
ROAARRR....
Dewa naga berkepala sembilan jatuh dan melihat sosok yang memukulnya, pria itu menggunakan armor emas dengan tangan kanannya memegang tombak emas.
"Kau.. kau... bagaimana bisa? tidak mungkin!" ucap dewa naga berkepala sembilan dengan gemetar memandang Lin Tian.
"Kenapa tidak bisa? apa yang kau takutkan?" ucap Lin Tian dengan senyum di wajahnya.
"Ti..tidak mungkin! ka..kamu bagaimana bisa? kenapa kamu bisa disini?" tanya Dewa laut darah dengan gemetar menatap Lin Tian.
Tiga jenderal yang melihat kedatangan Lin Tian gemetar karena gembira karena akhirnya mereka melihat armor kaisar dan tombak kaisar yang telah lama hilang dari alam langit ini.
"Salam hormat untuk kaisar langit" ucap tiga jenderal dengan hormat berlutut di depan Lin Tian.
Swiss...
"Salam hormat untuk kaisar" teriak seluruh pasukan di sisi tiga jenderal dengan penuh kebahagian.
"Bangun! saatnya untuk mengembalikan negeri langit ke tangan pemiliknya, tiga jenderal bunuh seluruh Pengkhianat jangan tinggalkan apapun kalian harusnya mengerti bukan?" perintah Lin Tian dengan suara tenang dan penuh kewibawaan.
"Kami siap melaksanakan perintah kaisar" jawab mereka serentak.
Ketiga jenderal langsung berdiri dan memimpin pasukan mereka untuk mengalahkan kelompok dewa laut darah dan dewa penghancur, semangat pasukan tiga jenderal menjadi lebih besar saat kemunculan Lin Tian.
Bahkan beberapa jenderal tua yang terlihat tidak ingin hidup lagi mengubah sikap mereka, mereka lebih bersemangat dan sangat ingin hidup untuk melihat masa depan yang akan dibuat oleh kaisar baru mereka.
BOOMM..
ROAARR...
"Siapa kau? apakah kau kaisar langit atau anak haramnya?" tanya Dewa naga berkepala sembilan dengan penuh kebencian.
"Aku? aku adalah Lin Tian, dan kaisar langit mungkin bisa dianggap sebagai setengah guruku tapi aku tidak pernah bertemu dengan dia. Tapi... kamu juga bisa memanggilku sebagai kaisar langit yang agung, bagaimana? ada lagi?" jawab Lin Tian yang membuat dewa naga ular semakin kesal dengan sikap Lin Tian yang sombong.
"Aku ingin siapapun yang berhubungan dengan kaisar langit mati!" teriak dewa naga ular berkepala sembilan dengan marah menyerang ke arah Lin Tian.
BOOMM..
"Aku tidak akan membiarkanmu menyentuh sehelai rambut dari kaisarku" ucap Zi Yanling yang muncul di depan Lin Tian menahan serangan dewa ular berkepala sembilan.
ROAARR...
__ADS_1
"Kenapa lalat muncul satu demi satu, kalian membuatku kesal" ucap dewa naga ular dengan marah.
"Kenapa kau bingung dengan seekor lalat? apa kamu tidak pernah melihat lalat? oh! aku lupa kau ini naga dengan sembilan otak jadi kau pasti hanya memiliki satu otak tapi mungkin juga tidak ada otak" ucap roh alam bawah yang berada di atas kepala Lin Tian.
"Anjing kecil apa kau ingin mati? hanya seekor anjing yang suka membuang kotoran berani berbicara seperti itu padaku!" teriak dewa naga berkepala sembilan dengan marah.
"Sial! siapa anjing kotor, bapak mu yang kotor dan seluruh keluargamu kotor! aku benar-benar sangat ingin memukul kepalamu itu!" teriak roh alam bawah dengan marah.
"Baiklah, bagaimana jika kamu membantu memukul kepalanya?" ucap Lin Tian.
"Bolehkah?".
"Tentu! aku lupa, namamu sekarang adalah Lang kecil" ucap Lin Tian sambil tersenyum.
"Hahaha, akhirnya aku punya nama! bagus! aku Lang kecil akan menggigit Ekor kecil orang ini" ucap Lang kecil dengan bahagia.
