Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
338. Kesakitan


__ADS_3

"Kamu! itu sebabnya kamu menciptakan mereka agar bisa menghancurkan seluruh makhluk yang kita ciptakan bersama dulu" ucap mata biru langit dengan suara marah.


"Hm! jangan mencoba mengingatkan aku tentang masa lalu, jika bukan karena kamu apakah kamu fikir aku akan tetap disini?".


Mata biru langit terdiam, tidak ada suara yang terdengar lagi dari mata itu. Merasa tidak ada gunanya berbicara dengan mata di depannya, Mata biru langit akhirnya menghilang dari pandangan mata emas. Kepergian mata biru tidak membuat mata emas tertekan atau memarahinya.


"Aku adalah pencipta dan penghancur! jadi aku pasti akan menghancurkan apapun yang ingin aku hancurkan, dan siapapun yang menghalangiku aku pastikan mereka tidak ada akhir yang baik" suara mata emas terasa begitu jahat. Dan aura dari mata emas itu semakin lebih kuat dari sebelumnya, dan di sekitar ruang kegelapan ada retakan yang muncul.


"Aku tidak akan membiarkan kamu berhasil! meskipun aku harus mengorbankan mata terakhirku ini, aku pasti akan menghentikanmu Sang Penghancur!" suara dari mata biru langit menggema di ruangan itu.


"Hahahah! dulu kamu hanya bisa menyegelku, akibat dari segel terlarang itu baik tubuh mu dan tubuhku benar-benar lenyap dari dunia ini. Yang hanya menyisakan mata kita berisi sedikit kesadaran kita!".


"Apa yang kita lakukan dulu adalah salah, dan aku tidak ingin kamu mengulangi hal itu! karena sebab itulah aku menyegelmu bersamaku disini, dan berharap ada yang bisa memusnahkan kita berdua dari dunia ini". Suara mata biru masih terdengar di ruang itu meskipun dia tidak lagi menampakan wujudnya.


"Bodoh! selama pria itu masuk kesini dia pasti menjadi bonekaku,saat itulah hari kebebasan untukku dan untukmu! hanya kematian yang menunggumu saat itu".


Mata emas sangat yakin dengan rencana yang dia buat, jika sekali Lin Tian datang ke tempatnya maka Lin Tian telah menjadi wadah untuknya hidup kembali. Dan di saat itu dia akan terlahir kembali sebagai Sang pencipta dan penghancur.


"Bocah! aku harap kamu tidak terlalu mengecewakanku" ucap mata emas lalu menghilang dari ruang itu. Yang anehnya, saat mata emas itu menghilang matanya menjadi lebih bersinar dari biasanya. Dan ada gelombang aneh yang menggetarkan ruang itu secara tiba-tiba.


......................


Selama beberapa hari ini Lin Tian masih berada di ruang bawah tanah, jika ada yang melihat keadaan Lin Tian yang sekarang mungkin mereka akan tercengang. Karena sekarang Lin Tian bukan lagi makhluk hidup tapi hanyalah sosok mayat yang sangat kurus sampai membuat seluruh tulangnya jelas kelihatan.

__ADS_1


Meskipun begitu, dari dalam tubuh Lin Tian ada aura kehidupan yang kuat melindungi Meridian dan seluruh organ penting Lin Tian. Hal itu membuat Lin Tian masih hidup meskipun tubuhnya telah menjadi tubuh mayat kering. Perlahan Lin Tian membuka matanya, melihat tubuh kurus kering itu Lin Tian menghela nafas lega.


Selama lebih dari beberapa hari ini dia telah mendapatkan beberapa terobosan. Jika dia terus berlatih seperti ini disini mungkin untuk meningkatkan kekuatannya dan menguasai energi mayat.


"Energi ini memang sangat sulit di kendalikan. Tapi untuk sekarang aku bisa mengendalikannya sedikit" ucap Lin Tian sambil tersenyum.


Perlahan dari tangan kanannya, ada energi putih yang sangat murni mulai menyelimuti seluruh tubuh Lin Tian. Saat itu perlahan juga tubuh kurus Lin Tian kembali berubah menjadi wujud tua, setengah baya dan akhirnya kembali ke wajah asli Lin Tian sebelumnya.


