Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
105. Alam Rahasia Yang Telah Menghilang


__ADS_3

"Dan terakhir aku juga memiliki hadiah untuk mu, semoga kamu suka!" ucap Roh leluhur sambil tersenyum ke arah Lin Tian sebelum menghilang dari pandangan ketiganya.


"Hadiah? untukku?" Lin Tian benar-benar bingung dengan hadiah yang di maksud oleh leluhur roh tersebut.


Jadi dia berfikir untuk tidak terlalu peduli dan kembali mengobr bersama ibu nya untuk sementara waktu sebelum tiba-tiba daerah disana bergetar.


"Eh? sudah waktunya untuk keluar" ucap Lin Tian.


"Iya! ibu akan masuk ke dalam kantong binatang mu bersaka naga kecil, dan mencoba untuk menyembuhkan Wanita yang ada di dalam kantong mu itu" ucap Bai Yu.


"Iya ibu! tapi apa kekuatan ibu sekarang?" tanya Lin Tian.


"Setidaknya bisa memukul pantat Bai kecil dan naga kecil, atau bertarung dengan Nenek mu" ucap Bai Yu.


"Eh? kenapa bisa begitu cepat ibu pulih?" fikir Lin Tian heran.


Bai Yu tersenyum, tentu itu karena Lin Tian yang memberikan energi kehidupan kepadanya serta beberapa hal yang membuat intinya menjadi pulih.


Lalu leluhur roh yang memberikan bantuan kepadanya dengan energi yang dapat membentuk tubuh nya dan juga memulihkan dirinya sampai sembilan puluh persen dari dulu.


"Baiklah ibu masuk, ibu perlu bicara dengan si kecil ini juga" ucap Bai Yu dengan senyum dingin.


"Eh?".


Naga kecil tiba-tiba seperti merasakan perasaan dingin di seluruh tubuhnya, saat dia mencoba untuk lari tapi Bai Yu sudah menangkap dan menarik nya ke dalam kantong binatang Lin Tian.


"Ti..tidak...! aku.." naga kecil berteriak tapi belum selesai dia sudah masuk kesana.


"Hais...! aku berdoa untuk keselamatan mu saudaraku!" ucap Lin Tian membuat gaya seperti berdoa ke langit.


Lin Tian perlahan menghilang dari tempat itu, lalu tubuh nya dalam beberapa detik telah menghilang sepenuhnya dari sana.


......................


Di luar...

__ADS_1


Sudah lima tahun berlalu sejak terbuka nya alam rahasia, bahkan mungkin saat Lin Tian tahu dia akan cukup terkejut dengan lamanya dia berada disana.


Tapi sekarang di alam kehidupan terlihat tuan muda alam angin tersenyum sambil menunggu Lin Tian keluar, sejak dia bangun dia membuat cerita yang menyudutkan Lin Tian.


Jadi karena hal itu semua orang menjadi tidak terlalu memperhatikan masalah nya yang mengambil mata kehidupan Sheng Chu'er.


Dan mereka malah menyalahkan Lin Tian yang seorang penguasa berani masuk ke sana tanpa persetujuan mereka, bahkan membunuh orang-orang alam angin dengan kejam menyisakan tuan muda alam angin yang ternyata berhasil kabur dengan Luka parah.


Sedangkan Lan Jingyi dan para generasi lain yang mengetahui kejadian sebenar nya sangat marah dengan tuan muda alam angin, kalau bukan karena pria itu di lindungi oleh banyak penguasa mungkin mereka akan membunuh nya secara langsung.


"Orang ini benar-benar tidak tahu malu!" ucap Hei Son.


"Apa yang dapat kita lakukan? status Lin Tian sangat sensitif jadi tentu sekarang dia menjadi target dari para penguasa itu" ucap Zu Fi'er dengan agak sedih.


Hei Son menghela nafas berat, dia pun cukup terkejut kalau pria yang menolong nya itu adalah kaisar kehancuran yang telah di perintahkan oleh ayahnya agar mematuhinya setelah berada di alam rahasia tersebut.


