Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
357. Otak udang


__ADS_3

"Hee..." Naga kecil mengerti apa yang ingin di lakukan oleh Bai kecil dan tidak banyak bicara lagi dia langsung mundur bersama dengan Lin Dong.


"Aku mengurus masalah di sana dulu" ucap Lin dong berbalik pergi ke arah Dua kaisar yang masih terlihat duduk sembari memulihkan kekuatan mereka. Disana juga beberapa leluhur ataupun tetua berbagai kekuatan super berlutut lemah saat mengetahui kalau dalang dari semua yang terjadi adalah kaisar langit terdahulu yang sangat mereka hargai.


"Sepertinya mereka sangat tertekan" ucap naga kecil melihat banyak orang yang terlihat tidak bernyawa itu.


"Kamu harusnya lebih mengerti bagaimana hati seseorang yang dikhianati" jawab Lin Dong.


"Iya, bagaimanapun pasti sangat sakit! tapi aku harap mereka dapat bangun dan pulih dari kesedihan mereka" ucap Naga kecil menghela nafas.


Di tempat lain Bai kecil mendekati Bai Ying dan Hei An, sedangkan tiga lainnya langsung mundur menjauh membawa semua pasukan mereka agar tidak terpengaruh oleh urusan keluarga Bai. Bai kecil dengan marah menatap Hei An, dia sangat ingin memukul pria itu tapi melihat anaknya yang menatap dirinya dengan tajam Bai kecil terpaksa melepaskan angan-angannya.


"Sial, lihat saja nanti saat anakku tidak ada! aku pasti menyiksamu" ucap Bai kecil dalam hatinya. Dia telah mulai merencanakan apa langkah yang harus dia lakukan untuk mencegah putrinya di ambil oleh Hei An.


Bagaimanapun seorang ayah sepeti Bai kecil pasti tidak akan membiarkan anak gadisnya lepas begitu saja ke tangan seorang pria. Apalagi Bai kecil adalah tipe ayah yang keras kepala, meskipun dia nakal tapi jika itu bersangkutan dengan anaknya dia bisa jauh lebih keras kepala lagi.


"Ayah, apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Bai Ying melihat ayahnya mendekati Hei An.


"Ying'er, apakah kamu tidak percaya dengan ayahmu ini?" tanya Bai kecil agak sedih melihat anaknya berdiri di depan Hei An untuk melindungi pria itu.


"Tidak, ayah adalah salah satu orang yang tidak akan ku percayai jika itu masalah hubunganku dengan Hei An" jawab Bai Ying tanpa takut menatap ayahnya itu.


"Oh, sial! anakku sepertinya sadar apa yang ingin aku lakukan" fikir Bai kecil, tapi dia tidak mundur dan ingin sekali berhadapan langsung dengan Hei An.

__ADS_1


"Tidak! aku harus memberi pria kecil itu pelajaran, bagaimana jika nanti dia mencari gadis lain? atau bagaimana jika dia menduakan anakku? bukankah itu sangat kejam?" fikir Bai kecil yang tidak sadar kalau dirinya juga melakukan hal yang baru saja dia katakan itu.


Melihat ayahnya tetap tidak mau mundur, Bai Ying menghancurkan sesuatu benda kecil seperti token pemanggil.


Di negeri langit, Dewi bunga yang sedang dalam pelatihan tiba-tiba membuka matanya, dia sadar kalau Bai Ying sedang memanggilnya. Perlahan Dewi bunga menggunakan salah satu klonnya untuk pergi menemui Bai Ying.


"Apa yang terjadi sampai Ying'er memanggilku?" fikir Dewi bunga dengan serius setelah membiarkan klonnya pergi.


Dia tidak merasakan sesuatu yang janggal ataupun ada retakan di batu jiwa Bai Ying, tapi karena anaknya yang memanggil dirinya tentu dia tidak akan tinggal diam.


"Jika itu masalah besar dan klon tidak dapat mengatasinya, aku harus pergi sendiri kesana" ucap Dewi bunga setelah beberapa pertimbangan.


