Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
97. Ujian Yang Aneh


__ADS_3

Swish...


"Hm? apa ini?" kenapa tidak ada apa-apa disini?" fikir Lin Tian setelah berkeliling di dalam istana itu


Dia merasa seperti terkurung di ruangan yang gelap, dia telah berkelilinh selama ini dan hasilnya dia selalu kembali ke tempat dimana dia datang sebelumnya.


Hal ini benar-benar membuat dia kebingungan, bahkan sampai dia tidak mengerti apa yang terjadi di tempat dia berada.


Dia juga mencoba melihat ke kantong binatang nya tapi tidak dapat melakukan nya karena seperti dia terpisah dari dunia yang sebenarnya.


"Dimana ini?" fikir Lin Tian lagi.


Dia benar-benar diam di tempatnya sambil memikirkan beberapa kemungkinan yang ada, seperti ilusi, mimpi, atau ini adalah ujian untuk mencari pencerahan.


"Ilusi? tidak mungkin harusnya aku bisa keluar sekarang dengan tekad ku, mimpi? ini jelas bukan mimpi" ucap Lin Tian setelah benar-benar memikirkannya.


"Jadi ini adalah ujian, tapi ujian nya untuk apa? apa yang harus ku lakukan di tempat ynag gelap ini?" fikir Lin Tian setelah dia yakin kalau ini termasuk ujian.


Lin Tian diam lalu dia mencoba duduk di langit dalam ruangan yang gelap itu lalu menutup matanya disana.


Anehnya di dalam ruangan itu seperti ada perbedaan dari waktu di dunia luar saat Lin Tian memikirkannya tapi berapa perbedaan nya Lin Tian tidak tahu itu.


Setelah cukup lama Lin Tian membuka matanya, dia tersenyum saat mengetahui apa itu kegelapan ini dengan percaya diri dia berdiri sambil menghela nafas.


"Aku memang bimbang akan tujuanku, tapi sekarang tidak! aku akan menjadi penguasa dari alam ini dan aku akan mengubah alam ini lebih baik dari sebelumnya! karena alam langit adalah tempatnya para dewa berada dan aku akan menjadi kaisar dari para dewa itu!" teriak Lin Tian.


Perlahan cahaya kecil muncul di langit, cahaya itu semakin besar dan terus membesar, lalu Lin Tian tidak dapat melihat karena terlalu silau.


Dan setelah cahaya menghilang Lin Tian muncul di sebuah ruangan yang mana disana berisi banyak harta seperti senjata, pill, buku seni beladiri, dan juga Pill serta barang lainnya.


"Pilih Satu!" ucap sebuah suara kepada Lin Tian.


Lin Tian diam dia memandang sekeliling nya dan melihat sebuah tanaman berwarna putih yang cukup indah, tanpa ragu Lin Tian mengambil tanaman itu dan menyimpannya.


"Aku telah memilih" ucap Lin Tian melihat ke langit disana.


Tiba-tiba terjadi getaran dan Lin Tian langsung berpindah di suatu tempat yang aneh, dia sangat mengenal tempat itu karena dia pernah mengunjungi nya dulu sebelum naik ke alam langit dan dunia dewa.


"Hm? ini apa yang terjadi?" fikir Lin Tian.

__ADS_1


Dia melihat di depannya ada banyak benda aneh, yang mana mereka benar-benar mirip seperti boneka di tempat dia hidup.


"Ini? bukan kah robot yang pernah aku dengar di dunia manusia?" ucap Lin Tian kaget.


Dia tidak mengerti kenapa dia tiba-tiba berada disini, dan anehnya kenapa benda aneh seperti robot ini ada di sini? padahal itu seharusnya milik manusia bumi dan apalagi teknologi seperti itu benar-benar tidak di perlukan di dunia dewa.


Karena manusia itu sendiri adalah ciptaan dari dewa itu sendiri, serta dari apa yang Lin Tian tahu kalau bumi juga tempat dimana orang-orang dari seluruh dunia kultivasi bereinkarnasi.