Perubahan yang terlihat jelas adalah wajah Lin Tian yang begitu cerah dan juga lebih menakjubkan dari sebelumnya. Dan di mata Lin Tian, delapan elemen yang dia kuasai awalnya telah menjadi sembilan. Elemen api, es, angin, kematian, petir, ruang, kehidupan, bencana dan yang terakhir adalah elemen energi yang baru dia kuasai elemen mayat atau lebih tepatnya energi mayat.


"Di dunia ini masih banyak elemen yang belum aku kuasai, tapi untuk sekarang sembilan elemen ini sudah cukup" ucap Lin Tian terlihat puas dengan apa yang dia dapatkan sekarang.


"Ugh!" tiba-tiba Lin Tian yang ingin berjalan melewati tangga, matanya tiba-tiba terasa sakit. Perlahan matanya tiba-tiba berubah menjadi emas dengan sendirinya.


Baru saja dia ingin mencoba mengontrol matanya, gelombang aneh yang berasal dari matanya membuat Lin Tian berteriak kesakitan. Lin Tian bahkan sampai terpental sendiri ke dinding membuat dia memuntahkan darah tanpa dia sadari.


Itu belum semua, Lin Tian terus berteriak kesakitan sambil berguling-guling di bawah tanah itu. Menahan sakit Lin Tian berusaha mendaki naik ke tangga itu dengan keadaan mata emasnya yang mengeluarkan darah tanpa henti.


"Sial! apa yang terjadi? mata ini tidak mungkin melawanku bukan?" fikir Lin Tian dalam kesakitan. Mata emas adalah teknik mata yang juga dia dapatkan dari kaisar langit, dia mempelajari teknik mata emas karena merasa teknik mata itu sangat kuat dan juga cocok untuk dia sendiri. Sebelumnya, dia mengingat kalau tidak ada masalah atau efek dari mempelajari mata emas itu.


Tapi dia tidak menyangka kalau sekarang dia merasakan hal yang menyakitkan karena mata emas itu. Bukan hanya dia merasa sakit di mata itu saja, tapi tubuh dan seluruh organnya terasa di cabik-cabik dari dalam. Lin Tian terus berusaha untuk naik dengan tangan satu menutupi matanya dan tangan yang lain membantu dia merangkak di tangga itu.


Grrrr...

__ADS_1


"Ahhhhhh!!!!" mata emas Lin Tian terus mengeluarkan darah. Anehnya, mata itu terlihat ingin keluar dari tubuh Lin Tian dengan paksa.


"Aku harus naik! Xuanyin" ucap Lin Tian lemah hampir tidak sadarkan diri. Tapi dia masih berjuang naik ke atas, selama dia naik pasti Mu Xuanyin akan merasakan kebetadaannya saat itu.


......................


"Kakak, aku sudah berlutut selama beberapa hari disini. Bisakah kamu membiarkan aku berdiri?" tanya Tian Hunhu berlutut di depan Mu Xuanyin dengan wajah sedih.


"Tidak! tunggu saudara iparmu keluar baru kamu bisa berdiri" jawab Mu Xuanyin dengan tegas menolak tanpa sedikitpun keraguan.


Melihat ketegasan Mu Xuanyin semua tetua tertinggi keluarga Tian tidak berani berbicara. Mereka masih ingat saat itu salah satu dari mereka mencoba membantu Tian Hunhu yang berakhir dengan di pukuli oleh Mu Xuanyin sampai tidak sadarkan diri selama tiga hari tiga malam.


"Ugh! kapan saudara bodoh itu akan keluar? jika dia baru keluar satu tahun lagi apakah aku harus berlutut selama satu tahun disini?" tanya Tian Hunhu menatap Mu Xuanyin.


"Iya, Tidak ada salahnya untuk berlutut selama satu tahun lagi disini. Dan jangan khawatir! kakak, mengajak beberapa teman yang akan menemani sebentar lagi".


......................


Maaf kemarin hanya lima chap kakak semua🙇🙇 siang ada perintah mendadak yang membuat saya baru pulang malamnya. maaf sekali lagi iya kak.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2