Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
168. Pesta para wanita


__ADS_3

Mendengar perkataan Mu Xuanyin ke tiga wanita menjadi bingung kemana laki-laki mereka pergi, pada akhirnya Mu Xuanyin membawa mereka ke hadapan Ming Bi'er yang sedang berbincang bersama dengan Bai Yu di taman.


Saat ketiga wanita itu muncul Ming Bi'er sedikit aneh karena jarang-jarang kalau tiga wanita penting ini akan bersama, meskipun dia juga tahu kalau pria ketiga wanita ini bersaudara.


"Ha? anakku mengajak pria kalian keluar?' tanya Ming Bi'er kaget.


Ketiga wanita itu mengangguk pertanda perkataan mereka benar adanya jadi Ming Bi'er tanpa menunda lagi langsung mengeluarkan batu komunikasi dan bertanya kepada suaminya serta menantunya di alam elemen.


Tapi saat dia menerima jawaban mereka berdua, mereka mengatakan kalau memang Lin Fang belum kembali dan mereka tidak tahu kemana Lin Fang pergi, hal ini pun langsung membuat Ming Bi'er naik darah saat memikirkan anaknya yang benar-benar berandalan itu.


"Nenek? ada apa kamu memanggilku? aku sedang bersama saudari Mu Jing'er dan Feng Yin berlatih tadi" ucap Lin Xin yang baru datang ke halaman itu setelah dia di minta untuk menemui Ming Bi'er disana, saat dia melihat banyak wanita berkumpul Lin Xin jadi bingung.


"Apakah akan ada pesta lagi?" fikirnya saat melihat banyak wanita disana.


"Apakah kamu tahu kemana ayah mu pergi?" tanya Ming Bi'er.


Lin Xin menggelengkan kepalanya kalau dia tidak tahu kemana ayahnya pergi, bahkan selama ini pun dua juga tidak terlalu tahu apa yang di lakukan ayahnya di luar sana begitu juga ibunya yang sekarang berada di alam elemen mungkin tidak tahu kemana ayahnya pergi.


Ming Bi'er menghlea nafas setelah tahu kalau tidak ada di keluarganya yang tahu kemana anaknya itu, sekarang dia benar-benar sedikit tertekan padahal tadi dia baru saja melakukan beberapa pembicaraan serius dengan Bai Yu tapi sekarang dia malah memikirkan anak berandalannya itu.


"Sudah, hei! jarang-jarang kita berkumpul, bagaimana jika kita minum bersama lagi?" ucap Bai Yu dengan senyum di wajahnya.


"Minum?" ucap semua wanita itu kaget mendengar perkataan Bai Yu.


"Iya minum! sebelumnya Lin Tian ada disini dan kita belum puas berpesta, sekarang pria kalian sedang pergi keluar jadi kita aman disini! apa kalian fikir hanya pria saja yang boleh bersenang-senang?" ucap Bai Yu dengan wajah bersinar.


Meskipun dia tahu kalau ada masalah dengan alam bawah dan anaknya sedang pergi sekarang tapi dia tabu kalau selama Lin Tian dan Bai kecil bersama mereka maka paati tidak akan terjadi masalah, juga dia sudah sangat rindu minum anggur kalau bukan karena Lin Tian ada di dekatnya dan untuk menjaga harga dirinya di depan Lin Tian maka mungkin dia sudah minum anggur terbaiknya.

__ADS_1


Semua wanita disana terdiam dan mereka tidak bisa untuk tidak saling pandang, lalu mereka juga berfikir kalau mereka harusnya memang melakukan apa yang juga bisa membaut mereka senang.


"Tapi ibu sekarang ada naga kecil di kamar suami, jika sampai naga kecil mengatakan kepada suami maka kita.." Mu Xuanyin tiba-tiba mengingat kalau naga kecil masih berada di istana jadi jika mereka melakukan pesta di depan naga kecil maka naga kecil pasti akan mengatakannya langsung kepada Lin Tian.


