
"Sialan! bisakah kau diam saat kami sedang berbicara? apa mulut mu juga sudah membusuk seperti tubuhmu?" ucap Bai kecil dengan marah.
"Tch! lihat aku, aku sedang protes dengan saudara-saudaraku kenapa kau malah memyerangku? bisakah kau menunggu kami selesai bicara?" naga kecil juga menatap orang yang di pukul tadi dengan marah.
"Ais! menjauh dariku, bagaimana bisa aku minum dengan bau yang keluar dari tubuhmu? ayolah!"
Satu persatu dari mereka mengutuk lima pedang bintang itu dengan keras, melihat tingkah konyol ke lima orang itu membuat semua yang melihatnya merasa bingung dan lucu. Satu sisi ke lima saudara itu berteriak di Medan perang seperti anak-anak yang sedang berdebat karena kehilangan permen.
Di satu sisi lain kekuatan mereka berlima memang sangat kuat, jika tidak bagaimana bisa pria yang berada di ranah dewa penguasa tingkat tinggi terlempar begitu saja?.
Swishh.
"Apakah mereka pelawak?" tanya dewa angin dengan bingung, tiga jenderal lain yang terhenti bertarung karena teriakan kelimanya hanya dapat menggelengkan kepala mereka.
Bahkan mereka tidak menyangka kalau lima orang ini benar-benar pengacau dengan kekuatan yang luar biasa, apalagi di lihat dari hubungan Bai kecil dan ke empat lainnya itu benar-benar akrab dan terlihat sudah memang biasa bagi mereka.
"Sebaiknya jangan mencari masalah dengan kelimanya nanti" fikir ketiga jenderal dengan serius.
"Sial! kalian berani menghina kami? apa kalian ti.."
BOOMM..
"Sial! jangan banyak bicara, ayo! jika aku tidak bisa memukul pantat kalian aku tidak akan minum selama satu tahun!" teriak Bing Zhao.
"Hahaha, kak, kau yang mengatakannya jadi jangan menyesal!" ucap Su Kun.
"Iya, biarkan semua orang jadi saksinya! jika kakak tidak bisa memukul pantatnya maka kakak tidak boleh minum selama satu tahun" Long Aotian juga tersenyum sambil menambahkan minyak ke panci.
Bing Zhao benar-benar terlalu marah tadi dan dia baru sadar kalau ucapannya membuat dia berdiri di seutas tali yang dibawahnya berisi kotoran, jika dia tidak bisa melakukan apa yang dia ucapkan tadi maka dia pasti akan jatuh ke dalam kotoran itu.
"Sial! aku pasti akan menendang pantat mayat hidup ini, karena dia aku sampai membuat janji seperti itu di hadapan banyak orang! jika itu hanya saudaraku saja aku bisa menghindarinya tapi ini.." Bing Zhao tidak bisa mencari alasan dan dia hanya dapat memukul pantat orang ini agar dia selamat dari cobaan.
Mana mungkin dia tahan tidak minum selama satu tahun, bisa-bisa hatinya akan melemah dan dadanya akan sakit karena iri melihat orang lain bisa minum.
"Uhuk..uhuk.." pria yang di tendang Bing Zhao batuk dan baru saja berdiri.
__ADS_1
"Sial! berikan pantatmu!" ucap Bing Zhao yang telah tiba di belakang pria itu.
Awalnya dia berfikir kalau Bing Zhao akan memukulnya, jadi dia mencoba membungkuk ke depan menghindari pukulan Bing Zhao. Tapi dia salah, Bing Zhao malah menendang ke arah pantatnya saat dia sudah membungkuk, di tambah posisi dia yang sempurna dan kekuatan tendangan Bing Zhao membuat dia terbang seperti meriam ke langit.
BOOMM...
Swiss...
Cling..
"Waw! dia malah memberikan pantatnya dengan ikhlas untuk di tendang, ini benar-benar luar biasa" ucap Naga kecil.
