
Mendengar ucapan Lin Tian naga kecil tersenyum senang, inilah kakaknya dia tidak akan pernah menanyakan tentang kehidupan masa lalu saudaranya tersebut.
Dia akan dengan senang hati berada di sisi saudaranya itu selama dia tidak melakukan hal yang salah, bahkan jika dulu saudaranya sendiri adalah orang jahat dia yakin Lin Tian akan tetap menerimanya.
"Terima kasih kakak" ucap naga kecil dengan tulus kepada Lin Tian.
"Apa perlu kata seperti itu antara saudara?" tanya Lin Tian sambil tersenyum.
Naga kecil tersenyum antara saudara memang tidak perlu bersikap sopan seperti itu apalagi berterima kasih, hanya cukup di antara mereka atau hati mereka lah tahu betapa jauhnya hubungan persaudaraan mereka.
"Aku tidak menyangka naga langit kuno yang sangat kejam dulunya bisa seperti itu kepada seorang dewa muda" ucap Sosok putih tersebut.
"Hey.. putih gemuk! kamu selalu sendirian selama ini jadi tentu tidak tahu apa arti saudara " jawab Naga kecil dengan sombong.
Mendengar hal itu, roh leluhur itu tertawa memang dia selalu sendirian dan hanya menjalankan takdirnya selama ini karena menurut dia persaudaraan itu tidak ada artinya bagi dia.
Tapi sekarang saat dia melihat Lin Tian dan Naga kecil ada sedikit rasa iri di mata nya.
"Baiklah! apa yang kamu inginkan sebagai hadiah?" tanya Roh leluhur itu kepada Lin Tian.
"Aku ingin menghidupkan ibu ku kembali, apakah bisa?" tanya Lin Tian dengan wajah cemas memandang Roh leluhur tersebut.
"Hoo... Penjaga alam binatang itu? tentu bisa saja, tapi apa kamu yakin hanya itu?" tanya Roh leluhur dengan senyum di wajah nya.
Lin Tian mengangguk jika ibu harimau nya bisa hidup kembali tentu itu lebih berharga dari apapun di dunia ini.
"Bukan kah kamu ingin menyembuhkan mata wanita itu? kenapa tidak meminta hal itu padaku? aku dapat menyembuhkan matanya dalam sekejap" ucap Roh leluhur menggoda Lin Tian.
"Hanya mata, aku juga bisa untuk menyembuhkan nya! dan berkat ujian mu aku mendapatkan bahan yang aku butuhkan" ucap Lin Tian.
Leluhur roh terdiam, dia sadar kalau banyak berbagai hadiah yang dia pasang di depan Lin Tian tapi dia tidak tahu awal nya kenapa Lin Tian hanya mengambil bahan yang bahkan bisa di bilang tidak berguna untuknya.
__ADS_1
Tapi sekarang dia mengerti pemuda ini telah memilih bahan-bahan itu untuk membuat Pill agar dapat menyembuhkan mata dari wanita tersebut.
"Hahahaha... aku tidak menyangka untuk pertama kali nya dalam hidup ku, aku gagal menebak takdir seseorang" ucap leluhur roh sambil tertawa.
Dia awalnya bisa melihat takdir Lin Tian tapi sekarang hak itu benar-benar telah di tutupi oleh sesuatu bahkan takdir yang awalnya dia fikir benar ternyata melesat saat ini.
Awalnya takdir Lin Tian saat itu akan ragu memlih antara Menghidupkan kembali ibu harimaunya atau menyembuhkan mata dari Sheng Chu'er.
Tapi sekarang...
Lin Tian benar-benar telah menyelesaikan pilihannya sendiri dengan sekali jalan selama ujian ini, ternyata ujian yang dia ciptakan untuk Lin Tian malah membuat Lin Tian berhasil mencapai tujuan nya hanya dengan sekali jalan saja.
"Bagaimana? apakah kamu meremehkan orang lain lagi?" tanya naga kecil secara tiba-tiba kepada Leluhur roh.
Leluhur roh terdiam dia menatap naga kecil dengan serius, itu terjadi untuk beberapa saat sebelum roh leluhur kembali tersenyum.
