Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
69. Kedatangan Bing Zhao


__ADS_3

BOOMM....


BOOMM...


"Ketiga orang ini sungguh luar biasa" ucap Mu Chao.


"Tentu saja luar biasa apalagi kaisar harimau, aku dapat merasakan kalau pun kekuatannya belum pulih tapi dia masih dapat bertarung dengan kita" Ucap Ming Bi'er dengan serius.


Sheng Lien hanya diam melihat apa yang terjadi disana, mereka bertiga terlihat sedang bertempur tapi tidak ada tanda-tanda membunuh di antara mereka.


"Kucing sialan! katakan padaku apa yang ingin berikan padaku sebagai kompensasi setelah yang kamu lakukan?" ucap Su Kun sambil terus memanah dan bertahan Dari serangan Long Aotian dan Bai kecil.


"Hahaha... apa yang dapat ku berikan? bukan kah sudah ada wanita cantik yang kamu dapatkan saudaraku?" balas Bai kecil.


"Sialan! aku tahu kau bermain manja dengan Dewi bunga aku di lemparkan selama beberapa tahun ke dalam tempat yang bahaya, beri aku pantatmu!" ucap Su Kun.


BOOMM..


"Panah ketiga! jerat!" ucap Su Kun.


"Hm?" keduanya terlihat serius lalu mereka berdua langsung menghindar dari panah Su Kun tapi...


Clang....


Panah itu berubah menjadi akar dan mengejar mereka berdua, keduanya pun langsung terbang menghindari akar-akar yang mengejar mereka itu.


"Hei... sayangku ternyata telah menguasai teknik itu" ucap Dewi Elf dengan bangga berdiri di samping Dewi air.


Dewi air hanya diam sambil tersenyum mendengar perkataan Dewi Elf itu, dia dapat melihat kalau Long Aotian sangat menikmati apa yang dia lakukan sekarang jadi dia bahagia dengan itu.


"Hahaha...! menarik! Cakar hitam!" ucap Bai kecil.


BOOMM...


Semua akar itu pun di hancurkan oleh serangan cakar dari Bai kecil degan cepat, dan begitu dia langsung menyerang ke arah Su Kun yang terlihat tanpa perlindungan.


Clang...!


BOOMM...


BOOMM...


"Aku tidak menyangka kamu juga berlatih tubuh fisik!" ucap Bai kecil kepada Su Kun.


"Cih! tentu saja, kalian semua memiliki fisik yang kuat tentu aku tidak mau kalah juga" balas Su Kun.


BOOMM...


Swish...


"Akar-akar ini sungguh merepotkan, mari ku coba teknik yang di berikan oleh Lanying" ucap Long Aotian.


"Air potong!" ucap Long Aotian.


Swishh.


BOOMM...

__ADS_1


Semua akar itu terpotong oleh teknik air yang di lancarkan oleh Long Aotian, lalu dia dengan cepat menghilang dan ikut dalam pertempuran melawan kedua nya disana.


BOOMM..


BOOMM..


"Ayo! apakah cuman ini?" ucap Bai kecil.


"Cih! kucing sialan lihat ini! pukulan bumi!" ucap Su Kun.


"Lonceng naga!" ucap Long Aotian.


"Aku juga punya! Lonceng harimau!" teriak Bai kecil.


BOOMM....


Ketiganya terbang terpisah dengan keras, lalu mereka langsung menstabilkan diri mereka di langit sambil masih tersenyum di wajah mereka.


"Sungguh pertarungan yang luar biasa" ucap Semua rakyat di alam kehidupan dengan penuh takjub.


Mereka benar-benar baru melihat bagaimana kaisar harimau bertarung, dan juga melihat dua pemuda yang bertarung dengan kaisar harimau mereka juga merasa takjub.


"Dewi air sepertinya kamu mengajari dia dengan baik" ucap Dewi Elf sambil tersenyum.


"Aku tidak mengajari apapun kepada suami ku itu, dia belajar sendiri" ucap Dewi air dengan tenang.


Sheng Lien hanya tersenyum melihat ketiga nya tersebut, jadi dia tahu sekarang kalau semua saudara Lin Tian adalah orang-orang yang kuat apalagi kaisar harimau.


"Cucuku benar-benar di berkati" ucap Sheng Lien.


"Hahaha! ayo!" ucap Bai kecil.


