
"Maafkan kami".
"bagus! selama kalian sadar dengan kesalahan yang kalian lakukan, itu menjadi tidak masalah". Lin Tian tersenyum lalu tanpa menunggu jawaban dia memasang formasi dan menikmati waktunya bersama dengan para wanita.
Besoknya, Lin Tian bangun dengan di kelilingi oleh ketiga istrinya yang cantik-cantik itu. dia tersenyum sebentar lalu berdiri pergi untuk mandi membersihkan badannya, setelah itu dia memasang pakaian baru dan meninggalkan kamar Mu Xuanyin tanpa membangun mereka bertiga yang masih tertidur lelap itu.
Setelah keluar, Lin Tian pergi menemui dewa neraka yang sekarang telah pulih sepenuhnya berkat bantuan Lin Dong dan yang lainnya. dia mengangguk saat melihat Lin Tian datang menemuinya di dalam kamarnya itu, Lin Tian juga membalas anggukan dewa neraka lalu duduk bersamanya sambil membicarakan apa yang terjadi sebenarnya dulu.
"Apakah kamu bisa memberitahuku apa yang terjadi dengan kaisar langit atau guruku dulu?" tanya Lin Tian serius.
"Dia bukan kaisar langit dan dia bukan gurumu juga".
"kenapa?".
Lin Tian Benar-benar bingung, apa maksud dari dewa neraka mengucapkan kalimat seperti itu. dewa neraka menjelaskan semua yang ingin diketahui Lin Tian, dia tidak menyembunyikan apapun kepada Lin Tian termasuk alasan kenapa dia mengkhianati kaisar langit. mendengar cerita dewa neraka membuat Lin Tian bergetar karena kaget, dia tidak menyangka akan ada hal seperti itu terjadi di alam langit. jika itu benar maka orang yang mereka lawan bukan tidak mungkin adalah dia.
"iya! aku menduga pria jubah biru adalah kaisar langit atau tepatnya wujud asli dari kaisar langit".dewa neraka langsung membuat jelas apa yang sedang di fikirkan Lin Tian sebelumnya.
"jadi maksudmu adalah orang yang memberikan aku kekuatan dan warisan bukan kaisar langit?" tanya Lin Tian.
"Dia adalah kaisar langit asli dengan kesadaran yang telah terpisah dari tubuh, bisa dibilang jiwa terakhir yang belum di telan oleh jiwa lain yang berada di dalam tubuhnya itu". jawab dewa neraka dengan sedih.
"Lalu alasan dia ingin aku membunuh kalian?".
__ADS_1
"Karena dia ingin kamu terhubung dengan kami, dan dia juga ingin kami melatihmu agar bisa menjadi kaisar langit yang tidak dikendalikan oleh orang itu".
"Meskipun kalua kalian harus mengorbankan nyawa kalian seperti itu?" tanya Lin Tian agak marah.
"Iya. Saat kami bertarung dengan kaisar langit, kami berusaha menyadarkan dia sebelum akhirnya berhasil setelah hampir lima tahun bertarung dengannya. Dan saat itu kami memnuat pilihan berat yaitu dia mengurung kami dengan mengorbankan nyawanya lalu memisahkan sedikit jiwa aslinya turun ke dunia biru sebelum tubuh asli dan jiwa yang ada di dalamnya meledak bersama".
Lin Tian sontak tercengang dengan apa yang di jelaskan dewa neraka. bukankah berarti kaisar langit sengaja membuat kelima dewa ini di kurung dan membuat kekuatan mereka menjadi lemah? itu hanya untuk melatih penerusnya, dan pantas kaisar langit saat itu sangat ingin Lin Dong menggantikan dirinya karena dia tahu kalau Lin Dong adalah yang terkuat di alam langit dan juga orang yang tidak akan pernah dapat dikendalikan oleh sosok jubah biru itu.
Lin Tian menghela nafas setelah mengetahui semua yang terjadi disini, hal yang tidak dia sangka ternyata dewa neraka dan saudaranya yang lain bahkan setuju untuk melakukan rencana terakhir kaisar langit meskipun mereka tahu harus mengorbankan nyawa sendiri.
