
Lin Tian membawa Ayahnya masuk ke dimensi melahap. Saat ayahnya melihat benda yang dia kenal sedang diurnikan disana wajahnya kaget.
"Ini..? bagaimana bisa?" tanya Lin Dong kepada Lin Tian.
Lin Tian tersenyum dan mulai menceritakan apa yang terjadi di negeri langit dan kenapa dia bisa menemukan benda seperti ini di negeri langit. Lin Dong yang mendengar hal itu langsung saja kaget dan dia langsung berdiri diam untuk beberapa waktu sebelum menghela nafas berat.
"Huf.. Jika hal itu benar maka dunia dewa sekali lagi akan jatuh ke dalam bencana" ucap Lin Dong yang membuat Lin Tian tidak mengerti.
"Ayah apa maksud mu kalau dunia dewa akan jatuh kedalam bencana? bukankah alam langit yang harusnya jatuh ke dalam bencana?" tanya Lin Tian bingung.
"An'er, asal kamu tahu dunia dewa ini memiliki misteri yang lebih besar daripada alam langit! kamu hanya tahu kalau dunia dewa adalah dunia yang berada di bawah alam langit saja bukan?".
"Iya, hanya itu yang aku tahu sekarang" jawab Lin Tian.
Lin Dong mengangguk lalu mulai menjelaskan kenapa di dunia dewa bencana itu akan terjadi. Dunia dewa selama ini dia hidup dan bahkan di saat dia menjadi dewa elemen, dia telah menyelidiki semua hal yang berkaitan dengan dunia dewa dan menemukan kalau dunia dewa adalah bagian dari peradaban kuno yang telah lama berdiri.
"Ayah apakah dunia dewa termasuk dunia di zaman kuno? tapi aku telah pergi ke masa lalu dan melihat semua hal disana tidak ada kaitannya dengan dunia dewa." ucap Lin Tian bingung.
"Dunia dewa lebih lama daripada dunia zaman kuno! dan bisa di bilang awalnya dunia dewa hanyalah sebuah dunia tanpa energi sebelum bisa menjadi seperti sekarang ini" jelas Lin Dong.
Dulu menurutnya dunia dewa hanyalah dunia biasa tanpa ada kehidupan, dan setelah dia mendapatkan informasi serta membaca banyak buku kuno barulah dia tahu kalau mungkin dunia ini adalah satu-satunya dunia yang telah lama hidup dan tidak hancur di zaman kuno dulu.
"Jika benar begitu maka tuan dari monster itu pasti berada di dunia dewa ini bukan?" tanya Lin Tian lagi.
"Iya! tapi aku tidak tahu dimana orang ini bersembunyi, dan kemungkinan kelompok dewa Penghancur datang ke dunia dewa hanya untuk menemukan meteor itu! juga ada kemungkinan kalau mereka sudah tahu letak meteor itu dimana" jawab Lin Dong.
Mendengar hal itu, Lin Tian kaget! dia merasa kalau meteor itu hidup akan menjadi bencana bagi seluruh dunia dan dua alam. Tapi jika kelompok ini tahu cara memurnikan meteor hidup ini maka itu juga sama dengan mendatangkan bencana bagi dia dan juga keluarganya.
Sudah jelas setelah berhasil memurnikan meteor itu, kelompok ini pasti akan menghancurkan dia dulu dengan keluarganya. Lin Tian berfikir untuk sementara waktu dan tidak dapat mendapatkan jawabannya dan akhirnya dia pun menatap Lin dong.
__ADS_1
"Biarkan saja apa yang akan terjadi iya terjadi! kita hanya dapat terus menerus meningkatkan kekuatan kita untuk melindungi keluarga kita sendiri" ucap Lin Dong.
"Baiklah ayah! bagaimana jika setengah dari hal ini ayah murnikan dulu? aku ingin ayah segera mencapai kekuatan penuh ayah sebelum semua bencana ini terjadi" ucap Lin Tian ingin memberikan meteor ini kepada Lin Dong.
