
"Kakak, bisakah kamu tidak mengejar aku lagi?" tanya Tian Hunhu yang masih kabur terus keluar dari gunung Haungwu itu.
"Jika kamu berhenti aku akan berhenti mengejarmu!" jawab Mu Xuanyin.
Tian Hunhu terdiam, dia yakin kalau dia berhenti maka kakaknya akan menyeretnya untuk menceritakan semua hal yang terjadi. Dan ada kemungkinan kakaknya akan menghukum dia dengan sedikit lebih kejam seperti dulu dia pernah melakukan hal nakal semasa di zaman mereka dulu.
"Lebih baik aku mencoba membujuk kakak sambil lari" fikir Tian Hunhu dengan keras.
"Berhenti gadis nakal!" ucap Mu Xuanyin yang melihat adiknya itu terus lari tanpa mau mendengarkan ucapannya. Di dalam ruumah, Su Kun dan Long Aotian melihat keduanya pergi memjauh dari tempat mereka dapat menghela nafas lega akhirnya.
"Sebaiknya kita istirahat juga, tidak perlu memikirkan masalah yang ada. Karena semakin kita fikirkan itu hanya akan menjadi beban dalam fikiran kita" ucap Su Kun pindah mencari tempat untuk berbaring lalu menutup matanya juga.
Long Aotian tersenyum, dia melemparkan beberapa bendera yang mengelilingi rumah tersebut. Bendera itu adalah formasi yang cukup kuat untuk menghalangi seseorang utnuk menerobos paksa masuk ke tempat mereka. Walaupun disini bukan tempat musuh mereka tapi tetap saja harus berhati-hati, karena terkadang musuh bukan saja yang ada di luar tapi juga ada musuh di dalam yang siap menikam mereka kapan saja.
Bahkan seseorang yang dikatakan baik atau pendiam sekalipun bisa menjadi penjahat, karena setiap orang memiliki rahasia dan sifat mereka tersendiri yang tidak ada orang mengetahuinya.
"Semoga setelah semua selesai, aku dan juga dia dapat menikmati hidup yang tenang" ucap Long Aotian sambil menutup mata, bersandar di dinding lalu tertidur mengikuti yang lain.
Lin Tian dan tetua Tian berjalan ke tempat paling dalam di markas Tian Hunhu. Semakin Lin Tian turun, semakin dia merasakan energi mayat yang kuat dari bawah. Meskipun dia tidak terpengaruh tapi dia masih sedikit tidak enak berada di sekitar energi mayat itu.
"Sepertinya kamu tidak terpengaruh dengan energi mayat disini" ucap Tetua Tian memandang Lin Tian.
"Bukan aku tidak terpengaruh, hanya saja aku memiliki ketahanan yang lebih dari orang lain dalam mengatasi energi mayat ini" jawab Lin Tian santai.
__ADS_1
Tetua Tian mengangguk dan hanya terus turun dari tangga itu, semakin Lin Tian turun, dia melihat jelas di ujung dari tangga itu ada hanyak peti es yang jelas berisi mayat-mayat keluarga Tian. Semuanya benar-benar telah di awetkan dengan sangat baik, dan Lin Tian dapat merasakan kalau semuanya memiliki kesadaran hidup tang tersisa.
"Mereka semua hidup disini menggunakan energi mayat yang tersebar disini, sebenarnya banyak dari mereka yang ingin pergi dari dunia ini tapi mereka sadar jika mereka pergi maka putri akan sendirian. Karena itulah mereka bertahan sampai sekarang hanya untuk mempertahankan garis keturunan terakhir dari keluarga Tian" jelas Tetua Tian memandangi ribuan peti es yang ada disana.
"Kenapa mereka bisa menjadi seperti ini? bukankah mereka dewa? harusnya mereka bisa hidup sama sepertimu dan tidak harus menjadi seperti ini bukan?" tnaya Lin Tian bingung.
"Mereka semua sebenarnya sekarat saat itu, dengan kekuatan terakhi dan tekad mereka untuk melindungi tuan putri. Mereka pergi ke tempat ini dan menyerap energi mayat disini, karena itulah mereka menjadi mayat hidup seperti sekarang". jawab Tetua Tian menghela nafas.
