Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
217. Roh pelindung Yang bodoh


__ADS_3

"Jika yang kalian katakam benar, maka orang-orang ini sudah mulai tidak sabar" ucap dewa neraka kepada kedua adiknya itu dengan tatapan serius.


"Maksud kakak?"


"Mereka telah mulai mencari dimana tempat segel alam langit paling lemah, dan ada kemungkinan mereka ingin orang-orang mereka yang di alam langit turun ke dunia dewa" jawab Dewa neraka.


Keduanya tidak mengerti, padahal alam langit telah di segel oleh kaisar langit dan segel itu sangatlah kuat bahkan mereka yang sekarang sudah pulih delapan puluh persen kekuatan asli mereka pun masih tidak dapat menembusnya.


Dewa neraka tentu tahu lebih banyak dari mereka tentang segel alam langit, mungkin jika di bilang selain kaisar langit hanya dia dan orang misterius itu yang tahu kalau semakin lama segel alam langit bisa saja melemah. Apalagi jika leluhur Roh tidak membantu memperkuat segel tersebut secara teratur.


Dia juga tahu kalau leluhur Roh tidak akan pernah membantu memperkuat segel alam langit, maupun ikut campur dalam masalah alam langit. Karena Roh leluhur hanya melakukan tindakan sesuai takdir yang dia lihat, Bahkan jika seluruh alam, dunia ini hancurpun dia tidak akan pernah memperdulikannya.


Mendengar penjelasan dari kakak mereka, keduanya sadar sekarang kalau segel alam langit itu tidaklah abadi karena semakin lama waktu berlalu maka segel itu tetap akan termakan oleh waktu. Apalagi tidak ada yang menjaga atau memperkuatnya secara terus menerus.


"Kakak, apa yang harus kita lakukan?" tanya Dewa kematian.


"Ikuti saja alurnya, kirim beberapa pasukan kita ke dunia dewa.."


Dia berhenti sejenak lalu bola matanya berubah menjadi merah gelap memandang ke bawah jurang, dan dengan tenang dia mengatakan apa yang dia ingin keduanya lakukan.


Sesaat keduanya agak terdiam tapi lalu keduanya mengangguk setuju dengan rencana dewa neraka, setelah mendapat tugas keduanya langsung pergi melaksanakannya tanpa mengeluh sedikitpun.


"Aku harap apa yang aku lakukan benar, dan aku harap apa yang selama ini aku fikirkan itu salah" ucap dewa neraka secara tiba-tiba sesaat setelah dua adiknya itu pergi.


......................

__ADS_1


"Tuan, aku telah mengatakan semuanya kepadamu" ucap roh pelindung yang seperti anjing kecil itu.


"He...! Apa kamu yakin sudah semuanya?" tanya Lin Tian kembali dengan serius.


"Tuan, aku tidak bohong! tuan bisakah kamu melepaskan diriku yang kecil ini sekarang?" tanya roh pelindung itu, dia di ikat oleh Lin Tian menggunakan sesuatu yang dapat mengikat roh sepertinya.


Bahkan setelah dia mencoba untuk kabur dari ikatan ini, dia tidak berhasil sama sekali. Malah semakin dia memberontak semakin keras ikatan yang ada padanya.


"Tenang saja.. Kamu itu roh jadi tidak akan terbakar begitu mudahnya" jawab Lin Tian dengan senyum indah di wajahnya.


Tentu selain di ikat anjing di bawah tempat anjing itu di ikat ada api yang di buat asli dari api dewa neraka lalu di gabungkan dengan api elemen Lin Tian, dan dengan elemen es menghasilkan api yang terasa panas tapi ada sedikit rasa dingin di dalamnya.


Setelah beberapa jam barulah Lin Tian melepaskan roh pelindung itu, tentu dia sedikit puas dengan menghukum roh pelindung ini karena sejak dia datang ke jembatan takdir hatinya benar-benar sakit apalagi saat dia sadar kalau dua patung batu dari suku batu suci itu tidak mengatakan hal yang paling penting jika dia turun ke neraka saat itu.


