I Love You My Sugar Daddy

I Love You My Sugar Daddy
Bukti kenikmatan


__ADS_3

Alesha yang dari tadi bisa melihat bukti gairah dari sang suami, kini melihat jika sesuatu yang menegang itu sebentar lagi akan membungkamnya. Ia dulu pernah sekali diajak melihat para temannya yang juga menjadi sugar baby untuk melihat video dan serasa muntah.


Jadi, ia merasa marah pada beberapa temannya jika sampai mengajak untuk melihat lagi.


Jika dulu ia serasa mau muntah ketika melihat apa yang dilakukan pria dan wanita di dalam video itu, tapi baru menyadari bahwa itu ternyata bisa membuatnya meledak dalam gelombang kenikmatan spektakuler yang bisa dibilang bahwa itu seperti sebuah candu.


Ia bahkan tidak ingin dan ingin terus merasakannya karena tidak akan pernah bosan jika sang suami melakukan itu padanya. Hingga ia merasa harus melakukan hal yang sama pada sang suami agar bisa merasakan hal serupa.


Alesha ingin sang suami hanya mendambakannya selamanya, jadi berpikir akan melakukan apapun untuk membuat pria yang baru saja memberikan perintah itu selalu puas padanya.


'Aku tidak ingin suamiku mencari kepuasan dari wanita lain saat aku hamil. Apalagi selama ini banyak kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh suami hanya gara-gara istri tengah hamil. Tidak, aku tidak ingin itu terjadi padaku.'


Alesha yang saat ini memutuskan untuk selalu menuruti kemauan sang suami, kini berpikir jika kali ini semuanya dimulai. Ia ingin menunjukkan pada sang suami bahwa ia adalah seorang istri yang akan menjadikan pria itu makin mencintainya setelah melayani gairah yang dimiliki.


Alesha kini mendongak menatap ke arah sosok pria yang berdiri menjulang di hadapannya, sedangkan ia tengah duduk di atas ranjang.


"Sayang, nanti kalau sudah mau keluar, bilang, ya! Aku tidak mau muntah karena sudah sering." Alesha bahkan kini sudah tidak lagi merasa malu pada sang suami karena berpikir bahwa sudah tidak ada lagi yang bisa ditutupi.


Apalagi ia tahu jika pria itu sangat mencintainya, sehingga ingin melakukan hal serupa.


"Iya, Sayang. Pasti aku akan bilang," sahut Rafael yang kini langsung membungkuk untuk membungkam bibir sang istri agar lebih bersemangat sebelum melakukannya.


Bahkan ia yang awalnya hanya ingin sedikit *******, kini mulai terbawa suasana begitu mendapat balasan dari sosok wanita yang sudah terlihat ahli.


Bahkan kali ini tanganmu sudah merajalela untuk menelusuri setiap sudut kulit putih sang istri dan tiba-tiba mempunyai sebuah ide agar sama-sama kembali mencapai puncak kenikmatan.

__ADS_1


Kemudian ia mendorong pelan tubuh sang istri agar berbaring di atas ranjang setelah berhasil meloloskan pelindung tubuh untuk kesekian kali.


Sementara Alesha hanya diam saja dan membiarkan sang suami melakukan apapun padanya. Ia akan mengikuti permainan sang suami dan tidak akan protes. Hingga ia pun mengetahui apa yang diinginkan sang suami setelah berbisik di dekat daun telinganya.


"Sayang, aku ingin kita sama-sama merasakan kenikmatan. Jadi, tidak akan membuatmu hanya memberikan aku kenikmatan. Tapi jangan mendesah seperti tadi, karena ibu dan mama bisa mendengar dari luar."


Rafael yang ingin sang istri tidak terlalu mengeksplore dengan ******* seperti tadi karena berpikir jika ibu dan sang mama bisa mendengar lenguhannya.


Meskipun sebenarnya ia sangat suka mendengar suara seksi dari sang suami saat merintih karena perbuatannya, tapi tidak mungkin membuat mertua dan ibunya mendengar.


