Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
210. Dua Patung Penjaga


__ADS_3

"A! soal itu aku pernah juga mendengar dari luar, banyak barang dari berbagai jenderal tua menghilang entah kemana meskipun mereka telah menggunakan formasi leluhur tingkat tinggi tetap saja tidak bisa membantu mereka melindungi barang mereka" ucap dewa angin yang juga mendengar kabar seperti itu.


"Hm!" Lin Tian tidak dapat berkata apa-apa, bagaimana bisa formasi tingkat leluhur biasa bisa melindungi barang mereka dari berandalan itu? dia bahkan bisa menembus formasi leluhur tingkat tinggi dengan mudah jika dia ingin.


"Itu, dewa angin bisakah kamu terus mengawasi alam bawah ini selama aku pergi? dan soal pencurian itu biarkan saja para penertib di ibukota yang mencarinya" ucap Lin Tian agak tidak bisa berkata.


"Baik kaisar" jawab dewa angin.


Lin Tian mengangguk agak malu, jika dewa angin tahu orang yang mencurinya adalah kaisar harimau mungkin dia akan sakit jantung disini seketika tapi dari apa yang Lin Tian lihat, Bai kecil belum mencuri barang-barang dewa angin jadi dia terlihat tidak terlalu memikirkannya.


Jadi setelah memberi beberapa instruksi kepada dewa angin dan memberikan cara untik berkomunikasi dengannya jika ada masalah akhirnya Lin Tian berangkat menuju jembatan takdir. Karena jenderal Dong datang dari arah timur maka Lin Tian pergi menuju jembatan yang ada di timur.


Swishh..


"Hm?" saat sampai di ujung jembatan yang jauh dari perbatasan...


Lin Tian melihat banyak roh yang awalnya berbagai bentuk melewati jembatan, setelah mereka lewat roh itu berubah menjadi seperti api 🔥 berwarna biru lalu mereka melewati jalan setapak menuju ke arah ibukota dimana cermin samsara berada.


Saat Lin Tian melihat tidak ada lagi roh yang lewat, dia akhirnya berjalan menuju jembatan itu. Saat di jembatan dia dapat merasakan kalau ada panas yang luar biasa dari bawah, saat dia melihat Lin Tian hanya dapat melihat awan gelap yang menutupi di bawah jembatan itu.


Karena dia tidak dapat melihat apapun akhirnya Lin Tian terus berjalan, di arah lain jembatan Lin Tian melihat ada beberapa tubuh roh yang berjalan. Di antara mereka ada yang terlihat merangkak, ada yang memegang tambang di jembatan itu bahkan ada yang baru saja mencoba berdiri setelah merangkak cukup lama malah jatuh sendiri ke bawah.


Saat itu Lin Tian hanya merasakan kalau orang itu berteriak meminta ampun, tapi baru dia mencapai kabut hitam itu. Sebuah tangan api yang terlihat cukup panas menariknya ke bawah, sebelum dia menghilang Lin Tian dapat mendengar tangisan kesakitan dari roh itu bahkan Lin Tian melihat sendiri tubuh roh itu terbakar sampai menjadi tengkorak.

__ADS_1


"Apakah ini hukuman? lalu apakah kultivator akan mengalami hal sama? tapi menurutku itu mungkin berbeda, jika memang mereka mengalami hal yang sama maka pasti aku melihat orang-orang yang aku bunuh atau beberapa yang aku kenal mati disini" fikir Lin Tian.


Saat roh-roh yang di depannya mendekat, anehnya roh itu terlihat tidak tahu kalau ada orang di depannya karena roh-roh itu melewatinya dengan cepat, dan tubuh mereka pun tembus ke tubuh Lin Tian saat mereka lewat.


Lin Tian terus melewati jembatan, selama dia melewatinya berbagai hal dia lihat dari sebuah tombak menusuk roh yang ada di jembatan lalu menariknya ke bawah, ada lagi sebuah rantai yang sangat panas mencekik roh tersebut sambil menariknya ke bawah.


