Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
355. Kekesalan Bai kecil dengan Hei An


__ADS_3

Bai kecil yang muncul tersenyum ke singa perak, dia lalu menyentuh pundak singa perak dengan kasar. Dan menarik semua energi yang meledak dalam tubuh Singa perak ke dalam tubuhnya sendiri.


Melihat hal itu singa perak dengan marah melepaskan diri dari Bai kecil, tapi Bai kecil yang terlihat sangat marah bahkan lebih gila lagi. Dia terus menahan singa perak dengan sangat kuat membuat singa perak tidak dapat bergerak bahkan untuk selangkah pun.


"Aku tidak menyangka kalau jimat yang sering di pakai oleh Feng'er untuk menangkapku ternyata berguna juga untukku" ucap Bai kecil yang membuat singa perak terlihat sangat jelek.


Energi di dalam tubuh Singa perak terus di lahap oleh Bai kecil yang pada akhirnya membuat singa perak memotong pundaknya sendiri. Hal itu membuat Bai kecil agak terkejut, dia tidak menyangka singa perak itu bahkan berani menggunakan energi yang meluap-luap di dalam tubuhnya bergerak hanya untuk memotong satu tangannya.


Singa perak menjauh dari Bai kecil dan Naga kecil, dengan marah dia menatap ketiganya. Dia tidak menyangka kalau orang-orang ini sangatlah kuat, bahkan dia tidak bisa melawan satu di antara ketiganya.


"Kalian siapa? apa kalian berasal dari alam langit?" tanya singa perak.


"Iya, kami kebetulan berasal dari alam langit. Dan sangat kebetulan jika kamu ada disini membuat kami memiliki kesempatan untuk mendapatkan sedikit hadiah" jawab naga kecil sambil menatap singa perak dengan jijik.


"Apa maksud kalian?".


"Hei, apa kamu tidak melihat tadi energi di dalam tubuhmu aku serap? yang kami maksud adalah energi sukumu sangat berguna untuk kami, karena itulah tetap diam dan biarkan kami menangkap kamu" ucap Bai kecil.


Ucapan Bai kecil akhirnya membuat singa perak mengerti kenapa sewaktu itu Lin Tian mengatakan kalau mereka adalah harta. Jadi, energi mereka dapat di serap oleh orang-orang ini. Tapi dia tidak yakin kalau banyak yang bisa melakukannya, jadi dia berfikir kalau itu pasti antara ketiganya dan Lin Tian saling berhubungan satu sama lain.


"Sial! aku harus melapor jika begini. Jika terus di biarkan terlalu lama, orang-orang ini bisa-bisa menjadi jauh lebih kuat. Apalagi mereka telah mengambil semua pasukanku" fikir singa perak. Dia sekarang hanya bisa mundur dan melapor ke tuannya masalah ini.


Pasti tuannya juga tidak akan menyangka kalau ada orang yang dapat menyaring energi di tubuh mereka. Singa perak hanya dapat mengeluarkan token kecil dan bersiap untuk menghancurkanmya. Tapi Lin Dong tidak membiarkan singa perak lolos, ia menggunakan teknik ruangnya dan menyegel seluruh area sejauh puluhan kilometer jauhnya.


Dengan begitu singa perak tidak berhasil lari dari tempat itu. Wajah singa perak berubah sangat jelek memandang Lin Dong, dia sadar kalau sekarang dirinya tidak dapat untuk lari lagi. Jika begini dia hanya bisa bertarung habis-habisan dengan Lin Dong dan dua lainnya.


"Siapa yang akan maju?" tanya Naga kecil.

__ADS_1


"Tentu ka..." wajah Bai kecil langsung berubah saat melihat Bai Ying yang baru saja sembuh pergi mendekati Hei An dan dengan santai membantu Hei An berdiri.


"Ying'er!" Bai kecil langsung muncul di depan Bai Ying dengan wajah agak marah.


"Ayah?".


"Apa hubungan kalian? kenapa kalian sangat dekat seperti ini?" tanya Bai kecil dengan suara terburu-buru dan juga cemas.


