Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
348. Identitas Asli Lin Dong


__ADS_3

Siapa Lin Dong sebenarnya?" tanya dewa kematian kaget melihat Lin Dong yang sekarang.


"Kenapa kalian begitu kaget dengan wujud paman Lin?" tanya Tian Hunhu yang berdiri di samping mereka.


"Gadis kecil, kamu berasal dari zaman yang sama dengan kita. Apakah kamu tidak pernah mendengar legenda tentang Naga kuno?" tanya Bai Wutian.


"Naga kuno? bukankah Naga kecil adalah naga kuno? apa masih ada naga kuno yang lain?" tanya Tian Hunhu bingung. Dulu dia tahu kalau naga kecil adalah naga langit, naga kuno yang sangat kuat dari naga-naga yang ada di zaman dulu bahkan zaman sekarang.


"Hahaha, naga langit hanya dapat berada di bawah jika dibandingkan dengan naga kuno itu". tiba-tiba entah kenapa dewa takdir tiba-tiba tertawa saat setelah dia terdiam karena kaget dengan perubahan wujud dari Lin Dong.


Naga kuno yang di maksud Bai Wutian adalah naga yang ada dalam legenda, naga dengan wujud emas mempunyai seluruh kemampuan yang ada pada setiap naga terkuat. Bahkan dikatakan kalau naga emas itu disebut sebagai ayah dari seluruh ras naga, Sayangnya sejak dulu itu hanyalah legenda dan belum ada orang yang bisa membuktikan kalau naga emas itu ada.


Meskipun banyak naga dengan warna emas tapi mereka hanya sebatas naga emas biasa, bahkan itu tidak bisa di bandingkan dengan Lin Long yang juga memiliki setengah darah naga kuno. Sedangkan untuk naga kecil, dia lebih rendah dari naga emas. Tian Hunhu menutup mulutnya karena tidak menyangka kalau dewa elemen yang di anggap sebagai terlemah dari para penguasa dulu ternyata adalah naga kuno dalam legenda.


"Tapi bagaimana bisa dia memiliki wujud manusia sempurna seperti itu?" tanya Tian Hunhu. Karena dari dulu dia tidak pernah merasakan ada aura istimewa dari tubuh Lin dong, jadi dia sedikit bingung dengan cerita Bai Wutian tersebut.


"Itu karena kaisar naga emas yang sebenarnya sangat sulit untuk di tebak, dia adalah orang yang tidak pernah muncul di hadapan orang lain bahkan jika dunia hancur sekalipun dia tidak akan pernah peduli" jelas Bai Wutian dengan suara sedikit gemetar.


Sekarang dia sadar kenapa Lin Tian begitu tidak normal, dan kenapa dia selalu bisa melawan takdirnya sendiri. Ini sudah pasti karena darah yang di warisinya dari Lin Dong itu sendiri. Sekarang Lin Dong telah menunjukan wujud aslinya di hadapan semua orang, dengan begitu jelas dia mendukung anaknya untuk menjadi penguasa.


"Menurutku mungkin kita ada kesempatan untuk melawan Sang pencipta" ucap Dewa takdir sambil tersenyum.


ROAARR...


"Ke...kenapa? siapa kamu? wujudmu itu hanya ada dalam legenda!".


Lin Dong tidak membalas, dia hanya meraung keras yang membuat langit sangat gelap. Dan berbagai petir pun turun dari langit yang gelap itu, petir-petir langsung menyerang leluhur roh tanpa ampun. Hal itu membuat leluhur roh terus menghindar dan mencoba yang terbaik untuk menahan petir-petir tersebut.


BOOMM..

__ADS_1


"Ah! kenapa? kenapa aku masih saja lemah!" teriak Leluhur roh dengan marah.


"Karena kekuatan yang kau miliki bukanlah milikmu sepenuhnya" ucap Lin Dong dengan suara dinginnya.


ROAARRR....


"Ah!"


BOOMM....


"Ugh!"


leluhur Roh sekali lagi mendarat dengan keras ke tanah dengan sangat menyedihkan. Raksasa putih itu perlahan mengecil lalu kembali ke wujud leluhur roh yang penuh dengan luka, dia masih tidak menyangka kalau masih ada yang lebih kuat dari dia setelah mendapatkan kekuatan Sang pencipta.


