Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
290. Kerinduan Para saudara


__ADS_3

"Iya! kakak kembali, jadi aku memanggil kalian ke..."


Belum selesai Lin long berbicara dia melihat ke empat saudaranya itu telah menghilang dalam sekejap.


"Huf! aku ingin mengajak kalian menemui kakak bersama-sama tapi kalian malah meninggalkan aku" ucap Lin long agak kesal.


Akhirnya dia dengan sedih juga mengikuti ke empat saudaranya menuju dunia dewa. Tentu empat saudara yang di maksud Lin Long adalah Lin Feng'er, Lin Gui, Lin Qi dan tikus kecil.


Sesampainya di dunia dewa ke limanya tidak melambat dan malah semakin cepat menuju sekte seni beladiri. Di saat yang sama Lin Tian telah selesai berkumpul dengan keluarganya malam itu merasakan ada lima sosok kuat dengan sangat cepat menuju sekte seni beladiri atau tepatnya dirinya.


Awalnya Lin Tian akan bertindak tapi merasakan aura yang akrab dari kelimanya dia hanya berdiri di puncak sambil menunggu kelimanya datang.


Swishh...


Lin Feng'er yang pertama datang ke puncak dan saat melihat Lin Tian tersenyum ke arahnya dia tidak tahan dan langsung memeluk Lin Tian dengan air mata membasahi seluruh wajahnya.


"Kakak...kakak.." ucap Lin Feng'er dengan sedih.


"Huf.. kenapa kamu menangis seperti ini? lihatlah! kakakmu baik-baik saja jadi hapus air matamu, kamu terlihat jelek jika menangis" ucap Lin Tian menggoda Lin Feng'er.


Lin Feng'er hanya terus memeluk Lin Tian sambil kepalanya direbahkan di dada Lin Tian, melihat tingkah Lin Feng'er hanya bisa membuat Lin Tian menghela nafas dan membiarkan dia memeluknya sampai dia tenang.


Tidak berselang lama empat lainnya datang dan turun menemui Lin Tian satu persatu.


"Kakak!" ucap Lin Long yang memimpin dengan penuh semangat menatap Lin Tian.


"Kalian benar-benar telah berkembang jauh daripada sebelumnya" ucap Lin Tian memandang ke empat saudaranya itu.


"Hehehe, kakak kami merindukanmu" ucap Lin Gui dengan wajah tampannya memandang Lin Tian penuh semangat.


"Kakak! aku dan yang lainnya juga merindukanmu" ucap tikus kecil memandang Lin Tian.


Lin Tian melihat tikus kecil yang sekarang sudah bisa berubah wujud menjadi manusia merasa bahagia. Karena tikus kecil dari dulu adalah binatang kecil yang dia selamatkan secara tidak sengaja dan juga binatang iblis pertama yang mengikutinya setelah empat saudaranya yang lain.


"Maaf membuat kalian khawatir" ucap Lin Tian meminta maaf kepada ke empat saudaranya itu dengan wajah agak sedih.

__ADS_1


"Tidak masalah selama kakak baik-baik saja" ucap Lin Long bahagia.


Lin Tian mengajak mereka duduk di puncak itu bersama-sama sambil menceritakan berbagai pengalaman mereka selama ini. Lin Feng'er yang sedari tadi memeluk Lin Tian sekarang tidak mau lepas dari Lin Tian bahkan saat duduk bersamanya.


"Kakak dimana saudara ketiga?" tanya Lin Long yang tidak melihat adanya Bai kecil bersama Lin Tian.


"Huf.. Kamu tidak tahu kalau sekarang empat berandalan sudah memiliki enam berandalan yang membuatku semakin pusing setiap hari dengan tingkah mereka" jawab Lin Tian agak kesal kalau mengingat apa yang dilakukan enam berandalan sebelumnya.


"Hei.. Sepertinya saudara ke tiga membuat kakak kerepotan selama ini. Jadi dimana mereka sekarang?" tanya Lin Gui.


"Siapa yang tahu? bahkan aku tidak tahu kemana mereka berlari" jawab Lin Tian.


