Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
49. Alam Rahasia Muncul


__ADS_3

Setelah beberapa tahun berlalu di alam langit...


Tiba-tiba awan gelap menyelimuti alam kehidupan, dan seluruh makhluk di alam kehidupan itu pun melihat ke suatu tempat tak jauh dari lalu kehidupan.


Di istana wajah Sheng Lien yang sedang berlatih berubah sangat jelek, bahkan bukan hanya dia banyak dewa penguasa tingkat tinggi yang ada di alam kehidupan mengubah wajah mereka menjadi sangat jelek.


Kenapa tidak? mereka semua tahu kalau hal yang tidak mereka inginkan ternyata terjadi, Sheng Lien keluar dari tempat dia berada.


Di luar Sheng Qiu, Sheng Ming, Sheng Mi dan juga istri Sheng Qiu berada di luar memandangi langit yang gelap itu.


"Kakak, sepertinya kita harus menyambut tamu" ucap Sheng Qiu dengan wajah jelek.


"Ha...! aku tidak tahu apakah semua ini akan baik-baik saja?" ucap Sheng Lien dengan wajah serius.


BOOMM...


BOOMM...


......................


...Di alam kegelapan......


"Hoo...! pintu nya sudah muncul? hmm? alam kehidupan?" ucap dewa kegelapan dengan wajah serius.


Dia tidak menyangka kalau pintu alam rahasia itu akan muncul di alam kehidupan, kali ini mau tidak mau alam kehidupan harus membuka alam nya untuk di masuki oleh alam lainnya.


"Mungkin ini benar-benar akan menjadi menarik seperti yang di katakan kaisar harimau" ucap dewa kegelapan dengan senyum.


Empat perbatasan para jenderal....


"Alam terbuka di alam kehidupan! kali ini mau tidak mau alam kehidupan akan jadi tuan rumahnya" ucap salah satu jenderal disana.


"Iya! tapi kita harus berhati-hati, seperti yang di katakan saudara Zao kalau hal ini menyangkut alam langit jadi bersiap" ucap jenderal lainnya yang ada disana.


Mereka adalah empat jenderal yang menjaga istana langit, baik itu barat, timur, Utara dan Selatan dan masing-masing Keluarga mereka menjaga setiap sisi itu.


Jenderal Zao menjaga bagian barat, lalu ada jenderal Dong dari timur, jenderal Nan dari selatan serta jenderal Bei dari Utara.

__ADS_1


Mereka juga tak kalah kuat dengan dewa penguasa alam lainnya bahkan dalam keluarga mereka masing-masing mempunyai banyak ahli kuat di alam dewa penguasa juga.


"Jenderal Bei! kita harus siap kali ini, jangan biarkan empat tembok alam langit kita kalah" ucap Jenderal Dong.


"Tenang saja, kali ini generasi kita yang masuk keasana juga yang terkuat" ucap Jenderal Bei dengan penuh percaya diri.


"Aku harap begitu, kali ini tidak mungkin akan sesederhana dulu!" ucap Jenderal Zao degan serius.


Mendengar itu wajah tiga Jenderal lain nya juga berubah, dulu waktu kaisar langit mati mereka gagal menyelamatkan semua keturunannya yang membuat mereka sanga malu sebagai empat jenderal langit.


Karena itulah sejak kegagalan terakhir kali itu mereka tidak akan membiarkan semua nya gagal lagi, jadi mereka telah melakukan banyak persiapan jika terjadi sesuatu yang tak terduga.


"Bagaiman dengan yang lain? jenderal Zao apakah kamu yakin ingin orang-orang kita mengikuti pemuda itu?" ucap jenderal Nan dengan serius.


"Iya! yakin lah kalau hal ini akan jadi yang terbaik untuk mereka juga" ucap Jenderal Zao dengan yakin.


Itu karena baik dia pun telah mendapat kabar kalau Long Aotian sudah menjadi penguasa alam perang, dan juga saudara ipar nya itu yang lain juga terkait dengan semua penguasa yang kuat di alam langit.


