AYAH, MAAFKAN AKU

AYAH, MAAFKAN AKU
Bab 318 Buat Pertunjukan


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Dia harus belajar membuatnya dirinya kuat, sebagai putri Song Qingyuan, jika dirinya tidak bisa tegar maka selamanya akan menjadi orang yang ditindas! Kamu jangan meneleponnya, biarkan dia sendiri belajar bagaimana menyelesaikan masalahnya sendiri!”


Song Yin tidak tahu ada berapa banyak wartawan yang mengambil gambarnya selama acara amal berlangsung, dia tidak berani mengatakan apa-apa dan selalu menunduk dengan sikap biasa. Tapi para wartawan masih belum berencana melepaskan dirinya karena banyak orang yang ingin tahu siapa Mu Xue yang ada di samping Du Liling.


Hello! Im an artic!


Sangat banyak wartawan yang mengelilinginya, Du Lilingdan Mu Xue bertiga setelah acara amalnya selesai, Song Yin berdiri di sampingDu Lilingsesuai permintaannya. Sedangkan kanan kiriDu Lilingada Song Yin juga Mu Xue yang menurut para wartawan sangat aneh.


Ada wartawan yang mempersulit Song Yin, “Nyonya Yu, apa hubungan Anda dengan walikota Song Kota Feng?”


Song Yin membeku lalu dia tersenyum datar serta bertanya kembali, “Apakah karena aku bermarga Song maka harus ada hubungannya dengan walikota Song?”


Du Liling sepertinya tidak puas dengan jawaban Song Yin maka dia segera membenarkannya, “Benar, Yin Yin kami adalah putri kedua walikota Song.”


Hello! Im an artic!


Hati Song Yin bergetar karena dia awalnya ingin menutupi hubungannya meskipun dia tahu jika ini tidak mungkin karena wartawan hiburan ini akan memikirkan segala cara untuk tahu tentang seluruh keluarganya dan dia merasa harus merendah sedikit tapi ibu mertuanya bermaksud memberitahu seluruh dunia bahwa dia adalah putri kedua walikota Song.


Song Yin merasa tidak tenang karena dia tidak berpikir jika ibu mertuanya bermaksud baik setidaknya dia tidak akan memberikan kebaikan kepada Song Yin atau dia bisa baik kepada siapa saja tapi tidak terhadap keluarga Song.


Meskipun dia tidak tahu ada dendam apa tapi dia jelas bisa merasakan jika dia punya dendam yang sangat dalam dengannya. Jika tidak dia tidak akan mempersulitnya pada saat pertama kali bertemu.


Wartawan bertanya lagi, “Nyonya Yu, apakah kamu bisa membocorkan sedikit bagaimana kamu dan Presiden Yu berkenalan?’


Song Yin memiringkan badannya untuk melihat Yu Jinglan yang juga dikelilingi oleh para wartawan sambil tersenyum karena dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana menjawabnya, Kakak Yu dibawa pulang oleh kakak maka dia baru bisa mengenalnya tapi dia tidak bisa berkata seperti itu dan dia juga tidak boleh membiarkan semua orang tahu jika dia adalah pacar kakak dulu dan dia berbuat begitu bukan demi dirinya sendiri tapi demi keluarga Song maka Song Yin tidak tahu harus bagaimana menjawabnya sehingga dia hanya bisa menunduk.


Tidak diduga Mu Xue membantu Song Yin mencairkan suasananya, “Yin Yin sudah malu, pasti perkenalannya dengan Yu Jinglan sangat romantis,”


Song Yin menjadi lebih malu lagi setelah mendengarnya, pipinya memerah dan hatinya kacau, mengapa Mu Xue membantu dirinya?


Tapi tetap ada wartawan yang terus bertanya, “Nona Mu, katanya hubunganmu dengan Presiden Yu tidak biasa? Kami sangat ingin tahu siapa dirimu?”


Dengan kata lain, mereka ingin tahu apakah dia pacar Yu Jinglan atau bukan.


Mu Xue tersenyum datar, “Kalian sudah mengatakan jika hubunganku dengan Yu Jinglan tidak biasa maka tentu saja hubungan kami tidak biasa, kami adalah keluarga! Haha….”


Semua orang tahu jika Mu Xue adalah pemeran utama gosip itu dan ibu anak Yu Jinglan sehingga Song Yin juga sangat curiga mengenai masalah ini tapi hari ini bukan waktunya menanyakan masalah ini.


