
"Sudah berapa lama kita berada disini?" tanya Lin Tian kepada Bai kecil yang ada di kepalanya itu, sejak dia datang ke alam bawah dia tidak pernah bertemu roh manusia atau makhluk lain yang membuat dia sedikit kebingungan dengan semua yang terjadi sekarang.
"Mungkin sudah satu Minggu lebih, aku tidak bisa memastikannya karena waktu disini dan alam langit agak berbeda" jawab Bai kecil dengan ragu.
Lin Tian tidak lagi menanyakan hal lain kepada Bai kecil karena dia melihat beberapa monster setigkat dewa penguasa mendekati dirinya dengan sangat cepat, bahkan ketika beberapa monster yang datang ke arah Lin Tian itu menatapnya dengan tatapan kelaparan.
Jelas kalau para monster itu berebut ingin memakan Lin Tian yang sekarang terlihat agak kesal karena belum menemukan apapun sejak dia masuk ke alam bawah, jadi kebetulan beberapa monster ini bisa jadi tempat pelampiasan untuk Lin Tian.
BOOMM..
RAAARRRRRR...
ROAARR..
AWUUUUUUIU...
"Sialan! jangan berteriak seperti anak kecil kalian, hei! kemana kau akan lari?" teriak Lin Tian yang melihat beberapa dari monster itu mencoba kabur karena tahu mereka tidak akan bisa mengalahkan Lin Tian.
Tapi bagaimana bisa Lin Tian yang kesal melepaskan mereka dengan mudah, Lin Tian segera mengejar mereka dan menangkap mereka semua dengan sangat cepat bahkan meskipun semuanya telah lari sejauh yang mereka bisa hasilnya masih tetap sama, mereka masih di tangkap oleh Lin Tian bahkan ada yang lebih sial mati karena serangan pedang Lin Tian.
Dan roh mereka benar-benar di murnikan oleh Lin Tian secara langsung disana, Bai kecil yang melihat beberapa monster yang di tangkap Lin Tian terlihat menjilati bibirnya karena dia penasaran ingin mencoba seberapa enaknya daging monster-monster ini jika di bakar.
Tentu saja melihat mata Bai kecil membuat semua monster itu ketakutan. Mereka dapat merasakan kalau garis keturunan Bai kecil lebih murni daripada mereka sendiri jadi karena itulah mereka semua ketakutan sampai mau pingsan disana.
"Kak, apakah aku bisa memakan mereka?" tanya Bai kecil dengan mata bersinar.
__ADS_1
"Jika kamu ingin mati maka coba saja makan" jawab Lin Tian dengan nada tenang, dia tahu kalau mereka semua adalah monster iblis tapi mereka murni adalah roh yang mati disini.
Jadi jika mereka di makan juga tidak ada artinya karena kemungkinan daging mereka akan membusuk setelah roh mereka hilang dari tubuh, Bai kecil terlihat kecewa karena dia sadar kalau para monster ini tidak dapat dia makan seenaknya.
"Cih! kenapa hidupku ini begitu menyedihkan" ucap Bai kecil dengan nada kesal, dia ingin makan daging sangat ingin makan daging! karena sejak dia di alam bunga tidak ada sedikitpun mencoba daging atau makanan lainnya.
Disana dia mencoba menghormati istrinya yang amat cantik dan lembut itu, makanya dia mencoba menahan diri selama di alam bunga, karena itu setelah melihat beberapa monster yang di biarkan Lin Tian hidup membuat dia sangat senang dan segera ingin mencicipinya langsung.
"Baiklah mari kita coba tanya kepada Monster-monster ini, apakah mereka tahu dimana biasanya roh manusia atau tempat berkumpulnya roh paling banyak" ucap Lin Tian dengan tenang, lalu dia mendekati monster-monster yang telah di ikat tersebut.
