
"Uhuk!"
Lin Tian muntah darah setelah masuk ke dalam alam rahasia itu, dia jatuh entah dimana karena dia dengan sengaja menerobos dan tanpa perlindungan token masuk itulah yang membuat dia terluka.
"Huf... aku harus menyembuhkan diri dulu" ucap Lin Tian melihat keadaannya.
Dia lalu duduk dan menyembuhkan dirinya di sebuah puncak dalam alam rahasia itu, tak berselang beberapa jam Lin Tian sudah pulih.
Dia pun berdiri dan memandang area di sekitarnya dengan tenang, naga kecil lalu keluar dan duduk di kepala Lin Tian seperti yang di lakukan Bai kecil.
"Kakak! alam ini memiliki sepuluh tingkat dan setiap kakak naik ke tingkat yang lebih tinggi semakin berbahaya rintangan nya" jelas naga kecil.
Lin Tian mendengarkan semuanya dengan baik, dia akhrinya mengerti kalau tidak mudah menemukan pintu untuk naik ke alam kedua.
Di sini hanya lah alam pertama jadi kemungkinan tidak terlalu berbahaya bagi dirinya, dia pun terus terbang mencari ke berbagai arah untuk menemukan pintu menuju alam kedua.
Perjalanan itu terus berlangsung sampai satu Minggu membuat Lin Tian menjadi bingung, dia masih tidak dapat menemukan kemana arah jalan menuju ke alam kedua.
"Kakak! apa kamu tidak memiliki cara untuk berkomunikasi dengan orang lain?" ujar naga kecil setelah memikirkan beberapa ide di kepalanya.
Lin Tian diam dia mencoba untuk berkomunikasi melalu alat komunikasi yang di berikan oleh Sheng Lien kepada nya, tapi tidak ada tanda-tanda balasan dari mereka semua.
Naga kecil akhrinya menghela nafas, dia sekarang mengerti kemungkinan Lin Tian tidak mendapatkan token itu pasti ulah leluhur atau ayah dari segala roh tersebut.
"Sial! jika aku pulih, akan ku hancurkan otaknya" ucap naga kecil dal hatinya.
Tentu dia tahu kalau orang itu ingin menguji Lin Tian tapi jelas caranya agak membuat naga kecil tidak suka, harus nya dia memperlakukan Lin Tian sama dengan yang lain tapi sekarang....
"Hm? sepertinya ada beberapa pertempuran di depan?" ucap Lin Tian merasakan kalau ada tabrakan energi di arah depannya.
Dia langsung dengan cepat terbang menuju arah itu, dan berhenti tak jauh dari tempat terjadi Pertempuran tersebut.
"Heheh...! lihatlah kita mendapatkan beberapa mangsa" ucap sosok hitam di langit.
"Siapa kalian? kenapa kalian menyerang kami?" ucap beberapa orang yang terkurung dan terluka di dalam formasi tersebut.
Linntian yang melihat beberapa sosok hitam dengan gambar naga dan Phoenix di pakaian mereka terlihat serius, dia tahu kalau orang-orang ini akan membuat masalah di alam rahasia tapi tak menyangka kalau mereka benar-benar telah memulai bahkan di alam pertama.
__ADS_1
"Sepertinya aku harus memeriksa salah satu dari mereka agar tahu rencana mereka" ucap Lin tian setelah menilai keadaan sekarang.
"Tenang saja semua akan berakhir dengan cepat!" ucap Salah satu sosok itu.
Beberapa wajah pemuda yang terkurung sangat marah, mereka berencana untuk mencari jalan naik ke tingkat kedua tapi malah di jebak oleh beberapa sosok hitam di langit.
"Kalian tidak akan bisa lolos! seluruh alam akan bergabung menghancukan kalian" ucap pemuda yang tampak seperti pemimpin dari mereka yang terkurung itu.
Tidak ada jawaban dari beberapa sosok tersebut mereka hanya tersenyum mengejek terhadap perkataan dari pria itu, mereka tentu takut dengan alam yang menyerang mereka.