Di dunia dewa, setelah Bai Ying menghancurkan token itu. Tanpa disadari Bai kecil cahaya putih tiba-tiba muncul di depan Bai Ying, dan sosok cantik tiba-tiba membuat Bai kecil seketika itu kaget dan menjauh sedikit dari wanita tersebut.


"Ying'er, kenapa kamu memanggil ibu?" tanya Dewi bunga tidak memperhatikan Bai kecil dan malah berbalik menanyakan masalah Bai Ying.


"Kenapa? apa kamu ada masalah?" tanya Dewi bunga yang tidak melihat masalah berarti pada Bai Ying. Tentu saja alasan Dewi bunga tidak melihat ada luka di tubuh Bai Ying itu murni karena Bai kecil membantu penyembuhannya.


Bai Ying menceritakan apa yang terjadi disana, termasuk hubungan dia dengan Hei An. Dewi bunga kaget dengan pengakuan dari Bai Ying itu, dia sangat sadar kalau anaknya ini sangat jarang bisa dekat dengan seorang pria saat di alam langit dulu. Tapi sekarang dia malah berhasil didekati oleh Hei An sedikit membuat Dewi bunga tidak percaya.


Dewi bunga menatap Hei An, Tentu di tatap oleh Dewi bunga membuat Hei An cemas dan langsung memberi hormat penuh kepada Dewi bunga. Melihat Hei An, Dewi bunga sadar kalau keduanya saling menyukai. Hati Dewi bunga senang, tapi saat Bai Ying mengatakan kalau suaminya melarang hubungan keduanya membuat dia sangat marah.


"Ayahmu itu otak udang, jadi jangan di fikirkan! kalian lakukan apa yang ingin kalian lakukan, jika memang kalian ingin menikah. Aku akan berbicara langsung dengan dewa kegelapan" ucap Dewi bunga menghelus kepala anaknya itu.

__ADS_1


"Sial! tidak bisa! Kenapa kamu begitu saja setuju dengan hubungan mereka?" tanya Bai kecil kesal.


"Lalu apa? apa alasanmu tidak setuju dengan hubungan mereka?" tanya Dewi bunga.


"Waw! ini seru, paman Lin kita harus menonton" ucap naga kecil melihat klon Dewi bunga.


"Ho? baiklah, sangat jarang melihat Dewi bunga marah. Dan juga ini bisa menjadi hiburan mungkin bagi mereka" jawab Lin Dong.


"Bagus! kalau begitu mari bertaruh". ucap naga kecil.


"Ho? boleh, apa yang kita pertaruhkan?" tanya Kaisar api berdiri dan melihat Bai kecil serta keluarganya di langit.


"Anggur terbaik yang kalian punya" jawab naga kecil.


Kaisar api, kaisar Chu dan Lin Dong saling pandang. Lalu mereka langsung setuju dengan taruhan naga kecil, tapi mereka harus memastikan anggur terbaik mereka apa. Naga kecil mengeluarkan anggur yang telah dia simpan sangat lama berumur hampir satu juta tahun. sedangkan Dua kaisar juga mengeluarkan anggur berumur satu juta tahun yang mirip dengan rasa berbeda seperti naga kecil. Lin Dong sama-sama mengeluarkan anggunya, dia tidak ingin kalah oleh tiga orang pemabuk itu.


"Sial, jika dia berselingkuh dengan wanita lain bagaimana? jika dia memiliki wanita lain bagaimana? apakah aku harus membiarkan anakku di duakan?" tanya Bai kecil dengan marah.


Sontak semua pria yang mendengar alasan bodoh Bai kecil membuat mereka menggelengkan kepala, mereka berfikir kalau Bai kecil tidak sadar dengna dirinya sendiri telah melakukan madu dengan wanita lain. Tentu para wanita yang mendengar ucapan Bai kecil berbanding terbalik dengan pria, mereka sangat marah dan berfikir kalau Bai kecil hanya mementingkan dirinya sendiri.


"Apa kamu bodoh atau otakmu memang otak udang?" tanya Dewi bunga dengan marah smabil menunjuk ke kepala Bai kecul.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2