Saat Bai kecil mulai menanyakan beberapa hal tentang alam bawah kepada monster-monster itu, mereka menjawab dengan jujur karena Bai kecil lebih mengerti dari siapapun jika hal tentang mengintrogasi seseorang.
"Bagaimana?" tanya Lin Tian kepada Bai kecil.
Saat dia mendengar kalau banyak manusia dan monster telah lari dari kota dimana biasa mereka berkumpul karena serangan makhluk darah yang telah terjadi semakin sering baru-baru ini, dan karena itulah saat mereka melihat Lin Tian mereka yang kelaparan langsung mengejarnya karena merasa Lin Tian dan Bai kecil hanya makhluk yang sangat lemah.
Tapi nyatanya mereka salah malah mereka telah jatuh ke dalam perangkap Lin Tian, dan malah beberapa dari mereka langsung di serap oleh Lin Tian tanpa ampun.
"Apa kamu tahu lokasi kota dimana para Makhluk darah berada?" tanya Lin Tian.
"Iya, aku telah menanyakan hal ini kepada mereka" jawab Bai kecil dengan yakin.
Sejak dewa neraka telah menghilang dari alam bawah dengan seluruh pasukannya sejakn itu juga alam bawah menjadi tidak terkendali dan malah kebanyakan yang mengontrol adalah pasukan dari empat jenderal, karena inilah kebanyakan sistem yang di terapkan oleh dewa neraka saat itu menjadi tidak berguna lagi.
Sekarang Lin Tian hanya bisa menuju kota dimana semua makhluk darah itu berkumpul dan melihat seperti apa mereka sesungguhnya, sekalian dia dan Bai kecil memusnahkan mereka semua untuk menghindari bertambah kacaunya alam bawah.
__ADS_1
"Sepertinya mencari cermin samsara kita undur dulu untuk sementara waktu, mari kita fokus menyelesaikan masalah disini dulu" ucap Lin Tian setelah banyak pertimbangan tentang masalah yang terjadi disini.
Bai kecil mengangguk setuju karena hanya inilah yang bisa mereka lakukan sekarang, semakin kacau alam bawah maka semakin banyak kerusakan yang di sebabkan oleh roh-roh mati yang tidak dapat bereinkarnasi lagi. Karena itulah sekarang mereka mengubah rencana mereka yang awalnya mencari cermin samsara menjadi misi untuk memusnahkan makhluk-makhluk yang entah dari mana datangnya ini.
"Lalu bagaimana dengan mereka kak?" tanya Bai kecil menunjuk ke arah monster yang masih terikat itu.
Lin Tian hanya menggerakkan tangannya dan melepaskan ikatan yang terikat kepada para monster tersebut, dia tidak terlalu peduli dengan monster-monster ini karena mereka adalah makhluk yang telah mati juga.
Jadi Lin Tian hanya membiarkan mereka mencari cara sendiri untuk bereinkarnasi di alam bawah, karena setiap makhluk seperti binatang dan monster hanya bisa bereinkarnasi dengan mencari cara mereka sendiri.
"Baiklah, mari kita pergi sekarang" ucap Lin Tian yang pergi terbang meninggalkan monster-monster yang masih dalam kebingungan tersebut
Mereka berfikir kalau akan di bunuh oleh Lin Tian disini tapi yang mereka tidak sangka adalah Lin Tian membebaskan mereka tanpa menyakiti mereka setelah memberikan beberapa pertanyaan kepada mereka.
"Apakah manusia sekarang begitu baik seperti dia?" tanya salah satu monster singa hitam kepada yang lain dengan bahasa monster.
"Aku tidak tahu! setauku pasukan empat Jenderal selalu memburu kita karena roh kita sangat berguna untuk diri mereka" jawab yang lain.
"Aku hanya berharap alam bawah bisa normal seperti dulu saat dewa neraka memimpin alam bawah, ah!" jawab yang lain saat mengingat beberapa dari teman-teman mereka telah bereinkarnasi sangat mudah di masa dewa neraka dulu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1