Tentu berbeda dengan para pasukan di istana, mereka bisa mengunci halaman ini dengan formasi dan tidak membiarkan orang lain untuk mendekat ke sana tapi formasi ini juga tidak ada kesulitan untuk naga kecil jadi mereka harus menemukan cara untuk membuat naga kecil tutup mulut.


"Aku tahu! Lin Niao" ucap Bai Yu.


"Ada apa ibu?" tanya Lin Niao.


Bai Yu lalu membisikan sesuatu kepad Lin Niao yang membuat wanita itu selalu mengangguk-angguk degan senyum di wajahnya, setelah selesai Lin Niao langsung pergi menuju kamar Lin Tian dimana Naga kecil berada.


"Eh? kenapa kamu disini lagi? aku sedang istirahat dan aku tidak membuat masalah dimana-mana" ucap naga kecil yang meluhat kalau Lin Niao masuk ke kamar tempat dia tidur.


"Heheh, aku hanya ingin bicara padamu sebentar" ucap Lin Niao mendekati naga kecil.


Kring... kring...


"Eh? kenapa aku di ikat?" tanya Naga kecil bingung kenapa tiba-tiba dia di ikat oleh Lin Niao.


"Tidak apa-apa, kamu hanya perlu diam untuk beberapa hari disini" jawab Lin Niao yang juga mengunci kultivasi naga kecil dan dia menempelkan sebuah jimat ke kepala naga kecil yang membuat perlahan naga kecil tertidur di kasur itu.


Lin Niao yang memastikan kalau naga kecil telah tidur setelah setengah jam disana akhirnya dia pun kembali ke halaman untuk memberitahu kalau naga kecil telah di bereskan.


"Berhasil!" ucap Lin Niao kepada Bai Yu.


Semua wanita disana sudah berkumpul termasuk Lan Jingyi, Sheng Chu'er, Feng Yin, Mu Jing'er, Mu Lu'er dan ada seekor kucing api di kepala Lan jingyi.

__ADS_1


"Baiklah! mari kita mulai" ucap Bai Yu melepaskan formasi besar dan mengunci mereka di dalam agar orang luar tidak dapat masuk dan melihat apa yang mereka lakukan di dalam.


"Ayo!" teriak semua wanita dengan gembira.


"Oh suamiku, maafkan kami! kami juga butuh pesta seperti kalian" ucap Mu Xuanyin sambil tersenyum, Dewi air, Dewi Elf dan Xing Xing'er juga tersenyum lalu ikut bergabung minum dan makan di halaman tersebut.


"Anakku maafkan ibumu ini" ucap Bai Yu.


"Hahaha, kami wanita juga butuh hiburan cucuku tersayang" ucap Ming Bi'er yang sudah terlihat mengangkat anggur dan minum juga disana.


......................


Di alam bawah, terlihat Lin Tian baru saja menebas sebuah monster roh dengan kekuatan di alam dewa penguasa tingkat menengah, tapi anehnya saat dia akan pergi dari sana dia seperti merasakan ada yang salah pada dirinya atau bisa di katakan itu hatinya.


"Kenapa aku merasa ada yang sedang membicarakan aku? dan kenapa juga tiba-tiba aku merasa ada yang kelupaan?" ucap Lin Tian bingung berdiri diam di depan monster roh yang dia bunuh itu.


"Kenapa kak? apa ada masalah?" tanya Bai kecil.


"Tidak, aku hanya sedang berfikir apa yang di lakukan nenek, ibu dan kakak iparmu" jawab Lin Tian.


"Hm, palingan mereka baru saja kembali setelah melakukan pertemuan di negeri langit, dan mungkin sekarang Kakak ipar sedang berlatih di alam kehancuran" ucap Bai kecil sambil berfikir positif, karena dia memang tidak terlalu yakin kalau para wanita akan menjadi berandalan juga.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2