"Baiklah! ayah tidak akan menolaknya, bagaimanapun kita berada dalam krisis yang akan datang dalam waktu tidak pasti" jawab Lin Dong langsung menerima meteor itu dan memasukannya ke dalam dunia melahapnya juga.
"Nak! kamu perhatikan setiap gerakan di alam langit dan soal dunia dewa biarkan ayah dan paman-pamanmu yang bertanggung jawab" ucap Lin Dong.
"Em! aku mengerti ayah, akanku lakukan sesuai perintah ayah" jawab Lin Tian.
"Dan soal kaisar langit... jika hal itu benar maka dia mungkin adalah musuh terbesar kita".
Ucapan Lin Dong langsung membuat Lin Tian terdiam, dia juga berfikiran sama tapi dia masih tidak percaya kalau kaisar langit telah melakukan hal itu di saat dia masih hidup dulu.
Setelah berbicara yang tidak perlu, Lin Tian dan Lin Dong kembali ke dunia nyata dan mereka langsung pergi ke puncak Lin Dong tinggal untuk berkumpul dengan keluarga mereka yang telah lama belum bersama.
Disana juga ada Lin Hao, Lin Jia Li dan dua gadis cantik lainnya yang ikut memeriahkan reunian keluarga tersebut. Lin Tian hanya tersenyum dan mengatakan kalau ada waktu yang tepat dia akan membawa yang lain kesini.
"An'er! kamu harus membawa mereka kepada ibu karena ibu harus berbicara beberapa hal yang jelas dengan para wanita itu, kamu mengerti kan?" ucap Ying Huanhuan membuat Lin Tian hanya bisa mengangguk.
"Kalian ini... Sudah, ayo makan! sudah lama kita tidak makan bersama seperti ini dan saudara Hao ayo minum setelah ini" ucap Lin Dong.
"Hahaha! iya, kamu benar saudaraku setelah ini kita harus minum bersama! tentu dua saudara yang lain harus ikut juga" jawab Lin Hao menatao Lin Diao dan juga Lin Xiao.
"Tentu" jawab keduanya serentak.
Lin Tian yang merasakan kehangatan sebuah keluarga cukup senang dan berharap hal ini akan terus seperti ini selamanya. Tapi dia tahu kalau semua ini tidak akan terjadi jika dia belum mengendalikan alam langit dan sistem dunia.
"Dunia yang aku inginkan adalah dunia dimana aku serta keluargaku bisa hidup damai tanpa ada peperangan" ucap Lin Tian menghela nafas.
__ADS_1
......................
Di alam binatang suci..
"Apa? saudaraku kembali? apa itu benar?" tanya Lin Long berdiri dengan bahagia di takhtanya.
"Iya kaisar! itu yang di laporkan oleh pasukan kita yang ikut membantu di dunia dewa sebelumnya" Jawab prajurit yang berlutut itu.
"Hahahaha! saudaraku kembali, ayo! panggil dua saudaraku yang lain kesini. Tidak! panggil saudaraku yang lain kesini juga". perintah Lin Long langsung dilaksanakan oleh bawahannya tersebut.
Tak berselang satu jam, empat sosok telah masuk ke dalam aula istana suci dimana Lin Long berada. Mereka berempat cukup bingung kenapa Lin Long memanggil mereka tapi karena dia adalah kakak tertua disana jadi mereka mau tidak mau langsung menemuinya.
"Hahaha! saudara dan saudariku ada kabar gembira untuk kalian" ucap Lin Long.
"Apa itu kakak?" tanya Lin Feng'er kepada Lin Long.
"Iyo! adik Feng'er benar-benar semakin cantik sekarang" goda Lin Long yang terlihat snagat bahagia.
"Kakak! katakan saja, apa kabar bahagia itu?" ucap Lin Feng'er kesal.
"Hahaha.. Baiklah, aku tidak menggoda ku lagi! kalian tidak tahu bukan? kalau kakak kita telah kembali?" ucap Lin Long.
"Apa?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1