Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
226. Tempat Aneh


__ADS_3

"Hei! apakah kamu pernah bersama mereka?" tanya Lin tian heran.


"Kaisar, sebelum kamu kesini beberapa hari ini mereka berdua selalu berisik seperti ini" keluh Zi Yanling, Lin Tian melihat ke arah bawahan Zi Yanling dan mereka sama-sama mengangguk sedikit kesal di wajah mereka saat memikirkan beberapa Yang lalu.


"Ais, jadi itu kenapa mereka hanya jadi penjaga disini... Oh! apakah dulu ada sesuatu hal yang kalian lupakan? seperti jenderal Dong secara tidak sengaja mengatakan sesuatu yang penting?" tanya Lin Tian lagi.


"Sesuatu?" Zi Yanling terdiam, dia ingat kalau hal seperti itu belum ada terjadi.


Lin Tian lalu menceritakan hal terakhir yang di sampaikan oleh jenderal Dong kepadanya, tapi setelah mendengar perkataan Lin Tian Zi Yanling tetap tidak pernah mendengar apapun dari jenderal Dong tentang masalah itu.


"Membunuh? apakah ada yang salah dengan kaisar langit, tapi itu tidak mungkin bahkan saat sebelum hal itu terjadi kami masih bertemu beberapa kali" ucap Zi Yanling yang benar-benar tidak mengerti apa arti perkataan jenderal Dong.


"Ayo, kita keluar dulu, aku berencana membawa kalian keluar dari sini dan.." wajah Lin Tian berubah saat dia menemukan kalau sudah banyak pesan dari dewa angin masuk padanya, tapi mungkin karena dia jatuh ke neraka sebelumnya membuat pesan itu tidak dapat dia baca dan barulah saat semua sudah beres disini dia baru sadar kalau ada pesan dari dewa angin.


"Kaisar?" tanya Zi Yanling yang melihat wajah kaget Lin Tian mematung di depannya.


"Hei, sepertinya kalian akan menunjukan kekuatan kalian sangat cepat sekarang" ucap Lin Tian dengan senyum di wajahnya setelah terkejut sebelumnya.


"Ho? apakah kita akan berperang?" tanya Zi Yanling sepertinya tahu sesuatu.


"Iya, dengan penguasa alam laut darah. Hei..! pulihkan diri kalian dulu, setelah semua siap kita akan berangkat" ucap Lin Tian.


"Baik kaisar".

__ADS_1


Zi Yanling lalu memberikan perintah untuk beristirahat beberapa hari disini, karena setelah mereka pulih maka mereka akan segera mengalami pertempuran untuk pertama kalinya. Dan kali ini mereka harus melakukan yang terbaik untuk bisa membuat kagum kaisar baru yang mereka ikuti dengan sepenuh hati.


Tentu semua pejuang itu bersemangat dan bergairah, sudah lama mereka terkurung disini dan mereka sudah merindukan yang namanya pertempuran apalagi sejak mereka tersiksa disini kekuatan tubuh mereka semua sudah meningkat lebih dari dulu.


"Zi Yanling, bagikan Pill ini maka kalian bisa sembuh dengan cepat! dan sampai kekuatan kalain kembali seperti semula, aku ingin membersihkan tempat ini agar nanti bisa mengatur alam bawah dengan sempurna lagi" ucap Lin Tian sambil melemparkan beberapa botol ke arah Zi Yanling.


Zi Yanling mengangguk dan setuju dengan apa yang di katakan Lin Tian, jika alam bawah stabil maka baik alam langit serta dunia-dunia lainnya akan kembali normal. Dia juga tahu kalau sejak kepergian dewa neraka dan seluruh keluarga serta bawahannya membuat alam bawah tidak stabil bahkan mendekati kehancuran.