Dan manusia di bumi juga akan mati lalu akan terlahir kembali ke seluruh alam kultivasi, dan ada kemungkinan mereka akan menjadi anak dari salah satu dewa di alam langit atau dunia dewa.


"Aku benar-benar tidak mengeri" ucap Lin Tian.


"Ini ujina kedua! di istana ini ada lima ujian yaitu tentang seberapa kuat dirimu" jelas suara tersebut.


Lin Tian diam dia tidak berbicara atau membalas perkataan orang tersebut, setelah suara hilang Lin Tian merasakan seluruh tubuhnya tidak memiliki energi sedikitpun.


Bahkan dia juga tidak dapat merasakan kultivasinya sendiri saat itu juga yang membuat dia benar-benar bingung, apa yang ingin di uji kali ini? pertama ada tujuan yang dimilikinya.


"Kalahkan robot-robot itu dengan wujud manusia mu, lakukan apapun untuk tidak mati! jika kamu mati maka kamu akan benar-benar mati disini" ucap suara itu lagi.


"Kenapa begitu?" tanya Lin Tian dengan serius.


Lin Tian yang mendengar jawaban dari suara itu mengerutkan kening, jelas kalau dia mati disini maka dia akan benar-benar mati.


"Aku tidak punya pilihan lain!" ucap Lin Tian melihat ke arah puluhan robot di depannya.


Clang...!


Dor..dor..dor..


Robot itu menembakan peluru ke arah Lin Tian, Lin Tian dengan sigap menghindari setiap peluru tersebut.


Tapi meskipun begitu dia Tahu kalau itu bukan lah solusi yang tepat dari apa yang dia lakukan..


Jika dia tidak dapat menghancurkan robot ini maka dia sendiri akan kelelahan dan mati disini, itu bukan karena dia lemah tapi kali ini dia benar-benar telah menjadi manusia biasa sepenuhnya.


BOOMM..


BOOMM...

__ADS_1


beberapa robot berhasil di hancurkan oleh Lin Tian setelah beberapa jam terus menghindar dan mencoba mencari celah untuk menyerang balik.


Di depan Lin Tian masih tersisa Dua puluh


lebih dari robot tersebut masih tersisa, tapi Lin Tian sekarang benar-benar telah berkeringat akibat serangan dari robot tersebut.


"Tidak bisa begini!".


Lin Tian berfikir lalu mengingat beberapa teknik beladiri biasa yang pernah dia pelajari di bumi, hal itu diak perlu menggunakan energi dan cukup menggunakan langkah yang tepat maka dia mungkin bisa saja mengalahkan robot-robot itu.


Lin Tian mengambil posisi gerakan silat yang pernah dia tonton maupun lihat secara langsung waktu di bumi saat itu.


Lalu...


"Hiyaaa...!"


Dor..dor..dor..


BOOMM...


BOOMM...


BOOMM...


Pertarungan antara Lin Tian dan robot itu pun berakhir setelah beberapa hari, itu di sebabkan Lin Tian akan mundur dan mencoba beristirahat dari robot-robot itu saat dia lelah, lalu dia akan menyerang kembali saat dia yakin bisa menang dari robot tersebut.


"Setiap makhluk hidup memiliki kelebihan mereka sendiri, meskipun itu adalah manusia biasa kadang mereka bisa jadi lebih kuat jika mereka mempunyai tekad dan pemikiran yang cerdas" ucap Lin Tian menghela nafas.


Tubuh nya juga penuh dengan luka tembakan tapi dia masih bisa bertahan dari luka-lukanya itu, dia melihat ke langit lalu mengigat beberapa kenangan yang dulu pernah dia alami di bumi saat itu.


"Yah..! jika aku ada waktu mungkin aku akan kesana untuk melihat keluarganya dan membawa keluargaku untuk liburan" fikir Lin Tian.


"Ujian kedua berhasil, selanjutnya ujian ketiga!" ucap suara itu lagi


Tubuh Lin Tian kembali pulih dan keluarannya pun telah kembali lagi, tapi wajahnya berubah saat merasakan ujian ketiga tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2