AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 25 Ikut Aku Pergi


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Mu Xue mengangkat kepalanya, dan dia sempat tertegun melihat orang yang mendekat itu.


Seluruh udara menjadi beku, orang-orang yang ramai tadi seketika menjadi diam, tidak ada yang berbicara.


Hello! Im an artic!


Semua orang menahan nafas, mereka tidak pernah melihat pria berjas seperti ini muncul di kota malam, dan pria ini tidak tahu harus dibilang seperti apa, hanya saja keindahannya seperti setan, bola matanya yang begitu hitam pekat, seperti seekor rubah licik, dan auranya beneran sangat dingin, membuat orang gemetaran melihatnya.


Bibirnya merapat, sudut bibir yang sedikit turun, tapi tanpa sadar membuar orang merasa dingin, tatapan seekor macan yang sudah mengunci targetnya.


Kemudian melewati semua orang, dia berjalan ke arah Mu Xue.


Mu Xue tertegun, dia dengan cepat membereskan barangnya, ketika dia mengambil satu kondomnya, tiba-tiba melihat sebuah sepatu yang sangat bersinar, walaupun di malam hari, sepatu ini juga terlihat sangat terang.


Hello! Im an artic!


Dia mengangkat kepalanya, dan melihat dada bidang sosok ini.


Kemudian dengan pelan-pelan melihat ke atas lagi. Akhirnya dia menatap mata yang membawa emosi dingin dan bingung itu.


“Tuan, kamu menginjak barang aku! Ini produk terbaru, 20.000, bayar!” Mu Xue berkata sambil mengulurkan tangannya.


“Kamu sudah miskin gila ya?” Ucapannya selalu begitu kejam.


Tidak perlu ditanya, orang ini adalah CEO Qin Grup, Qin Yinuo.


“Iya, aku sudah miskin gila, makanya keluar jual ******, tuan, tolong uangnya, 20.000!” Dia terus menjulurkan tangannya.


Dia melihat telapak tangannya yang penuh dengan bekas itu, terlihat dia mengerutkan keningnya sebentar.


Mu Xue masih menunggu!


Semua orang di samping juga menonton mereka!


Dan aura Qin Yinuo membuat sekitar mereka tidak berani berbicara, hanya berani melihat.


“Semua ini aku beli, 2 juta cukup nggak?” Dia bertanya dengan dingin.


Mu Xue melihat barangnya yang sisa sedikit itu, dia menggelengkan kepalanya, “Tidak perlu sebanyak itu, sisa ini, cukup 1 juta saja, anda mau beli semua!”


“Ikut aku pergi!” Qin Yinuo tiba-tiba menarik tangannya.


“Tidak mau!” Mu Xue tidak menyangka akan bertemu Qin Yinuo, kenapa dia datang ke tempat yang buat mahasiswa? Lagian sekarang jam pulang kantor, dia tidak bisa mengatur kehidupan privasinya.


Tidak terima ditolak, tangan besarnya itu langsung menarik Mu Xue berjalan ke arah Bugattinya.


“Lepaskan aku!” Mu Xue berteriak, barang dia, semua kerja kerasa malam ini sia-sia donk? Dia baru mendapat beberapa ratus ribu, tapi malah rugi begitu banyak.


Mu Xue dibawa masuk ke dalam Bugattinya, kemudian dia juga naik dan langsung menjalankan mobilnya!


Mu Xue yang ingin membuka pintunya baru sadar pintunya sudah terkunci, dia menatap kesal ke arah wajah tampan itu.


Apakah dia sudah gila? Pasti dia sudah gila! Dia jualan apa hubungannya dengan dia?


Qin Yinuo merasakan tatapan amarahnya, tapi terus mengabaikannya. Mobil melaju keluar kota malam itu, dan datang ke sebuah tempat yang lebih sunyi.

__ADS_1


Dia melototnya dengan kesal dan berteriak: “Tuan, sekarang jam pulang kantor, kamu tidak punya hak untuk mengatur kehidupan aku, jangan mengganggu aku mendapatkan uang!”


“Kamu ingin berapa?” Dia beneran baru tahu, sekretaris seorang Qin Yinuo menjual ****** setelah pulang kerja, sialan, kalau ketahuan orang luar akan dibilang Qin Grup menyiksa karyawannya, dan gajinya juga tidak banyak! “Cepat bilang, kamu butuh berapa?”


