Gongben ,pada saat keempat orang itu menghampirinya, ia dengan cepat dan gesit mengepalkan tinjunya, raut wajahnya yang sedari tadi muram, pada saat ini, wajahnya lebih lagi kaku dan bertaut tegang. Sosok Yu Jinglan yang hitam legam itu seperti raja hitam yang dengat amat cepat melompat dan menendang serta menaklukkan salah seorang dari keempat orang itu, raut wajahnya itu masih tetap dingin, Mu Xue yang terkaget pun memekik,”Lan ! Jangan memukul lagi, kau tak dapat mengalahkan mereka! Gongben Yinan, jangan berkelahi lagi, kumohon jangan biarkan mereka memukul Lan !”


“Xue,kemarilah!” Gongben Yinantertawa hambar, wajahnya tersirat suatu kekelaman yang dalam. “Jika kau kemari, aku akan menyuruh mereka untuk berhenti!”


“Aku… baik, aku akan mengikutimu!” ia mengginggit bibirnya, dalam kepanikan ia terburu-buru berlari ke arahnya.


“Xue—” Yu Jinglan meraung keras, namun Mu Xue sudah beranjak pergi.


“Ah—” Mu Xue memekik, tubuhnya didekap Gongben dalam pelukannya, dengan mudah membawanya keluar.


“Ah! Apa yang akan kau lakukan? — Suruh mereka berhenti!”


Mu Xue berteriak dalam ketakutan, dengan sekuat tenaga ia melawan, namun apa daya, tenaga Gongben , sungguh diluar nalar, ia sama sekali tidak dapat melepaskan dirinya.


“Kemana kau akan membawaku – Ah!”


“Lepaskan dia! Yu Jinglan tidak dapat melepaskan dirinya sendiri, ia dihadang oleh keempat orang itu, meskipun tinjunya kuat, ia tidak mungkin dapat menang menghadapi empat orang yang tinggu dan kekar, ia hanya dapat dengan pasrah melihat Mu Xue dibawa pergi, tetapi dirinya tidak dapat menolongnya, malah dirinya mendapat luka, suatu kepalan tangan mendarat di rahang bawahnya, membuat wajahnya yang tampan dalam seketika meringis.


Gongben menghentikan langkahnya dan berbalik, ia mempersiapkan suatu cek dari dalam tasnya, menarik Mu Xue serta untuk berjalan dan menyerahkan selembar cek kepada seorang kasir, “Anggaplah kerusakan barang-barang itu adalah milikku, apakah ini cukup?”


Awalnya manajer restoran itu tidak berani berkata apa-apa mengenai orang-orang kasar yang berkelahi ini, dengan tidak ia sangka, ia malah mengganti rugi,dengan cepat ia berkata,”Sudah cukup, sudah cukup!”


Jumlah uang dalam cek itu seungguhnya amat besar, namun Gongben dengan santai menyerahkannya.

__ADS_1


Berdiri di dalam aula restoran itu,Gongben Yinanmemeluk Mu Xue dan berkata dengan keras, ” Yu Jinglan , aku memperingatimu untuk tidak lagi memcampuri urusanku dan Mu Xue, lebih baik kau urusi saja urusanmu dengan Song Yin, jangan kau campuri persoalan istri orang lain!”


__ADS_2