
Saat Bai kecil mengingat itu dia agak tersenyum, meskipun tingkahnya kadang bandel saat bersama Bai Yu dulu tapi dia melakukan itu murni agar Bai Yu melupakan semua kesedihannya terhadap orang itu.
"Sudahlah! sebentar lagi kakak akan datang jadi aku harus bersiap" ucap Bai kecil kepada Dewi bunga, Bai kecil berdiri dan pergi bersama Dewi bunga dari puncak itu dengan berpegangan tangan bersama.
Jelas suasana hati Bai kecil telah kembali seperti semula, jadi dia sudah terlihat santai dari sebelumnya saat dia memikirkan beberapa hal tentang Bai Yu.
"Apakah kamu dan saudaramu benar akan pergi kesana?" tanya Dewi bunga.
"Iya! kami harus pergi kesana, karena aku juga ingin melihat apakah cermin samsara bisa di gunakan atau tidak untuk mencari seseorang" jawab Bai kecil dengan serius.
Dia sudah merencanakan ini dengan Lin Tian sebelum jenderal Zao datang ke alam kehancuran untuk menemuinya, jadi dia hanya tinggal menunggu Lin Tian datang untuk menjemputnya kesini.
"Kali ini, kami dua saudara harus pergi sendiri kesana! hanya dengan itu mungkin semuanya akan terjawab, dan mungkin aku bisa menemukan keberadaan si bajingan itu juga" ucap Bai kecil dengan wajah serius.
Dewi bunga tidak berbicara lebih banyak, dia juga tidak khawatir dengan Bai kecil nanti yang pergi bersama Lin Tian ke alam bawah katena kekuatan keduanya tidak bisa di ukur dengan nalar biasa, apalagi Lin Tian yang sekarang adalah penerus dari posisi kaisar langit.
......................
Di negeri langit, empat jenderal sedang berkumpul disana dengan wajah penuh dengan kekesalan, itu di karenakan apa yang mereka rencanakan semua telah gagal.
Jenderal Zao yang kembali menceritakan kalau Lin Tian telah menolak untuk membantu mereka, dan bahkan mengatakan kalau urusan alam bawah bukanlah urusan dia.
Jadi hal itu membuat tiga jenderal lainnya marah kepada sikap Lin Tian, tapi mereka benar-benar tidak bisa apa-apa karena bagaimanapun Lin Tian adalah bagian dari alam es, dan elemen, jika mereka membuat masalah dengan Lin Tian ataupun memaksanya maka sama saja mereka mencari masalah dengan empat alam lainnya.
Bahkan kemungkinan bukan hanya empat alam yang akan menyerang mereka mengingat hubungan Lin Tian dengan beberapa alam selain empat alam dari keluarganya itu.
__ADS_1
"Jadi sekarang apa yang harus kita lakukan?" tanya Jenderal Nan dengan wajah serius.
Tidak ada yang menjawab mereka semua terlihat diam dan kebingungan dengan apa yang terjadi sekarang, bahkan mereka tidak menyangka kalau Lin Tian akan benar-benar menolak tanpa sedikitpun mempertimbangkan wajah mereka semua.
"Hanya bisa meminta bantuan kepada alam lainnya dengan mengadakan rapat, itulah pilihan kita jika ingin masalah ini selesai" jawab jenderal Bei dengan menghela nafas.
Jenderal Dong masih diam di tempatnya duduk bersama jenderal Zao yang juga masih larut dalam pemikiran dia sendiri, tentu saja ini adalah bagian dari rencana jenderal Zao dan Lin Tian karena tujuan dari mereka berdua adalah mengadakan rapat bersama dengan seluruh alam yang ada.
"Hanya itu yang bisa kita lakukan, tapi kita tetap harus berhati-hati dengan adanya masalah nanti, jadi kalian tetap harus mencoba yang terbaik untuk meyakinkan semua penguasa di saat kita bertemu dengan mereka" jelas jenderal Dong mengingatkan mereka bertiga dengan serius.