"Bersikaplah baik, jika tidak saat kamu bersama dengan keluarga tuan maka Kamu akan lebih menderita dari ini" ucap Api dewa naga dengan sedikit berbisik kepada Roh pelindung itu.


"Bukan keluarganya yang berbahaya tapi para wanitanya, nanti kamu juga akan tahu" jawab Api dewa naga menghentikan ucapannya lalu masuk kembali ke tubuh Lin Tian.


Roh pelindung memang bingung tapi dia tidak terlalu memikirkan hal itu karena jika dia kemungkinan akan tetap di alam bawah jadi tida tidak perlu khawatir tentang keluarga Lin Tian.


"Hei, anjing kecil! Apakah sekarang aku bisa keluar dari sini?" tanya Lin Tian kepada roh pelindung.


"Tentu tuan, tuan bisa kapanpun keluar dari sini sejak aku dan tuan telah menjadi satu" jawab roh pelindung dengan bangga karena dia bisa membawa Lin Tian keluar dari neraka ini.


"Apa yang kamu banggakan?" tanya Lin Tian melihat sikap bangga yang secara tiba-tiba dari roh pelindung ini.

__ADS_1


"Eh! tidak ada tuan." jawab roh pelindung.


Lin Tian tidak lagi mempedulikannya lalu dia mencoba terbang, benar dia bisa terbang tapi ada perasaan yang membuat dia menjadi aneh, Perasaan itu adalah entah kenapa dia tidak pernah mencapai jembatan tempat dia turun sebelumnya. Malah, dia merasa kalau dirinya hanya terus terbang tanpa akhir.


"Apa yang terjadi?" fikir Lin Tian, dia melihat ke arah roh pelindung yang ada di belakangnya, tapi saat dia melihat roh pelindung yang terlihat bernyanyi-nyanyi sendiri dengan wajah polosnya membuat Lin Tian tidak menaruh sedikitpun kecurigaan.


Dia lalu terus mencoba terbang, tapi semakin lama dia terbang semakin lelah dia saat itu. Hal ini tentu membuat dia agak curiga jadi dia dengan kesal meraih roh pelindung itu dan berteriak marah kepadanya.


"Apa yang terjadi? kenapa aku masih tidak keluar dari sini?" tanya Lin Tian marah kepada roh tersebut.


"Eh? tu..tuan ingin keluar? aku fikir anda ingin mencoba terbang saja tadi" jawab roh pelindung yang terlihat bodoh.


"Ya Dewa, tidak! aku dewa sekarang, aduh! apakah roh ini lebih bodoh dari dua suku batu sebelumnya?" fikir Lin Tian yang bahkan akan tercengang melihat tingkah bodoh roh pelindung yang dia genggam itu.


"Tentu saja aku ingin keluar! dan kenapa aku tidak bisa keluar padahal sudah lama aku terbang." ucap Lin Tian.


"Itu karena meskipun anda adalah penguasa neraka, anda tidak boleh keluar dengan cara terbang karena jika begitu orang-orang yang pernah jatuh kesini akan menggunakan cara seperti anda untuk keluar" jawab roh pelindung.


"Ah! apa kamu bodoh? jelas kalau orang lain jalan ke jembatan itu dia tidak akan bisa terbang, bahkan jika dia jatuh kesini selama dia bukan penguasa neraka mereka juga tidak akan bisa terbang! kenapa masih ada peraturan bodoh seperti itu? siapa yang membuatnya?" tanya Lin Tian yang benar-benar marah dengan kebodohan roh itu.


"Aku yang membuatnya" jawab roh pelindung dengan wajah malu kepada Lin Tian.


Lin Tian benar-benar semakin kesal tapi dia menyerah untuk terus berdebat dengan roh bodoh ini dan hanya menanyakan bagaimana cara dia keluar, tentu keluar dari sini sangatlah mudah bagi roh pelindung itu. Karena mereka hanya perlu pergi ke depan pintu yang ada di dalam goa tempat biasa dia tinggal, selama mereka masuk ke pintu itu maka Lin Tian dapat sampai di atas sesuai keinginannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2