Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
252. Lima berandalan


__ADS_3

"Aku tidak menyangka bahkan Lima pedang bintang yang di anggap tetua besar di keluarga Tian akan muncul disini, tunggu! kalian tidak memiliki energi murni dari dunia ini, dan ini energi kematian yang berasal dari orang mati!" ucap Bai kecil dengan kebingungan, semakin dia melawan kelompok dewa pemusnah ini semakin banyak hal yang membuat dia kaget.


Bahkan awalnya muncul beberapa dari keluarga Tian yang juga memiliki energi kematian, yang jelas kalau mereka adalah mayat hidup yang berjalan dan mempunyai fikiran sendiri.


Sekarang muncul lagi lima orang yang bahkan menambah pusing kepala Bai kecil, dia sendiri mungkin dapat bertahan melawan dua orang tapi tidak ke lima orang jika di tambah dengan Dewa laut darah maka dia tidak yakin untuk menang dengan kekuatannya sekarang.


"Hahaha, aku sekarang adalah bawahan dari Dewa penghancur! dan masalah dengan kaisar b*n***t itu membuatku sangat kesal jadi jangan sebutkan dia untukku" ucap pria yang memimpin tersebut.


Bai kecil yang mendengar sendiri ucapan pria itu sedikit mengerutkan keningnya, entah kenapa dia merasa kalau orang-orang dari keluarga Tian membenci kaisar langit. Padahal jelas kalau kaisar langit berasal dari keluarga Tian dan di anggap sebagai generasi kuat disana, di tambah dia adalah anak dari kaisar langit sebelumnya.


"Ho? jadi apakah kalian maju bersama atau melawanku satu persatu?" tanya Bai kecil mencoba untuk tenang.


"Hahaha! tentu saja bersama! dewa laut, kamu sembuhkan dirimu biarkan kami yang melawan kaisar harimau" ucap pria tersebut.


"Baik, berhati-hatilah!" jawab dewa laut darah.


Segera kelimanya maju ke arah Bai kecil lalu mengepung dia di setiap sisi, melihat hal itu Bai kecil sedikit serius dan saat dia akan bergerak kelimanya telah membuat segel dari tangan mereka.


"Teknik lima bintang! bintang singa!" teriak kelimanya.


Perlahan lima Singa berbeda muncul di atas kepala kelimanya dan menyerang langsung ke arah Bai kecil.


RAAARRRRRR...


BOOMM...


Bai kecil dan singa-singa itu bertabrakan, meskipun Bai kecil berhasil menahan serangan kelimanya tapi dia tahu jika terus begini maka hidupnya akan sedikit terancam.


"Sial!" ucap Bai kecil.


BOOMM...


BOOMM..


Tiga jenderal dan dewa angin yang melihat Bai kecil di kepung wajah mereka menjadi jelek, sekarang Bai kecil adalah pemimpin di kelompok mereka dan jika terjadi apa-apa dengan Bai kecil pasukan mereka akan kacau.


BOOMM..


"Tamtlah riwayatmu kaisar harimau!" ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


Bai kecil yang awalnya akan mengubah wujudnya karena marah tiba-tiba menjadi tenang, dan perlahan dia menjadi sangat tenang sebelum tiba-tiba ada senyum menggantung di wajahnya.


"Benarkah? kalau begitu ayo! aku ingin melihay seberapa kuat serangan kalian" jawab Bai kecil dengan senyum dan terlihat memprovokasi mereka.


"Sial! mati!"


"Gabungan Bintang, teknik Raja singa bakar semua mu..."


Swishh...


BOOMM...


Sebelum mereka menyelesaikan ucapan mereka, sebuah panah muncul dan meledak tepat di salah satu dari mereka yang memaksa pria itu terlempar dari posisinya.


"Siapa?"


Ke empat lainnya kaget melihat saudara mereka yang terlempar secara tiba-tiba itu, dan wajah mereka menjadi jelek seketika itu disana.


Swiss...


"Hei saudaraku! katakan padaku, apakah pestanya telah berakhir?" tanya sosok yang tiba-tiba muncul di samping Bai kecil.