Lin Feng'er yang mendengar itu langsung menatap Lin Tian sambil menanyakan apa yang dilakukan Bai kecil selama ini. Lin Tian hanya menjawab kalau dia sedikit lebih nakal sejak berada di alam langit.


Dan dia juga menceritakan kalau sekarang Bai Yu berada di alam langit bersama dengan Mu Xuanyin dan yang lainnya. Mendengar kalau Bai Yu masih hidup ke tiga saudara itu kaget lalu mereka menjadi bahagia untuk Bai kecil.


"Pria ini harus aku bakar setelah bertemu dengannya" ucap Lin Feng'er dengan wajah menyeramkan.


Memandang wajah Lin Feng'er Lin Tian dan yang lainnya merasakan seluruh tubuh mereka kedinginan. Mereka tahu kalau ada orang yang dapat menghukum Bai kecil dengan sangat kejam maka Lin Feng'er jawaban mereka.


"Tidak terlalu lama dan juga tidak terlalu cepat" jawab Lin Tian serius.


Lin Tian hanya ingin mereka tetap terus waspada dengan kondisi di sekitar mereka. Dan dia juga meminta bantuan kepada Lin Long mencari informasi masalah meteor Pemusnah.


Lin Long setuju dan mengatakan setelah dia kembali maka dia akan langsung mengirimkan pasukan rahasia untuk menyelidik masalah itu.


"Kakak! ini kalung mu" ucap tikus kecil memberikan kembali kalung Lin Tian yang pernah dia tinggalkan dulu sebelum menghilang.


Lin Tian mengangguk menerima kalung tersebut dan memasangnya di lehernya lagi. Dia lalu masuk ke dalam kalung itu dengan kesadarannya dan melihat banyak binatang iblis yang telah banyak berkembang.


ROAARR...


AWUUUUUU....


Semua binatang merasakan aura akrab dan melihat kalau itu dari Lin Tian semua monster, binatang iblis buru-buru keluar dari tempat mereka langsung mendekati Lin Tian dengan bahagia.

__ADS_1


"Kalian telah bekerja keras" ucap Lin Tian penuh emosi kepada seluruh makhluk dan binatang iblis yang telah dia anggap saudara itu.


AWUUUUUUIU..


ROAARR..


Wuuwuwu..


Semuanya sangat senang atas kembalinya Lin Tian. Dan mereka mengatakan siap untuk ikut berperang berdampingan bersama Lin Tian.


"Tenang saja, akan ada waktunya untuk kita bertarung bersama! jadi, siapkan diri kalian semua" ucap Lin Tian yang mengerti niat mereka.


Semua binatang dan monster disana mengangguk setuju. Mereka menyesal dulu tidak dapat membantu Lin Tian karena itulah sejak saat itu mereka semua berlatih keras agar dapat membantu Lin Tian.


"Aku kembali dulu, dan ini untuk kalian semua" ucap Lin Tian mengeluarkan tong besar berisi anggur.


Setelah itu kesadaran Lin Tian kembali lagi ke tubuhnya. Disana saat dia baru saja meninggalkan saudara-saudaranya itu sebentar mereka semua telah mabuk dan botol anggur yang dia berikan ternyata sudah habis di minum oleh mereka.


"Kakak! aku merindukanmu" ucap Lin Gui ingin mencium Lin Tian.


"Sial! mabuk iya mabuk saja jangan menciumku" ucap Lin Tian kesal.


Tidak hanya Lin Gui yang mencoba memeluk dia dan menciumnya. Lin Long, Lin Qi dan juga tikus kecil melakukan hal yang sama setelah mereka mabuk yang membuat Lin Tian mengunci mereka di dalam array kecil.


"Huf.. Siapapun dan setenang apapun dia kalau sedang mabuk pasti akan melupakan siapa mereka" ucap Lin Tian menghela nafas melihat kelima saudaranya yang mabuk itu.


......................


"Saudaraku, wanita-wanita disini memang luar biasa cantiknya" ucap Lin Guang yang sedang bersenang-senang di alam api.


"Hahaha benarkan? ayo! kita harus bersenang-senang sekarang. Hidup itu harus dinikmati bukan dibuat susah" ucap Bai kecil mengangkat gelas anggunnya dengan kiri kanannya ada wanita menemaninya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2