“Hubungan keluarga seperti apa? Nyonya Yu, katanya presiden Yu memiliki anak berusia lima tahun, apakah Anda tahu masalah ini?” Ada wartawan mengarahkan topik ke arah Song Yin lagi.

__ADS_1


Ekspresi wajah Song Yin sedikit berubah setelah mendengarnya dan hatinya seperti tertusuk sehingga dia tidak bisa berteriak tapi dia harus tetap tersenyum dan berkata, “Benarkah? Aku masih belum mendengarnya, apakah kalian salah? Dia bukan orang seperti itu karena aku percaya dengannya!”


Nada bicaranya sangat tenang mungkin bisa dikatakan dia menjawabnya dengan terlalu tenang sehingga membuat orang merasa kaget lalu ada orang yang berkata di belakang. “Sepertinya Nyonya Yu tidak ingin membahas masalah ini lebih dalam.”


“Nyonya Yu, bagaimana kesan Tuan Yu di hatimu?”


“Percaya diri, bijak, baik, pemikirannya matang yang merupakan orang baik yang langka!” Song Yin tidak pelit memuji Yu Jinglan di depan wartawan dan dia harus menjawabnya dengan tepat saat ini dan selesaikan masalahnya ketika pulang ke rumah nanti tapi bukan membongkar kehidupan pribadinya di depan wartawan hiburan.


Du Liling tidak mengatakan apa-apa sambil terus tersenyum.


Song Yintahu perang ini sangat sulit dan ini juga kali pertama dia bertemu adegan seperti ini meskipun di hatinya memikirkan banyak hal dan tahu dia harus menghadapi masalah seperti ini suatu hari nanti tapi tidak menyangka akan datang secepat ini dan merasa dirinya memakai topeng di depan wartawan yang sama sekali berbeda dengan diri sendiri.


“Permisi Nyonya Yu, apakah Anda dan nona Mu adalah teman baik? Sepertinya hubungan kalian sangat bagus!”


Song Yin tersenyum sambil melihat ke arah Mu Xue. “Benar, kami saling mengenal!”


“Nyonya Yu, apakah ibu mertuamu juga menyetujui hubungan ini? Hubungan kalian bertiga tampak lumayan?” Maksud dari wartawan adalah mengenai hubungan segitiga mereka dan sengaja mengatakan secara ambigu tapi semua orang mengetahui dengan jelas, maksudnya adalah Yu Jinglan mempunyai dua wanita.


Song Yin tersenyum sambil melemparkan masalah kepada ibu mertuanya. “Aku rasa lebih baik kalian menanyakan masalah ini kepada ibu mertuaku karena aku sebagai generasi yang lebih muda tentu saja tidak punya hak untuk membahas ini!”


Du Liling kaget dan sepertinya dia tidak menduga jika Song Yin akan berkata seperti itu dan dia berkata dengan makna yang dalam, “Benar, aku menyukai Xueer!”


Dia tidak mengatakan Song Yin dan hanya mengatakan Mu Xue saja seolah-olah sedang mengisyaratkan sesuatu supaya para wartawan salah paham.


Xing Jiabai melihat Song Yin seperti itu, melihat dia menjawab pertanyaan wartawan, melihat dia menjawabnya dengan datar dengan mata tenang dan jika dilihat secara teliti maka mendapati ekspresi matanya sangat dalam tidak sebening dulu lagi dan matanya hanya terlihat datar saja.


Hatinya seolah-olah merasa terusik, Xing Jiabai perlahan-lahan melihat ke arah Yu Jinglan yang juga dikepung para wartawan dan matanya terlihat sedih.


Ternyata dia istri Yu Jinglan!


Song Yin berdiri di sana sambil mempertahankan senyum datar lalu wartawan bertanya kepada Du Liling lagi.


Pada saat ini Yu Jinglan datang lalu tangan besarnya memegang tangan kecil Song Yin sewaktu dia terjatuh, tangannya penuh keringat lalu Song Yin menoleh dan bertatapan mata dengan Yu Jinglan sehingga dia menjadi tenang.


Mereka saling berpegangan sehingga menjadi pusat foto para wartawan.


Song Yin menatap mata hitamnya yang tegas dan sekarang berubah menjadi lembut tapi dia tahu jika dia melakukannya untuk diperlihatkan kepada orang lain dan di belakang kelembutan itu ada kedinginan.


“Presiden Yu, hubungan kalian sangat mesra!”


