
"Hahaha, akhirnya aku bangkit!" ucap mata emas setelah berhasil menguasai tubuh Lin Tian. sekaran mata emas sudah berada di mata kiri Lin Tian, karena itu dia dapat melihat kembali dengan mudah. Apalagi dia juga mengembalikan mata kanan Lin Tian.
"Hm? kenapa tempat ini begitu aneh?" fikir mata emas saat merasakan tidak ada yang menahannya lagi di dalam ruang itu.
"Mata biru dimana kamu!" teriak mata emas mencari mata biru. tapi untuk beberapa saat dia tidak dapat menemukan keberadaan mata biru, hal itu membuat dia lebih bingung lagi.
Saat dia sedang mencoba mencari petunjuk keberadaan mata biru, mata kanannya tiba-tiba bergerak di luar kendalinya. tiba-tiba perubahan terjadi yang membuat tubuh Lin Tian kembali tidak dapat bergerak.
"A..apa yang terjadi?" ucap Mata emas dengan cemas.
"Maaf, aku mengambil tubuhku kembali!" suara Lin Tian tiba-tiba muncul di kepala tubuh Lin Tian yang dikuasai oleh mata emas.
Swisshh.
Tiba-tiba mata emas kembali ke dalam lautan jiwa milik Lin Tian. Di depannya Lin Tian berdiri tersenyum ke arah Mata emas, dan di kanan matanya ada mata biru langit yang telah di cari oleh mata emas di luar sebelumnya.
"Kamu, kamu telah menguasai mata biru langit! bagaimana bisa? sejak kapan itu?" tanya mata emas tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Sejak kamu mencoba mengambil alih tubuhku' jawab Lin Tian santai.
"Sial! apa ini semua telah di rencanakan oleh mata biru? dia benar-benar tidak pernah menyerah!". teriak mata emas dengan marah kepada Lin Tian.
"Sayang sekali, ini juga rencana dari tuan lamamu" ucap Lin Tian mengeluarkan sebuah panah biru langit. melihat panah itu mata emas menjadi gelisah, karena panah itu adalah milik tuannya dulu sewaktu tuannya masih berkuasa.
"Ka..kamu! ternyata begitu, mata biru kamu telah menyembunyikan semuanya dengan baik!" teriak mata emas degan marah dalam wujud Lin Tian.
"Iya, sayang sekali kamu tidak mengetahui semua ini! jika kamu sadar, mungkin sangat mudah untukmu membentuk tubuh sendiri". ucap Lin Tian yang membuat amarah Mata emas semakin marah.
"Sial! aku tidak peduli lagi, meskipun kami memiliki mata biru langit jadi apa? kamu tidak akan bisa mengalahkanku!" teriak mata emas dalam wujud Lin Tian langsung menyerangnya tanpa ragu.
BOOMM..
"Pedang langit" ucap Lin Tian langsung mengubah panah menjadi pedang biru langit.
__ADS_1
"Kapak emas!" teriak mata emas sambil mengayunkan kapak emas ke arah Lin Tian.
BOOMM...
"Sial..sial..sial..! kenapa jadi begini?" teriak Mata emas, dia bahkan membabi buta menyerang Lin Tian karena tidak dapat mengendalikan emosinya.
"Rantai langit!" ucap Lin Tian membuat simbol dengan satu tangan.
CLANG....
"Ah!" mata emas di ikat oleh rantai biru yang membuatnya tidak bisa bergerak sedikitpun.
"Kamu! tidak mungkin! bagaimana bisa kamu melangkah sampai ke ambang dewa kaisar? tidak! apakah ini karena warisa pria itu, benci!" teriak mata emas dengan marah sambil berusaha keras membebaskan diri dari pengekangan Lin Tian.
"Maaf, aku tidak akan membiarkan kamu kabur. Itu untuk aku dan seluruh makhluk hidup yang mempercayaiku sebagai kaisar mereka" ucap Lin Tian dengan aura kaisarnya.
"Sial! aku tidak akan membiarkanmu berhasil" ucap mata emas.
Dia menggerakkan seluruh kekuatannya ke satu pusat yaitu matanya sendiri. perlahan energi berkumpul ke mata dan sinar emas langsung menyerang Lin Tian.