Tiga jenderal laninnya setuju karena mereka benar-benar tidak punya pilihan lain selain meminta bantuan kepada alam lain untuk masalah alam bawah ini, walau mungkin para penguasa tersebut akan meminta beberapa keuntungan dari mereka tapi setidaknya itulebih bagus daripada alam bawah menjadi tambah parah.
Setelah semua jenderal itu pergi dengan wajah serta fikiran yang berbeda-beda, di suatu tempat yang terlihat kumuh sesosok pria memakai topeng mirip iblis muncul disana, dia terlihat sedang berdiri dengan tenang menunggu seseorang datang.
"Salam tuan" ucap sosok yang tiba-tiba muncul di hadapan pria bertopeng iblis itu, pria itu berlutut dengan hormat ke arah pria bertopeng itu dan memanggilnya tuan.
"Rencana kita gagal, kita akan mulai tahap selanjutnya dari percobaan, lepaskan semuanya yang masih ada disana lalu hancurkan semua bukti yang mengarah kepada kita sesegera mungkin setelah selesai."
Pria bertopeng iblis itu memberi perintah yang tidak terduga kepada pria yang berlutut kepadanya itu, jelas kalau dia adalah orang di balik insiden yang terjadi di alam bawah tersebut.
"Baik tuan, apakah aku juga perlu ke alam itu untuk memusnahkan mayatnya?" tanya pria yang berlutut itu.
"Tidak perlu, aku yang akan kesana sendirian! bagaimana pun dia tetap penguasa alam kamu bukanlah lawannya, dan juga aku sudah lama belum menggerakan tanganku" ucap pria itu sambil tersenyum di balik topengnya dengan perasaan dan aura yang luar biasa kuatnya.
Setelah itu pria bertopeng itu pun juga mengatakan untuk benar-benar berhati-hati dengan masalah yang terjadi di alam bawah, dan jangan sampai mereka ketauan karena resikonya akan sangat besar jika mereka sampai ketauan.
__ADS_1
Awalnya dia berencana untuk menjadikan salah satu dari para jenderal sebagai kambing hitam tapi sayangnya hal itu tidak mungkin lagi jika di adakan perkempulan para penguasa setelah ini, jadi jalan satu-satunya adalah memusnahkan semua bukti yang ada di sana lalu berpura-pura tidak tahu.
Pria yang berlutut itupun menghilang setelah di perintahkan lagi oleh pria bertopeng tersebut, melihat pria itu menghilang pria bertopeng tersebut masih berdiri dengan tenang di sana memandangi setiap jalan yang kotor itu dengan ejekan.
"Sayang sekali kamu mati terlalu cepat dulunya, aku berfikir kalau kamu itu adalah pria yang cerdas tapi sayangnya ku terlalu bodoh dan ceroboh karena percaya dengan orang-orang yang ada di dekat mu, karena itulah kamu mati dengan dikhianati oleh orang-orang terdekatmu" ucap pria itu dengan mengejek.
"Tapi tenang saja, setelah semuanya beres maka aku akan menduduki takhta mu dengan baik, dan aku tidak akan membiarkan siapapun ynag mengkhianati diriku atau kamu dulu hidup dengan baik, jadi tenanglah disana".
Pria itu seperti sedang berbicara sendiri tapi wajahnya terlihat mengejek seseorang bukan seperti sedang sedih ataupun mengingat kenangan indah bersama orang itu.
"Baiklah, saatnya membereskan satu hal lagi sebelum terlambat" ucap pria itu menghilang di tempat dia berada sebelumnya.
......................
Alam angin, di pemakaman para keluarga dewa angin..
Terlihat disana pintu masuk ke dalam pemakaman keluarga angin di jaga ketat oleh penjaga dari keluarga dewa angin, semua kekuatan mereka berada di dewa penguasa tingkat rendah.
Bagaimana pun itu adalah tempat peristirahatan keluarga dewa angin, dan tentu saja akan di jaga ketat disana apalagi meskipun para leluhur ataupun keluarga lain dari keluarga angin telah mati, tapi mayat mereka pasti akan tetap masih utuh karena bagaimanapun mereka semua mati di dalam keadaan kultivasi di atas dewa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1