Refleks Alesha langsung mencubit pinggang kokoh pria yang sudah tersenyum menyeringai sambil mengedipkan mata.


"Iya ... iya, aku tahu. Kamu pikir aku gila, apa! Aku aja tadi sudah sangat malu karena perbuatanmu dan tidak ingin menambahnya lagi. Mau ditaruh di mana mukaku saat berhadapan dengan mama dan ibuku saat keluar dari kamar?"


Alesha bahkan berpikir ia tidak berniat untuk keluar kamar dan ingin hanya tiduran saja agar tidak sering berinteraksi dengan sang ibu.


Rafael saat ini terbersit sebuah ide di kepalanya. "Kamu bisa melakukannya sepuasnya setelah kita kembali ke rumah karena aku akan memasang alat peredam di kamar. Jadi, kita bisa main sepuas hati nanti."


Bahkan saat ini ada banyak rencana do otak Rafael setelah kandungan sang istri normal. Bahwa ia berniat untuk melakukannya setiap hari demi meluapkan sesuatu yang selama ini tertunda.


Hingga ia pun saat ini tidak membuang waktu saat sudah tidak sabar ingin segera meledakkan puncak gairah yang sudah tiba di ubun-ubun.


Kemudian Rafael bergerak untuk melakukan sesuatu yang membuat sang istri kembali merasakan puncak kenikmatan tanpa melakukan gerakan inti.


Ia mengajari sang istri karena berpikir belum pernah melakukannya. Hingga ia seketika meringis menahan rasa nyeri dan berhenti.

__ADS_1


"Astaga, Sayang!"


"Maaf, Sayang. Aku belum pernah melakukannya. Ini masih tahap belajar," ucap Akesha yang tadi benar-benar merasa sangat aneh ketika pertama kali melakukannya.


Rafael sebenarnya ingin protes bahwa ia juga pertama kali melakukannya pada Alesha, tapi tidak membuat sang istri merasa kesakitan. Namun, ia harus merasakan nyeri tadi karena tidak piawai.


Ia kini memaklumi dan tidak berniat untuk melakukan sesuatu yang membuat mood sang istri buruk karena mengatahui bagaimana hormon kehamilan mudah naik turun seperti perkataan dokter tadi.


'Aku harus menjaga perasaan istri agar selalu baik dan calon anakku sehat,' gumam Rafael yang kini hanya menggelengkan kepala agar sang istri tidak merasa bersalah padanya.


"Tidak apa-apa, Sayang. Tidak sakit, kok."


"Aku janji tidak akan mengulanginya lagi, Sayang," sahut Alesha yang masih terus merutuki kebodohannya sekaligus merasa bersalah.


Hingga ia pun kembali menegang dengan tubuh menghangat akibat perbuatan pria di bawah sana yang tidak sedetik pun melepaskannya.


Karena tidak ingin kalah, kini Alesha melakukan hal sama dan berharap berhasil membuat sang suami segera merasakan puncak pertamanya.


Berharap apa yang ia lakukan hari ini akan membuat sang suami puas dan makin tergila-gila padanya. Hingga ia bisa mendengar suara lenguhan sang suami beberapa kali meskipun itu sangat lirih.


Hingga keduanya kini saling memberi dan menerima ketika mengungkapkan bentuk cinta di antara mereka melalui perbuatan intim yang makin mengeratkan ikatan rumah tangga sesungguhnya hari ini.


Bahwa pernikahan yang diawali oleh perjanjian kontrak itu telah berakhir menjadi ikatan suci pernikahan dengan cinta yang akan makin mengeratkan hubungan rumah tangga yang akan mereka bina mulai hari ini.


Beberapa saat kemudian, Rafael yang hampir meledak, seketika merubah posisinya dan beberapa saat kemudian terlihat bukti kenikmatan yang telah diraihnya.

__ADS_1


To be continued...


__ADS_2