Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
278. Penguasa baru alam kehancuran


__ADS_3

Lin Tian yang mendengar saran kakeknya terdiam untuk beberapa saat. Bukan dia tidak mau membuka segel itu tapi dia masih memiliki kecurigaan terhadap tujuan dari dewa penghancur.


Karena itulah dia masih belum membuka segel alam langit, dia merasa kalau mungkin tujuan dari dewa penghancur adalah dunia dewa itu sendiri.


"Baiklah! aku akan kembali tapi mungkin aku hanya bisa kembali dengan bentuk klon" jawab Lin Tian setelah dia berfikir untuk sementara waktu.


"Iya, kamu harus berhati-hati! karena setiap langkahmu mungkin sedang di awasi oleh orang-orang itu".


Mu Chao meningkatkan Lin Tian karena dia sekarang adalah kaisar langit pasti setiap gerakannya akan di awasi oleh para penguasa maupun orang-orang misterius itu. Lin Tian juga mengerti dengan nasehat kakeknya itu jadi setelah mengobrol sebentar dan mengatakan kalau dalam beberapa hari lagi akan ada pertemuan antar alam.


Keduanya berjanji untuk hadir disana tepat waktu. Keduanya setuju pergi karena bagaimanapun yang akan menjadi kaisar langit adalah cucu mereka mana mungkin mereka mau membiarkan Lin Tian diganggu oleh para penguasa dan tua Bangka dari berbagai alam itu.


Setelah itu Lin Tian langsung memanggil petinggi seluruh alam kehancuran untuk membahas rencana yang akan dia jalankan. Dalam beberapa jam setelah undangan Lin Tian keluar seluruh kepala keluarga, pemimpin sekte, raja dan petinggi alam kehancuran langsung pergi menuju istana kehancuran.


Disana Lin Tian menjelaskan kalau dia akan memberikan tahtanya kepada Feng Yin. Tapi saat Feng Yin mendengar hal itu, dia langsung menolak karena dia hanya akan mengikuti Lin Tian pergi ke negeri langit. Walaupun Lin Tian memaksanya untuk jadi penguasa Feng Yin tetap bersikeras menolak. Bahkan dia hampir menangis di depan Lin Tian, akhirnya Lin Tian menyerah memaksa dia dan berfikir lagi untuk mencari penguasa baru alam kehancuran ini.


"Kaisar? bagaimana jika leluhur Lan? dia lebih sedikit otak tapi dia adalah orang yang cocok untuk posisi itu" ucap leluhur Yan kepada Lin Tian.


"Sial! siapa yang kau katakan sedikit otak?" teriak Leluhur Lan kesal memandang leluhur Yan.


"Iya, benar apa yang dikatakan saudara Yan! Kaisar aku juga setuju. kKarena meskipun dia lebih muda daripada kami tetap saja dia lebih baik sedikit daripada kami walaupun memang sedikit bodoh".


Leluhur Gu juga berbicara saat itu yang membuat leluhur Lan kesal dengan ucapan pria itu. Dan semakin banyak orang yang setuju dengan leluhur Lan menjadi penguasa alam kehancuran selanjutnya di depan Lin Tian.


"Baiklah! leluhur Lan kamu akan menjadi penguasa baru dari alam kehancuran ini" ucap Lin Tian menatap leluhur Lan dengan senyum.


"Sial! mereka jelas menjebakku karena mereka tahu jika mereka menjadi penguasa baru maka mana mungkin mereka bisa bebas berkeliaran". Dalam Fikiran leluhur Lan hanya itu alasan semua leluhur itu mau suka rela menyerahkan tahta kaisar kehancuran kepada dia.

__ADS_1


"Leluhur Lan?". Panggil Lin Tian saat melihat leluhur Lan masih diam dan kesal memandangi leluhur lainnya.


"Ka..kaisar bisakah mencari orang lain?"


"Tiidak mungkin!" teriak semua orang disana secara serentak bahkan sebelum Lin Tian akan menjawab.


"Sial! kalian ingin berkelahi dengan orang tua ini, ayo!" teriak leluhur Lan kesal.


"Tua Bangka! hormati keputusan kami, bagaimanapun di antara kami disini kamu adalah yang paling muda" jawab leluhur Gu dengan senyum menggoda di wajahnya.