"Ais, aku tidak mungkin mau berpesta dengan pria-pria tua ini! apalagi mereka hanya mayat hidup, ayolah saudaraku! bagaimana jika kita pergi ke tempat lain untuk minum?" ucap Su Kun yang menembakan panah tadi.


"Hahaha, saudaraku apakah kamu lupa kalau kita harus berpesta dulu disini baru bisa minum?" ucap suara lain.


Tiba-tiba salah satu dari yang lain dari lima pedang bintang langsung terbang lagi, bahkan yang lainnya tidak sempat untuk mengelak atau menahan pukulan tersebut.


BOOMM..


Swishh..


"Hei! apa kalian akan datang selalu seperti ini? ayolah, aku setengah mati belum minum anggur! jika kita tidak selesai disini kapan aku akan minum?" tanya Bai kecil dengan penuh keluhan.


"Sial!"


Tiga lainnya mengepalkan tangan mereka saat melihat saudara mereka yang lain tiba-tiba saja terlempar lagi, tapi itu bukan akhir tiba sesuatu benda kecil terbang dengan kecepatan tinggi dan menabrak perut salah satu dari yang lainnya.


BOOMM..

__ADS_1


yang lainnya terbang lagi tapi benda kecil itu juga memantul dan menabrak salah satunya lagi, karena itu yang tadi tiga menjadi dua dan dua menjadi satu. Wajah pemimpin dari ke empat yang terlempar tadi sangat jelek.


Swish..


"Yo! kamu ternyata benar-benar mayat hidup berjalan, kalau begitu kembalilah tidur untuk mengambil cuti!" ucap sosok yang muncul di depan mata pria tersebut.


Dengan pukulan keras di perutnya sama seperti yang lain terbang dengan keras dan itu pun tepat jatuh mengenai dewa laut darah yang baru saja sedang bermeditasi menyembuhkan dirinya.


"Tidak!"


BOOMM...


"Ais, sungguh kamu benar-benar kejam! lihatlah, dia baru saja istirahat tapi malah tetindih mayat hidup! saudaraku kamu memang pelempar baik" ucap Bai kecil.


"Arraaaa! kepalaku pusing sekali!" ucap sosok kecil yang mana dia adalah naga kecil, dia datang bersama dengan ke tiga saudara itu.


Tapi malah di gunakan sebagai batu lempar oleh Bing Zhao, dan itu membuat kepalanya sangat pusing serta merasakan kalau kepalanya bengkak karena dua kali benturan sebelumnya.


"Ahahaha, itu hanya kebetulan! ayolah saudaraku, lihatlah dirimu! kamu terlihat kurus sekarang" ucap Bing Zhao sambil menepuk pundak Bai kecil.


"Sial! saudaraku kenapa kamu melempar aku begitu keras? bukankah tadi hanya menabrak satu tapi aku malah menabrak dua mayat hidup! Ais, tubuhku sangat bau sekarang, apa kalian tidak tahu kalau mayat hidup itu mempunyai banyak virus menular di dalam diri mereka?" ucap naga kecil dengan tangannya mencoba mengusap kepala kecilnya.


Wajah kelima orang itu menjadi jelek, bukankah ini sama saja naga kecil menghina mereka? walaupun mereka mayat hidup tapi mereka masih bersih seperti makhluk hidup biasa, dan saat mereka mati kultivasi mereka sudah di atas tanah dewa penguasa tingkat tinggi jadi wajar jika tubuh mereka tidak membusuk.


"Apa yang kalian tahu, dari apa yang aku baca mayat hidup itu tidak bisa anu! dan mereka juga tidak dapat minum, jika mereka minum maka air yang mereka minum akan keluar tanpa hambatan dari lubang mereka" tambah Su Kun membuat kelima pria tersebut hampir muntah darah.


"Sial! kubunuh kau!" teriak salah satu pria yang tidak tahan dengan hinaan kelima saudara itu.


Tapi...


"Berisik!"


BOOMM...


Tentu saja pada akhirnya pria itu dengan keras di pukuli lagi oleh kelima saudara itu, wajah pria yang terlempar itu sangat jelek dan benar-benar merasakan sakit saat menatap kelimanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2