Mendengar itu wajah semua orang disana tidak karuan, bahkan dewa laut dan empat pedang bintang yang melihat salah satu dari mereka pantatnya di tendang dengan keras hampir membuat mereka muntah darah.
"Apa orang itu bodoh?" ucap dewa angin dengan wajah tercengan melihat hal itu.
"Kemungkinan dia tidak menyangka kalau pemuda itu akan menendang pantatnya dengan keras, yah...! aku berfikir kalau aku masih hidup dan pantat ku di tendang maka aku lebih baik mati" jawab jenderal Nan dengan agak merinding memikirkan kalau dia yang ada di posisi itu.
"Sayangnya dia sudah mati jadi jika dia ingin mati mungkin sulit" ucap jenderal Zhao dengan senyum di wajahnya.
"Hahaha.. lunas dengan sempurna!" jawab Bai kecil memberi jempol kepada Bing Zhao.
"Hei! aku juga bisa melakukan itu" ucap naga kecil dengan sombong.
"Apa? kamu bilang kamu juga bisa?" tanya Su Kun dengan kaget.
"Cih! baiklah, aku akan membuktikannya kepada kalian. Tapi ingat! aku harus mendapatkan lebih banyak anggur setelah ini" jawab naga kecil dengan sombong.
"Ho? kalau begitu saudara jika kamu memang bisa melebihi dariku tentu aku akan memberikan anggur ini untuk mu".
Bing Zhao mengeluarkan botol anggur yang terlihat mewah dari cincinnya, saat semua mata saudaranya melihat itu mereka takjub dan bahkan sangat ingin mencicipi anggur di tangan Bing Zhao itu.
"Sial! itu anggur bintang, setahuku anggur itu sangat sulit di dapatkan di alam bintag bahkan jika kamu seorang putri atau pangeran maupun keluarga dewa bintang, bagaima bisa kamu mendapatkan anggur itu?" tanya Bai kecil dengan iri.
"Hei.. aku memiliki lebih dari seratus, jika saudara baru kita bisa melakukan hal yang lebih baik dariku tentu aku akan memberikan lima untukmu tidak termasuk anggur lain yang akan kita minum bersama" jelas Bing Zhao.
__ADS_1
"Bagus! aku akan mulai sekarang" jawab naga kecil dengan mata bersinar.
Dia berbalik dan mencari siapa yang akan jadi target sasarannya, dia berfikir lalu mendapatkan ide yang agak hebat. Dia berbalik dan mengatakan apa yang akak dia lakukan, tentu semua saudara itu langsung kaget dan tertawa mendengar apa yang akan di lakukan oleh naga kecil.
"Bagus! kalau begitu lakukan saudaraku" ucap Bai kecil.
"Hei, aku ingin tahu apakah mayat bisa merasakan sakit?" ucap Long Aotian dengan penasaran.
Yang lain juga memikirkan hal yang sama tapi karena itulah mereka semakin penasaran dan meminta naga kecil segera memulainya untuk melihat apakah Mayat hidup yang di hidupkan dengan energi kematian akan sakit atau tidak.
"Bagus! aku berangkat!" ucap naga kecil.
Swissh....
Naga kecil langsung terbang dan menghilang di mata ke empat berandalan tersebut, melihat naga kecil menghilang dewa laut darah menjadi cemas dia merasa kalau akan terjadi sesuatu hal buruk yang akan membuat dia malu seumur hidupnya.
Sedangkan tetua pedang bintang juga mencari keberadaan naga kecil itu, dia tentu juga merasakan hal sama dengan dewa laut darah.
"Dimana naga kecil itu?" fikir dewa laut darah yang kebingungan.
"Aku disini" jawab naga kecil yang telah sampai dan berada di belakang mereka berdua.
"Apa?"
Keduanya berbalik dan bersiap melayangkan pukulan ke arah naga kecil tapi mereka kalah cepat, karena naga kecil menggunakan energinya memukul tepat di perut mereka berdua yang membuat mereka terbang ke langit.
BOOMM...
"Teknik terlarang, tusukan cinta terlarang" ucap naga kecil.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1