“Aku……” dia tidak tahu harus berkata apa, setelah melototnya sebentar: “Tidak ada hubugannya dengan kamu!”


“Kamu ada karyawan aku, buku manual karyawan pasal 25 berbunyi, tidak boleh kerja sampingan setelah pulang kerja.” Qin Yinuo berkata.


“Bukan begitu, pasalnya tertulis bahwa tidak boleh kerja sampingan sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan utama.”


“Kalau begitu akan ditambahkan pasal baru, tidak boleh kerja sampingan! Apapun tidak boleh!”


Mu Xue terus menatap pria di depannya ini. Pria ini, apa sebenarnya yang ingin dia lakukan? “Baiklah! Itu juga dimulai dari besok, tuan, kamu sudah membuat aku rugi 1 juta, sekarang tolong ganti kerugian aku!”


“Kamu yakin 1 juta cukup?”


“Kamu hanya membuat aku rugi segitu!” Mu Xue terus menatapnya, dan tidak ada rasa takut sama sekali.


Qin Yinuo tidak pernah membawa uang tunai. Dia mengeluarkan sebuah cek, dan menulisnya: “2 miliyar, cukup nggak?”


Mu Xue tercengan melihat cek yang diberikan olehnya, tiba-tiba dia merasa dipermalukan, “Kamu sekarang hanya utang 1 juta padaku, 2 Miliyar memang banyak, tapi kamu tidak hutang padaku!”


Qin Yinuo menatap matanya, dia menyadari dari tatapannya terlihat keras kepala wanita ini, tiba-tiba dia merapatkan kembali bibirnya.


“Buka Pintu!” Mu Xue ingin nangis karena dipermalukan olehnya, membuat dia teringat malam umur 17 itu….


Qin Yinuo menatapnya dengan wajah tampannya, setelah beberapa saat, dia baru berkata, “Bilang, kenapa mau menjual barang itu!”


“Buka pintunya, aku mau turun!” Dia berkata sambil menahan diri, dia tidak mau menangis di depan orang lain!


“Kamu sangat butuh uang?” Qin Yinuo menatap wajah keras kepala ini dan bertanya.


Qin Yinuo tercengang!


Tidak disangka wanita kecil seperti dai memiliki suara begitu kencang!


Kenapa dia hanya ingin mencari uang untuk membayar hutang saja begitu sulit? Kenapa dia harus membuat dirinya tersiksa, di kantor harus merendahkan diri, setelah pulang kerja juga harus melihat wajahnya lagi?


“Buka pintu!” Dia tidak mau melihatnya dan berteriak sekali lagi.


Qin Yinuo menatap wajah keras kepalanya dan berkata dengan kesal: “Wanita bodoh!”


“Iya! Aku memang bodoh, aku selalu bodoh!” Dia berteriak lebih keras lagi, kalau tidak bodoh dia tidak akan tanda tangan kontrak ibu hamil penganti, kalau tidak ada kontrak itu, beberapa tahun ini dia juga tidak akan semenyedihkan itu, sekarang dia juga tidak tahu di mana anak kandungnya? “Aku beruntung bisa masuk ke Qin Grup dan menjadi sekretaris orang tua seperti kamu, kalau aku begitu bodoh, kenapa kamu nggak sekalian pecat aku?”


“Kalau kamu butuh uang, kamu boleh pinjam ke kantor, bagaimanapun kamu adalah karyawan kantor! Jangan memalukan di sini!” Sekarang menjadi kesalahan dia karena merekrutnya masuk?! Dia harus tahu betapa banyak wanita yang ingin menjadi sekretarisnya Qin Yinuo!


“Aku ingin turun!” Dia tahu tidak ada gunanya berbicara dengannya.


Qin Yinuo dengan kesal menatapnya, dia beneran tidak bisa menahan diri lagi, “Mau ke mana, aku yang anter saja!”


“Tidak perlu! Sini!”


“Apa!”


“1 juta!”


“Tidak punya!”

__ADS_1


“Ganti rugi aku!” Dia berkata dengan kesal sambil menghapus air matanya.