Yu Jinglan merangkul Song Yin sambil tersenyum. “Benar, karena Yin Yin adalah istriku!”

__ADS_1


Hati Song Yin bergetar mendengar kata istri, hatinya merasa dingin dan sakit karena ibu mertuanya mengatakan jika mereka cepat atau lambat akan bercerai!


Song Yin sangat kaget dengan aktingYu Jinglantapi dia tahu jika dia melakukan ini untuk diperlihatkan kepada wartawan maka hatinya ada perasaan yang tidak bisa digambarkan.


Dia perlahan-lahan meronta supaya bisa melepaskan tangan di pinggangnya dan Yu Jinglan bisa merasakannya, matanya menjadi suram tapi senyum di wajahnya tidak berkurang. “Para hadirin, pertanyaannya sudah cukup bukan? Perjamuannya sudah dimulai, mari kita makan.”


Meskipun para wartawan masih ingin bertanya tapi para staf sudah menghampirinya maka mereka hanya bisa meninggalkannya.


“Song Yin, apakah kamu tahu ada berapa wanita yang iri denganmu!” Ada seorang wanita datang menghampirinya yang katanya merupakan istri seorang presiden yang berumur lima puluhan, dia ingin menikahkan putrinya kepada Yu Jinglan tapi Yu Jinglan tidak menyetujuinya dan dia sudah mendengar nyonya itu berkata sewaktu perkenalan tadi tapi dia mengatakannya lagi sekarang.


Song Yin ikut tersenyum sambil berdiri di samping, dia semakin merasa acara amal ini tidak menarik selain ada beberapa sumbangan amal, jika sumbangan amal bisa membantu orang susah maka Song Yin merasa kedatangannya setidaknya sedikit bermakna.


Song Yin melihat Yu Jinglan yang ada di sampingnya, dia tersenyum pahit, “Benar, aku rasa identitasku sudah membuatku menjadi musuh wanita muda di Kota Feng bahkan di seluruh negeri.”


“Bukan seperti itu, jika koran diterbitkan besok maka kamu akan menjadi terkenal karena menikah dengan pria emas diKota Feng! Tapi statusmu juga sudah bagus, putri walikota Song, pernikahan orang bisnis dan pemerintahan, tidak ada yang bisa menandingimu!”


Song Yin tersenyum dan hatinya merasa pahit, manusia suka menjadikan status dan kedudukan sebagai bahan obrolan, jika bisa maka dia hanya berharap Song Yin adalah Song Yin, Yu Jinglan adalah Yu Jinglan, meskipun hidup biasa maka semuanya akan baik-baik saja jika bisa hidup dengan sederhana.


“Oh ya, kalian kapan mau punya anak?” Sepertinya Nyonya Li sangat penasaran tentang masalah ini.


“Song Yin tertegun lalu tersenyum, “Aku masih belum lulus!”


Tapi sewaktu dia melihat Yu Jinglan sekali lagi, wajahnya terlihat kurang bagus.


Kemudian Yu Jinglan tersenyum sambil merangkul pinggang Song Yin dan berkata kepada semua orang, “Permisi dulu!”


Dia membawa Song Yin ke sebuah sudut, dia mengepalkan tangannya sambil berjalan di belakangnya, di sini tidak ada orang sehingga Yu Jinglan melepaskannya lalu menyalakan rokok.


Setelah menghindari kerumunan yang menyesakkan, Song Yin merasa napasnya masih belum stabil. Dia tidak bisa senang selama berada di sini.


“Kakak Yu, apakah aku boleh tahu mengapa kamu memperkenalkanku kepada dunia luar?” Song Yin akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.


Yu Jinglan tertegun dan ekspresinya terlihat suram, “Kamu tidak suka?”


Pada saat ini, lampu flash kamera masih ada yang terus memoto mereka maka Song Yin merasa agak panik karena dia tidak seharusnya bertanya pada saat ini karena akan menimbulkan masalah jika tertangkap kamera wartawan.


Di saat Song Yin tidak tahu harus berbuat apa, Yu Jinglan tiba-tiba menghembuskan asap rokok lalu mengecup keningnya dan wartawan yang menunggu lama langsung mengabadikan kemesraan mereka.


Mata Yu Jinglan berkedip dan wajahnya tersenyum lalu dia mencium bibirnya sehingga gerakan ini langsung membuat heboh sehingga para wartawan berebut mengambil fotonya.


Topik utama! Topik utama untuk besok sudah ada!

__ADS_1


Song Yin kaget.


__ADS_2