
"Apakah kamu fikir begitu mudah untuk turun ke alam bawah?" tanya salah satu penguasa dengan nada dingin.
Jika begitu muda turun ke alam bawah maka pasti empat jenderal tidak akan kesulitan untuk memusnahkan makhluk-makhluk darah itu, di alam bawah kebanyakan dari mereka maupun pasukan mereka akan melemah walau itu tidak selemah dari kekuatan asli mereka tapi disana juga jika mereka terlalu lama akan berdampak kepada kultivasi mereka.
Dan pasukan mereka pasti akan mendapatkan efek samping jika tidak bisa mengatur energi di alam bawah saat itu, Karena itulah sangat jarang bagi penguasa maupun kultivator di bawah dewa penguasa turun ke alam bawah.
"Jika terus begini maka itu semua akan berdampak bagi seluruh alam langit! bahkan mungkin dunia yang telah lama tidak kita datangi" ucap jenderal Bei dengan wajah agak murung melihat kalau banyak penguasa yang masih tidak ingin membantu mereka.
Dia pun sekarang kehilangan banyak pasukan di alam bawah, dan sekarang pasukan ke empat jenderal pun hanya dapat bertahan di sebuah kota dengan formasi lama yang di tinggalkan oleh dewa neraka dulu. Karena itulah mereka sangat ingin para penguasa ini membantu menyelesaikan alam bawah agar korban di sisi mereka juga dapat berkurang dari sebelumnya.
Lin Fang terlihat menguap disana jelas kalau dia tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi dengan alam bawa, bukan hanya dia Mu Chen, Sheng Qiu, dan juga dewa pedang Ling Ling Hun juga tidak terlihat ingin bergabung dalam perdebatan para jenderal dengan para penguasa tersebut.
"Ibu apakah kita harus benar-benar bergabung untuk membantu para jenderal dalam menyelesaikan masalah di alam bawah?" tanya Mu Xuanyin kepada Bai Yu yang sedari tadi berdiri di sampingnya dengan suara yang hanya mereka berdua mendengarnya.
"Itu yang di usulkan Lin Tian tapi kita tidak perlu terburu-buru karena akan ada seseorang yang akan membuat kita bergabung, karena jika kita sendiri yang mengusulkan bergabung disini maka sama saja dengan kita menampar wajah mereka saat jenderal Zao datang ke alam kita." jawab Bai Yu.
Mu Xuanyin mengangguk karena dia mengerti apa maksud dari Bai Yu, jadi karena itu dia hanya duduk diam di bangkunya tanpa mengatakan apapun saat masih banyak yang berdebat masalah alam bawah dengan para jenderal.
Di sisi lain setelah dewa laut darah kembali ke alamnya, dia menjadi gila karena marah bahkan dia membunuh beberapa pelayannya saat dia telah kembali ke alam laut darah.
Hal itu membuat para pelayan dan pasukannya ketakutan setengah mati, meskipun mereka tidak mengerti kenapa tuan mereka sampai bisa semarah itu tapi ini jelas adalah pertanda burum bagi mereka yang ada disana jadi sebisanya mereka menghindari dewa laut darah saat itu juga.
"Sial! sejak kapan alam kehancuran memiliki orang kuat seperti itu? ini benar-benar akan membuat diriku kesulitan untuk menjadi kaisar langit yang baru" ucap dewa laut darah dengan nada marah.
__ADS_1
Mengingat bagaimana Bai Yu di negeri langit yang telah mempermalukan dirinya membuat dia benar-benar sangat kesal sampai mati, bahkan sekarang dia sangat ingin bertarung dengan Bai Yu jika dia sama kuat dengan wanita itu.
Sayangnya dia benar-benar bukan lawan dari Bai Yu jadi dia hanya dapat menahan semua itu dan kembali dengan wajah malu dari pertemuan tersebut.
"Semua ini sebentar lagi akan berakhir, aku hanya perlu sampai semuanya siap maka alam langit ini akan jadi milikku!" ucap dewa laut mencoba menenangkan dirinya yang terlihat kacau tersebut.
......................
Masih belum ada kesepakatan di antara para jenderal dan penguasa lainnya tentang masalah alam bawah, itu karena resiko yang mereka terima jika ikut bergabung membantu para jenderal lebih besar dari apa yang mereka bayangkan.
Apalagi dengan musuh yang belum jelas sampai sekarang membuat mereka menjadi lebih tidak ingin ikut campur di alam bawah ini, bahkan dewa kegelapan pun terlihat agak menentang masalah bergabungnya mereka dengan para jenderal tersebut.
"Tolong! untuk kali ini kami membutuhkan bantuan kalian!" ucap jenderal Zao dengan tubuhnya memberi hormat setengah kepada para penguasa tersebut.
"Huf, tapi te.."
BOOMM..
"Ais, sepertinya kami tidak terlambat" ucap suara yang berasal dari pintu aula yang telah hancur, karena hal itu dewa kegelapan pun tidak selesai mengatakan apa yang ingin dia katakan kepada para jenderal Zao.
Para penguasa menjadi marah saat melihat ada orang yang dengan berani masuk ke dalam aula saat mereka semua, tapi wajah mereka kaget saat melihat kalau yang masuk itu adalah tiga pemuda yang sudah berada di alam dewa penguasa tingkat menengah tahap puncak.
Bahkan dengan sekali pandang mereka semua bisa tahu kalau para pemuda ini juga belum berumur seratus tahun, "Monster apa?" fikir mereka semua setelah melihat tiga pria muda yang datang itu.
__ADS_1
"Suami, kamu datang juga? bukankah kamu masih berlatih?" ucap Dewi air tiba-tiba berdiri mendekati salah satu pemuda yang berdiri di depan pintu.
"Em, aku berencana tidak datang tapi sepertinya ada perubahan rencana" jawab pemuda yang mana dia adalah long Aotian, dia tersenyum lembut ke arah Dewi air yang sekarang adalah istrinya tersebut.
"Anak nakal! kamu sungguh berani masuk kesini dengan sombong begitu! apa kamu fikir aku tidak berani memukul pantatmu?" teriak dewa tombak kepada Bing Zhao dengan nada tinggi seperti sedang kesal.
"Cih! orang tua bau tanah, aku datang untuk bersenang-senang saja jadi jangan khawatirkan aku tapi lebih baik kamu khawatir terhadap tulang tua mu yang sudah mulai keropos itu" jawab Bing Zhao tanpa memandang wajah ayahnya tersebut.
"Kamu!"
Saat dewa tombak akan marah lagi tapi dia di halangi oleh dewa bintang, dewa bintang tahu kalau ayah dan anak ini tidak akan pernah akur dimana pun mereka berada jadi dia mencoba menenangkan salah satunya agar tidak terlalu membuat masalah di sini sekarang.
"Kalian terlalu lam untuk menyelesaikan masalah ini jadi kami datang untum beberapa alasan" jawab Su Kun dengan tenang lalu dia mengedipkan matanya kepada Dewi Elf yang selalu memandang dia dari tempat duduknya tersebut.
"Apa maksud kamu mengatakan seperti itu?" tanya jenderal Dong agak tidak senang dengan tiga pria muda yang datang dengan tidak sopan tersebut.
"Maafkan atas kelancangan kami, aku akan memperkenalkan diri dulu! namaku Long Aotian dewa perang yang baru dari alam perang, dia kakakku Su Kun suami Dewi Elf dan dia adalah Bing Zhao anak dari dewa tombak" ucap Long Aotian dengan nada tenang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1