"Aku tidak meremehkan mereka tapi kamu tahu sangat mudah untuk tersesat meskipun itu adalah dia, karena setiap makhluk hidup memiliki hati yang jahat di dalam diri mereka masing-masing" jelas Roh leluhur.
"Hahah... baiklah! aku tidak bisa lama disini, jadi aku akan mengabulkan permintaan mu, untung saja inti dari ibu mu masih jika tidak tentu aku tidak akan bisa menghidupkan nya lagi" ucap Leluhur roh tersebut.
Lalu dengan gerakan satu tangan inti dari ibu harimau keluar dari tubuh Lin Tian, di dalamnya Lin Tian melihat sosok yang dia kenal.
Sosok yang sangat dia rindukan jika bukan karena sosok itu dia tidak akan menjadi seperti sekarang jika bukan karena sosok ini juga mungkin dia tidak akan hidup sampai sekarang.
"Ibu...!" ucap Lin Tian dengan air mata jatuh ke wajahnya.
Naga kecil yang melihat sosok cantik tersebut terlihat terpana, kenapa ada wanita secantik dan seanggun ini? bahkan bisa di bilang mungkin Lin Niao.
"Sangat menawan" ucap Naga kecil tanpa sadar.
Perlahan inti dari Bai Yu lebih cerah dan hal itu terus menjadi cerah sampai pada akhirnya mata Lin Tian tidak dapat melihat ke arah inti tersebut.
__ADS_1
Lin Tian hanya melihat inti tersebut tiba-tiba berubah menjadi seorang wanita cantik dengan ada simbol seperti api putih di keningnya.
Melihat wanita itu tersenyum ke arahnya Lin Tian bergetar dia lalu memeluk wanita tersebut sambil menangis di pelukan nya, untuk pertama kalinya sejak Lin Tian berpisah dengan wanita ini dia dapat memeluk nya lagi dengan tubuh asli wanita itu.
"Anak ibu yang baik, kamu sudah dewasa berhenti lah menangis" ucap Bai Yu sambil tersenyum sambil mengusap kepala Lin Tian.
"Ibu..! ibu.. akhirnya aku bisa melihat kamu lagi" ucap Lin Tian.
"Iya! ibu juga senang melihat mu lagi" balas Bai Yu samb tersenyum.
"Aku sedikit tidak menyangka kalau kamu seorang penjaga alam binatang suci, mau menjaga seorang anak yang bukan ras mu" ucap roh leluhur kepada Bai Yu.
"Ras? kenapa kita harus membedakan makhluk lain dengan ras? menurutku ras apa dia tidak penting yang penting adalah baik atau jahatnya dia itu lah yang membedakan semua makhluk" jawab Bai Yu dengan tersenyum.
"Em! ibu benar" tambah Lin Tian yang terlihat patuh seperti anak kecil di hadapan Bai Yu.
Roh leluhur menggelengkan kepalanya, dia tidak peduli dengan apa yang di fikirkan oleh Bai Yu karena di matanya hanya ada takdir.
Selama takdir terus berjalan dan telah menetapkan takdir seseorang maka tidak akan ada yang bisa mengubahnya, tapi dia pun mulai ragu karena apa yang terjadi kepada Lin Tian.
"Aku tidak bisa mengatakan apapun pada mu, karena menurutku biarkan saja waktu yang akan menunjukkan padamu bahwa takdir anak ku ini tidak dapat di lihat seperti yang lain" jelas Bai Yu sambil menghelus kepala Lin Tian.
Roh leluhur tidak menjaaab dia lalu melihat tubuhnya yang mulai ilusi dan dia tahu kalau ini semua sudah waktunya untuk pergi.
"Baiklah! kalau begitu aku pergi dulu, jika apa yang kalian berdua percayai itu benar maka saat waktunya tiba aku akan membukakan jalan untuk dia!" ucap Roh leluhur menegaskan perkataannya.
Mendengar janji dari Leluhur roh baik naga kecil dan Bai Yu mengangguk setuju, setelah semua mereka sangat percaya dengan Lin Tian.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...