Ketiganya langsung menghilang dan maju untuk bertempur lagi di langit, dengan cepat pertarungan itu masih berlanjut.


Tapi...


BOOMM...


"Kalian bersenang-senang tanpa aku? sial! aku ingin lihat betapa kuatnya kalian selama Beberapa tahun ini!" ucap suara yang tiba-tiba membuat ketiga nya terpisah lagi.


Di tengah itu muncul pria tampan dengan armor perang yang bersinar, dan dia juga sangat tampan di belakang nya ada tombak emas yang terlihat sangat kuat.


Melihat pria yang muncul wajah ketiganya semakin tersenyum, mereka mengangguk dan maju menyerang pria mud ayang muncul itu.


"Kalian ingin bermain keroyokan? ayo!" ucap Bing Zhao yang datang dengan penuh senyum.


BOOMM....


"Lonceng naga!"


"Lonceng harimau!"


"Wujud panah!"


"Hahaha... bagus! tombak naga!" ucap Bing Zhao.


ROAARR...

__ADS_1


ROAARRR.


Swish..


BOOMM.....


Ke empat serangan itu beradu dan meledak di langit dengan sangat keras, hal itu membuat beberapa dewa penguasa turun tangan untuk memasang pelindung di sekitar ledakan tersebut.


Tak lama setelah ledakan empat sosok berdiri dengan bangga di langit sambil tersenyum ke arah masing-masing dari mereka.


"Bagaimana? punya anggur?" tanya Bing Zhao melihat ke arah Bai kecil


"Tentu! aku tidak akan lupa" balas Bai kecil dengan senyum.


"Cih! jangan sampai anggur nya tidak enak! kalau tidak enak kamu traktir lagi kami" ucap Su Kun.


"Hahaha... Yakin lah kalian akan puas" ucap Bai kecil dengan bangga.


Ke empatnya lalu tersenyum lalu saling memeluk secara bersamaan, meskipun mereka tidak bertemu beberapa tahun tapi hati persaudaraan mereka benar-benar kuat.


Melihat ke empatnya telah berhenti bertarung para dewa penguasa menghela nafas, jika itu di teruskan mungkin akan membawa dampak bagi beberapa orang disini yang tidak sekuat mereka.


"Jadi bagaimana kamu bisa terlambat?" tanya Bai kecil kepada Bing Zhao.


"Oh! itu aku membawa beberapa barang tadi" ucap Bing Zhao tersenyum.


Lalu di belakang nya muncul tiga sosok, satu di antara nya adalah wanita dan dua lainnya pria yang mana satunya adalah pelayan yang selalu bersama Xing Xing'er.


Dan salah satu pria itu juga membawa orang di tangan kanannya yang sudah entah mati atau pingsan.


Melihat pakaian pria itu wajah Bai kecil dan yang lain menjadi serius, tidak hanya mereka tapi para penguasa disana juga terlihat serius.


"Apa mereka telah masuk?" tanya Bing Zhao.


"Sudah! kami juga terlambat tadi" jawab Long Aotian.


Mendengar hal itu Bing Zhao mengerutkan keningnya, dia memandang ke arah Sheng Lien dan juga Mu Chao lalu dia tersenyum.


tiba-tiba Dia juga muncul di hadapan ketiga nya seperti dua yang lain sebelum dia datang, dengan tenang dia memberi hormat ke arah ketiganya tanpa malu sedikitpun.


"Bangun lah nak! kamu Bing Zhao dan yang paling tua di antara saudaramu kan?" ucap Sheng Lien.


"Iya nenek Sheng, seperti nya adik kecil telah bercerita banyak kepadamu" ucap Bing Zhao.


"Iya! dia tahu kalian akan datang dan menceritakan tentang kalian padaku" jelas Sheng Lien.


Mendengar hal itu Bing Zhao pun juga mengerti, adiknya tidak bodoh jadi dia tentu tahu kalau saudaranya pasti akan datang kesini.


Bing Zhao dengan tenang menjelaskan kenapa mereka disini, setelah mendengar hal itu wajah Sheng Lien menjadi serius dia memandang ke pria yang tidak sadarkan diri itu dengan tajam.


"Apa kamu serius? jika begitu maka orang-orang kita dalam bahaya" ucap Ming Bi'er dengan gelisah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2