Sekarang dia pun hanya dapat melihat apa yang akan di lakukan Lin Tian, jika di perlukan maka dia akan membantu Lin Tian meski apapun yang terjadi nanti.


Dia tentu tidak takut karena ayah nya adalah dewa kegelapan salah satu dewa penguasa terkuat di alam langit, di tambah dengan Dewi bunga serta Dewi air dan elf yang berada di pihak Lin Tian.


"Huf...! sepertinya ini masih lama sebelum saudara Lin keluar" ucap Hei Son.


tapi baru saja dia berbicara pintu alam rahasia bergetar, lalu perlahan berubah menjadi ilusi sebelum benar-benar menghilang di bawah mata tak percaya semua ornag yang ada disana.


"Cucuku?" ucap Sheng Lien, Ming Bi'er dan Mu Chao serentak.


Wajah mereka cemas karena Lin Tian belum keluar sampai sekarang, tentu lain dengan tuan muda alam angin dia tersenyum puas dengan Lin Tian yang tidak keluar dari alam rahasia itu.


Karena matinya Lin Tian bisa menutupi dirinya yang asli kepada orang lain dan membuat orang lain fokus kepada para penguasa yang hadir disana.


BOOMM...


Pintu itu perlahan mengeluarkan asap hitam serta petir yang bergemuruh sebelum hilang dalam awan hitam tersebut.


"Dia tidak keluar?" ucap Hei Son ketakutan.

__ADS_1


"Anak itu mati di dalam, maka itu bagus! dengan itu aku bisa menghindari masalah tentang anakku itu dari orang-orang ini" ucap dewa angin di dalam hatinya.


Wajah Sheng Lien ketakutan dan cemas, badannya sudah bergetar karena takut Lin Tian tidak keluar, Ming Bi'er juga mencengkeram tangannya dengan erat sampai membuat darah mengalir dari tangannya itu.


Wajah Lan Jingyi juga sudah cemas air mata juga sudah keluar saat memikirkan Lin Tian yang belum keluar dari alam rahasia itu.


"Tidak...! dia berjanji akan keluar, dia tidak akan mati!" ucap Lan Jingyi dengan wajah tegas.


Tuan muda angin yang mendengar hal itu tersenyum, dia sekarang bisa tenang karena satu-satunta orang yang mengetahui siapa dirinya telah mati di alam rahasia itu.


"Tidak! saudara Tian dan juga Saudari Chu'er tidak akan semudah itu mati!" ucap Sheng Ju dengan keras kepala, dia percaya kalau Lin Tian dan Sheng Chu'er maish hidup.


Yang lain juga mengangguk setuju mereka percaya kalau Lin Tian masih hidup, dan dia juga seorang pria yang sangat kuat mana mungkin semudah itu mati di dalam alam rahasia.


"Bodoh! orang itu kejam sekarang dia telah mati di dalam, bisa di anggap itu adalah bentuk penubasan dari dia!" ucap tuan muda angin dengan keras.


Wajah generasi alam kehidupan, es, kehancuran, elemen dan pedang sangat jelek mereka sangat membenci tuan muda alam angin ini.


Mereka tahu kalau Lin Tian tidak akan menyerang orang ini jika tidak membuat masalah dengan mereka, tapi sekarang orang ini berani membalikan putih menjadi hitam yang membuat mereka sangat marah.


Apalagi para penguasa tidak ada yang mempercayai perkataan mereka, di sebabkan karena status Lin Tian sebagai dewa penguasa alam kehancuran itu.


Para dewa penguasa lain mengangguk setuju, mereka lebih percaya tuan muda alam angin karena terlihat jelas dari luka yang di sebabkan Lin Tian saat tuan muda alam angin keluar.


Meskipun mereka tahu kesalahan tuan muda alam angin tapi membunuh banyak generasi mereka di dalam membuat mereka sangat kesal.


Swisshh...


"Hoo...! sepertinya kamu suka membuat kertas putih menjadi hitam, kalau begitu kenapa kita tidak bermain lagi tuan muda alam angin yang terhormat?".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2