Tapi disini tidak akan ada yang tahu apa yang terjadi dan siapa yang membunuh orang-orang ini, jadi bisa di bilang wajar jika ada yang mati di alam rahasia ini.
"Hahaha... anak kecil jika kalian bereinkarnasi jangan jadi bodoh" ucap sosok itu bersiap menggerakkan tangan nya untuk membunuh semua yang terkurung di dalam formasi.
Swish..
"Iya! kamu benar, jadi lah baik di saat kehidupan selanjutnya" ucap Lin tian yang muncul dan menenbas kepala pemimpin sosok hitam itu.
"Kami!" wajah semua sosok hitam itu kaget saat melihat Lin tian yang muncul.
Swish.
BOOMM..
Semua sosok hitam itu pun mati satu persatu di tangan Lin Tian dengan mudah, saat pemuda dan wanita di dalam formasi melihatnya wajah mereka kaget dengan betapa kuatnya pemuda di langit.
"Orang ini mungkin berada di alam dewa surgawi tingkat tinggi tahap puncak" ucap salah satu dari mereka.
Padahal mereka semua hanya berada di alam dewa ilahi dan hanya dua orang di antara mereka yang berada di alam dewa surgawi disana.
Swishh...
"Aku akan membebaskan kalian" ucap Lin Tian kepada mereka dengan serius.
Lin Tian lalu dengan mudah langsung menghancurkan formasi itu di bawah tatapan para pemuda dan wanita tersebut.
"Terima kasih saudara" ucap mereka semua serentak berterima kasih kepada Lin Tian.
__ADS_1
"Tidak masalah, lebih baik jika kalian sudah mendapatkan beberapa keuntungan agar segera keluar, disini sudah mulai bahaya" ucap Lin Tian menatap mereka dengan serius.
Mendengar nasehat Lin Tian semua pemuda dan wanita itu mengangguk setuju, mereka juga sadar kalau bahaya yang di maksud Lin Tian tentu adalah orang-orang yang menjebak mereka sebelumnya.
"Kami akan memutuskan keluar, jadi saudara bagaimana?" tanya salah satu dari mereka.
"Aku harus pergi ke tingkat yang lebih tinggi sambil mengingatkan yang lain" jawab Lin Tian kepada mereka.
Semua orang mengerti kalau kekuatan seperti Lin Tian tidak akan jadi masalah jika dia berada di alam rahasia ini, jadi untuk ucapan terima kasih mereka mengatakan sebuah informasi yang membuat Lin Tian cukup senang.
"Kami pamit suadara" ucap mereka sambil menghancukan token yang ada di tangan mereka masing-masing.
"Iya!" balas Lin Tian.
Setelah semua keluar Lin Tian langsung terbang menuju arah yang di katakan oleh pemuda-pemuda itu padanya, mereka mengatakan kalau banyak yang menuju arah timur sebelumnya.
Dan dari yang Lin Tian dengar pintu naik ke alam kedua berada disana, jadi dia tanpa menunda langsung menuju ke arah timur apalagi dia sudah satu Minggu bolak balik tanpa arah.
"Kakak, kamu harus hati-hati karena kamu masuk tanpa ada token untuk melindungi mu" Naga kecil mengingatkan Lin Tian akan dirinya yang tidak punya token.
"Aku mengerti" balas Lin Tian, dia tentu mengerti dengan keadaan dirinya sekarang tapi dia tidak terlalu memikirkan nya.
Yang jelas dia ingin menuju alam kesepuluh untuk mencari cara menghidup kan kembali ibu harimau nya, di setiap perjalanan Lin Tian menemukan binatang iblis tingkat dewa.
Dia langsung membunuh dan memakan nya di saat dia sedang istirahat malam hari, dia tidak menyangka kalau untuk menuju arah timur membutuhkan beberapa hari perjalanan.
"Iya...! sepertinya besok aku akan sampai" ucap Lin Tian dengan senyum.
Esok harinya dia langsung terbang menuju arah timur, dan sampai dia di sebuah laut yang luas Lin Tian melihat sebuah pintu di ujung laut itu.
"Benar-benar membuat ku pusing" ucap Lin Tian.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1