Kebanyakan dari mereka saat itu hampir mati, tapi karena tekad untuk melindungi Tian Hunhu mereka dengan putus asa datang kesini dan mengubah energi murni mereka menjadi energi mayat. Hal ini benar-benar sudah melewati hukum yang ada di alam langit, karena sebagai dewa jika kalian mati kalian harus bereinkarnasi dan jika kalian melakukan hal seperti ini, sama saja kalian memutuskan jalur reinkarnasi kalian sendiri.
"Paman, aku pasti menghidupkan mereka kembali!" ucap Lin Tian dengan penuh keyakinan.
"Baiklah! aku akan membuka segel mereka, jadi kamu harus bersiap untuk menghidupkan mereka nanti setelah aku menjelaskan semuanya kepada mereka" jelas Tetua Tian dengan serius.
"Tidak masalah'. jawab Tetua Tian.
Dia lalu membuka semua segel peti es itu yang membuat semua mayat disana membuka mata mereka dan keluar dari peti es mereka masing-masing. Semua mayat-mayat itu terlihat bingung, mereka memandang Tetua Tian dengan wajah penuh pertanyaan. Harusnya mereka di hulidupkan kembali saat perang di mulai, tapi sekarang tampaknya perang belum di mulai tapi mereka sudah di bangkitkan oleh Tian Hunhu.
Melihat wajah bingung mereka, Tetua Tian langsung meminta mereka berkumpul dan menjeleskan apa yang ingin dia lakukan. Mendengar kalau mereka bisa hidup kembali wajah setiap tetua dan anggota lainnya sangat bahagia, tapi untik sementara wajah mereka kembali tenang dan menghela nafas berat.
"Mana mungkin kami yang mati ini bisa hidup kembali? apalagi Kami telah melanggar hukum langit" ucap salah satu tetua disana.
"Yakinlah! aku tidak berbohong kepada kalian semua, kaisar langit berjanji akan menghidupkan kalian dan itu pasti berhasil" ucap Tetua Tian.
__ADS_1
"Kaisar langit yang barulah? apakah itu pemuda di belakang sama?" tanya tetua Tian yang lain menunjuk ke arah Lin Tian yang diam-diam memandangi mereka.
"Iya! dia yang akan menghidupkan kalian". jawab terua Tian tenang.
Semua orang memandang dengan curiga, padahal dalam fikiran mereka baik Lin Tian dan tuan mereka saling bermusuhan. Tapi kenapa tiba-tiba Lin Tian datang dan mengatakan ingin menghidupkan mereka kembali? hal itu sangatlah tidak wajar bagi mereka yang ada disana.
"Nanti akan ku jelaskan, untuk sekarang mari kita melihat apakah pemuda ini bisa menghidupkan kalian atau tidak" ucap zterua Tian berbisik kepada mereka dengan seriusnya.
Ribuan orang itu mengangguk setuju dan memandangi Lin Tian dengan tenang. Tidak ada ynag berbicara disana, mereka hanya diam memandangi Lin Tian untuk mendengar apa yang ingin dia sampaikan dan bagaimana cara dia akan menghidupkan mereka kembali.
"Mungkin kalian bingung dengan apa yang dikatakan Tetua Tian tadi. Tapi yakinlah! Aku benar-benar bisa menghidupkan kembali kalian selama kalian masih memiliki kesadaran" jelas Lin Tian menatap semuanya dengan santai.
"Apakah kamu yakin bisa membuat kami hidup lagi?"
"Iya!".
"Lalu apa yang ingin kamu lakukan untuk kami sebagai imbalannya?". Tiba-tiba pertanyaan salah satu dari mereka tadi membuat mereka mengangguk setuju. Mereka juga ingin mendengar imbalan apa yang Lin Tian inginkan dari mereka. Jika permintaan itu untuk mengkhianati tuan mereka, maka mereka pasti akan menolak mentah-mentah pertolongan Lin Tian.
"Aku tidak meminta banyak, aku hanya ingin kalian menjadi kuat dan mengalahkan musuh yang seharusnya kita kalahkan bersam. Jadi keinginanku hanya ingin mengajak kalian bergabung bersamaku, bagaimana?".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...