"Apakah kamu fikir kita bisa bekerja sama dengan dewa penghancur?" tanya Lin Tian kepada dewa neraka dengan serius.
"Apa maksudmu? apa kamu berfikir dia memiliki tujuan yang sama dengan kita?" dewa neraka sontak bingung dengan ucapan Lin Tian. meskipun dia dan dewa penghancur bekerja sama tapi itu benar-benar hanya murni kerja sama, awalnya saat dia berhasil mengalahkan kaisar langit yang bukan diri aslinya saat itu. dia sudah pasti akan memusnahkan dewa penghancur juga, sayangnya rencana mereka berubah dan akhirnya mereka melupakan masalah dewa penghancur cukup lama.
"Jika benar seperti yang kamu katakan mungkin sekarang penyerangan yang dilakukan oleh kelompon dewa penghancur murni disebabkan karena kita yang telah menemukan Tara Surya itu".
Lin Tian tersenyum memuji cepatnya dewa neraka mengerti arah fikirannya, dia memang berfikir kalau alasan dewa penghancur membuat heboh beberapa bulan ini memang karena ia sendiri. Dan sudah dipastikan dewa penghancur ingin Lin Tian keluar untuk menangani masalah, dan saat itulah dia akan bertemu dengan Lin Tian untuk berdiskusi atau membunuh Lin Tian.
"Sekarang kamu berada di ranah setengah dewa kaisar tingkat rendah tahap puncak. Setelah aku berdiskusi dengan ayahku, aku akan membantu beberapa dari penguasa terpercaya untuk mencapai setengah dewa kaisar. jadi aku ingin kamu memilihnya dengan baik". Lin Tian mengungkapkan rencananya kepada dewa neraka untuk lebih meningkatkan kekuatan para dewa di alam langit.
"Aku telah menemukan orang-orang yang cocok, jadi berapa yang kamu butuhkan?" tanya dewa neraka, dia tentu mengetahui bagaimana cara Lin Tian untuk meningkatkan kekuatan para penguasa itu. jadi dia hanya langsung menanyakan berapa orang yang di butuhkan Lin Tian tanpa menanyakan hal lain.
"Sebanyak-banyaknya akan lebih baik, aku akan pergi dulu untuk menemui ayahku".
__ADS_1
"Pergilah! setelah kamu kembali akan ku berikan daftarnya kepadamu".
Lin Tian pun meninggalkan dewa neraka, dia langsung pergi menemui ayahnya untuk membahas rencana yang perlu mereka lakukan kedepannya. apalagi sejak masalah kelompok dewa penghancur yang lebih aktif pasti membuat ayahnya juga bingung harus berbuat apa.
Di dalam aula, Lin Dong dan para penguasa lainnya duduk dengan wajah suram setelah mendengar laporan masalah perang yang terjadi di beberapa alam. mereka telah merencanakan tindakan pencegahan tapi semuanya sia-sia, setiap mereka datang ke tempat perang terjadi kelompok itu telah mundur tanpa jejak.
"Apakah kita tidak bisa melakukan apapun?" tanya Dewa kegelapan menghela nafas berat.
"Kita hanya bisa menunggu Lin Tian bangun sekarang, jika dia bangun mungkin kita dapat menemukan solusi masalah yang sedang kita hadapi ini". jawab Lin Diao.
Lin Dong yang duduk di takhta kaisar langit masih diam, dia memandang ke pintu masuk aula seperti sedang menunggu kedatangan seseorang. Meskipun dia memiliki rencana, tapi dia masih bingung dengan tingkah kelompok dewa penghancur. karena dia tidak percaya kalau orang ini berniat untuk benar-benar berperang penuh dengan mereka.
"Saudara Lin, apakah kamu tahu sesuatu?" tanya dewa kegelapan menatap Lin dong.
"Tidak, kenapa kalian menanyakan itu kepadaku lebih baik kalian tanyakan ke orang yang lebih mengerti masalah itu. Anakku, masuklah!".
"Hehehe, ayah kekuatanmu bahkan telah meningkat lebih cepat dariku".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1