Bahkan ada beberapa binatang biasa yang terlihat lucu bila di alam nyata malah bersikap sadis disini, seperti kucing yang sangat besar menerkam kepala salah satu roh tersebut lalu memukul tubuhnya ke bawah, setelah itu kucing besar itu juga turun ke bawah mengikuti tubuh tanpa kepala tersebut.


"Berapa panjang jembatan ini? kenapa jenderal Dong bisa melewatinya dengan muda sedangkan aku tidak?" fikir Lin Tian setelah berjalan terus di jembatan, bahkan dia tidak tahu berapa lama dia terus berjalan di jembatan tersebut.


"Ah! maafkan aku!" teriak roh lainnya di depan Lin Tian yang di tarik oleh rantai panas ke bawah, setiap roh yang disana terlihat tidak peduli dengan roh lainnya bahkan mereka terlihat hanya mencemaskan diri mereka sendiri disana.


"Hm?" Lin Tian yang telah lama berjalan di jembatan melihat di depannya adalah ujung dari jembatan tersebut, dia dengan cepat berjalan ke ujung jembatan itu tapi saat dia akan melangkah keluar dari jembatan dia melihat ada dua patung yang menjaga jembatan itu.


BOOMM...


Swishh...


Lin Tian mundur ke belakang karena serangan yang tiba-tiba saja hampir memukulnya, dia melihat kalau dua patung itu telah berbalik menatapnya jelas kalau kedua patung itu hidup.


"Kau seorang dewa? kenapa kamu disini?" tanya salah satu patung bermata biru kepada Lin Tian.


"Kalian bisa berbicara?" tanya Lin Tian dengan heran.

__ADS_1


"Tentu saja, kami adalah dua penjaga dari jembatan ini" jawab patung bermata merah.


Lin Tian yang mendengar hal itu terdiam, dia menatap kedua patung itu dengan mata tajam, jika ada dua patung ini melindungi jembatan kenapa jenderal Dong dan keluarga Dong bisa melewati jembatan ini? hal ini benar-benar membuat Lin Tian sangat bingung.


"Jika kalian adalah penjaga disini, kenapa aku melihat banyak dewa dan monster darah melewati jembatan ini sebelumnya? dan karena hal itu alam bawah menjadi kacau" tanya Lin Tian dengan sungguh-sungguh kepada kedua patung itu.


"Apa maksud mu dengan kekacauan di alam bawah? setiap alam memiliki hukummya sendiri dan alam bawah adalah tempat setiap makhluk biasa bereinkarnasi, dan juga sangat sulit membuat masalah di alam bawah karena peraturan yang ketat itu" jawab patung biru dengan heran menatap Lin Tian.


"Jadi kalian tidak tahu apa yang terjadi selama ini?" tanya Lin Tian lagi, kedua patung terdiam dan mereka saling pandang satu sama lain.


"Dewa, ceritakan kepada kami apa yang terjadi di luar" ucap patung biru meminta Lin Tian menjelaskan kepada mereka masalahnya.


Lin Tian mengangguk lalu menjelaskan apa yang terjadi kepada kedua patung itu, setelah mendengar apa yang terjadi itu kedua patung terdiam untuk sementara waktu karena benar-benar kaget dengan yang terjadi di alam bawah.


"Jika hal ini benar, maka roh-roh baik yang melewati empat jembatan yang di jaga oleh kami dan saudara kami telah menjadi monster darah yang seperti kamu katakan, dan mereka benar-benar telah menjadi energi yang berterbangan ke seluruh dunia yang ada serta tidak dapat lagi bereinkarnasi" ucap patung itu agak mendesah.


"Lalu bagaimana jenderal Dong bisa keluar masuk dari jembatan ini?" tanya Lin Tian lagi dengan penasaran, kedua patung itu saling pandang seperti mereka sedang ragu karena beberapa alasan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2