Lin Tian keluar dari istana pengadilan dan melihat kalau dua batu dan roh pelindung ini masih saling memuji satu sama lain, Lin Tian yang melihatnya sangat ingin memukul mereka tapi dia tahu kalau sekarang bukanlah waktunya.


"Anjing kecil bisakah kau serius sekarang? aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu" ucap Lin Tian.


Mendengar panggilan Lin Tian roh pelindung itu segera bergerak dengan cepat ke arah Lin Tian, dia tahu kalau Lin Tian marah maka bisa saja dia menghilang langsung dari alam bawah ini.


"Kaisar apa perintah anda?" tanya Roh pelindung itu.


"Apakah disini ada tempat yang belim diketahui oleh dewa neraka? atau tempat yang aneh?" tanya Lin Tian.


Mendengar pertanyaan Lin Tian membuat roh pelindung itu terdiam, dia berusaha memikirkan hal-hal yang terjadi di neraka sebelum mengingat suatu tempat jauh di dalam neraka.


Tepatnya di neraka paling bawah dimana tempat tinggalnya orang-orang yang memiliki dosa sangat besar, atau tempat hukumannya para kultivator dunia bawah yang belum mencapai keabadian.


Disana ada suatu tempat yang tidak bisa di masuki oleh dia maupun dewa neraka sekalipun, jika di lihat dari luar tempat itu hanyalah lautan api neraka dimana di dalamnya banyak makhluk yang di hukum.

__ADS_1


Tapi saat mendekat maka mereka akan dapat merasakan kalau ada sesuatu yang tidak kasat mata menolak mereka masuk lebih jauh kesana. Saat itu dia dan dewa neraka kesana tapi sayangnya mereka malah terlempar dan terluka akibat hal yang mereka sentuh itu.


"Apa ada hal lainnya?" tanya Lin Tian dengan serius.


"Tidak ada kaisar, hanya saat kita turun kesana maka kita akan di perlihatkan lautan api yang tidak ada batasnya" jawab roh pelindung yang untuk pertama kalinya dia berkata serius kepada Lin Tian.


"Jika begitu bagaimana caranya kita kesana?" fikir Lin Tian dengan wajah agak jelek, disana tidak ada jalan seperti neraka yang dia temui sebelumnya dan hanya ada lautan api neraka jelas kalau dia tidak akan bisa menemukan jalan setapak seperti saat dia di neraka.


"Kaisar, anda kan penguasa alam bawah? jadi terbang tidak masalah disana, hanya kita harus berhati-hati jangan sampai terlempar ke dalam api neraka seperti saat aku dan dewa neraka dulu" ucap roh pelindung.


"Kalau begitu mari kita pergi setelah aku memberi para batu ini pekerjaan" ucap Lin Tian setelah memutuskan akan pergi kesana untuk melihat-lihat.


"Kaisar bukannya kekuatan anda sudah meningkat pesat? itu juga berkat aku jadi kenapa anda harus membahayakan hidup anda kesana?" tanya Roh pelindung sedikit bingung, tapi di wajahnya ada rasa bangga karena dapat membuat Lin Tian maju ke kultivasi berikutnya.


"Hei! jika aku bergabung dengan roh lain mungkin aku sudah naik dua tingkat, tapi saat aku bergabug denganmu aku hanya naik satu tingkat! jadi jangan banyak bicara atau aku minta Apiku menelanmy!" ucap Lin Tian kesal.


Roh pelindung diam seketika itu, dia tidak lagi berani mengatakan hal lain kepada Lin Tian yang terlihat sangat marah itu. Setelah Lin Tian memutuskan apa yang akan dia perintahkan kepada suku batu, dia langsung mengatakannya kepada Kepala suku tersebt. Meskipun dia tahu kalau batu-batu ini agak bodoh mungkin tapi apalah karena hanya mereka yang bisa hidup disini sekarang untuk waktu yang lama.


"Tenang saja kaisar, aku si biru akan melaksanakan tugas dengan baik!" ucap batu bermata biru.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2