"Sial!"


"Leluhur Lan karena mereka semua memilihmu maka aku memutuskan kamu untuk menjadi penguasa Selanjutnya dari alam kehancuran ini! jangan menolak, atau nanti aku panggil Lan Jingyi untuk mengobrol dengan kamu sejenak". ucap Lin Tian yang langsung membuat leluhur Lan mengecilkan lehernya.


Jika cucunya kesini tentu dia tidak akan dapat melawan cucunya itu karena bagaimanapun dia menyayangi Lan jingyi dan jarang menolak apa mau Lan Jingyi dan jika Lan jingyi menangis di depannya itu hanya akan membuat leluhur Lan menjadi malu di depan banyak orang


Akhirnya Leluhur Lan menjadi penguasa baru dan Lin Tian langsung memberikan inti alam kehancuran kepada leluhur Lan. Dan hari itu juga leluhur Lan langsung kembali ke pengasingan untuk menyerap inti alam kehancuran.


Lin Tian juga mengatakan kalau dia akan pergi ke negeri langit untuk melakukan beberapa persiapan dan meminta semua yang ada disana menjaga alam kehancuran dengan sepenuh hati. Setelah selesai Lin Tian mengumpulkan keluarganya untuk membawa mereka kembali ke negeri langit.


"Suami? apakah kita akan tinggal di negeri langit sekarang?" tanya Sheng Chu'er dengan penasaran.


Bagaimanapun negeri langit lebih besar dan luas dari alam lainnya. Dikatakan juga itu adalah pusat kehidupan bagi seluruh alam bahkan tiga tingkat dunia dibawah alam langit.


"Iya! kalian akan tinggal bersamaku disana, dan setelah sampai aku akan mempersiapkan beberapa hal untuk pertemuan seluruh alam juga. Jadi, kalian bisa istirahat dan bersenang-senang disana" jawab Lin Tian.


"Tuan, bisakah aku membangun paviliun merah disana?" tanya Feng Yin.

__ADS_1


"Itu terserah kamu! nanti kamu tinggal berkomunikasi dengan para jenderal atau menteri yang telah di tunjuk langsung oleh tiga jenderal Negeri langit". Jawab Lin Tian dengan lembut.


"Ibu, nenek! ingat jangan membuat ulah saat sampai disana karena disana lebih banyak orang daripada alam kehancuran".


Lin Tian tiba-tiba menatap dan mengingatkan kedua wanita itu dengan tegas untuk tidak membuat ulah saat mereka sampai di negeri langit nanti. Tentu keduanya langsung berjanji kepada Lin Tian kalau mereka tidak akan membuat masalah saat mereka sampai disana.


"Huf! anakku terlalu tegas kepadaku" fikir Bai Yu agak sedih menatap Lin Tian.


Dengan kapal besar mereka akhirnya sampai setelah beberapa jam perjalanan dari alam kehancuran, sebenarnya itu bisa lebih cepat tapi karena Lin Tian ingin melihat negeri langit untuk sesaat dia memperlambat kapalnya itu.


Sesampainya di depan istana megah dan besar itu, terlihat tiga jenderal, Mo Gui dan juga Zi Yanling ada disana menunggu kedatangan Lin Tian.


"Slaam kaisar" ucap mereka sambil membungkuk ke arah Lin Tian saat Lin Tian dan yang lainnya turun dari kapal.


"Tidak perlu begitu sopan" ucap Lin Tian meminta mereka berdiri.


Mo Gui dan Zi Yanling mendekati Lin Tian dan membisikan sesuatu kepadanya. Wajah Lin Tian langsung berubah saat mendengar kalau mereka menemukan sesuatu hal yang mengejutkan.


"Kalian tunggu aku di tempat itu! setelah aku mengatur keluargaku aku akan segera kesana" jawab Lin Tian dengan serius.


"Baik kaisar".


Zi Yanling dan Mo Gui langsung berangkat ke tempat dimana Lin Guang terjebak rawa. Dan Lin Tian mengatur istri dan juga ibu serta neneknya untuk tinggal di istana langit. Untung saja ada beberapa pelayan yang telah di pekerjakan oleh tiga jenderal yang membuat Lin Tian tidak terlalu repot mengatur keluarganya di istana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2