Lin Tian menghindari serangan itu dengan masuk ke dalam ruang khusus yang dia ciptakan sendiri. setelah itu Lin Tian keluar kembali dari ruang itu dengan tatapan menghina ke arah mata emas.
"Menyerahlah dan dengan patuh menjadi mata kiriku!" ucap Lin Tian dengan suara tenang.
"Dalam hidupmu!" mata emas terus bersikeras untuk lepas dari genggaman Lin Tian.
"Teknik segel rantai abadi" ucap Lin Tian menarik mata emas ke arahnya.
"Sial! kau memaksaku!" ucap mata emas dengan penuh kemarahan.
"Berkumpul!".
Energi dari mata emas tiba-tiba menjadi semakin besar dan besar. Bahkan tubuh mirip seperti Lin Tian pun mulai mengembang menjadi balon yang siap untuk meledak kapan saja. Lin Tian melihat rencana dari mata emas segera mengubah kembali segel tangannya.
__ADS_1
"Meledak!" teriak mata emas.
BOOMM....
Ledakan keras itu meledakan seluruh tubuh roh mata emas seketika itu, Lin Tian terlihat tidak terluka karena pelindung biru yang melindungi dirinya.
"Orang ini benar-benar gila!" ucap Lin Tian menggelengkan kepala memandang mata emas yang masih di rantai olehnya itu. tapi tubuh dari mata emas sudah hancur akibat ledakan tadi.
"Aku tidak tahu seberapa parah kerusakan di tubuhku yang asli" desah Lin Tian saat melihat mata emas yang di rantai itu.
Mata emas itu tidak melawan bahkan tidak berbicara lagi seperti sebelumnya. mata emas itu telah menjadi cangkang kosong yang tidak mempunyai kepemilikan, jadi sekarang Lin Tian bisa menyatu dengan aman.
"Kembali" ucap Lin Tian.
Rantai biru menarik mata emas itu ke mata kiri Lin Tian yang kosong, saat mata kiri itu menyatu dengan Lin Tian, dia langsung duduk dan mulai menyesuaikan kedua matanya kembali.
Tidak berselang lama Lin Tian membuka matanya dan menghela nafas lega setelah berhasil menyatukan mata emas dengan tubuhnya. Dia menggunakan kedua matanya menembus ruang dimensi, di tata Surya yang kosong itu, perte.ouran terjadi antara meteor perak dan juga pasukan gabungan dua alam.
Lin Tian juga melihat kalau keluarganya ikut dalam pertempuran itu. Lin Tian juga melihat ayahnya yang sedang melawan Huang Sheng yang tidak lain adalah kaisar langit terdahulu.
"Pria ini benar-benar kejam! bukan hanya membunuh keluarganya, bahkan saudara sendiri tidak lepas dari genggamannya!" ucap Lin Tian sangat marah melihat Huang Sheng.
Sebentar lagi dia memiliki kekuatan absolute yang dapat membuat dia menjadi penguasa sepenuhnya dari seluruh sistem dunia maupun Dua alam. Tapi dia butuh waktu untuk menerobos ke alam itu, karena meskipun sudah mendapatkan kembali mata Penguasa tapi energi yang di butuhkan untuk naik ke tingkat dewa kaisar belum cukup.
"Bersabarlah! aku harus naik secepatnya, dengan begitu perang bisa berakhir" ucap Lin Tian membuat segel dengan tangan lalu jiwanya langsung menyatu dengan tubuh asli Lin Tian.
"Huf...! akhirnya kembali". Lin Tian sangat senang mendapatkan kembali tubuhnya sendiri, sekarang dia bisa dengan bebas bergerak dan melihat seperti semula. Bahkan dia juga bisa membuat orang mati dan hidup sesuai keinginannya.
"Baiklah saatnya mulai, tapi kenapa aku merasa ada yang aneh dengan ledakan tadi?" fikir Lin Tian tiba-tiba mengingat kalau ledakan sebelumnya tidak terlalu melukainya. Harusnya meskipun mata emas masih belum pulih tapi ledakan yang dia hasilkan tidak mungkin terlalu lemah sehingga tidak dapat membuat hancur pelindungnya.
"Jangan-jangan? sial!" .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...