I Love You My Sugar Daddy

I Love You My Sugar Daddy
Tidak akan tinggal diam


__ADS_3

Saat ini, Alex menutup panggilan setelah mengabarkan pada sosok wanita yang sangat dicintai mengenai kecelakaan yang menimpa semalam saat hendak menuju ke hotel yang menjadi tempat resepsi pernikahan.


Bahkan ia tidak berhenti tersenyum karena tadi mendengar jika Alesha akan datang. "Dengan kedatangan Alesha ke sini, sudah membuktikan jika pria bernama Rafael itu sama sekali tidak berarti di hati Alesha."


Alex yang semalam mengingat memori yang selama ini dilupakan, kini merasa senang karena mengingat semua hal mengenai Alesha.


'Alesha memang sangat berbeda dengan para sugar baby lainnnya karena dulu sama sekali tidak pernah bersikap layaknya wanita murahan. Ia bahkan hanya mengikutiku ke manapun tanpa menggoda dengan banyak meminta macam-macam.'


'Bahkan aku pun bersikap sangat dingin padanya dulu karena hanya memanfaatkan untuk menghibur hatiku yang terluka karena tidak bisa melupakan istriku yang telah meninggal.'


Alex sibuk dengan semua kenangan mengenai kebersamaannya dulu dengan Alesha dan perasaannya sama sekali tidak berubah karena semakin mencintai mantan sugar baby-nya setelah amnesia yang diderita telah kembali.


Namun, suara pintu terbuka, membuatnya menoleh dan melihat jika wanita paruh baya yang tak lain adalah sang ibu tengah berjalan mendekat.


"Mama?" Alex merasa sangat terkejut karena sang ibu yang tadinya baru pulang telah kembali lagi. "Bukannya Mama pulang?"


"Tidak jadi karena tadi saat di lobi, ketemu papamu yang mengatakan untuk menjagamu di rumah sakit dan tidak perlu pulang." Ana Maria yang semalaman berada di rumah sakit dan tadinya berniat untuk pulang, mendapatkan telpon jika sang suami khawatir saat para mahasiswi menjenguk putranya.

__ADS_1


Tentunya hanya satu orang yang dikhawatirkan, yaitu mahasiswi bernama Alesha yang pernah menjadi sugar baby putranya. Akhirnya ia tidak jadi pulang dan mengawasi putranya seharian ini. Namun, berusaha untuk menipu putranya.


Sementara itu, Alex yang tadinya merasa bebas karena tidak ada sang ibu dan digantikan oleh pelayan, kini merasa khawatir jika Alesha datang dan bertemu dengan wanita paruh baya yang ada di hadapannya tersebut.


'Bagaimana ini? Aku sengaja tidak menceritakan pada mama jika sekarang sudah mengingat tentang masa lalu yang sebagian hilang karena kecelakaan. Karena ingin mengetahui apa yang dilakukan mama selama ini.'


'Aku pun ingin bertanya pada Alesha tentang alasan mengenai dulu tiba-tiba menghilang tanpa pesan dan menghindar dariku. Namun, mana bisa melakukannya jika ada mama. Apalagi sekarang Alesha susah ditemui dan ini mau datang karena aku kecelakaan, lain kali mana mau.'


Alex yang benar-benar merasa bingung harus melakukan apa agar sang ibu pergi, kini tengah memutar otak untuk mencari ide. Hingga ia menemukan sesuatu untuk membuat sang ibu pergi dari ruangan selama beberapa waktu.


"Padahal aku tidak apa-apa dan ada pelayan yang bisa di sini, Ma. Nanti Mama sakit bagaimana jika kecapekan?"


"Nasib baik kecelakaan tidak parah. Setelah hari ini, kamu harus memakai jasa supir karena Mama tidak mengizinkanmu mengemudi sendiri."


"Iya, Ma. Aku akan patuh pada perintah mulai sekarang. Oh ya, aku tiba-tiba ingin makan masakan Mama karena makanan di rumah sakit tidak enak." Alex berpikir jika sang ibu akan menuruti keinginannya dengan pulang sebentar untuk memasak makanan favoritnya.


Sebenarnya dulu saat ia masih sekolah, sangat suka dengan masakan sang ibu, tapi karena lama-kelamaan taraf ekonomi keluarga semakin baik, sehingga mulai banyak pelayan yang diperkerjakan.

__ADS_1


Hal itulah yang membuat sang ibu menyerahkan semuanya pada asisten rumah tangga dan tidak pernah lagi memasak. Hal sepele, tapi sangat dirindukan oleh Alex sampai sekarang.


Sementara itu, Ana Maria yang bisa membaca arah dari tujuan putranya, hanya berakting seperti orang bodoh. "Nanti saat kamu pulang, Mama akan masak untukmu. Kalau sekarang, Mama benar-benar capek."


Tidak mungkin memaksa sang ibu, akhirnya Alex hanya mengangguk perlahan dan tersenyum simpul. 'Sial! Rencanaku gagal. Sepertinya aku harus mengatakan yang sebenarnya pada Mama nanti saat Alesha datang.'


'Bahwa aku sangat mencintai Alesha dan berbuat untuk menikahinya setelah nanti bercerai dengan Rafael satu bulan lagi. Mama selalu mendukung apapun keputusanku,' gumam Alex yang kini memutuskan untuk jujur.


Hingga beberapa saat kemudian, ia mendengar suara ketukan pintu dan melihat sosok wanita yang dari tadi dipikirkan telah datang.


Alex merasa sangat senang bisa melihat Alesha dan melambaikan tangan. Namun, ia mendengar suara dari sang ibu yang berkomentar mengenai siapa Alesha dan statusnya.


"Iya, Ma. Dia Alesha—mantan sugar baby-ku sekaligus mahasiswi di kampus." Alex yang kini melihat ada wanita lain datang bersama Alesha, kini memanfaatkan itu. "Mereka adalah mahasiswi teladan di kelas. Makanya pertama kali menjenguk dari yang lain."


Sementara itu, Ana Maria yang sama sekali tidak menyukai Alesha dan mengingat pernah memberikan sebuah cek, tapi dirobek.


'Wanita murahan ini benar-benar tidak tahu diri. Benar apa yang dipikirkan oleh suamiku, meskipun Alesha sudah menikah, tetap berani merayu putraku. Lihat saja, aku tidak akan tinggal diam,' gumam Ana Maria yang saat ini mengarahkan tatapan tajam mengintimidasi pada wanita yang berjalan semakin mendekat.

__ADS_1


To be continued...


__ADS_2