Lang kecil langsung turun dari kepala Lin Tian, dia mendatangi dewa naga kepala sembilan dengan tenang tanpa panik sedikitpun di wajahnya.
"Anjing kecil mati!" ucap dewa naga kepala sembilan dengan marah.
Baam..
"Kau? Cerberus sang penjaga neraka? bagaimana bisa?" ucap Dewa naga dengan ngeri.
"Berisik!" Lang kecil langsung muncul di belakang ekor dari dewa naga berkepala sembilan itu.
Dengan tiga kepalanya dia menggigit dan mengayunkan tubuh raksasa dari dewa naga bagaikan mainan yang suka dimainkan anjing dan setelah puas dia langsung di lempar dengan santai.
BOOMM...
ROAARR...
"Zi Yanling pimpin tim kamu untuk kesana dan cobalah menahan mereka jika kamu bisa dan jika kamu tidak bisa maka bawa mereka kesini" ucap Lin Tian dengan serius kepada Zi Yanling.
"Baik kaisar, hamba akan pergi" jawab Zi Yanling langsung menghilang dari depan Lin Tian.
"Lang kecil kembali, sudah saatnya membunuh binatang jahat ini" ucap Lin Tian.
"Baik kaisar" Lang kecil langsung kembali ke sisi Lin Tian sambil berdiri di depan Lin Tian seperti penjaga yang siap melindungi tuannya.
Swiss...
__ADS_1
"Kakak kamu kembali" ucap Bai kecil yang berdiri di depan dan di tengah antara Su Kun dalam wujud serigala salju dan lang kecil.
"Hahaha, adik kamu kembali! bagus mari kita habisi orang ini sekarang" ucap Bing Zhao berdiri di belakang Lin Tian.
"Kakak, kami siap" ucap naga kecil yang berada di atas kepala Lin Tian.
"Adik kecil ayo!" ucap Long Aotian yang mengelilingi tubuh Lin Tian.
Semua orang yang melihat Lin Tian di kelilingi berbagai jenis dan kekuatan membuat mereka takjub tidak termasuk dewa laut darah dan dewa naga ular.
Mereka benar-benar memandang Lin Tian lebih tinggi daripada kaisar langit, karena bagaimanapun mana mungkin kaisar langit terdahulu bisa membuat kekuatan seperti Lin Tian disisinya.
"Dia apakah benar kaisar kita?" tanya salah satu jenderal yang kagum melihat enam makhluk berbeda yang mewakili setiap kekuatan berada disisinya.
"Kau!" dewa naga kepala sembilan bahkan ngeri melihat formasi Lin Tian, dia benar-benar tidak pernah membayangkan kalau kaisar baru ini bahkan lebih menakjubkan daripada kaisar langit terdahulu.
"Dewa naga kepala sembilan! kau telah melakukan kejahatan yang tidak bisa di maafkan, dengan patuh menerima hukuman mu atau mati" ucap Lin Tian dengan suara dingin memandangnya.
"Apa kamu fikir aku takut dengan kalian? mereka hanyalah orang-orang terdekatmu pantas mereka berada di sisimu, jadi jangan terlalu bangga bocah" jawab dewa naga kepala sembilan dengan dingin kepada Lin Tian.
"Kau belum percaya dengan kemampuan yang aku miliki? jadi kau Sepertinya tidak akan bisa melihat peti mati sebelum kau melihat kenyataannya" ucap Lin Tian.
Lin Tian lalu menutup matanya, dan secara perlahan di kening Lin Tian ada simbol istana muncul. Simbol istana itu berwarna emas dan terlihat bercahaya, setelah simbol emas itu muncul seluruh alam langit bergetar bahkan negeri langit juga merasakan getarannya.
"Tunduklah padaku! dan dengarkan perintahku, kemarilah sambut kaisar baru kalian" ucap Lin Tian.
BOOMM
ARRRRRRR..
ROAARRR...
Seluruh alam langit bergetar dan berbagai raungan terdengar di setiap sisi alam langit yang menyebabkan keributan luar biasa di alam langit.
"Dia .. dia benar-benar menguasainya? kenapa dia melawan takdir lagi!" teriak leluhur Roh dengan marah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1