Di tambah beberapa informasi tentang pemuda itu yang membuat Zao Zu yakin akan masa depannya.


Apalagi anak nya juga berada di bawah perintah Pemuda itu saat di dunia dewa jadi tentu dia juga tak ingin membuat anak nya malu sebagai seorang jenderal baru disana.


"Sudah saatnya alam langit kembali ke dalam suasana yang meriah" ucap dewa bulan sambil tersenyum melihat ke suatu tempat di istananya.


Alam tombak...


"Saudara, pintu nya telah muncul" ucap Xing Xing'er kepada Bing Zhao yang santai di sebuah puncak.


"Hoo..? biarkan saja terbuka mari kita lihat bagaimana alam langit akan berubah menjadi meriah" ucap Bing Zhao yang hanya memandangi langit disana dengan tenang.


"Pintu nya terbuka di alam kehidupan" ucap Xing Xing'er lagi.


"Aku sudah tahu" ucap Bing Zhao dengan senyum misterius.


Melihat senyum misterius Bing Zhao Xing Xing'er tidak mengerti, dia merasa kalau Bing Zhao sepertinya sudah mengetahui semua yang terjadi tapi dia masih ragu dari mana Bing Zhao tahu semua hal yang terjadi sekarang.


Sebenarnya kemunculan gerbang itu sudah di duga oleh Bing Zhao, karena dia yakin itu pasti berhubungan dengan adik kecilnya bukan tanpa alasan itu karena dia yakin pintu itu adalah salah satu kesempatan yang di berikan oleh seseorang untuk adiknya.

__ADS_1


"Jika itu baik untuk adikku maka aku akan diam dan menutup sebelah mata, tapi jika itu akan membahayakan adikku maka mari ku tunjukan betapa tajam tombak ku" ucap Bing Zhao di dalam hatinya.


Sambil sebuah tombak muncul di langit, tombak itu melesat seperti naga yang siap untuk menghancukan seluruh musuh nya kapna saja.


Melihat bagaimana Bing Zhao, Xing Xing'er hanya dapat diam dan tak bisa berkata-kata...


Alam Elf...


"Sayang sepertinya dugaan mu benar?" ucap Dewi Elf kepada Su Kun.


Su Kun hanya diam sambil tersenyum tentu saja dia benar karena semua nya itu ada untuk Adik kecil mereka.


"Siapkan semua nya, jika benar ini salah satu ujian untuk adikku maka aku akan mendukungnya tapi jika itu hanya lah hal yang akan mencelakai adikku maka panah ku akan menghancukan nya" ucap Su Kun.


Aura luar biasa dari Su Kun langsung meledak dan membuat Dewi Elf tersenyum, sekarang Su Kun sudah bisa melepaskan aura elf yang sama dengan para suku elf bahkan lebih kuat dari yang lain.


Tak seperti alam lain alam perang terlihat sepi tanpa ada sedikit pun kegiatan, tapi di depan istana seorang pria muda duduk dengan gagah memakai pakaian hitam dan di samping nya ada wanita yang cantik duduk bersamanya.


"Sepertinya alam rahasia akan di buka, dan tempatnya alam kehidupan dimana adik mu berada" ucap Dewi air.


"Aku tahu! semua siapkan diri kalian, kirim lah orang-orang kita untuk menjaga adikku saat di alam itu" ucap Long Aotian dengan senyum.


"Semua sesuai perintah anda dewa" ucap semua ahli disana dengan hormat.


"Sudah saatnya kita untuk melihat apa yang akan terjadi di dalam alam rahasia itu, aku ingin melihat apakah adikku bisa melewatinya" ucap Long Aotian dengan senyum di wajahnya.


Dewi air tidak mengatakan apapun dia hanya diam patuh duduk seperti seorang istri yang sangat baik disana.


Alam Bunga...


"Hm? sayang pintu nya telah muncul" ucap Dewi bunga kepada pria yang sedang tidur di pangkuannya itu.


"Iya! Dan hal ini akan sangat meriah" ucap Bai kecil santai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2