"Em... itu" Bai Ying agak ragu menjawab dan hanya bisa menatap Hei An meminta tolong padanya.


"Bocah kecil! katakan kepadaku, apa yang kamu lakukan kepada anakku selama aku tidak ada?" tanya Bai kecil dengan marah memegang pakaian Hei An.


"Kami tidak melakukan apa-apa, kami hanya baru saja memiliki hubungan khusus paman Bai" jawab Hei An yang juga takut dengan wajah marah Bai kecil tapi juga mencoba untuk memberanikan diri menjawab.


"Ha? berani sekali kau mendekati ankku, aku harus bicara empat mata denganmu" ucap Bai kecil bersiap untuk membawa Hei An tanpa mempedulikan musuh di depannya yang membuat Lin Dong dan naga kecil menggelengkan kepala.


Melihat anaknya marah, Bai kecil sontak membeku di tempatnya. Anaknya yang manis sekarang telah berani melawan ayahnya, pasti ini akibat dari ulah bocah kecil ini. Jadi dia dengan enggan melepaskan Hei An karena mengerti tidak akan dapat memukul bocah itu yang di lindungi oleh anaknya.


"Huf..." Hei An yang di lepaskan Bai kecil terasa beban di pundaknya terangkat sepenuhnya.


"Ha.. gadis kecil yang imut telah menjadi besar, dia tidak butuh ayahnya lagi. Tapi ini pasti karena bocah ini" ucap Bai kecil di dalam hatinya memandang Hei An dengan marah.


Hei An sekali lagi merasakan seluruh tubuhnya merinding, tapi dia dengan berani membalas tatapan Bai kecil. Bai kecil yang melihat itu sangat marah dan langsung menghilang dari sana meninggalkan Bai Ying yang kaget melihat tingkah ayahnya.


"Sial!" ucap Bai kecil muncul di hadapan singa perak yang masih dalam kondisi bertahan.


BOOMM..

__ADS_1


BOOMM..


BOOMM..


Singa perak menjadi bulan-bulanan Bai kecil yang sedang kesal itu. Hei An yang melihat bagaimana Bai kecil memukul singa perak begitu brutal menelan ludahnya kembali. Jika itu dia dalam posisi singa perak mungkin dia sudah mati hanya dengan satu pukulan, sangat beruntung Bai Ying membelanya yang membuat Bai kecil tidak dapat melakukan apapun kepadanya.


Swisshh..


"Yah, pria ini jadi samsak tinju kakak" ucap naga kecil muncul di samping Bai Ying.


"Siapa kamu?" tanya Bai Ying.


"Aku? kamu harus memanggilku paman Xiaolong, karena aku adik dari ayahmu" jawab naga kecil dengan lembut menatap Bai Ying.


"Eh? salam paman Xiaolong" ucap Bai Ying dengan sopan, dia juga sadar kalau pria ini juga pasti memiliki hubungan dengan paman Lin Tiannya.


"Baiklah, bocah kecil kau harus siap nanti untuk menerima ujian dari kakakku. Tapi aku punya saran bagus agar kamu tidak menderita di tangan kakakku, apakah kamu ingin tahu?" tanya Naga kecil sembari menatap pasangan di depannya itu.


"Tolong beritahu aku paman Xiaolong" ucap Hei An juga ingin tahu solusi masalah hubungannya dengan Bai Ying.


"Pergi cari Dewi bunga dan katakan keinginan kalian kepadanya, aku yakin dengan sifat Dewi bunga pasti menerima kalian. Dan begitu kalian akan baik-baik saja tanpa takut ayah Bai Ying akan marah" jawab Naga kecil.


"Eh?". Keduanya juga baru ingat kalau ada Dewi bunga ibu Bai Ying yang bisa membantu mereka masalah hubungan. Akhirnya Hei An dan Bai Ying memutuskan setelah semua selesai pergi menemui Dewi bunga untuk mencari perlindungan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2