"Obsesi dan ambisi telah membutakan hati nurani mu leluhur roh! bahkan jika aku tidak sekuat dirimu, masih ada yang jauh lebih baik dari aku maupun kamu" jelas Lin Dong.


"Seperti yang kamu inginkan" tiba-tiba suara terdengar di kedua telinga leluhur roh, saat mendengar suara tersebut membuat leluhur roh sangat bersemangat.


Perlahan tubuh leluhur roh yang tadi telah kembali ke wujud manusianya kembali muncul. Tapi, sekarang di kening raksasa itu telah muncul mata ketiga, mata ketiga itu berwarna emas yang membuat raksasa putih menjadi ke emasan.


Yang tidak di sadari oleh leluhur roh, kesadarannya di ambil oleh mata emas itu membuat dirinya tidak sadarkan diri. Mata emas menatap Lin Dong dengan tenang, Lin Dong yang dalam wujud naganya juga menatap raksasa bermata tiga itu.


"Aku tidak menyangka kalau naga kuno yang acuh akan keadaan dunia masih hidup sampai sekarang" ucap Mata emas itu.


"Dan aku juga tidak menyangka kalau orang yang menciptakan dunia saat itu telah mati, dan sepertinya sekarang hanya tersisa kamu mata emas dari pria itu".


Lin Dong sebenarnya baru mengingat masa lalunya sebagai dewa kuno saat dia berubah sepenuhnya menjadi naga emas. Sebelumnya dia hanya mengingat sedikit dirinya yang tidak pernah diketahui oleh istri maupun keluarga besarnya.


"Hahaha, Naga Kuno! aku bertanya kepadamu".

__ADS_1


"Silahkan, tapi jika kamu meminta aku menyerahkan anakku itu tidak mungkin! dia anakku bukan anakmu! dan kembalikan mata anakku atau aku akan menghancurkan tempatmu" jawab Lin Dong sudah mengetahui apa yang ingin di pertanyakan oleh Mata emas.


"Apakah kamu serius? kekuatanmu belum sepenuhnya kembali bukan? aku tebak itu karena kamu terus bereinkarnasi yang membuat kekuatanmu belum pulih selama ini" ucap Mata emas yang membuat raksasa itu tersenyum sendiri.


Swisshh..


"Yo! sudah lama" ucap salah satu dari dua sosok yang muncul di kiri dan kanan Lin Dong.


"Ho? kalian bukankah Tikus surgawi dan harimau surgawi? apakah ingatan kalain juga telah kembali karena dewa naga kuno?" ucap raksasa mata emas menatap dua sosok yang tidak lain adalah Lin Diao dan Lin Xiao.


"Hahaha, lalu apa? apa kamu serius ingin membawa keponakanku?" tanya Lin Xiao sambil melepas energi brutalnya yang membuat seluruh penguasa merasa tercekik.


"Ini? apakah dia Harimau Kuno? bukankah saat itu darahnya tidak lebih murni dari aku ataupun Bai kecil?" ucap Bai Wutian kaget merasakan tekanan dari Lin Xiao.


"Hahaha, kamu masih brutal seperti biasanya Harimau liar!".


"Ayolah, kamu bisa pergi dari sini atau kami tiga saudara akan menghancurkan kamu sepenuhnya" ucap Lin Diao santai tanpa sedikitpun takut di mata mereka.


"Hahaha, apa kalian tidak sadar kalau kita dulu ada berapa? dan kenapa hanya kalian yang tersisa? seharusnya kalian sudah sadar bukan?" ucapan raksasa emas membuat wajah ketiganya menjadi jelek.


Mereka menyadari apa maksud dari ucapan dari Raksasa emas, tapi mereka belum mendapatkan bukti apapun dulu sebelum Lin Dong memutuskan untuk bereinkarnasi lagi dengan dua saudaranya yang lain. Dalam kebingungan ketiganya, dua sosok muncul di tengah-tengah antara mereka.


"Ha... Ayah, aku tidak menyangka kamu juga seseorang yang sudah sering bereinkarnasi".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2