“Besok aku kasih pas masuk kantor!” Dia akhirnya membuka pintunya!


Mu Xue membuka pintunya, “Baik! Ingin CEO Qin, kamu hutang 1 juta denganku!”


“Wanita sialan, 2 miliyar tidak mau malah minta 1 juta!”


“Aku hanya mau 1 juta, itu uang yang seharusnya aku dapat, aku bisa tenang, jangan kira semua orang sama denganmu, tumbuh besar bukan dengan makanan manusia!” Selesai berteriak, Mu Xue langsung berlari pergi.


Qin Yinuo tercengan, sejak kapan dia tidak makan makanan manusia?


Mu Xue pergi dengan cepat, seperti sedang kabur dari sesuatu, dia berlari pergi dari Bugattinya Qin Yinuo, dan berlari kembali ke arah kota malam, dia tidak tahua barangnya masih ada atau tidak, nggak tahu dicuri oleh orang atau tidak!


Qin Yinuo melihat dia berlari ke arah sana, dia juga turun dan mengikutinya.


Untung! Barangnya masih ada!


Mu Xue menarik nafas dalam-dalam, dan mulai berjualan lagi.


Qin Yinuo dari sudut yang gelap melihat wajah yang keras kepala itu, dia mengeluarkan rokoknya, dan mulai menghisapnya.


“Mami, bisnisnya tidak lancar?” Cheng Cheng melihat Mu Xue pulang dengan wajah dingin, dia mulai bertanya dengan panik.


“Cheng Cheng, kenapa belum tidur?” Mu Xue melihat jam dan sudah menunjukkan pukul 12 malam. Laptopnya masih menyala, “Cheng Cheng, kamu bikin game lagi?”


“mami, aku ingin cepat menyelesaikan gamenya, jadi bisa dijual dengan harga tinggi, biar mami tidak usah kerja sampingan lagi!” Cheng Cheng berkata, dia kemudian berjalan ke arah dispenser dan menuangkan segelas air untuk Mu Xue.


Melihat anaknya yang begitu pengertian, Mu Xue merasa terharu, “Cheng Cheng, mami orang dewasa, mami bisa menghidupi Cheng Cheng!”


“Tapi Cheng Cheng adalah pria, pria seharusnya menghidupi wanita!”


“Kamu bukan pria, tapi anak laki-laki!”


“Cepat atau lambat akan menjadi pria juga!” Cheng cheng menepuk dadanya, dan mengucek matanya, “mami, kamu pasti capek, aku bantu pijat ya…..”


“Mami ada kamu, secapek apapun juga worth it!”


Ketika tukang bersih-bersih sedang menyapu, di salah satu sudut gelap ada setumpuk puntung rokok….


Qin Yinuo tidak masuk kerja, tidak tahu kenapa?


Suasana pagi ini tidak terlalu enak, Mu Xue sedang mengerjakan dokumennya, terkait proyek kerja sama dengan WVL sudah hampir selesai, hanya perlu persetujuan Qin Yinuo sekarang.


Telepon berbunyi, Mu Xue menjawab teleponnya.


“Xiao Xue, aku Wu Jingxuan, proposal kerja samanya sudah dilihat oleh Qin Yinuo?”


“Masih belum! CEO belum datang!”


“Cepat kasih dia lihat, kalau butuh revisi, kita akan diskusikan lagi!”


“Baik!”


Setelah meletakkan hpnya, Mu Xue menatap ke arah He Jing, “He Jing, CEO kenapa masih belum datang?


“Aku dengar dia pergi dinas, Sekretaris Gao bilang semua urusan digantikan oleh manajer Ceng!” He Jing memang banyak informasinya, “Xiao Xue, aku dengar CEO kali ini membawa Gao siqi pergi dinas, wanita pendamping yang dibawa ke pesta waktu itu?”

__ADS_1


“Gao Siqi?” Mu Xue merasa seperti pernah mendengar nama ini.


“Iya, model mobil itu, aku dengar ketika dia bersama CEO masih seorang perawan! Haha! CEO hanya suka perawan, tapi ada yang bilang, Gao Siqi bukan perawan asli, tapi sudah dioperasi, sekarang semua teknologi beneran sangat bagus!”


__ADS_2